cover
Contact Name
Edi Laukin
Contact Email
kultura@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
kultura@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 29855624     DOI : -
Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Kultura memuat hasil-hasil penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan tulisan-tulisan dalam bidang ilmu sosial dan humaniora yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Kultura menerima tulisan dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu sosial dan humaniora.
Articles 696 Documents
Strategi Pengembangan Pariwisata di Ulu Kasiok: Analisis Geografi untuk Mengoptimalkan Faktor Push dan Pull Yusriza, Arini; Riskiani, Fitri; Listari, Juniarti; Hegel, M.
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulu Kasok, yang terletak di Kabupaten Kampar, Riau, merupakan destinasi wisata alam yang memiliki potensi besar dengan keindahan alamnya, termasuk air terjun, hutan tropis, dan pegunungan. Meskipun memiliki daya tarik yang kuat, pengembangan pariwisata di kawasan ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor push dan pull yang mempengaruhi minat wisatawan terhadap Ulu Kasok serta merumuskan strategi pengembangan yang dapat mengoptimalkan kedua faktor tersebut. Faktor push yang dominan adalah keinginan untuk melarikan diri dari rutinitas sehari-hari dan mencari pengalaman baru, sementara faktor pull mencakup keindahan alam dan potensi ekowisata yang ada di kawasan ini. Berdasarkan analisis tersebut, strategi pengembangan yang diusulkan meliputi peningkatan aksesibilitas, pengembangan ekowisata, pemberdayaan masyarakat lokal, serta pemasaran yang lebih efektif. Dengan mengoptimalkan kedua faktor ini, diharapkan pariwisata di Ulu Kasok dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan daya tarik wisata di Kabupaten Kampar.
HAK CIPTA ANGKLUNG SEBAGAI WARISAN BUDAYA TRADISIONAL INDONESIA Genias, Kriffirgy Valian
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angklung, alat musik tradisional dari Jawa Barat, merupakan salah satu ekspresi budaya tradisional Indonesia yang memiliki nilai historis, sosial, dan ekonomi. Artikel ini menyoroti perlunya perlindungan hukum terhadap angklung di tengah tantangan globalisasi dan klaim budaya oleh negara lain, seperti kasus Malaysia pada tahun 2010. Melalui analisis normatif, artikel membahas ketidakefektifan UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dalam melindungi ekspresi budaya tradisional, khususnya angklung. Konflik hukum terjadi karena ketidaksesuaian definisi "Pencipta" dalam UU tersebut dengan karakteristik ekspresi budaya tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Studi ini juga mengulas praktik perlindungan budaya tradisional di negara lain, seperti China dan India, yang dapat menjadi contoh bagi Indonesia untuk memperkuat regulasi, promosi, dan dokumentasi budaya tradisional. Perlindungan efektif diperlukan untuk mencegah klaim sepihak dan memastikan pengakuan global atas warisan budaya Indonesia.
ANALISIS KERJASAMA PENYEDIAAN TENAGA KERJA DALAM PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL DHOHO KEDIRI: TINJAUAN PERSPEKTIF COLLABORATIVE GOVERNANCE Aprillia, Dea; Ma’ruf, Muhammad Farid
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandara Internasional Dhoho Kediri merupakan satu-satunya bandara yang dibangun dengan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Proses pembangunan bandara ini melibatkan banyak pihak baik swasta maupun pemerintahan desa. Pada pelaksanaan pembangunan terjalin kerja sama terkait dengan penyediaan tenaga kerja lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui proses kerja sama yang terjalin dalam upaya penyediaan tenaga kerja lokal. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatid. Fokus penelitian menggunakan teori collaborative governance menurut Ansel dan Gash (2008) dengan indikator penelitian yaitu: 1) face to face dialogue; 2) trust building; 3) commitment to the process; 4) shared understanding; dan 5) intermediate outcomes. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa proses kerjasama antara PT Wijaya Karya dengan Pemerintah Desa Grogol terjalin dengan cukup sesuai. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya dokumentasi secara tertulis baik dari pihak desa dan pihak PT Wijaya Karya, terutama terkait dengan MoU. Namun demikian, indikator commitment to the process dan intermediate outcomes dapat tercapai dengan baik. Rekomendasi penelitian untuk kerja sama Pemerintah Desa Grogol adalah dengan memperbaiki proses diskusi dan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat yang terdampak pembangunan serta membuat MoU terkait dengan pelaksanaan kerja sama, sehingga dapat memperkuat kepercayaan dan komitmen dalam menjalankan kerjasama.
Penerapan Konsep Pariwisata Berkelanjutan dalam Mengelola Destinasi Wisata Budaya di Candi muara takus XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Halimatussa’diah, Halimatussa’diah; Listari, Marisa; Anisa, Sherlie
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan konsep pariwisata berkelanjutan di Candi Muara Takus, yang terletak di Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, menjadi fokus penting dalam pengelolaan destinasi wisata budaya. Candi ini merupakan salah satu situs bersejarah tertua di Sumatra dan memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan. Namun, untuk memastikan keberlanjutan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat lokal, pengelolaan destinasi ini harus memperhatikan tiga dimensi utama yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan. Konsep pariwisata berkelanjutan menekankan pentingnya menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati, serta menghormati nilai-nilai budaya lokal. Dalam implementasinya, pengelolaan Candi Muara Takus harus melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Hal ini termasuk pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya yang ada untuk meningkatkan perekonomian lokal. Candi Muara Takus dapat berfungsi tidak hanya sebagai objek wisata tetapi juga sebagai pusat pendidikan budaya yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan sosial di Kabupaten Kampar.
Urgensi Pengurusan DPTb menjelang pemilu 2024 Study Kasus Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Husnah, Himayatul; Rolis, Moh Ilyas
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa kasus, Pemilih yang terdaftar dalam DPT di suatu TPS tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih karena alasan-alasan tertentu, seperti sakit, luar negeri, atau keadaan lain yang tidak memungkinkan mereka untuk datang ke TPS tempat mereka terdaftar. Oleh karena itu, DPTb diperlukan untuk memastikan bahwa Pemilih yang tidak dapat menggunakan haknya di TPS tempat mereka terdaftar dapat memberikan suara di TPS lain yang lebih dekat atau lebih mudah dijangkau. peneliti melakukan observasi langsung di TKP untuk mengumpulkan data yang relevan. Data yang dikumpulkan meliputi informasi tentang kejadian yang terjadi, saksi-saksi, dan bukti-bukti yang terkait. Selain itu, peneliti juga melakukan analisis terhadap beberapa berita dan jurnal yang terkait dengan kejadian tersebut untuk membandingkan informasi yang dikumpulkan dengan informasi yang diperoleh dari observasi langsung.Dengan menggunakan metode observasi, peneliti dapat memperoleh data yang lebih akurat dan detail tentang proses kejadian di TKP. banyak ditemui kendala atau keluhan masyarakat terutama bagi mereka yang bekerja atau belajar di luar tempat asal mereka pada saat pengurusan dptb ada juga warga mengatakan bahwa mereka juga kurang mendapat informasi mengenai dptb atau dan prosedur atau dokumen yang harus mereka bawa karena sebelumnya mereka mengira hanya perlu membawa ktp asli waktu ke tps seperti tahun kemarin banyak juga dijumpai masalah tentang syarat dokumen yang harus dilampirkan bagi mereka yang bekerja diluar daerah yaitu dengan melampirkan dokumen surat tugas atau keterangan yang ditandatangani oleh pimpinan instansi atau perusahaan dan cap basah yang akhirnya menjadi masalah karena bagi mereka para pedagang kaki lima atau wirausaha yang tidak dinaungi oleh perusahaan yang menyebabkan mereka enggan untuk mengurus dptb kurangnya informasi tentang bagaimana prosedur pengurusan dptb.
DAMPAK PERILAKU KONSUMTIF ROKOK KONVENSIONAL TERHADAP LINGKUNGAN DALAM MENCIPTAKAN RUANG INKLUSIF BELAJAR Atmaja, Shelviana Putri; Sabilillah, Farikha; Rizkita, Arrumaisha; Amara, Icha Rahma; Rahmah, Khansa Hainuna; Sanchia, Shirly Lintang; Dewi, Fadya Kumala; Rahma, Fatihah Arin; Az Zahra, Rahma Syifa; Kusuma, Dani Wika; Wicaksono, Pradepa Bima; Huda, Muhammad Al; Sandiva, Lucky; Putra, Arya Dewantara
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Udara bersih merupakan kebutuhan atau hak bagi setiap manusia yang dapat menunjang aktivitas belajar mahasiswa secara kondusif, menggangu kesehatan, dan menyebabkan kerusakan pada lingkungan. Akan tetapi, dewasa ini fenomena mahasiswa merokok di ruangan-ruangan kampus menjadi ironi yang semakin menjamur. Perilaku tersebut tentu merugikan orang lain yang tidak toleran terhadap asap rokok yang seharusnya kampus menjadi Kawasan Tanpa Rokok (KTR). pelanggaran KTR di lingkungan kampus tidak hanya sekadar persoalan administratif, melainkan mencerminkan rendahnya kesadaran akan dampak negatif rokok terhadap kesehatan lingkungan dan hak asasi individu untuk mendapatkan udara bersih. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pendekatan konvensional melalui metode preventif dan represif telah kehilangan efektivitasnya dalam mengendalikan perilaku merokok. Diperlukan transformasi pendekatan yang lebih komprehensif, edukatif, dan berbasis kesadaran kolektif. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan strategi pembinaan berkelanjutan, penguatan sanksi administratif, dan pembangunan ekosistem kesadaran akan pentingnya lingkungan bebas asap rokok dalam menciptakan ruang inklusif belajar.
PERAN NEGARA DALAM MENGENDALIKAN ADMINISTRASI YANG STRATEGIS DI ERA CITIZEN FRIENDLY Amara, Icha Rahma; Rohmah , Khansa Hainuna; Aprilia , Lina; Angelika, Sofhi Dhea; Sanchia , Shirly Lintang; Dewi , Fadya Kumala
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman yang cepat, terutama dalam konteks globalisasi dan teknologi informasi, menempatkan tantangan yang signifikan pada penyelenggaraan administrasi pemerintahan. Artikel ini membahas peran negara dalam mengendalikan administrasi yang strategis di era "Citizen Friendly" atau ramah terhadap warga. Reformasi administrasi, prinsip-prinsip Citizen Friendly, pemberdayaan masyarakat, TI, dan pengembangan SDM merupakan prioritas utama. Negara harus menjamin administrasi publik dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin rumit. Transformasi administrasi menggunakan teknologi informasi untuk membangun kembali efisiensi dan efektivitas. Prinsip-prinsip Citizen Friendly sangat penting bagi pemerintahan yang responsif dan berfokus pada warga negara. Ini termasuk memperbaiki prosedur, membuat layanan publik dapat diakses, dan meningkatkan hubungan negara-warga negara. Pemberdayaan masyarakat adalah kunci bagi pemerintahan yang inklusif. Penelitian ini menganalisis dan mensintesis literatur terkait penelitian. Pemecahan masalah menggunakan studi literatur atau tinjauan literatur berdasarkan bahan primer dan sekunder, seperti Konstitusi Republik Indonesia, buku, surat kabar, jurnal, dokumen, dan internet/situs web yang membahas topik yang relevan/terkait dan menekankan peningkatan efisiensi layanan publik di era digital. Dengan menggabungkan semua aspek, negara diharapkan dapat memainkan peran yang proaktif dan efektif dalam menciptakan administrasi yang strategis di era Citizen Friendly. Hasilnya diharapkan mampu membangun kepercayaan warga, meningkatkan kualitas layanan publik, dan mendukung kemajuan masyarakat secara keseluruhan.
EKSPLORASI POTENSI WISATA ALAM AIR TERJUN LUBUK NGINIO KECAMATAN KUOK Khusnayain, Ahmadul; Fattah , M. El; Reza, M.; Nirwana , Nana; Novita , Yulia
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata alam mengalami pertumbuhan pesat di industri pariwisata global, ditandai dengan potensi keindahan alam dan kekayaan budaya lokal yang menjadi magnet bagi wisatawan. Sektor ini juga memberikan kontribusi ekonomi signifikan melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan sumber pendapatan bagi masyarakat, serta pemasukan bagi pemerintah. Penelitian ini berfokus pada Air Terjun Lubuk Nginio di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, yang terkenal akan keindahan alam dan kearifan lokal yang dapat mendukung pariwisata berkelanjutan. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, menganalisis potensi wisata yang dihadirkan air terjun dan lingkungan sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi keindahan alam, aktivitas pariwisata, dan keterlibatan masyarakat lokal memiliki dampak positif terhadap ekonomi sekaligus konservasi lingkungan. Air Terjun Lubuk Nginio tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan mendorong kolaborasi antara masyarakat dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan untuk memastikan kelestarian bagi generasi mendatang.
PENERAPAN DOKTRIN STRICT LIABILITY DALAM TINDAK PIDANA LINGKUNGAN HIDUP OLEH KORPORASI Suciadi, William Suryanto; Mandiana, Sari
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korporasi sebagai subjek hukum sudah diakui dan diatur dalam Undang-Undang khususnya Undang-Undangan Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sebagai subjek hukum korporasi yang melakukan tindak pidana dapat dimintai pertanggungjawaban pidana. Dimana dalam meminta pertanggungjawaban pidana tersebut terdapat beberapa asas atau doktrin yang dapat digunakan yakni antara lain strict liability, asas vicarious liability, asas respondent superior, dan asas delegasi. Berkaitan dengan permasalahan yang sedang dibahas maka akan lebih difokuskan pada doktrin strict liability, hal tersebut didasarkan pada tindak pidana dalam lingkungan hidup yang dilakukan oleh korporasi. Dimana semakin pesatnya teknologi dan munculnya beragamnya modus operandi maka tentunya akan sulit untuk membuktikan ada atau tidaknya kesalahan pada korporasi, serta alasan penghapusan kesalahan yang dimaknai dan diterapkan secara berbeda-beda oleh Majlis Hakim yang akan berakibat pada dapat atau tidaknya korporasi dijatuhi pemidanaan, sementara disisi lain telah terjadi kerusakan atau pencemaran atas lingkungan akibat tindakan operasional dari korporasi. Hal tersebut sebagaimana Putusan Mahkamah Agung Nomor 3840 K/Pid.Sus.LH/2021 atas nama Terdakwa PT Kumai Sentosa dan Putusan Mahkamah Agung Nomor 3700 K/Pid.Sus-LH/2022 dengan Terdakwa PT Nickcrome Indo Jaya, memang terdapat perbedaan tindak pidana yang dilakukan oleh kedua korporasi tersebut, namun poin yang hendak ditelaah adalah mengenai perbedaan pertimbangan Majelis Hakim untuk menentukan hapusnya kesalahan dan serta bagaimana penerapan dari doktrin strict liability dalam tindak pidana lingkungan hidup yang berfokus pada pertanggungjawaban tanpa memerlukan pembuktian unsur kesalahan (mens rea), melainkan cukup dengan adanya perbuatan terlarang (actus reus) yang telah dilakukan. Penelitian dalam tesis ini menggunakan tipe penelitian legal research, serta untuk memperoleh pemecahan masalah menggunakan metode statute approach, conceptual approach dan case approach. Berdasarkan pembahasan tersebut menunjukan adanya inkonsistensi terhadap penerapan perlu tidak kesalahan, alasan penghapus kesalahan, perbedaan penerapan doktrin strict liability akibat tidak diaturnya doktrin strict liability dalam aspek tindak pidana secara tegas dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN KHUSUS BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SDM DAERAH (BKPSDMD) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Harahap, Anggi Putra Pratama; Hidayatullah, Fauzan
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang implementasi pengelolaan perpustakaan khusus Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui implementasi pengelolaan perpustakaan khusus BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 2) Untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung implementasi pengelolaan perpustakaan pada BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode pengumpulan data yang diterapkan dalam penulisan ini meliputi observasi dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengelola perpustakaan secara efektif, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain : Pengolahan koleksi bahan pustaka; Inventarisasi dan klasifikasi bahan pustaka; Pemeliharaan dan pembinaan koleksi perpustakaan; Sirkulasi bahan pustaka; Organisasi personal perpustakaan; dan Perlengkapan perpustakaan. Manajemen atau pengelolaan perpustakaan antara lain meliputi : perencanaan, pengadaan, pengolahan, penghapusan, dan pelayanan perpustakaan. Dengan demikian implementasi Pengelolaan perpustakaan khusus BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih belum maksimal dikarenakan terdapat 2 (dua) hambatan yang sangat mempengaruhi kinerja pengelolaan perpustakaan yaitu masalah ketersediaan SDM pengelola perpustakaan dan anggaran operasional perpustakaan.