cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30252288     EISSN : 3025227X     DOI : https://doi.org/10.57235
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur dengan nomor terdaftar ISSN 3025-227X (Elektronik) dan 3025-2288 (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang Multidisiplin, Pendidikan,Teknologi, Arsitektur, Manajemen, Ilmu Sosial dan Alam. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada Bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 170 Documents
Studi Perbandingan Teknologi Persenjataan Strategi Gerilya Perang Revolusi Kemerdekaan 1945–1949 dengan Strategi Perang Modern Farhan S R Lubis; Novky Asmoro
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8809

Abstract

Setelah memproklamasikan kemerdekaannya pada tahun 1945, Indonesia menghadapi agresi militer dari Belanda yang ingin kembali menjajah. Keterbatasan dalam persenjataan dan logistik mendorong munculnya strategi perang gerilya sebagai bentuk perlawanan asimetris yang efektif. Jenderal Sudirman bersama Kolonel A.H. Nasution merancang perang gerilya dengan melibatkan kekuatan rakyat, penguasaan medan, dan pembentukan satuan tempur kecil yang lincah. Strategi ini terbukti efektif dalam menghambat pergerakan pasukan Belanda yang unggul dalam teknologi militer. Namun, perkembangan teknologi persenjataan modern seperti drone, rudal presisi, hingga senjata elektromagnetik menimbulkan pertanyaan tentang relevansi perang gerilya di masa kini. Melalui metode studi literatur, jurnal ini menganalisis efektivitas strategi perang gerilya masa kemerdekaan jika dihadapkan pada konteks perang modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun filosofi dasar perang gerilya tetap relevan dalam kondisi inferior, namun keberhasilannya sangat bergantung pada penguasaan teknologi dan adaptasi terhadap medan perang digital. Diperlukan integrasi antara pendekatan gerilya dengan pengembangan teknologi pertahanan modern agar tetap efektif dalam menghadapi ancaman kontemporer.
Evaluasi Kebijakan Pengendalian Pencemaran Udara oleh Industri di Kabupaten Serang Aiska Firgi Ini; Arenawati
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8841

Abstract

Kabupaten Serang sebagai kawasan industri memiliki potensi pencemaran udara yang memerlukan pengawasan secara optimal. Namun, pelaksanaan kebijakan pengendalian pencemaran udara masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya aparatur, sarana dan prasarana, anggaran, serta koordinasi antarpemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pengendalian pencemaran udara oleh industri di Kabupaten Serang menggunakan teori Leo Agustino (2020). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai implementasi kebijakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan telah berjalan, tetapi belum optimal pada aspek sumber daya aparatur, kelembagaan, sarana, prasarana dan teknologi, serta finansial, sedangkan aspek regulasi telah memiliki dasar hukum yang memadai namun masih memerlukan harmonisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas kebijakan dipengaruhi oleh keterpaduan seluruh aspek implementasi kebijakan. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan dan pemanfaatan teknologi dalam pengawasan lingkungan.
Digitalisasi Sistem Pelaporan Apron Movement Control di Bandar Udara A.P.T. Pranoto Samarinda Gentama Habibie Insani; Dwi Afriyanto; Feri Adriansyah
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8871

Abstract

Unit Apron Movement Control (AMC) di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda saat ini mengandalkan AMC Sheet, yaitu berkas Microsoft Excel yang tersimpan secara lokal (offline) tanpa pencadangan berbasis cloud, sehingga data operasional rentan hilang atau rusak. Permasalahan lain adalah proses double entry, yaitu data yang telah ada di AMC Sheet harus diinput ulang secara manual ke dokumen laporan harian dan bulanan yang terpisah, sehingga memboroskan waktu kerja personel dan berpotensi menimbulkan selisih data. Pimpinan unit juga tidak dapat memantau data operasional secara real-time karena harus menunggu rekapitulasi akhir bulan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem digitalisasi pelaporan yang mengintegrasikan AMC Sheet berbasis Google Spreadsheet sebagai basis data dan media input terpusat dengan Google AppSheet sebagai dashboard visualisasi bagi pimpinan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) Level 1 dengan lima tahapan meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, desain produk, validasi ahli, hingga dihasilkannya desain teruji. Rancangan prototipe "E-data AMC APT Pranoto" divalidasi oleh Ahli Materi (praktisi Unit AMC) dan Ahli Media (pakar sistem informasi) menggunakan instrumen skala 1-5. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan Ahli Materi sebesar 96% dan Ahli Media sebesar 87%, dengan rata-rata keseluruhan 91%, yang keduanya berada pada kategori "Sangat Layak". Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Google Spreadsheet dan Google AppSheet efektif menghilangkan proses double entry, menjamin keamanan data melalui penyimpanan cloud, serta menyediakan akses informasi real-time bagi pimpinan, sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan di Unit Apron Movement Control (AMC) APT Pranoto Samarinda.
Analisis Kebutuhan Taxiway Guidance Light dalam Mendukung Keselamatan Penerbangan pada Kondisi Low Visibility M Candra Tribuana Yuliansyah; Agoes Soebagio; Elfi Amir
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8872

Abstract

Dalam kegiatan operasional sisi udara bandar udara, unit Apron Movement Control (AMC) berperan penting dalam memastikan kelancaran dan keselamatan pergerakan pesawat di area apron dan taxiway. Berdasarkan kondisi eksisting di BLU Kantor UPBU Kelas I Utama Juwata, fasilitas Taxiway Guidance Light belum tersedia sehingga pergerakan pesawat hanya mengandalkan marka, instruksi ATC, dan Follow Me Car. Ketiadaan fasilitas tersebut menyebabkan panduan visual bagi pilot selama taxiing menjadi sangat terbatas pada kondisi low visibility. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi operasional taxiing pesawat pada saat low visibility, mengidentifikasi risiko yang timbul akibat belum tersedianya Taxiway Guidance Light, serta menganalisis kebutuhan pemasangannya dalam mendukung keselamatan penerbangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi teknis, dan wawancara mendalam terhadap personel operasional terkait. Analisis risiko keselamatan (Safety Risk Assessment) dilakukan dengan mengacu pada matriks toleransi risiko ICAO Document 9859. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasional taxiing tanpa pemanduan visual elektronik pada kondisi low visibility menghasilkan tingkat risiko pada zona Tolerable (dapat ditoleransi dengan mitigasi tambahan). Ketergantungan pada Follow Me Car dinilai kurang efisien dan berpotensi meningkatkan beban kerja petugas serta durasi taxi time. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengadaan instalasi Taxiway Guidance Light merupakan langkah tepat dalam mendukung keselamatan operasional di sisi udara. Meskipun terdapat kendala terkait tingginya biaya investasi dan potensi gangguan operasional saat instalasi, hal tersebut dapat dimitigasi melalui penganggaran bertahap dan pengerjaan di luar jam operasi penerbangan, guna mencapai tingkat keselamatan operasi penerbangan yang acceptable.
Pengembangan Sistem Informasi Digital Untuk Peningkatan Pelayanan Penumpang di Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang Rifki Rivaldi; Ubaedillah; Wahyudono
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8883

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan sistem informasi digital untuk meningkatkan pelayanan informasi kepada penumpang di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi layanan sistem informasi digital yang ada serta merumuskan upaya pengembangannya agar penyampaian informasi menjadi lebih efektif, modern, dan mudah diakses oleh pengguna jasa bandar udara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan On the Job Training (OJT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Wayfinding (DWF) yang tersedia saat ini masih berfungsi sebagai media informasi satu arah dan belum terintegrasi secara menyeluruh dengan sistem informasi digital yang ada. Di samping itu, pemanfaatan QR Code sebagai sarana untuk akses informasi mandiri juga belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan pengembangan Digital Wayfinding (DWF) berbasis touchscreen yang terintegrasi dengan website bandar udara serta didukung dengan fitur QR Code. Penempatan fasilitas ini diharapkan ada di area strategis terminal.Dengan pengembangan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses informasi, efektivitas pelayanan, kenyamanan penumpang, serta mendukung transformasi digital dan penerapan konsep Smart Airport di Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Pengaruh Kondisi Ruang Kantor Kosong Terhadap Kesehatan Lingkungan di Area Kedatangan Domestik Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Syifa Aditia Pratama; Kardi; Rini Sadiatmi
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8893

Abstract

Ruang kantor kosong di terminal bandara kerap luput dari perhatian, padahal kondisinya dapat menurunkan kesehatan lingkungan secara diam-diam, terutama di area berintensitas tinggi seperti area kedatangan domestik. Di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, sejumlah bekas ruang kantor Government of Indonesia (GOI) di area kedatangan domestik dibiarkan tidak terpakai dan kurang terawat, sehingga menimbulkan persoalan penumpukan debu, kelembapan tinggi, pertumbuhan jamur, ventilasi dan pencahayaan yang buruk, serta keberadaan hama. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi ruang kantor kosong tersebut dan menilai pengaruhnya terhadap kesehatan lingkungan di area kedatangan domestik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi dan catatan lapangan, wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap empat informan pakar yang dipilih secara purposif, serta tinjauan literatur. Data dianalisis menggunakan content analysis, triangulasi sumber, dan gap analysis yang membandingkan kondisi lapangan dengan standar nasional dan internasional yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang kantor kosong tidak dikelola secara optimal: berdebu, lembap, berjamur, minim pencahayaan dan ventilasi, serta terdapat indikasi tikus dan kecoa. Gap analysis menegaskan bahwa seluruh parameter yang diuji di lapangan yaitu kelembapan, pencahayaan, ventilasi, kebersihan, pengendalian hama, dan pemeliharaan berkala tidak memenuhi standar yang berlaku. Kondisi ini berdampak pada risiko gangguan pernapasan, ancaman keselamatan operasional penerbangan akibat wildlife hazard, celah keamanan, serta menurunnya citra pelayanan bandara. Melalui kerangka 3S+1C (Safety, Security, Service, Compliance), penelitian ini mengusulkan strategi perbaikan jangka pendek, menengah, dan panjang, meliputi pembersihan rutin, pengendalian kelembapan, penyusunan SOP khusus, pengendalian hama terpadu, alokasi anggaran pemeliharaan, serta pemanfaatan kembali ruang idle.
Pengaruh Nomophobia Terhadap Perilaku Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas XI SMAN 14 Bandar Lampung M Denu Poyo; Pina Sari; Wawan Hernawan
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8895

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena nomophobia yang semakin marak terjadi di kalangan remaja, khususnya siswa SMA, sebagai dampak dari pesatnya perkembangan teknologi digital. Ketergantungan berlebihan pada ponsel telah menggeser pola interaksi sosial siswa dari komunikasi tatap muka ke komunikasi virtual, yang berpotensi menghambat kualitas komunikasi interpersonal di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh nomophobia terhadap perilaku komunikasi interpersonal siswa kelas XI SMAN 14 Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian berjumlah 190 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara nomophobia terhadap perilaku komunikasi interpersonal siswa (t = -4,532; p = 0,000). Persamaan regresi Y = 85,342 - 0,189X menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit nomophobia menurunkan komunikasi interpersonal sebesar 0,189 unit. Koefisien determinasi (R²) sebesar 64,0% mengindikasikan bahwa nomophobia memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap komunikasi interpersonal, sementara 36,0% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan pembatasan penggunaan ponsel di sekolah serta program edukasi tentang dampak negatif nomophobia melalui layanan Bimbingan Konseling. Penelitian lanjutan disarankan untuk menambahkan variabel mediasi seperti kontrol diri atau regulasi emosi serta memperluas cakupan penelitian ke beberapa sekolah dengan karakteristik berbeda.
Rancangan Otomasi Deployment Network Monitoring System Menggunakan Zabbix Berbasis Github Dengan Integrasi Notifikasi Telegram pada PT Mahaga Pratama L Rizkyawal Akbar Putra; Toni; Didik Sulistyo Kurniawan
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8905

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut Perusahaan untuk memiliki infrastruktur jaringan yang stabil, handal, dan efisien dalam mendukung operasional bisnis. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas jaringan dan jumlah perangkat yang digunakan, potensi terjadinya gangguan jaringan juga semakin tinggi. Pada PT Mahaga Pratama, proses deployment sistem monitoring jaringan yang meliputi instalasi dan konfigurasi masih dilakukan secara manual serta belum terintegrasi dengan sistem notifikasi otomatis, sehingga proses konfigurasi kurang efisien dan berpotensi menimbulkan human error. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan otomasi deployment Network Monitoring System menggunakan Zabbix berbasis GitHub dengan integrasi notifikasi Telegram. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, verifikasi, dan pemeliharaan. Infrastruktur sistem dibangun menggunakan Virtual Machine berbasis Nutanix AHV dengan sistem operasi Ubuntu Server. Proses otomasi diwujudkan melalui pembuatan automation script pada repositori GitHub untuk mengotomatisasi instalasi dan konfigurasi Docker serta Zabbix secara konsisten. Pengujian sistem dilakukan melalui implementasi, simulasi fungsional, serta verifikasi kestabilan sistem selama tujuh hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil melakukan deployment otomatis menggunakan automation script serta mampu memantau parameter jaringan seperti CPU, memori, bandwidth, dan status perangkat secara real-time. Integrasi Telegram Webhook API berhasil mengirimkan notifikasi gangguan (problem) dan pemulihan (recovery) secara otomatis ke grup teknisi. Selain itu, implementasi sistem berhasil mengotomatisasi proses deployment dan monitoring jaringan sehingga konfigurasi menjadi lebih terstruktur dan konsisten serta memungkinkan administrator menerima notifikasi gangguan secara real-time.
Rancangan Media Informasi Prohibited Items Berbasis QR Code di Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya Adinda Sekar Arum; Sundoro; Irwan Faizal
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8911

Abstract

Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya memiliki tingkat pergerakan penumpang yang tinggi sehingga memerlukan penyampaian informasi keamanan penerbangan yang efektif. Berdasarkan hasil observasi di Terminal 2, masih ditemukan penumpang yang membawa prohibited items saat pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP), yang menunjukkan bahwa pemahaman penumpang mengenai ketentuan barang bawaan masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan merancang media informasi prohibited items berbasis QR Code sebagai alternatif penyampaian informasi yang mudah diakses melalui smartphone. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan validasi ahli. Hasil penelitian berupa media informasi berbasis QR Code yang terintegrasi dengan website dan memuat informasi mengenai ketentuan barang bawaan penumpang sesuai regulasi keamanan penerbangan. Berdasarkan hasil validasi, media memperoleh tingkat kelayakan sebesar 100% dari ahli materi dan 97,6% dari ahli media dengan kategori Sangat Layak digunakan sebagai alternatif media informasi digital dalam penyampaian informasi prohibited items kepada penumpang di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya.
Evaluasi Efektivitas Pengawasan Pengoperasian Ground Support Equipment (GSE) Dalam Mendukung Keselamatan Dan Kelancaran Operasi di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Ni Wayan Gasela Mandala Putri; Hemi Pamuraharjo
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8912

Abstract

Penelitian ini mengkaji ketidakpatuhan terhadap Standard Operating Procedure (SOP) pengoperasian dan pergerakan Ground Support Equipment (GSE) di sisi udara Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali. Masalah utama yang ditemukan meliputi penggunaan GSE yang tidak laik operasi, penempatan GSE yang tidak sesuai, serta ketidakpatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas pengawasan oleh unit Apron Movement Control (AMC) serta mengevaluasi penegakan ketentuan terhadap pelanggaran SOP. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit AMC telah melaksanakan pengawasan melalui inspeksi, random check, dan pemberian teguran. Namun, pengawasan dan penegakan ketentuan belum optimal karena pelanggaran masih sering berulang. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya peningkatan pembinaan personel melalui Safety Briefing and Reminder, penguatan pengawasan terintegrasi, serta koordinasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung keselamatan operasional penerbangan.