cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30252288     EISSN : 3025227X     DOI : https://doi.org/10.57235
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur dengan nomor terdaftar ISSN 3025-227X (Elektronik) dan 3025-2288 (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang Multidisiplin, Pendidikan,Teknologi, Arsitektur, Manajemen, Ilmu Sosial dan Alam. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada Bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Pengaruh Media Smart Reading Board Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas 1 SDN 3 Bojongsari Atin Pebriani; Meiliana Nurfitriani; M Fahmi Nugraha
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8406

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi penting dalam pendidikan dasar, namun siswa kelas 1 SDN 3 Bojongsari mengalami kesulitan dalam mengenali huruf vokal dan konsonan, dengan metode konvensional yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Smart Reading Board terhadap kemampuan membaca permulaan siswa, fokus pada aspek kognitif seperti pemahaman dan pengingatan huruf serta kata sederhana. Metode penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan Pretest-Posttest control group, populasi seluruh siswa kelas 1 SDN 3 Bojongsari (32 siswa), sampel dibagi menjadi 16 siswa kelas eksperimen (menggunakan Smart Reading Board) dan 16 siswa kelas kontrol (metode konvensional). Instrumen meliputi tes kemampuan membaca (Pretest-Posttest), observasi, dan wawancara; analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas (Shapiro-Wilk), homogenitas (Levene's Test), dan uji t independen dengan SPSS. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen (rata-rata Pretest 57,81 menjadi Posttest 82,81), sementara kelas kontrol hanya meningkat dari 70,94 menjadi 71,88; uji t menghasilkan t=3,501, Sig.=0,001<0,05, menolak H0. Media Smart Reading Board memiliki pengaruh dalam memenuhi fungsi atensi, afektif, kognitif, dan kompensatoris, sehingga mampu membantu mengatasi kesulitan 15 siswa dalam mengenal huruf vokal dan konsonan.
Pengaruh Model Game Based Learning Berbasis Wordwall Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA Bina Machmud Kadukacapi Ajis Munandar; Arif Permana Putra; Ana Nurhasanah
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dengan model game basead laearing berbasisis wordwall pada mata pelajaran sejarah kelas XI di SMA Bina Machmud Kadukacapi dengan materi perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajajah bangsa eropa hinga awal abad XX. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperiment menggunakan pretest dan posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 59 siswa, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu metode pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu, sehingga diperoleh sampel penelitian yaitu kelas XI Teknik 2 sebagai kelas eskperimen dan XI Bisnis sebagai kelas kontrol. Terdapat lima indikator berpikir kritis dalam penelitian ini, diantaranya memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberikan penjelesan lanjut dan Mengatur strategi. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa kelas eksperimen yang menggunakan model game based learning memperoleh nilai rata-rata posttest sebesar 31,04, sedangkan di kelas kontrol menggunakan model problem basead learning memperoleh nilai rata-rata posttest sebesar 27,1. Selanjutnya, hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai Sig. 0,000 < 0,05, H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan model game based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan temuan penelitian, model game based learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui mekanisme permainan yang interaktif, di mana siswa ditantang untuk memecahkan masalah, mengambil keputusan cepat, dan menganalisis strategi dalam situasi simulasi yang kontekstual dan berpikir kritis.
Pengembangan Pelatihan Anti Korupsi pada Aparatur Sipil Negara Provinsi Kalimantan Tengah Menggunakan Model ADDIE Berbasis Online Kondrad Sawang
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8408

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya skor Survei Penilaian Integritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya pada dimensi sosialisasi anti korupsi yang menunjukkan perlunya penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara melalui pelatihan terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan program pelatihan anti korupsi berbasis online menggunakan model ADDIE di Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan Research and Development melalui tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan angket uji ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum, silabus, dan website pelatihan anti korupsi mampu menghasilkan model pelatihan yang sistematis, fleksibel, dan layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman anti korupsi, integritas, serta budaya pelayanan publik ASN. Simpulan penelitian ini adalah model ADDIE efektif digunakan dalam pengembangan pelatihan anti korupsi ASN berbasis digital di Kalimantan Tengah.
Pengaruh Variasi Menu dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen pada Cafe Stars on the Rock Bandar Lampung Nada Nabilah; Imanuriea Annisa Putri
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8409

Abstract

Dilaksanakannya penelitian ini, memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh variasi menu dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Cafe Stars On The Rock Bandar Lampung. Tinginya tingkat usaha bisnis kuliner yang makin kuat, mengharuskan pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam menyediakan variasi menu serta meningkatkan kualitas pelayanan guna menciptakan kepuasan konsumen. Metode kuantitatif digunakan didalam penelitian ini, dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi yang dipakai adalah seluruh konsumen Cafe Stars On The Rock Bandar Lampung periode April–Juni 2025 sebanyak 3.364 konsumen, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi menu bepengaruh positif juga signifikan kepada kepuasan konsumen, kualitas pelayanan bepengaruh positif juga signifikan kepada kepuasan konsumen, serta variasi menu dan kualitas pelayanan secara bersama-saama bepengaruh positif juga signifikan kepada kepuasan konsumen pada Cafe Stars On The Rock Bandar Lampung. Dengan demikian, peningkatan variasi menu dan kualitas pelayanan dapat menjadi strategi penting bagi pihak manajemen dalam meningkatkan kepuasan serta loyalitas konsumen.
Pengaruh Literasi Pajak dan Literasi Keuangan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Persepsi Kualitas Audit sebagai Variabel Moderasi Oktavia Oktavia; Muhammad Riziq Noval; Rizka Hanipah; Melani Fitriya Handayani; Priski Yohana Sihombing
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi pajak dan literasi keuangan terhadap kepatuhan calon wajib pajak dengan persepsi kualitas audit sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 99 responden mahasiswa sebagai representasi calon wajib pajak. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki nilai rata-rata yang relatif tinggi dan standar deviasi yang rendah, sehingga mencerminkan tingkat literasi dan kecenderungan kepatuhan yang baik serta sebaran data yang homogen. Hasil uji normalitas menggunakan Cramér-von Mises menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga penggunaan SEM-PLS dinilai tepat. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa literasi pajak dan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan calon wajib pajak, serta persepsi kualitas audit terbukti memoderasi hubungan tersebut dengan memperkuat pengaruh literasi terhadap kepatuhan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi dan kualitas audit menjadi faktor penting dalam mendorong kesiapan kepatuhan perpajakan di masa mendatang.
Konsep Cinta dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Relasi Guru–Murid (Analisis Semantik atas Term Mahabbah, Mawaddah, dan Rahmah) Rifan Basahona; Fathimah Azzahra Ilyas; Baso Pallawagau
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi makna cinta dalam Al-Qur’an melalui pendekatan analisis semantik serta menghubungkannya dengan relasi guru–murid dalam pendidikan Islam. Kajian ini berfokus pada tiga term utama, yaitu mahabbah, rahmah, dan mawaddah, yang dianalisis melalui pendekatan medan makna (semantic field) untuk mengungkap relasi, perbedaan nuansa, dan fungsi konseptual masing-masing istilah dalam Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, serta memanfaatkan teori semantik Toshihiko Izutsu sebagai pisau analisis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep cinta dalam Al-Qur’an tidak bersifat tunggal, melainkan membentuk struktur makna yang saling melengkapi. Mahabbah merepresentasikan cinta yang berorientasi pada nilai dan ketulusan, mawaddah menunjukkan cinta yang aktif dan relasional, sedangkan rahmah menggambarkan kasih sayang dan kepedulian. Ketiga konsep tersebut kemudian ditransformasikan ke dalam relasi pedagogis guru dan murid dalam bentuk empati, adab, dialog, dan bimbingan spiritual. Penelitian ini juga merumuskan model konseptual “relasi guru dan murid berbasis cinta Qur’ani” sebagai paradigma pendidikan Islam yang lebih humanistik, dialogis, dan transformatif. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis semantik Al-Qur’an dengan konstruksi relasi pedagogis secara spesifik dan sistematis.
Implementasi Manajemen Event pada Gebyar Desa Wisata Bantul 2026 Prastiwi Damaryanti; Windy Wulandari; Nining Yuniati
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8412

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan manajemen event dalam kegiatan Gebyar Desa Wisata Bantul 2026 sebagai salah satu upaya pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan fungsi-fungsi manajemen event, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi dalam penyelenggaraan acara tersebut. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pelaksanaan event. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap panitia penyelenggara, pemerintah desa, pelaku wisata, serta pengunjung acara. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan Gebyar Desa Wisata Bantul 2026 belum sepenuhnya menerapkan fungsi manajemen event secara optimal. Tahap perencanaan dan pengorganisasian telah dilakukan, namun masih terdapat keterbatasan pada kapasitas lokasi, sarana prasarana, dan jumlah stand pameran. Pada tahap pelaksanaan, event berhasil menggabungkan unsur edukasi, promosi, dan budaya, tetapi durasi kegiatan yang singkat membatasi interaksi peserta. Selain itu, tahap evaluasi belum dilakukan secara terstruktur. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya tantangan berupa keterbatasan anggaran, minimnya fasilitas, dan rendahnya partisipasi sebagian desa wisata. Secara umum, event ini berhasil mendukung partisipasi komunitas dan promosi desa wisata, tetapi belum optimal dari aspek profesionalisme teknis manajemen event.
Tinjauan Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Non-Struktur dan Penjadwalan Pada Pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Tual Fathin Azzahra Suat; La Mohamat Saleh; Maslan Abdin
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8413

Abstract

Development is a continuous process carried out to improve the sosial and economic indicators of a region over time. One of the important stages in the emplementation of a construction project is the calculation of the Budget Plan (RAB), as it serves to answer question related to the total cost required for a building. In the construction project of the District Attomey’s Office, particularly as a public facility, budget planning is curcial to ensure the project runs according to plan. This study aims to determine the non-structural work budget using the Unit Price Analysis (AHSP) PUPR No.8 of 2023 and the 2024 Basic Price data, as well as to analyze the project duration using the Critical Path Method (CPM) and S-Curve method. The results of the study show that the estimated cost of non-structural work is IDR 1,538,390,000.00. For scheduling, the duration obtained was 5 months using the S-Curve method and 89 weeks using the CPM method. Thus, these findings provide a comprehensive overview of the cost and time requirements for the implementation of the Tual District Attorney’s Office construction project.
Analisis Yuridis Wanprestasi dalam Perjanjian Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dan Implementasinya dalam Putusan Pengadilan di Indonesia Siti Ansari Tambunan; Parlaungan Gabriel Siahaan; Fadillah Tisali; Zianna Mira Simatupang; Mei Ampudan Lumbangaol; Mhd Rizki Alhasbi Tjg
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8414

Abstract

Wanprestasi merupakan pelanggaran terhadap perjanjian yang terjadi ketika salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya sebagaimana yang telah disepakati dalam kontrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan wanprestasi berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) serta implementasinya dalam putusan pengadilan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus melalui studi pustaka terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan wanprestasi diatur dalam Pasal 1238 sampai Pasal 1252 KUHPerdata yang memberikan perlindungan hukum kepada pihak yang dirugikan melalui tuntutan ganti rugi, pemenuhan prestasi, maupun pembatalan perjanjian. Dalam praktik peradilan, hakim tidak hanya berpedoman pada ketentuan hukum tertulis, tetapi juga mempertimbangkan itikad baik, alat bukti, dan kondisi para pihak dalam memutus perkara wanprestasi. Selain melalui litigasi, penyelesaian sengketa wanprestasi juga dapat dilakukan melalui jalur non-litigasi seperti mediasi dan arbitrase. Dengan demikian, pengaturan wanprestasi dalam KUHPerdata telah memberikan dasar hukum yang jelas dalam penyelesaian sengketa perjanjian, namun masih diperlukan konsistensi penerapan hukum guna menciptakan kepastian dan keadilan bagi para pihak.
Boras Si Pir Ni Tondi (Tinjauan Dogmatis Mengenai Pemahaman Warga Jemaat Tentang Boras Si Pir Ni Tondi Sebagai Media Penguatan Jiwa di Desa Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Bergereja di HKI Perawang) Leonardo Dasiscotua Manurung; Pardomuan Munthe
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan bahwa boras si pir ni tondi adalah media untuk penguatan jiwa. Serta meninjaunya dari perspektif teologis, khususnya secara biblis dan dogmatis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara terhadap jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar jemaat memahami boras si pir ni tondi sebagai simbol penguatan jiwa, doa, dan pengharapan akan berkat, namun masih terdapat sebagian yang memaknainya secara magis, seolah-olah beras tersebut memiliki kuasa di dalam dirinya. Secara teologis, praktik ini dapat diterima selama dipahami sebagai simbol yang menunjuk kepada Tuhan sebagai sumber berkat. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa boras si pir ni tondi merupakan tradisi budaya yang memiliki nilai positif jika dimaknai secara benar. Penulis menyarankan agar gereja HKI Perawang memberikan pembinaan iman yang lebih mendalam kepada jemaat, sehingga tradisi ini tetap dilestarikan tanpa menyimpang dari ajaran iman Kristen.