cover
Contact Name
Velma Herwanto
Contact Email
Velmah@fk.untar.ac.id
Phone
+628161820408
Journal Mail Official
jmmpk@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
ISSN : -     EISSN : 27978320     DOI : 10.24912/jmmpk
Core Subject : Health, Science,
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Articles 109 Documents
HUBUNGAN MOVEMENT BEHAVIOR DENGAN KUALITAS TIDUR SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA REMAJA DI TANGERANG SELATAN Cornelia, Celine; Herwanto
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v4i1.34336

Abstract

Pendahuluan: Berkurangnya durasi tidur dalam periode waktu yang lama akan menyebabkan gangguan kognitif dan fisik bahkan kematian. Berdasarkan penelitian di Jakarta Timur sebanyak 62,9% remaja mengalami gangguan tidur. Berbagai faktor yang dapat memengaruhi tidur, diantaranya adalah aktivitas fisik. Secara global, aktivitas fisik yang tidak adekuat dimiliki oleh >80% remaja di dunia. Lebih dari 1 tahun seluruh negara mengalami pandemi COVID-19 sehingga dikeluarkannya beberapa protokol yang untuk membatasi perjalanan penduduk. Hal tersebut berdampak pada penutupan sekolah dan pembelajaran dilakukan secara online, yang akan menurunkan aktivitas fisik, meningkatkan screen time, dan meningkatkan terbentuknya sedentary behavior. Tujuan: mengetahui hubungan antara movement behavior dengan kualitas tidur selama pandemi COVID-19 pada siswa SMA Kharisma Bangsa. Metode: Penelitian cross sectional pada siswa kelas 10-12 SMA Kharisma Bangsa pada Desember 2020. Dilakukan pengumpulan data dengan pengisian kuisioner secara daring berupa GPAQ dan PSQI, kemudian data dianalisa dengan mengunakan fisher’s exact test. Hasil: Didapatkan total 160 siswa berusia 14-17 tahun dengan usia rerata 16,19. Sebanyak 70% siswa berjenis kelamin perempuan. Sebanyak 77,5% siswa tidak tidak memenuhi kedua guidelines movement behavior dan 82,5% siswa memiliki kualitas tidur yang buruk. Temuan ini secara statistik bermakna dengan p value < 0,001 dan PRR 4,5 (95% CI 2,4-8,2). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara movement behavior dengan kualitas tidur selama pandemi COVID-19 pada remaja. Siswa dengan movement behavior yang buruk memiliki risiko 4,5 kali lebih besar mengalami kualitas tidur buruk dibandingkan siswa dengan movement behavior yang baik.
PERAN TERAPI ANTIOKSIDAN PADA MELASMA Diahtantri, Riyanti Astrid; Mughni, Fadhli Aulia; Menaldi, Sri Linuwih
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v4i1.34338

Abstract

Melasma adalah penyakit hiperpigmentasi pada kulit yang terpajan sinar matahari dan dapat bersifat kronik rekuren. Penyebab pasti melasma belum diketahui akan tetapi spesies oksigen reaktif (ROS) akibat pajanan sinar ultraviolet (UV) diduga berperan dalam patogenesis melasma. Mekanisme pertahanan terhadap toksisitas ROS mencakup antioksidan enzimatik, yang terdiri atas katalase, superoksida dismutase (SOD), dan glutation peroksidase, serta antioksidan non-enzimatik. Dalam tulisan ini akan dijelaskan jenis-jenis ROS, antioksidan, dan stres oksidatif serta pengobatan melasma yang berhubungan dengan penggunaan antioksidan untuk menetralisir efek stres oksidatif.
ASSOCIATION OF GLOMERULAR FILTRATION RATE AND DIABETES PARAMETERS WITH SYMPTOMATIC GERD IN THE ELDERLY POPULATION Martin, Alfianto; Limas, Peter Ian; Santoso, Alexander Halim; Setiawan, Fiona Valencia; Khoto, Anthon Eka Prayoga; Cendi, Sylvia; Firmansyah, Yohanes
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v4i1.34339

Abstract

Background: Gastroesophageal reflux disease (GERD) is common in the elderly, with diabetes and impaired kidney function being potential contributing factors. Poor blood glucose control and declining glomerular filtration rate (GFR) may influence GERD symptoms through metabolic disturbances, delayed gastric emptying, and esophageal dysfunction. Purpose: This study aims to analyze the relationship between GFR, diabetes parameters, and symptomatic GERD in the elderly population to provide insights into their clinical significance. Methods: A cross-sectional study was conducted in 2024 with 93 elderly residents of Bina Bhakti Nursing Home, recruited through total sampling. Symptomatic GERD was assessed using the GERD-Q questionnaire, while GFR was estimated using the CKD-EPI equation. diabetes parameters, including fasting blood glucose, HbA1c, and fasting insulin, were measured via venous blood sampling. Spearman’s correlation test was used to determine associations between these variables. Results: Fasting blood glucose significantly correlated with GERD-Q scores (r = 0.223, p = 0.031), indicating that higher glucose levels were associated with more severe GERD symptoms. However, eGFR (r = 0.034, p = 0.750), HbA1c (r = 0.106, p = 0.310), and fasting insulin (r = -0.075, p = 0.475) demonstrated weak and statistically insignificant correlations with GERD severity. Age also had no significant relationship with GERD-Q scores (r = 0.015, p = 0.884). Conclusion: Poor blood glucose control is significantly associated with GERD severity in the elderly, whereas kidney function and other diabetes parameters show weaker correlations. Optimizing glycemic control may help reduce GERD symptoms and improve overall health outcomes in the elderly population.
Cover JMMPK V4N1 JMMPK
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik Low Back Pain et Causa HNP Lumbalis di RS Sumber Waras: Studi Cross-Sectional Putra, Chandy Linardi; Alfred Sutrisno
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v5i1.34475

Abstract

Nyeri punggung bawah atau biasa disebut Low Back Pain adalah keluhan yang umum dialami akibat herniasi diskus lumbal atau Hernia Nukleus Pulposus (HNP), terutama pada perempuan usia 45–55 tahun yang mengalami perubahan hormonal pascamenopause. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik keluhan nyeri punggung bawah serta berbagai faktor risiko yang memiliki kaitan dengan HNP lumbal yang dialami oleh perempuan usia 45–55 tahun di RS Sumber Waras tahun 2023–2024. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dari 93 pasien perempuan dan dianalisis untuk mengidentifikasi hubungan antara karakteristik demografis, nyeri, serta faktor risiko HNP. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pasien berada dalam kategori kelebihan berat badan (overweight), yaitu sebanyak 39 orang, dan sebagian besar memiliki pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (79 orang). Faktor risiko utama yang teridentifikasi adalah indeks massa tubuh (IMT) tinggi, aktivitas fisik repetitif seperti mengangkat dan membungkuk, serta proses degeneratif akibat usia dan penurunan kadar estrogen. Pembebanan yang kronis dan kurangnya variasi gerakan fisik turut memperburuk kondisi diskus intervertebralis. Temuan ini menegaskan bahwa LBP e.c HNP pada perempuan menopause disebabkan oleh kombinasi faktor biomekanik dan biologis. Kesimpulannya, upaya preventif perlu difokuskan pada edukasi ergonomis , pengendalian berat badan, serta deteksi dini degenerasi tulang belakang, terutama pada kelompok usia pertengahan yaitu khususnya Wanita Menopause yang rentan mengalami herniasi diskus.
ANALISIS FITOKIMIA, UJI FENOLIK DAN TOTAL ANTIOKSIDAN EKSTRAK BIJI CHIA METODE FRAP Saerang, Stefanus Handy; Limanan, David; Yulianti, Eny; Ferdinal, Frans
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v5i1.34477

Abstract

Radikal bebas dapat didefinisikan sebagai suatu senyawa yang bersifat tidak stabil karena memiliki elektron tidak berpasangan, menjadikannya sangat mudah bereaksi dan berpotensi merusak struktur biologis tubuh, sehingga berpotensi merusak struktur biologis dalam tubuh. Apabila jumlah pembentukan radikal bebas melebihi kapasitas sistem tubuh untuk menetralkan radikal bebas, maka dapat memicu kondisi stres oksidatif, yang berhubungan erat dengan berbagai gangguan kronis seperti diabetes, kanker, penyakit kardiovaskular, dan gangguan ginjal. Antioksidan memiliki peran penting dalam menetralisir radikal bebas, yang pada akhirnya berperan dalam menjaga sel agar tidak mengalami kerusakan. Biji chia (Salvia hispanica L.) diketahui memiliki senyawa aktif seperti fenolik dan flavonoid yang berpotensi bertindak menjadi antioksidan alami. Penelitian ini dilaksanakan untuk menilai jumlah keseluruhan senyawa fenolik serta kemampuan antioksidan, dan profil senyawa aktif dari ekstrak biji chia melalui pendekatan in vitro. Proses analisis meliputi identifikasi senyawa aktif menggunakan skrining fitokimia, pengukuran kadar fenolik total dilakukan dengan metode Folin–Ciocalteu, dan untuk pengujian aktivitas antioksidan dilakukan melalui metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power). Pengujian fitokimia mengindikasikan bahwa ekstrak biji chia memiliki berbagai senyawa, di antaranya steroid, terpenoid, dan alkaloid, fenol, flavonoid, kuinon, saponin, tanin, kumarin, betasianin, dan kardioglikosida. Kandungan total fenolik mencapai 46,79 mg GAE per gram, mencerminkan tingginya konsentrasi senyawa fenolik. Sementara itu, uji FRAP menunjukkan nilai kapasitas antioksidan sebesar 15,885 µg/mL, yang menandakan bahwa kemampuan antioksidannya tergolong sangat tinggi. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa ekstrak biji chia berpotensi digunakan sebagai antioksidan alami dan kandidat bahan aktif untuk mendukung pencegahan penyakit akibat stres oksidatif.
Pengaruh Aktivitas Seni terhadap Keterampilan Sosial pada Anak dengan Down Syndrome Setiawan, Anjelly Catrina; Yap, Felisha; Stevani
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v5i1.34501

Abstract

Anak dengan Down Syndrome biasanya mengalami keterlambatan dalam perkembangan fisik, kemampuan berpikir, dan keterampilan sosial. Mereka memerlukan perhatian dan pendekatan yang khusus untuk bisa tumbuh dan belajar dengan baik. Salah satu cara yang efektif untuk perkembangan mereka adalah melalui kegiatan seni atau Art Activity seperti menggambar, melukis, dan membuat kerajinan tangan yang merupakan salah satu bentuk intervensi yang diyakini mampu meningkatkan keterampilan motorik halus maupun kasar, konsentrasi, dan kemampuan berkomunikasi maupun keterampilan sosial. Kegiatan seni tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menjadi sarana ekspresi dan dapat membantu anak melatih gerakan motorik serta belajar berinteraksi dengan orang lain maupun teman sebaya. Secara keseluruhan, kegiatan seni belum meningkatkan keterampilan sosial pada anak dengan Down Syndrome secara signifikan. Hal ini terjadi karena beberapa faktor dari luar, seperti durasi program yang terbatas, aktivitas yang tidak sepenuhnya sesuai dengan minat peserta, dan kondisi emosional subjek yang berubah setiap sesi. Dengan ini, hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa ada respons positif dalam bentuk perilaku sosial dan dukungan yang lebih besar antara individu meskipun dibutuhkannya jangka waktu yang lebih panjang untuk anak dengan Down Syndrome menyesuaikan diri dan situasi tersebut. Hal ini sejalan dengan prinsip pendidikan sosial yang dikemukakan oleh Albert Bandura.
Pemahaman Mahasiswa Kedokteran tentang Kangaroo Mother Care (KMC) untuk Bayi Berat Badan Lahir Rendah dan Prematur Pambudi, Wiyarni; Sesa, Prastica Gabriela
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v5i1.34688

Abstract

Kangaroo Mother Care (KMC) adalah intervensi neonatal yang diakui secara global dan telah terbukti meningkatkan kesehatan bayi prematur serta bayi dengan berat badan lahir rendah, mengurangi kematian neonatal, risiko infeksi, dan meningkatkan pertumbuhan bayi serta ikatan ibu dan anak. Meskipun manfaat KMC telah terverifikasi secara ilmiah, adopsi praktik ini masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya pemahaman di kalangan tenaga kesehatan, keterbatasan pelatihan, serta kurangnya kebijakan institusional yang mendukung penerapannya. Penelitian ini bertujuan mengatehui tingkat pemahaman mahasiswa kedoktran untuk meningkatkan kepatuhan implementasi praktik ini. Temuan studi ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki skor pemahaman keseluruhan 3,72 ± 0,45 dengan pemahaman yang relatif baik mengenai prinsip dasar KMC dengan skor rerata 3,90, manfaat KMC dengan skor rerata 3,39, dan implementasi KMC dengan skor rerata 3,87. Distribusi pengetahuan di antara mahasiswa bervariasi menurut tahun akademik, mahasiswa klinis (PSPD) menunjukkan pemahaman yang sedikit lebih baik daripada rekan-rekan praklinis (PSSK) (p = 0,372, PR = 1,136). Studi ini diharapkan ikut memberikan referensi dalam upaya menekankan pentingnya pemahaman dan sikap tenaga kesehatan dalam keberhasilan implementasi KMC serta perlunya pendekatan multifaset untuk meningkatkan kualitas perawatan bayi prematur.
EFEKTIVITAS PROGRAM INTERVENSI PSIKOSOSIAL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI SOSIAL DAN MENURUNKAN GEJALA DEPRESI PADA LANSIA Sutiawan, Sutiawan; Zahira, Ryane; Ansika, Fausta; Roswiyani, Roswiyani
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v4i2.35055

Abstract

Masa lansia merupakan fase perkembangan akhir dalam siklus kehidupan yang sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan yang berdampak negatif terhadap kesejahteraan fisik dan psikologis, termasuk risiko depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program intervensi psikososial dalam meningkatkan partisipasi sosial dan menurunkan gejala depresi pada lansia yang tinggal di Panti Werdha Wisma Mulia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental, yaitu one group pre-test and post-test design, yang melibatkan 14 partisipan lansia. Alat ukur yang digunakan adalah Geriatric Depression Scale (GDS-15) untuk menilai tingkat depresi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan pada skor depresi partisipan setelah mengikuti program intervensi, dengan skor rata-rata pre-test sebesar M = 3,36 (SD = 2,37) menurun menjadi M = 1,71 (SD = 1,27) pada post-test. Uji statistik Paired Sample T-Test menunjukkan hasil t (13) = 2,93 dan p < 0,012, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah agar program intervensi psikososial serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dilakukan evaluasi berkala untuk mengkaji dampak jangka panjang dari program yang telah dilakukan.
PERANAN KEPUTUSASAAN DAN RASA SYUKUR TERHADAP DISTRES PSIKOLOGIS MAHASISWA PADA MASA TRANSISI MENUJU KEDEWASAAN Condinata, Frida; Satiadarma, Monty P.; Suyasa, Tommy Y. S.
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v4i2.35056

Abstract

Manusia tidak pernah terlepas dari perkembangan baik secara fisik, sosial, maupun psikis. Pada periode akhir remaja sampai dengan periode dua puluh-an tahun, dikenal sebagai istilah emerging adulthood dengan fokus pada usia 18-25 tahun. Pada masa ini banyak indivdu yang merasakan distres psikologis, hal tersebut dikarenakan subjek memiliki keputusasaan yang tinggi dan rendahnya rasa syukur. Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Subjek partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif S1 ataupun S2 yang berusia 18-25 tahun sebanyak 210 data partisipan yang terkumpul. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala pengukuran berupa Beck Hopelessness Scale, Gratitude Questionnaire-6, dan Kessler Psychological Distress Scale. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan SPSS for windows 26. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keputusasaan dan rasa syukur terhadap distres psikologis mahasiswa yang berada pada masa emerging adulthood. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa adanya hubungan yang positif antara keputusasaan dengan distres psikologis dengan nilai korelasi spearman sebesar 0.519, p<0.005 dan ditemukan bahwa adanya hubungan yang negatif antar rasa syukur dengan distres psikologis dengan nilai korelasi spearman sebesar -0.290, p<0.005.

Page 9 of 11 | Total Record : 109