cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30252288     EISSN : 3025227X     DOI : https://doi.org/10.57235
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur dengan nomor terdaftar ISSN 3025-227X (Elektronik) dan 3025-2288 (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang Multidisiplin, Pendidikan,Teknologi, Arsitektur, Manajemen, Ilmu Sosial dan Alam. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada Bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Kolaborasi Pentahelix Dalam Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas di Kota Pekanbaru Tahun 2023-2025 Arizta Zita Vebrinda; Auradian Marta
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8416

Abstract

Kemacetan lalu lintas di Kota Pekanbaru merupakan permasalahan perkotaan yang kompleks dan melibatkan berbagai aktor dengan kepentingan yang beragam. Penanganan permasalahan ini tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan pendekatan kolaboratif melalui model pentahelix. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kolaborasi pentahelix dalam penanganan kemacetan lalu lintas di Kota Pekanbaru pada periode 2023–2025 dengan menggunakan perspektif Collaborative Governance Regime (CGR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan melibatkan aktor pemerintah, aparat penegak hukum, serta pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antaraktor telah terbentuk dan berjalan dalam praktik, namun belum berkembang secara optimal sebagai suatu sistem kolaborasi yang terintegrasi. Pada aspek system context dan drivers, keterlibatan aktor dipengaruhi oleh kebutuhan situasional dan ketergantungan antaraktor. Pada aspek collaborative dynamics, proses kolaborasi telah berlangsung namun masih bersifat parsial dan belum sepenuhnya inklusif. Pada tahap collaborative actions, tindakan kolaboratif telah dilakukan dalam berbagai bentuk, tetapi masih bersifat responsif dan sektoral. Sementara itu, pada aspek collaborative outcomes, terdapat peningkatan kepatuhan masyarakat, respons penanganan kemacetan yang lebih cepat, serta akses informasi yang lebih luas, meskipun hasil tersebut masih terbatas dan belum konsisten. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi pentahelix dalam penanganan kemacetan lalu lintas di Kota Pekanbaru berada pada tahap berkembang dan belum sepenuhnya terlembaga. Oleh karena itu, diperlukan penguatan integrasi antaraktor, peningkatan konsistensi koordinasi, serta pelibatan aktif seluruh aktor pentahelix untuk mewujudkan kolaborasi yang berkelanjutan.
Kajian Hukum Perdata Dalam Perjanjian Hutang Piutang Berbasis Financial Technology (Pinjol) Elvredro Banjarnahon; Parlaungan Gabriel Siahaan; Natanael Naibaho; Debora Simamora; Lensi sigalingging; Natalia Nadeak; Anis Safrita
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian hukum perdata dalam perjanjian hutang piutang berbasis financial technology (pinjaman online/pinjol) serta bentuk perlindungan hukum terhadap para pihak dalam transaksi digital tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis berbagai peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, dan literatur hukum yang berkaitan dengan pinjaman online dan hukum perdata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pinjaman online pada dasarnya merupakan hubungan hukum keperdataan yang sah sepanjang memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Selain itu, keberadaan layanan pinjaman online juga diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi yang memberikan kepastian hukum bagi penyelenggara maupun pengguna layanan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan seperti tingginya bunga pinjaman, penyalahgunaan data pribadi, penagihan yang intimidatif, serta maraknya pinjaman online ilegal. Oleh karena itu, perlindungan hukum terhadap debitur menjadi aspek penting yang harus diperkuat melalui pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, penegakan hukum, dan peningkatan literasi digital masyarakat. Dengan demikian, pengaturan hukum yang jelas dan pengawasan yang efektif diharapkan mampu menciptakan sistem pinjaman online yang aman, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Ganti Gelar (Suatu Tinjauan Dogmatis terhadap Tradisi Pergantian Nama untuk Kesembuhan di Desa Buluh Naman, Kecamatan Munthe Kabupaten Karo, dan Relevansinya bagi Jemaat GBKP Runggun Buluh Naman, Klasis Munthe) Cyndi Netania Br Tarigan; Venesia Br Surbakti; Pardomuan Munthe
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pemahaman masyarakat Karo di Desa Buluh Naman tentang penggunaan ganti gelar tradisional dan kaitannya dengan iman Kristen. Metode yang digunakan adalah survei terhadap jemaat GBKP Runggun Buluh Naman dengan pendekatan dogmatika teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penggunaan nama ganti judul masih diyakini dapat memengaruhi kesehatan dan kehidupan seseorang. Namun, secara teologis, pemahaman tersebut berpotensi menimbulkan sinkretisme karena berkat dan penyembuhan sejatinya berasal dari Allah. Oleh karena itu, gereja perlu memberikan pemahaman yang benar kepada jemaat agar transformasi identitas dalam kehidupan Kristen tetap bersifat teosentris.
Pengaruh Intensitas Modal, Transfer Pricing dan Kebijakan Dividen Terhadap Tax Avoidance Muhamad Reza Alfikar; I Ketut Wenten
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas modal, transfer pricimg dan kebijakan dividen terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non cycle yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2024. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 7 perusahaan sektor consumer non cycle dengan pengamatan selama 5 (lima) tahun, sehingga terpilih sebanyak 35 objek pengamatan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan model regresi random effect dengan bantuan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas modal, transfer pricing dan kebijakan dividen terhadap tax avoidance. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa intensitas modal dan transfer pricing tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance, sedangkan kebijakan dividen berpengaruh terhadap Tax Avoidance.
Adat Kematian: Suatu Tinjauan Dogmatis Mengenai Pemahaman Warga Desa Parlombuan Tentang Manghunti Mudar dan Implikasinya Bagi Jemaat GKPI Parlombuan Mei Triana Pakpahan; Pardomuan Munthe
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan bahwa praktik manghunti mudar dalam pesta adat saur matua bukan sebagai bentuk penghormatan kepada orangtua yang telah meninggal, melainkan simbol pernyataan kesiapan mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai keturunan. Metode yang digunakan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan praktik manghunti mudar masih dilaksanakan masyarakat sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang telah meninggal. Penulis menyimpulkan bahwa penghormatan sejati kepada orangtua harus diwujudkan saat mereka masih hidup melalui kasih, pelayanan, dan ketaatan bukan melalui darah kerbau atau ritual adat tertentu. Praktik ini sebaiknya dipahami sebagai simbol pernyataan kesiapan mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai keturunan yang ditinggalkan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pelayan GKPI Parlombuan memberikan bimbingan teologis yang jelas kepada jemaat, sehingga praktik manghunti mudar dipahami sebagai tradisi budaya dengan makna simbolik, tanpa menimbulkan kesalahpahaman mengenai ajaran iman Kristen.
Kajian Literatur: Karakter Morfologi Famili Poaceae Dita Salsabila; Damai Agatha Tarihoran; Adinda Br Pane; Andrian Raja Noel Tampubolon; Immanuel Siregar; Heppy Setya Prima
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8421

Abstract

Famili Poaceae merupakan kelompok tumbuhan monokotil yang memiliki persebaran luas dan berperan penting sebagai sumber pangan, pakan ternak, serta tanaman penutup tanah. Namun, informasi mengenai karakter morfologi famili Poaceae masih tersebar di berbagai sumber ilmiah sehingga diperlukan kajian yang lebih sistematis dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter morfologi famili Poaceae berdasarkan berbagai sumber literatur ilmiah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional terbitan tahun 2022–2026. Metode studi literatur dipilih karena mampu memberikan sintesis data secara komprehensif dari berbagai hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa famili Poaceae memiliki karakteristik morfologi khas berupa akar serabut, batang beruas dan silindris, daun bertulang sejajar yang dilengkapi pelepah dan ligula, bunga berbentuk spikelet, serta buah bertipe kariopsis. Selain memiliki persamaan karakter dasar, beberapa spesies Poaceae juga menunjukkan variasi morfologi pada batang, daun, dan bunga sesuai dengan habitat tumbuhnya. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa karakter morfologi vegetatif dan generatif memiliki peranan penting dalam identifikasi, klasifikasi, dan analisis hubungan kekerabatan antarspesies famili Poaceae. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan pengamatan lapangan dan analisis anatomi maupun molekuler guna memperoleh data morfologi yang lebih mendalam dan akurat.
Metafora Serangga Dalam Peribahasa Melayu: Analisis Semantik Kognitif Nadia Rahmah; Hermandra; Mangatur Sinaga
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8450

Abstract

Penelitian ini berjudul Metafora Serangga dalam Peribahasa Melayu Analisis Semantik Kognitif yang bertujuan mendeskripsikan makna dan jenis metafora, serta skema citra yang terkandung dalam peribahasa Melayu yang menggunakan citra serangga. Penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa bahasa mencerminkan cara berpikir dan sistem konseptual penuturnya, sementara peribahasa menjadi wadah untuk memahami nilai, pandangan hidup, dan pengalaman budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik kognitif dengan teori metafora konseptual Lakoff dan Johnson (2003) serta teori pendukung dari Akbar & Rahman (2016), Nuryadin & Nur (2021), Mane (2016), dan Sutedi (2016) mengenai tiga jenis metafora, yaitu struktural, ontologis, dan orientasional. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi terhadap 100 peribahasa Melayu yang mengandung unsur serangga dari Pusat Rujukan Persuratan Melayu dan peribahasa di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora struktural merupakan jenis yang paling dominan, diikuti oleh metafora ontologis dan orientasional. Metafora struktural menggambarkan karakter dan perilaku manusia melalui pengalaman fisik dan sifat khas serangga. Analisis skema citra memperlihatkan dominasi skema aktivitas atau gerak berulang, bagian-keseluruhan, dan linear atau sebab-akibat, disertai kemunculan skema ruang, kekuatan, tingkatan, serta warna dan visualisasi. Secara umum, metafora serangga dalam peribahasa Melayu merefleksikan nilai moral, sosial, dan kultural masyarakat Melayu yang berpijak pada pengalaman ekologis dan pandangan hidup yang menekankan keseimbangan serta keharmonisan dengan alam.
Menanggung Dosa (Tinjauan Dogmatis terhadap Pemahaman Jemaat tentang Tanggung Jawab Dosa setelah Peneguhan Sidi di GKPS Sinar Baru, Desa Sinar Baru, Kabupaten Simalungun, serta Implikasinya bagi Kehidupan dan Pemahaman Iman Jemaat) Geovani Febrianty Purba; Pardomuan Munthe
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan bahwa seseorang menanggung dosanya sendiri tidak harus menunggu naik sidi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara dan kuantitatif melalui penyebaran angket kepada jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian jemaat memahami peneguhan sidi sebagai awal tanggung jawab pribadi terhadap dosa yang dipengaruhi oleh tradisi dan lingkungan keluarga. Secara biblis dan dogmatis, peneguhan sidi merupakan proses pengakuan iman dan pendewasaan rohani, bukan perpindahan tanggung jawab dosa. Oleh karena itu, gereja disarankan memperkuat pembinaan iman melalui katekisasi agar jemaat memiliki pemahaman yang benar mengenai makna peneguhan sidi.
Hidup Selibat (Suatu Tinjauan Dogmatis Tentang Hidup Selibat Diperhadapkan Dengan Adat Batak Toba, Khususnya di Desa Matio) Felix Sander Boligat Panjaitan; Pardomuan Munthe
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung selibat dalam konteks Kerahipan tapi tidak konteks adat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara dan kuantitatif dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidup Selibat telah dikenal dan dipahami sebagai pilihan hidup, namun penerimaannya masih terbatas karena kuatnya tuntutan adat yang menekankan pernikahan. Kesimpulannya adalah bahwa Selibat merupakan panggilan rohani yang sah dalam kekristenan, tetapi sering dipandang kurang sesuai dalam konteks adat Batak toba. Oleh karena itu, disarankan agar gereja memberikan pemahaman teologis yang kontekstual dan masyarakat lebih terbuka dalam menghargai pilihan hidup selibat.
Penghormatan Orang Meninggal Saur Matua: Suatu Tinjauan Dogmatis Terhadap Pelaksanaan Roto Gajah Lumpat Ditengah Masyarakat Angkola yang Berada di Desa Sumber Melati Diski dan Implikasihnya Terhadap Kehidupan Jemaat di GKPA Parlagutan Diski Mutiara Esflina Matondang; Pardomuan Munthe
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan bahwa pelaksanaan Roto Gajah Lumpat adalah tanda penghormatan terakhir kepada orang tua yang telah meninggal dunia, khususnya bagi yang telah mencapai saur matua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara dan kuantitatif dengan penyebaran dengan pendekatan dogmatis teologis dan penyebaran angket kepada jemaat GKPA Parlagutan Diski di Desa Sumber Melati Diski, Kecamatan Sunggal. Hasilnya mayoritas masyarakat memandang Roto Gajah Lumpat sebagai bentuk penghormatan terakhir yang penting dan masih layak dipertahankan. Maka dapat disimpulkan bahwa Roto Gajah Lumpat memiliki nilai budaya dan sosial yang kuat, tetapi pelaksanaannya harus tetap berpusat pada kemuliaan nama Allah. Untuk itu disarankan agar masyarakat dan gereja bersama-sama menjaga nilai budaya ini.