cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+6281221271237
Journal Mail Official
ramadhan.pancasilawan@unpad.ac.id
Editorial Address
Gedung B Lt. 1 Departemen Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univesitas Padadjaran, Jalan Raya Bandung Sumedang KM 21.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JANE (Jurnal Administrasi Negara)
ISSN : 20861338     EISSN : 2597758X     DOI : https://doi.org/10.24198/jane.v2i1
Core Subject : Social,
JANE (Jurnal Administrasi Negara) telah meninjau dan menilai praktik administrasi publik di tingkat lokal, regional, nasional dan internasional yang diarahkan untuk mengelola proses pembangunan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Hal ini memberikan perhatian khusus pada penyelidikan pengelolaan seluruh tahapan perumusan, implementasi dan evaluasi kebijakan publik yang mempunyai kepentingan dan kepentingan di luar pemerintahan dan negara bagian tertentu. JANE (Jurnal Administrasi Negara) memiliki ketertarikan khusus pada hubungan antara praktik administrasi publik dan penelitian manajemen dan menyediakan forum profesional dan akademis untuk melaporkan pengalaman dan eksperimen baru. Fokus jurnal kami termasuk namun tidak terbatas pada: Administrasi Publik Manajemen Publik Birokrasi Dan Tata Kelola Publik Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik Administrasi Pembangunan Lokal Dan Regional Desentralisasi Dan Otonomi Daerah Inovasi Pelayanan Publik Tata Kelola Dan Manajemen Jaringan Teknologi Informasi Komunikasi Dan Pemerintahan
Articles 205 Documents
SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA DI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH KABUPATEN SUMEDANG Rusdiana, Neng Nurul Asri; Candradewini, Candradewini
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 16, No 1 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v16i1.51342

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting bagi Bappppeda Kabupaten Sumedang termasuk pegawai honorer. Dalam mengawasi serta menilai sejauh mana kinerja pegawainya khususnya para pegawai honorer, Bappppeda Kabupaten Sumedang saat ini menggunakan aplikasi Sidak dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta penilaian terhadap kinerja dari pegawai honorer di Bappppeda Kabupaten Sumedang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aplikasi Sidak di Bappppeda Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Sidak merupakan aplikasi sistem informasi sumber daya manusia yang didalamnya terdapat absensi dan Laporan Harian Kerja dari pegawai Honorer di Bappppeda Kabupaten Sumedang. Sebagai sebuah sistem informasi SDM, aplikasi Sidak memiliki indikator atau komponen fungsional dalam sistem tersebut diantaranya pertama fungsi masukan, dimana fungsi masukkan pada aplikasi Sidak merupakan proses memasukkan data atau informasi yang berkaitan dengan pegawai honorer serta absensi dan LHK. Kedua fungsi pemeliharaan data, dimana fungsi ini merupakan fungsi dimana setelah absensi dan LKH pegawai honorer dimasukkan ke dalam sistem informasi, selanjutnya server aplikasi Sidak akan memperbaharui serta menambahkan data baru tersebut ke dalam basis data yang sudah ada. Ketiga fungsi keluaran, dimana fungsi ini berupa laporan absensi dan LHK pegawai Honorer di Bappppeda Kabupaten Sumedang. Human resources are a very important factor for the Bapppeda Sumedang Regency, including honorary employees. In monitoring and assessing the extent of the performance of its employees, especially honorary employees, the Bapppeda Sumedang Regency is currently using the Sidak application with the aim of increasing the effectiveness of supervision and assessment of the performance of honorary employees at the Bapppeda Sumedang Regency. The aim of this research is to describe the Sidak application in Bapppeda Sumedang Regency. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The research results show that the Sidak application is a human resources information system application which contains attendance and daily work reports from honorary employees at Bapppeda Sumedang Regency. As an HR information system, the Sidak application has indicators or functional components in the system, including the first input function, where the input function in the Sidak application is the process of entering data or information related to honorary employees as well as attendance and LHK. Second, the data maintenance function, where this function is a function where after the absences and LKH of honorary employees are entered into the information system, then the Sidak application server will update and add the new data to the existing database. The three output functions are in the form of absenteeism and LHK reports for honorary employees at Bapppeda Sumedang Regency.
INTENSIFIKASI PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN OLEH BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA BANDUNG Putri, Shalfa Nabila; Candradewini, Candradewini; Runiawati, Nunung
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 16, No 1 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v16i1.41777

Abstract

Penelitian ini didasari oleh hasil capaian penerimaan pajak bumi dan bangunan pada BPPD Kota Bandung di tahun 2017-2019 berturut-turut tidak dapat mencapai target yang ditetapkan, namun saat terjadinya pandemi corona virus pada tahun 2020-2021 realisasi penerimaannya mencapai target yang ditetapkan. Meskipun begitu piutang yang berasal dari pajak bumi dan bangunan mengalami kenaikan yang signifikan diikuti dengan penurunan wajib pajak bumi dan bangunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan upaya-upaya intensifikasi pemungutan yang dikemukakan oleh Sidik (2002). Hasil penelitian menunjukan Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung sudah melakukan kegiatan intensifikasi dan kelima upaya pada teori sudah diterapkan namun pada proses pelaksanaanya belum optimal. Hal tersebut dapat terlihat bahwa jumlah piutang yang berasal dari pajak bumi dan bangunan terus mengalami peningkatan hingga lebih dari satu triliun rupiah ditahun 2021, serta jumlah wajib pajak yang menurun sangat signifikan. Itu diketahui karena kurangnya kesadaran wajib pajak dalam membayarkan pajaknya, yang disebabkan oleh lemahnya sanksi hukum yang diberikan bagi wajib pajak yang melanggar atau lalai dalam melakukan pembayaran pajak sehingga wajib pajak tidak merasakan jera atas sanksi yang berlaku. Upaya yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah yaitu dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan mendekatkan diri kepada masyarakat untuk bertukar pikiran mengenai permasalahan pada tanah yang dimiliki, serta memperluas pelayanan pembayaran dengan berkerjasama dengan OPD untuk memudahkan masyarakat membayarkan pajaknya. This research is based on the results of the achievement of land and building tax revenues at the Bangun City BPPD in 2017-2019 successively unable to achieve the set target, but during the corona virus pandemic in 2020-2021 the realization of revenue reached the set target. Nevertheless, land and building tax receivables increased significantly, followed by a decrease in land and building taxpayers. This study used a qualitative method with a descriptive approach. This study used elements of the intensification efforts from Sidik (2002). The result of the studi show that Badan Pendapatan Daerah Bandung City has carried out intensification activities and the five efforts in theory have been applied, but the implementation process not optimal. It can be seen that the amount of receivables originating from land and building taxes continues to increase to more than one trillion rupiah in 2021, and the amount of taxpayers has decreased significantly. It was known that due to the lack of awareness of taxpayers in paying their taxes, which is caused by the weakness of legal sanctions given to taxpayers who violate or are negligent in paying taxes so that taxpayers do not feel deterred from the applicable sanction. Efforts made by Badan Pendapatan Daerah are by conducting outreach activities and getting closer to taxpayers to exchange ideas about problems on the land they own, as well as expanding payment services by collaborating with OPD to make easier for taxpayers to pay their taxes. 
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA DI DESA CIBURUY KECAMATAN BAYONGBONG KABUPATEN GARUT TAHUN 2022 Gumelar, Rizky; Susanti, Elisa; Munajat, Mas Dadang Enjat
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 15, No 2 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v15i2.49809

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang implementasi kebijakan bantuan langsung tunai dana desa di desa Ciburuy kecamatan Bayongbong kabupaten Garut tahun 2022. Penggunaan dana desa untuk tahun 2022 difokuskan pada upaya pemulihan ekonomi nasional, Kebijakan bantuan langsung tunai dana desa merupakan bantuan yang bersumber dari dana desa. kebijakan ini bertujuan untuk mempertahankan kemampuan daya beli penduduk miskin di desa, menghindari terjadinya tingkat pengangguran yang tinggi, serta melindungi masyarakat dengan pendapatan per kapita yang rendah agar dapat menjaga ketahanan sosial mereka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan bantuan langsung tunai dana desa di desa Ciburuy kecamatan Bayongbong kabupaten Garut tahun 2022. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah faktor keberhasilan implementasi kebijakan dari Said Zainal Abidin (2019) yang dapat dilihat dari beberapa faktor di antaranya adalah yang pertama faktor internal yaitu kondisi kebijakan dan faktor-faktor pendukung selanjutnya faktor eksternal yaitu kondisi lingkungan dan pihak-pihak yang terkait. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun dalam penyelenggaraan kebijakan bantuan langsung tunai dana desa di desa Ciburuy kecamatan Bayongbong kabupaten Garut tahun 2022 sudah dilaksanakan sesuai dengan peraturan masih terdapat beberapa aspek-aspek yang belum dilaksanakan secara maksimal yaitu dalam faktor internal kebijakan pada aspek keuangan, aspek logistik, dan aspek partisipasi.Kata kunci: Implementasi, Kebijakan; Bantuan langsung tunai dana desa
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PERIZINAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) JAKARTA UTARA Aruan, Debora Claresta Arifelly Lasmaniar; Widianingsih, Ida; Candradewini, Candradewini
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 16, No 1 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v16i1.43427

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang kualitas pelayanan yang merupakan penilaian atas mutu baik atau buruknya suatu pelayanan. Pelayanan dikatakan berkualitas apabila pelayanan yang diberikan melebihi dari yang diharapkan masyarakat serta pelayanan tersebut memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Salah satu lembaga yang memberikan jasa pelayanan adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan teori pelayanan publik menurut Parasuraman tahun 2002 dan teori kepuasan masyarakat oleh Tjiptono & Chandra tahun 2011. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Responden penelitian ini sebanyak 100 (seratus) orang Masyarakat yang mengurus perizinan NIB. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi koefisien korelasi dalam yang merupakan ukuran kekuatan hubungan linear antara variabel independen (X) dan varibel dependen (Y). Koefisien korelasi ini dilambangkan dengan r. Nilai-nilai koefisien ini bervariasi dari -1 sampai +1. Hasil penelitian menunjukkan jika berdasarkan indikator kualitas pelayanan yaitu Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Empati dan Jaminan bahwa, Analisis kualitas Pelayanan perizinan di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jakarta Utara Keberhasilan pelayanan perizinan secara dengan menggunakan sudah “baik”. Namun masih ditemukan adanya kelemahan dalam pemberian pelayanan yang disebabkan kurangnya informasi kepada masyarakat melalui media offline sehingga masyarakat banyak yang belum mengetahui jika pengurusan NIB harus di urus secara online melalui OSS. Konsep baru pada penelitian ini ialah meningkatkan kepuasan masyarakat dengan kualitas layanan yang terbaik dari pihak DPMPTSP Jakarta Utara dengan memberitahukan kepada masyarakat jika saat ini seluruh pengurusan NIB dapat diakses melalui OSS. Dengan sistem yang sangat baik, diharapkan pelayanan DPMPTSP Jakarta Utara menjadi lebih baik lagi dan lebih memuaskan masyarakat. This study describes the quality of service which is an assessment of the good or bad quality of a service. Services are said to be of quality if the services provided exceed the expectations of the community and these services meet the needs and expectations of the community. One of the institutions that provide services is the North Jakarta Investment and One-Stop Services Agency (DPMPTSP). This study uses public service theory according to Parasuraman in 2002 and community satisfaction theory by Tjiptono & Chandra in 2011. This research method uses quantitative methods. Respondents to this study were 100 (one hundred) community members who took care of NIB permits. The data analysis technique uses the regression analysis technique of the deep correlation coefficient which is a measure of the strength of the linear relationship between the independent variable (X) and the dependent variable (Y). This correlation coefficient is denoted by r. The values of these coefficients vary from -1 to +1. The results of the study show that based on service quality indicators, namely Physical Evidence, Reliability, Responsiveness, Empathy and Assurance, Analysis of the quality of licensing services at the North Jakarta Investment and One-Stop Services Office The success of licensing services using a "good" basis. However, there are still weaknesses in the provision of services due to a lack of information to the public through offline media so that many people do not know that NIB arrangements must be managed online through OSS. The new concept in this research is to increase public satisfaction with the best quality service from the North Jakarta DPMPTSP by informing the public that currently all NIB arrangements can be accessed through OSS. With an excellent system, it is hoped that North Jakarta DPMPTSP services will be even better and more satisfying to the community.
PEMERIKSAAN PAJAK RESTORAN OLEH SUKU BADAN PENDAPATAN DAERAH JAKARTA SELATAN Aprina, Meutia Alyaa; Candradewini, Candradewini; Kudus, Imanudin
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 16, No 1 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v16i1.54039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemeriksaan pajak restoran oleh Suku Badan Pendapatan Daerah Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang dilakukan dengan cara mengolah dan mempersiapkan data, membaca dan mempelajari data, menganalisis data, menyajikan data dalam bentuk sederhana, memaknai data, dan menarik kesimpulan dengan memeriksa keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan pemeriksaan pajak restoran sudah sesuai dengan Standard Operating Procedure yang berlaku. Dalam pelaksanaan pemeriksaan pajak restoran oleh Suku Badan Pendapatan Daerah Jakarta Selatan, masih ditemukannya hal-hal yang menghambat pelaksanaan pemeriksaan pajak restoran. This research was conducted to investigate the implementation of restaurant tax audits, supporting factors and inhibitor factors of the implementation of restaurant tax audits, conducted by South Jakarta Regional Revenue Agency. In this research,, the theory that the author uses is tax audit from Rahayu (2020).This research uses descriptive research methods with a qualitative approach. Data collection techniques use literature study, observation, interviews, and documentation. Analysis is carried out by processing and preparing data, reading and studying data, analyzing data, presenting data in simple form, interpreting data, and drawing conclusions by checking the validity of the data using triangulation. The results of this research show that the implementation of restaurant tax audits is in accordance with the applicable Standard Operating Procedures. In carrying out restaurant tax audits by South Jakarta Regional Revenue Agency, things were still found that hampered the implementation of restaurant tax audits.
INTENSIFIKASI PEMUNGUTAN RETRIBUSI TEMPAT REKREASI OBJEK WISATA DI KOTA BAUBAU SULAWESI TENGGARA Kalsum, Wa Ode Umi; Candradewini, Candradewini; Enjat Munajat, Mas Dadang
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 16, No 1 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v16i1.41801

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kota Baubau yang menempati posisi kedua kunjungan wisatawan paling banyak dari kota/kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Dengan adanya kunjungan wisatawan ke Kota Baubau maka dapat menjadi salah satu sumber pendapatan, diantaranya dari Retribusi Tempat Rekreasi Objek Wisata. Dalam pemungutan retribusi, masih terdapat permasalahan seperti realisasi pemungutan retribusi tempat rekreasi objek wisata yang belum optimal. Oleh karena itu dibutuhkan upaya intensifikasi pemungutan retribusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya intensifikasi pemungutan Retribusi Tempat Rekreasi Objek Wisata di Kota Baubau Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada proses Intensifikasi Pemungutan Retribusi berdasarkan teori Sutedi (2008) beberapa aspek belum dapat dikatakan optimal seperti pengolahan basis data objek, tidak ada pengawasan, kurangnya pemeriksaan dan pelayanan, koordinasi antara instansi daerah terkait. Sementara aspek lainnya sudah dilakukan dengan optimal seperti mengidentifikasi pembayar retribusi, pelatihan khusus SDM, dan meningkatkan efisiensi administrasi dan menekan biaya pemungutan. This research is motivated by Baubau City which occupies the second position with the most tourist visits from other cities/districts in Southeast Sulawesi. With the arrival of tourists to Baubau City, it can be a source of income, including from the Retribution for Recreational Attractions. In collecting retribution, there are still problems such as the realization of retribution collection for tourist attractions that are not yet optimal. Therefore, it is necessary to intensify the collection of retribution. The purpose of this study was to find out how to intensify the collection of Retribution for Recreational Attractions in Baubau City, Southeast Sulawesi. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach.The results of this study indicate that in the process of Intensifying Levy Collection based on Sutedi's (2008) theory, several aspects cannot be said to be optimal, such as object database processing, no supervision, lack of inspection and service, coordination between relevant regional agencies. Meanwhile, other aspects have been carried out optimally, such as identifying retribution payers, special HR training, and improving administrative efficiency and reducing collection costs. 
EFEKTIVITAS PROGRAM REVITALISASI PASAR TRADISIONAL SARIJADI OLEH PD. PASAR BERMARTABAT KOTA BANDUNG Wicaksono, Cahyo Adjie; Nurasa, Heru; Candradewini, Candradewini
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 15, No 2 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v15i2.48428

Abstract

Penelitian yang berjudul tentang Efektivitas Program Revitalisasi Pasar Tradisional Sarijadi oleh PD. Pasar Bermartabat Kota Bandung, dilatar belakangi adanya permasalahan diantaranya yaitu 129 ruang dagang dari 169 masih belum beroperasi, Antusiasme masyarakat berbelanja di Pasar Sarijadi setelah direvitalisasi menjadi menurun, Kondisi pasar yang sepi menyebabkan fasilitas yang berada di Pasar Sarijadi setelah direvitalisasi menjadi rusak dan tidak terurus, Kegiatan jual beli yang berada di Pasar Sarijadi semakin sepi. Hal ini dapat terlihat dari penjualan barang dagang para pelaku usaha yang menurun drastis semenjak Pasar Sarijadi direvitalisasi. Dalam penelitian tentang efektivitas ini penulis menggunakan Teori dari Annas (2017) sebagai guidance dalam analisis, ditinjau dari Teori, yaitu kriteria ketepatan waktu, sumber daya manusia, mekanisme kerja, kerjasama dan komunikasi, penyaluran dana yang benar, tidak ada penyimpangan, monitoring dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan berbagai aspek secara menyeluruh dan mendalam pada objek yang diteliti yaitu Program Revitalisasi Pasar Tradisional Sarijadi oleh PD Pasar Bermartabat Kota Bandung.
PERAN PRINSIP-PRINSIP FUNDAMENTAL PENYELENGGARAAN PEMILU DALAM MENINGKATKAN INTEGRITAS BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM Hayckel, Edralin; Paskarina, Caroline; Solihah, Ratnia
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 16, No 1 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v16i1.51666

Abstract

Tulisan ini mengkaji peran prinsip-prinsip fundamental penyelenggaraan pemilu dalam meningkatkan integritas proses dan hasil penyelenggaraan pemilu. Tidak hanya Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu sebagai electoral supervisory, bertugas mengawasi jalannya pemilu. Hadirnya Bawaslu adalah untuk mencegah dan meminimalkan pelanggaran atau kecurangan pemilu yang mungkin terjadi. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif, penulis menguraikan prinsip-prinsip International IDEA yang harus diterapkan, khususnya oleh Bawaslu sebagai penjaga integritas pemilu di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa isu integritas penyelenggara pemilu masih menjadi perhatian khusus bagaimana seharusnya Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan yang dapat mendukung terwujudnya integritas dengan dihadapkan banyaknya permasalahan dan tantangan dalam pengawasan pemilu di Indonesia. Bawaslu harus memperkuat sumber daya untuk menghilangkan keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki, sehingga integritas personal jajaran pengawas pemilu dapat mendukung terwujudnya integritas kelembagaan Bawaslu. This article examines the role of fundamental principles of election administration in improving the integrity of the election process and results. Not only the General Election Commission, Bawaslu as electoral supervisory, is tasked with supervising the course of the election. The presence of Bawaslu is to prevent and minimize election violations or fraud that may occur. Using descriptive analysis methods, the author outlines the principles of International IDEA that must be implemented, especially by Bawaslu as the guardian of election integrity in Indonesia. The results of the study show that the issue of election organizer integrity is still a particular concern for how Bawaslu should carry out supervisory functions that can support the realization of integrity in the face of many problems and challenges in election supervision in Indonesia. Bawaslu must strengthen its resources to eliminate its limitations, so that the personal integrity of the election supervisory staff can support the realization of Bawaslu's institutional integrity.
PENGAWASAN PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) OLEH INSPEKTORAT KOTA BANDUNG Octavia, Elvanka Devin Nur; Susanti, Elisa
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 16, No 1 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v16i1.49953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengawasan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh Inspektorat Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dengan pihak terkait dan analisis dokumen terkait pengawasan dana BOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inspektorat Kota Bandung memiliki peran sentral dalam pengawasan pengelolaan dana BOS di wilayah tersebut. Inspektorat melakukan audit dan pemeriksaan rutin terhadap penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan peningkatan pengelolaan dana. Dalam pelaksanaan pengawasan dana BOS, terdapat beberapa tahapan, mulai dari tahap persiapan, pendefinisian kerangka acuan, pengawasan aktual, hingga pelaporan. Selain itu, penelitian juga mengidentifikasi beberapa kendala dalam pelaksanaan pengawasan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman, dan tantangan dalam penegakan hukum terkait pelanggaran penggunaan dana. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih lanjut untuk memperkuat pengawasan dana BOS, seperti peningkatan sumber daya, peningkatan pemahaman, dan kerjasama antara Inspektorat dan pihak-pihak terkait lainnya. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pengawasan dana BOS oleh Inspektorat Kota Bandung dan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dalam pengelolaan dana BOS. This study aims to analyze the supervision of School Operational Assistance (BOS) funds by the Bandung City Inspectorate. The research method used is a qualitative approach by collecting data through interviews with related parties and analysis of documents related to the supervision of BOS funds. The results showed that the Bandung City Inspectorate had a central role in supervising the management of BOS funds in the region. The Inspectorate conducts routine audits and checks on the use of BOS funds in schools, as well as provides recommendations for improvement and enhancement of fund management. In carrying out supervision of BOS funds, there are several stages, starting from the preparation stage, defining the terms of reference, actual monitoring, to reporting. In addition, the research also identified several obstacles in the implementation of supervision, such as limited resources, lack of understanding, and challenges in law enforcement related to violations of the use of funds. Therefore, further efforts are needed to strengthen oversight of BOS funds, such as increasing resources, increasing understanding, and cooperation between the Inspectorate and other related parties. This research contributes to an understanding of the supervision of BOS funds by the Inspectorate of the City of Bandung and recommendations for increasing the effectiveness of supervision in managing BOS funds
EFEKTIFITAS INOVASI WAVER MANGROVE (WATER LEVEL CONTROL) PADA AREA KONSERVASI MANGROVE PT PERTAMINA PATRA NIAGA FUEL TERMINAL CIKAMPEK Ismail, Taufik; Sudewo R, Arizky; Ali, Jauhari; Insaniah M, Cita; Givani, Dhiva
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 16, No 1 (2024): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v16i1.58318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektifitas dalam penerapan Inovasi Waver Mangrove (Water Level Control) yang meliputi 1) Mengukur survival rate (st) mengetahui tingkat kelangsungan hidup atau persentase keberhasilan hidup dari bibit mangrove yang ditanam. 2) Mengukur tingkat persentase kesehatan tanaman mangrove dengan membandingkan jumlah tanaman yang sehat dan jumlah tanaman yang hidup digunakan untuk menghitung persentase kesehatan tanaman. Pengambilan data dilakukan di area konservasi mangrove PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek yang berada di Dusun Karangsari, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang dengan metode pengamatan langsung yang dilaksanakan pada bulan Februari hingga Agustus 2024 dengan menghitung secara keseluruhan mangrove yang berada di area konservasi yang telah menerapkan Inovasi Waver Mangrove. Hasil penelitian menunjukan bahwa Inovasi Waver Mangrove dengan mekanisme kerja mengontrol volume air, pasir, dan lumpur berlebih pada area tanam berperan besar dalam mengoptimalkan pertumbuhan mangrove dengan hasil pengukuran survival rate dan tingkat peresentase kesehatan tanaman mencapai 97,65%. Capaian tersebut tidak lepas dari pengaruh keterlibatan kelompok masyarakat yang diantaranya LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Rimba Jaya dan OTAP Sedari (Orang Tua Asuh Pohon), Pokdarwis Sedari, dan Proklim Sedari yang secara konsisten menerapkan Inovasi Waver Mangrove dan melaksanakan proses perawatan mangrove dengan baik. This research aims to measure the effectiveness of the Waver Mangrove Innovation (Water Level Control), which includes: 1) Measuring the survival rate (st) to determine the survival rate or success percentage of the planted mangrove seedlings. 2) Measuring the percentage of plant health by comparing the number of healthy plants with the total number of surviving plants, used to calculate the health percentage of the plants. Data collection was conducted in the mangrove conservation area of PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek, located in Karangsari Hamlet, Sedari Village, Cibuaya Subdistrict, Karawang Regency, using direct observation methods from February to August 2024, by counting all mangroves in the conservation area that had applied the Waver Mangrove Innovation. The research results showed that the Waver Mangrove Innovation, which operates by controlling excess water, sand, and silt in the planting area, played a significant role in optimizing mangrove growth, with the survival rate and plant health percentage reaching 97.65%. This achievement was closely linked to the involvement of community groups such as LMDH (Forest Village Community Institution) Rimba Jaya, OTAP Sedari (Mangrove Foster Parents), Pokdarwis Sedari, and Proklim Sedari, who consistently applied the Waver Mangrove Innovation and conducted mangrove care processes effectively.