cover
Contact Name
Edi Laukin
Contact Email
kultura@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
kultura@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 29855624     DOI : -
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Kultura memuat hasil-hasil penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan tulisan-tulisan dalam bidang ilmu sosial dan humaniora yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Kultura menerima tulisan dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu sosial dan humaniora.
Articles 696 Documents
PERLINDUNGAN HUKUM HUTAN ADAT PAPUA TERHADAP AHLI FUNGSI HUTAN MENJADI PERKEMBUNAN KELAPA SAWIT DITINJAU DARI ALIRAN SOCIOLOGICAL JURISPRUDENCE Rodhiah, Putri Balqis Ar; Deodato , Nemesio; Barus , Debora Dearmina Pudjiati; Hasibuan , Rafli Fasya
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan hukum terhadap hutan adat Papua menjadi isu krusial di tengah maraknya alih fungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit. Praktik ini tidak hanya mengancam keberlanjutan ekosistem hutan, tetapi juga melanggar hak-hak masyarakat adat yang memiliki hubungan historis, sosial, dan budaya dengan hutan tersebut. Berlandsakan pada aliran sociological jurisprudence penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perlindungan hukum yang diberikan terhadap hutan adat Papua dalam konteks alih fungsi lahan oleh perusahaan kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan serta studi kasus perampasan hutan adat di Papua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kerangka regulasi yang mengatur perlindungan hutan adat, penerapan hukum sering kali terhambat oleh lemahnya penegakan hukum, tidak optimalnya pelibatan masyarakat adat dalam proses perizinan, serta pengabaian nilai-nilai sosial yang hidup dalam masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat adat dan lingkungan, dengan menempatkan keadilan sosial sebagai landasan utama perlindungan hukum hutan adat.
EFEKTIVITAS PENERAPAN SANKSI ADMINISTRATIF LINGKUNGAN DI INDONESIA Rammando, Agung; Qushoyyi, Naufal; Mardayanti, Ikma; Mathias, Irwan; Iskandar , Iskandar
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sanksi administratif pada lingkungan hidup di Indonesia memiiki peran penting dalam penegakan hukum lingkungan hidup dan menjaga kelestarian lingkngan. Tulisan ini membahas efektivitas penegakan sanksi administratif lingkungan di Indonesia, dengan fokus pada peraturan yang berlaku saat ini, implementasi di lapangan, serta contoh kasus terkait. Tulisan ini memakai metode kualitatifdan pendekatan yang kami pakai yaitu deskriftif-analisis, data dalam tulisan ini diperoleh melalui studi literature dan kajian terhadap tulisan-tulisan terdahulu. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bagaimana sanksi administratif lingkungan diterapkan di Indonesia
PENGARUH JUDI ONLINE TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL MAHASISWA MASYARAKAT INDONESIA Fayyaza, Khaira; Alfarel K, Muhammad Arkan; Pratama, Muhammad Rizky; Putra, Muhammad Rizky; Yafie, Muhammad; Azzahra, Nabila; Angelina, Natasya; Basyarah, Rohan; Azmi, Thalita; Kurnia, Wulan; Mulyadi, Mulyadi
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i11.4406

Abstract

Artikel ini menganalisis pengaruh judi online terhadap kehidupan sosial mahasiswa di Indonesia, dampak yang ditimbulkan, serta peran hukum dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif melalui tinjauan pustaka, dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur akademik, dan data pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judi online memberikan pengaruh signifikan terhadap mahasiswa, termasuk perubahan pola perilaku sosial, tekanan finansial, dan penurunan produktivitas akademik. Dampak negatifnya meluas pada kehidupan sosial mahasiswa, seperti meningkatnya konflik interpersonal dan kerentanan terhadap tindakan kriminal. Peran hukum, melalui regulasi seperti Undang-Undang ITE dan KUHP, dinilai masih kurang efektif dalam menanggulangi maraknya judi online, terutama karena keterbatasan implementasi dan pengawasan. Artikel ini menekankan pentingnya pembaruan regulasi, peningkatan penegakan hukum, serta edukasi masyarakat sebagai langkah strategis untuk mengurangi dampak judi online di kalangan mahasiswa.
SEJARAH PERADABAN ISLAM ; PERADABAN DUNIA SEBELUM ISLAM (ARAB JAHILIYAH, ROMAWI TIMUR DAN PERSIA) Basuki, Arsya Rahmat; Surendra, M. Irfan; A.Y., Ahmad Hazal; Al Faruq, Umar
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah adalah kunci untuk memahami peradaban manusia dan perkembangan budaya yang mengubah dunia seiring berjalannya waktu. Dunia telah menyaksikan berbagai peradaban yang memberikan konstribusi besar terhadap perkembangan budaya, ilmu pengetahuan, dan peradaban manusia secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peradaban dunia sebelum Islam dan mengetahui pusat kegiatan intelektual di luar Arab, Persia, dan Romawi Timur Pra Islam. Dengan menggunakan metode library research, Metode library research adalah pendekatan penelitian yang menggunakan sumber-sumber literatur yang tersedia secara luas, seperti buku, artikel jurnal, laporan riset, dan dokumen elektronik lainnya dari perpustakaan atau database online. Metode ini mencakup proses pengumpulan, seleksi, dan analisis informasi dari literatur yang relevan dengan menggunakan metode ini dapat mengetahui bagaimana peradaban dunia sebelum islam dan bagaimana kegiatan intelektual di luar Arab, Persia, dan Romawi Timur. Peradaban yang sangat super power sebelum Islam muncul, yakni peradaban Persia dan peradaban Romawi. Kedua Kerajaan yang kuat pada masa itu adalah tetangga dari Arab yang menjadi lahirnya agama Islam. Peradaban Persia dan Romawi meski mereka adalah kerajaan terkuat di Eropa, mereka juga memiliki perbedaan dari hal ekonomi, cara hidup, politik dan budaya yang unik. Penelitian ini mencari tahu bagaimana dunia sebelum islam masuk dan setelah islam masuk. Dengan demikian, penelitian ini nantinya dapat menjadi sejarah peradaban islam, wawasan bagi yang membaca.
MENELADANI KISAH HARUN AR-RASYID SEJARAH KEJAYAAN DINASTI ABBASIYAH Isa, Budal; Azis, Faisal Hanif; Faruq, Umar Al
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i11.4424

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk meneladani Harun ar-Rasyid, khalifah Dinasti Abbasiyah, dikenal sebagai pemimpin bijaksana yang membawa kejayaan pada abad ke-8 dan ke-9. Di bawah kepemimpinannya, Dinasti Abbasiyah mengalami kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan ekonomi, menjadikan Baghdad pusat intelektual dunia. Kisah kepemimpinan Harun ar-Rasyid menggambarkan pentingnya kepemimpinan yang adil, pengelolaan negara yang bijaksana, dan penghargaan terhadap ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai kepemimpinan Harun ar-Rasyid dan relevansinya bagi kepemimpinan masa kini.
Perlindungan Hukum Terhadap Warga Sipil Akibat Pelangaran Hak Asasi Manusia Berat Di Indonesia Saputra, Mohammad Dias Agil; Aiys, Nadia Rochadhatul
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap warga sipil masih menjadi isu krusial di Indonesia. Meskipun negara telah meratifikasi berbagai instrumen HAM internasional dan mengadopsinya ke dalam hukum nasional, implementasinya masih menghadapi tantangan besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum yang diberikan kepada warga sipil korban pelanggaran HAM di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan studi kasus, penelitian ini mengkaji kerangka hukum nasional terkait HAM, mekanisme penegakan dan penyelesaian kasusnya, serta kendala yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya signifikan untuk meningkatkan perlindungan HAM, masih terdapat celah dalam implementasi hukum. Temuan ini menggarisbawahi perlunya reformasi hukum yang lebih mendalam dan komitmen politik yang kuat untuk memastikan hak-hak warga sipil terlindungi secara efektif.
PROSTISTUSI, PENDAPATAN DAN GAYA HIDUP Ilham, Muhammad; Rochmad, Wahyu Nur
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prostitusi berarti suatu transaksi perdagangan seksual yang akan di pertukarkan dengan uang atau alat pembayaran lainya untuk melakukan transaksi prostitusi tersebut. Kegiatan prostitusi ini telah ada sejak jaman belanda menjajah Indonesia hingga saat ini dijadikan sebagai profesi yang tidak layak. Prostitusi di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, faktor lingkungan yang tidak sehat dan kemiskinan yang di alami oleh pelaku prostitusi tersebut Dari faktor tersebut yang mendominasi masuknya dunia prostitusi yaitu kurangnya kesejahteraan dan fungsi serta peran dari keluarga dan pemerintah. Perlu ada bimbingan dan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dan kepribadian individu sejak dini. Prostitusi kini dipandang sebagai hal yang sangat biasa di perkotaan terutama di kota kota besar yang kini cenderung mengalami dekadensi moral sebagai akibat kedinamisan manusia seiring dengan perkembangan zaman. jenis kriminalitas ini banyak didukung oleh faktor ekonomi dalam kehidupan masyarakat, dimana dalam masyarakat itu sendiri sampai detik ini, prostitusi belum dapat dihentikan, serta sebagai ancaman terhadap sex morality, kehidupan rumah tangga, kesehatan, kesejahteraan kaum wanita. Semakin lama budaya Indonesia akan terkikis dari daerah tersebut dan yang paling mengkhawatirkan adalah kasus prostitusi akan beranak pinak sebagai masalah sosial yang berkaitan dengan etika moralitas bangsa.
PENGALIHAN STATUS PEGAWAI KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI MENJADI APARATUR SIPIL NEGARA DITINJAU MELALUI UNDANG-UNDANG NO 39 TAHUN 1999 TENTANG HAK ASASI MANUSIA Rahmawati, Sania; Rizky , Muhammad Catur; Sudja’i, Sudja’i
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalihan status pegawai komisi pemberantasan korupsi menjadi aparatur sipil negara ditinjau melalui undang-undang no 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan Undang- Undang. Sumber data penelitian ini adalah: (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Perubahan KeduaAtas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. (3) Undang-Undang nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia. (4) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara. (5) dan sumber hukum lainnya yang relevan. Metode pengumpulan bahan hukum dilakukan secara studi kepustakaan dengan mengkaji dan menelusuri sumber kepustakaan terkait. Metode analisis bahan hukum dilakukan dengan memadukan bahan hasil penelitian berdasarkan konsep hukum, norma hukum, serta doktrin-doktrin yang berkaitan dengan pokok permasalahan. Kasus dialihkannya status dari Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang didasari dari Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2021 (Perkom 1 Tahun 2021) kemudian lahir Surat Keputusan(SK) Nomor 652 Tahun 2021 tentang Hasil Asesmen TWK Pegawai KPK yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) menjadi perhatian pada saat pelaksanaannya dan adanya indikasi terjadi Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) sehingga hal tersebut menyebabkan Komisi Nasional (Komnas) HAM ikut andil dalam permasalahan tersebut dengan memberikan rekomendasi
ANALISIS PERGESERAN MAKNA DALAM LAGU DON’T STOP ME NOW OLEH QUEEN KE BAHASA INDONESIA Safitri, Safitri
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran makna dalam lirik lagu Don't Stop Me Now oleh Queen ke dalam bahasa Indonesia. Pergeseran makna sering kali terjadi dalam proses penerjemahan, terutama ketika konsep, budaya, dan konteks bahasa sumber dan bahasa sasaran berbeda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, yang mengutamakan analisis teks lirik lagu dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Data yang digunakan berupa lirik lagu Don't Stop Me Now dalam bahasa Inggris dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Analisis dilakukan dengan membandingkan makna semantik dari teks asli dengan terjemahan, serta mengidentifikasi perubahan makna yang terjadi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penerjemahan Peter Newmark mengenai makna dalam penerjemahan dan teori semantik oleh Nida dan Taber yang menjelaskan pergeseran makna akibat perbedaan bahasa dan budaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar makna asli dapat dipertahankan, terdapat beberapa pergeseran makna yang dipengaruhi oleh nuansa budaya dan struktur bahasa Indonesia yang berbeda. Pergeseran ini dapat mempengaruhi interpretasi pendengar terhadap pesan yang ingin disampaikan dalam lagu tersebut.
Tantangan Penegakan Hukum Pada Kasus Tindak Pidana Korporasi Terhadap Lingkungan Hidup di Indonesia Rahmawati, Ayu; Hakim , Ferial Abdul
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan hidup sesungguhnya merupakan kehidupan dan tempat tinggal manusia dan makhluk lainnya, dengan keterikatan dan saling ketergantungan. Permasalahan lingkungan hidup semakin serius dan meluas, tidak hanya secara lokal namun juga regional dan global. Kerusakan lingkungan seringkali disebabkan oleh polusi, penggunaan lahan yang salah, dan ekstraksi sumber daya alam yang berlebihan. Korporasi juga terlibat dalam kejahatan perusakan lingkungan. Penegakan hukum terhadap tindak pidana korporasi di lingkungan hidup memang penting, namun menghadapi beberapa permasalahan seperti kurangnya kesadaran terhadap hukum korporasi, lemahnya pengawasan, dan tidak adanya sanksi yang tegas. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan memfokuskan pada studi kasus tindak pidana korporasi di lingkungan hidup di Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama adalah kurangnya kesadaran hukum perusahaan, lemahnya pengawasan, dan sanksi yang tidak sepadan dengan kerugian yang ditimbulkan. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain dengan meningkatkan kesadaran hukum perusahaan, memperkuat pengawasan dengan sumber daya yang memadai, dan memberikan sanksi yang tegas. Oleh karena itu, agar penegakan hukum terhadap tindak pidana yang dilakukan korporasi lebih efektif, mendukung tujuan keberlanjutan, dan melindungi lingkungan untuk generasi mendatang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam solusi tersebut.