p-Index From 2021 - 2026
13.247
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara STRATEGIC JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Policy & Governance Review AdBispreneur Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi International Journal of Supply Chain Management JIKA: Jurnal Ilmu Keuangan dan Perbankan Jurnal Permukiman JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI Jurnal Ilmiah untuk Mewujudkan Masyarakat Madani Jurnal Public Policy Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PERSPEKTIF Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik Enrichment : Journal of Management Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Journal La Sociale Ilomata International Journal of Social Science Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Akuntansi dan Keuangan Jurnal Manajemen PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan JANE (Jurnal Administrasi Negara) Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Manajemen : Jurnal Ekonomi Jurnal Ilmiah Administrasi Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

THE INFLUENCE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP ON SERVICE COMMITMENT (Survey in Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Tenaga Kerja at Cirebon City) Candradewini, Candradewini
Strategic : Jurnal Pendidikan Manajemen Bisnis Vol 10, No 2 (2010): Strategic
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/strategic.v10i2.1082

Abstract

The purpose of this research is to know (1) the implementation of transformational leadership; (2) the service commitment; and (3) the influence of transformational leadership on service commitment. There are two research variables,  transformational leadership (X) and service commitment (Y).This research use study method with explanatory research to explain causal relation among variables. Address the research objective it is conducted a descriptive and verification analysis by regression analysis as means of its analysis. The research was conducted on whole employees who worked in Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Tenaga Kerja Cirebon City in which samples is all of its employee. The transformational leadership variable used an indicator whose was suggested by Bass, whereas the service commitment variable used an indicator whose was suggested by Sutopo and Suryanto.                Generally, the results of research concluded that transformational leadership which was conducted existing in high category and the service commitment existed in high category too. Using the regression as means of verification analysis indicated that transformational leadership have positive effect on service commitment.  
KAPASITAS INTER-ORGANIZATIONAL LINKAGES PARA PEMANGKU KEPENTINGAN (STAKEHOLDERS) DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DI KOTA SUKABUMI JAWA BARAT ., Candradewini
AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.995 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v2i2.13185

Abstract

ABSTRACTSmall Industry is one of the most potential industries in Sukabumi City. The stakeholders strive to always develop Small Industry because this industry has contributed to the improvement of peoples economy and become one of the tourist destinations in the city of Sukabumi. Therefore, the participation of various parties is needed for the sustainability of this Small Industry. The purpose of this study was to obtain a description of the inter-organizational linkages capacity of stakeholders in developing Small Industry in Sukabumi City. This research used the qualitative research method. Data were collected through observations, interviews, literature study and triangulation technique to ensure data validity. The results showed that coordination among stakeholders is still not working properly. In addition, communication between the parties is still not effective and promotion channels through the media are also limited.  Keywords: Inter-organizational linkages capacity    ABSTRAKIndustri Kecil adalah salah satu jenis industri yang sangat potensial di Kota Sukabumi. Para pemangku kepentingan (stakeholders) berupaya untuk selalu mengembangkan Industri Kecil karena industri ini telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Sukabumi. Oleh karena itu, peran serta berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan Industri Kecil ini. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang kapasitas inter-organizational linkages para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam mengembangkan Industri Kecil di Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi literatur dan teknik triangulasi untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi yang dilakukan diantara para pemangku kepentingan masih belum berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu, komunikasi diantara para pihak juga masih belum efektif dan saluran promosi melalui media juga masih terbatas. Kata kunci: Kapasitas inter-organizational linkages
ANALISIS KARAKTERISTIK PEKERJAAN PADA INDUSTRI SKALA MENENGAH DI KELURAHAN BAROS KOTA SUKABUMI JAWA BARAT ., Candradewini
AdBispreneur Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.559 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v2i3.16487

Abstract

ABSTRACTBaros Subdistrict of Sukabumi City is one of the urban villages with the largest medium scale industry. This study aims to explain the job characteristics of medium-scale industrial in Baros Urban of Sukabumi.The research method used qualitative approach. This approach reveals the phenomena and problems associated with the characteristics of job in 5 (five) medium-scale industries in Baros Subdistrict. Informants in this study are leaders and employees of 5 companies and leaders of the Department of Cooperatives, SMEs Trade and Industry. Data validity is tested through triangulation technique.The results showed that job on the five industries has a variety of tasks in accordance with their respective industries and assist in the completion of employment improvement work. Identity of tasks and task significance, highest judgment on positions related directly to business or industrial fields such as designers for accessories, chefs for culinary and woodworking/technicians for furniture. Furthermore, for the autonomy of work at the managerial level has good autonomy because in mid-scale companies start different from small companies where already visible delegation of authority and leveling hierarchy. Finally on feedback, all jobs in all five industries have feedback mechanism so that employees can know the evaluation of their work result.Keywords: Job characteristics, medium scaleiIndustries  ABSTRAKKelurahan Baros Kota Sukabumi menjadi salah satu kelurahan yang memiliki industri skala menengah terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik pekerjaan pada industri skala menengah di Kelurahan Baros Kota Sukabumi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Melalui pendekatan ini terungkap fenomena dan permasalahan yang terkait dengan karakteristik pekerjaan di 5 (lima) industri skala menengah di Kelurahan Baros. Informan pada penelitian ini adalah pimpinan dan karyawan dari 5 perusahaan serta pimpinan Dinas Koperasi, UKM Perdagangan dan Perindustrian Kota Sukabumi. Keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan pada kelima industri memiliki keberagaman tugas sesuai dengan bidang industri masing masing dan membantu dalam penyelesaian pekerjaan peningkatan kemampuan karyawan. Identitas tugas dan keberartian tugas, penilaian tertinggi pada posisi yang terkait langsung dengan bidang usaha atau bidang industri seperti desainer untuk karesori, koki untuk kuliner dan tukang/teknisi kayu untuk furniture. Selanjutnya untuk otonomi kerja di level manajerial memiliki otonomi yang cukup baik karena di perusahaan skala menengah mulai berbeda dengan perusahaan kecil dimana sudah terlihat delegasi wewenang dan leveling hirarki. Terakhir mengenai feedback, semua pekerjaan di kelima industri ini memiliki mekanisme feedback sehingga karyawan dapat mengetahui evaluasi hasil pekerjaannya masing-masing.Kata kunci : Karakteristik pekerjaan, industri skala menengah 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS KEMITRAAN DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN AGROWISATA CIHIDEUNG BANDUNG BARAT – JAWA BARAT Candradewini Candradewini
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 1 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i1.32469

Abstract

The tourism business is one of the mainstays of West Bandung Regency. One of them is the Cihideung agro-tourism area. This potential agro-tourism area requires cooperation from various related parties in order to develop better. This study aims to determine and analyze the factors that affect the partnership effectiveness in developing the Cihideung agro-tourism area. This research method uses a quantitative approach to the type of survey research. The target population in this study are the parties who partner in the development of the Cihideung agro-tourism area, West Bandung Regency. The sample size in this study was 45 people obtained by the simple random sampling technique. Data collection techniques by means of field studies, interviews and literature studies. The data were processed using Exploratory Analysis Factor (EFA). The results showed that the factors that affect the partnership effectiveness in developing the agro-tourism area of Cihideung, West Bandung Regency are Vision and Communication, Commitment and Partners, Vision of Partnership, Data Integration, Incentives and Information, Results and Progress, Joint Ownership and Outcome Accountability. A total of 2 factor points from which must be reduced from 26 factor points so as to produce 24 factor points that are truly dominant and form the effectiveness of the partnership. Overall, the partnership effectiveness was in the high category with an average score of 3.95. Vision and Communication factor is the most dominant factor, which is equal to 40.142%. Bisnis pariwisata merupakan salah satu andalan Kabupaten Bandung Barat. Salah satunya adalah kawasan agrowisata Cihideung. Kawasan agrowisata potensial ini memerlukan kerjasama dari berbagai pihak terkait agar berkembang lebih baik. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kemitraan pengembangan kawasan agrowisata Cihideung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Target populasi dalam penelitian ini ialah para pihak yang bermitra dalam pengembangan kawasan agrowisata Cihideung Kabupaten Bandung Barat. Ukuran sampel pada penelitian ini adalah 45 orang yang didapatkan dengan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara studi lapangan, wawancara dan studi literatur. Data diolah menggunakan Exploratory Analysis Factor (EFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kemitraan pengembangan kawasan agrowisata Cihideung Kabupaten Bandung Barat adalah Visi dan Komunikasi, Komitmen dan Mitra, Visi Kemitraan, Integrasi Data, Insentif dan Informasi, Hasil dan Kemajuan, Kepemilikan Bersama dan Akuntabilitas Hasil. Sebanyak 2 butir faktor dari yang harus direduksi dari 26 butir faktor sehingga menghasilkan 24 butir faktor yang benar-benar dominan dan mempengaruhi efektivitas kemitraan. Secara keseluruhan, efektivitas kemitraan berada dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 3,95. Faktor Visi dan Komunikasi merupakan faktor yang paling dominan yaitu sebesar 40,142%.
ANALISIS KARAKTERISTIK PEKERJAAN PADA INDUSTRI SKALA MENENGAH DI KELURAHAN BAROS KOTA SUKABUMI JAWA BARAT Candradewini .
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.559 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v2i3.16487

Abstract

ABSTRACTBaros Subdistrict of Sukabumi City is one of the urban villages with the largest medium scale industry. This study aims to explain the job characteristics of medium-scale industrial in Baros Urban of Sukabumi.The research method used qualitative approach. This approach reveals the phenomena and problems associated with the characteristics of job in 5 (five) medium-scale industries in Baros Subdistrict. Informants in this study are leaders and employees of 5 companies and leaders of the Department of Cooperatives, SMEs Trade and Industry. Data validity is tested through triangulation technique.The results showed that job on the five industries has a variety of tasks in accordance with their respective industries and assist in the completion of employment improvement work. Identity of tasks and task significance, highest judgment on positions related directly to business or industrial fields such as designers for accessories, chefs for culinary and woodworking/technicians for furniture. Furthermore, for the autonomy of work at the managerial level has good autonomy because in mid-scale companies start different from small companies where already visible delegation of authority and leveling hierarchy. Finally on feedback, all jobs in all five industries have feedback mechanism so that employees can know the evaluation of their work result.Keywords: Job characteristics, medium scaleiIndustries  ABSTRAKKelurahan Baros Kota Sukabumi menjadi salah satu kelurahan yang memiliki industri skala menengah terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik pekerjaan pada industri skala menengah di Kelurahan Baros Kota Sukabumi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Melalui pendekatan ini terungkap fenomena dan permasalahan yang terkait dengan karakteristik pekerjaan di 5 (lima) industri skala menengah di Kelurahan Baros. Informan pada penelitian ini adalah pimpinan dan karyawan dari 5 perusahaan serta pimpinan Dinas Koperasi, UKM Perdagangan dan Perindustrian Kota Sukabumi. Keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan pada kelima industri memiliki keberagaman tugas sesuai dengan bidang industri masing masing dan membantu dalam penyelesaian pekerjaan peningkatan kemampuan karyawan. Identitas tugas dan keberartian tugas, penilaian tertinggi pada posisi yang terkait langsung dengan bidang usaha atau bidang industri seperti desainer untuk karesori, koki untuk kuliner dan tukang/teknisi kayu untuk furniture. Selanjutnya untuk otonomi kerja di level manajerial memiliki otonomi yang cukup baik karena di perusahaan skala menengah mulai berbeda dengan perusahaan kecil dimana sudah terlihat delegasi wewenang dan leveling hirarki. Terakhir mengenai feedback, semua pekerjaan di kelima industri ini memiliki mekanisme feedback sehingga karyawan dapat mengetahui evaluasi hasil pekerjaannya masing-masing.Kata kunci : Karakteristik pekerjaan, industri skala menengah 
KAPASITAS INTER-ORGANIZATIONAL LINKAGES PARA PEMANGKU KEPENTINGAN (STAKEHOLDERS) DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DI KOTA SUKABUMI JAWA BARAT Candradewini .
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.995 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v2i2.13185

Abstract

ABSTRACTSmall Industry is one of the most potential industries in Sukabumi City. The stakeholders strive to always develop Small Industry because this industry has contributed to the improvement of people's economy and become one of the tourist destinations in the city of Sukabumi. Therefore, the participation of various parties is needed for the sustainability of this Small Industry. The purpose of this study was to obtain a description of the inter-organizational linkages capacity of stakeholders in developing Small Industry in Sukabumi City. This research used the qualitative research method. Data were collected through observations, interviews, literature study and triangulation technique to ensure data validity. The results showed that coordination among stakeholders is still not working properly. In addition, communication between the parties is still not effective and promotion channels through the media are also limited.  Keywords: Inter-organizational linkages capacity    ABSTRAKIndustri Kecil adalah salah satu jenis industri yang sangat potensial di Kota Sukabumi. Para pemangku kepentingan (stakeholders) berupaya untuk selalu mengembangkan Industri Kecil karena industri ini telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Sukabumi. Oleh karena itu, peran serta berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan Industri Kecil ini. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang kapasitas inter-organizational linkages para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam mengembangkan Industri Kecil di Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi literatur dan teknik triangulasi untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi yang dilakukan diantara para pemangku kepentingan masih belum berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu, komunikasi diantara para pihak juga masih belum efektif dan saluran promosi melalui media juga masih terbatas. Kata kunci: Kapasitas inter-organizational linkages
SOSIALISASI PEMELIHARAAN PERSONAL HYGIENE DAN PROTEKSI DIRI DI LINGKUNGAN PERUMAHAN PADA ERA NEW NORMAL Nina Karlina; Budiman Rusli; Entang Adhi Muhtar; Candradewini Candradewini
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.30658

Abstract

Perumahan merupakan kelompok rumah yang memiliki fungsi sebagai lingkungan tempat tinggal maupun hunian yang memiliki berbagai prasarana lingkungan seperti kelengkapan dasar meliputi penyediaan air minum, pembuangan sampah, listrik, telepon, jalan serta sarana lingkungan yang merupakan sarana penunjang yang berfungsi untuk penyelenggaraan serta pengembangan kehidupan.  Pada masa pandemi Covid-19 ini dituntut untuk menjaga diri dan lingkungan agar dapat menanggulangi penyebaran Covid-19. Salah satu dengan melakukan penataan kawasan pemukiman dan perumahan. Pada era new normal ini sangatlah penting karena banyak masyarakat berpersepsi bahwa new normal ini kembali ke situasi biasa sebelum adanya pandemi ini. Akan tetapi penyebaran Covid-19 masih cukup tinggi per harinya yaitu sekitar 3000 kasus baru terjadi di Indonesia. Dalam menanggulangi penyebaran virus corona yaitu mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari–hari misalnya penggunaan masker, menjaga jarak, hindari kerumunan serta selalu mencuci tangan. Hal tersebut dapat dikatakan sebagai cara personal hygiene dan proteksi diri yang sangat penting, apabila masyarakat sudah dapat mematuhi protokol kesehatan untuk memelihara personal hygiene dan proteksi diri maka bisa mengurangi penyebaran virus corona di lingkungan tempat tinggal seperti pemukiman dan perumahan. Harus adanya kesadaran dari masing-masing warga menciptakan lingkungan perumahan tempat tinggalnya terbebas dari penyebaran virus corona.
Sosialisasi Pembangunan Perumahan & Permukiman Berbasis Komunitas dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung Nina Karlina; Budiman Rusli; Entang Adhi Muhtar; Candradewini Candradewini
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i2.25243

Abstract

Pembangunan perumahan dan permukiman merupakan bagian dari pembangunan nasional yang perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan secara terpadu, terarah, terencana, dan berkesinambungan. Desa Pulosari merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Pengalengan, kabupaten Bandung, provinsi Jawa Barat. Pembangunan desa Pulosari sebagai kawasan agrowisata telah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun 2017. Salah satu misi desa Pulosari adalah memelihara keseimbangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Tercapainya misi desa Pulosari ini tentunya memerlukan bantuan dari berbagai pihak diantaranya dosen dan mahasiswa. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan dan pengembangan daerah. Hal ini perlu penyampaian informasi yang terpercaya kepada masyarakat tentunya dapat diharapkan dari dosen dan mahasiswa sebagai insan cendekia. Maka dari itu, mahasiswa dengan bimbingan dari tim Dosen akan melaksanakaN Pengabdian Pada Masyarakat  di Desa Pulosari dengan fokus akan melakukan edukasi dalam bentuk sosialisasi.
Pengaruh Perencanaan Kinerja Terhadap Kinerja (Studi tentang Pengaruh Sasaran Kerja Pegawai Negeri Sipil (SKP) Terhadap Kinerja Pelaksana pada Badan Daerah di Kabupaten Merangin) Hendi Hendi; Ira Irawati; Candradewini Candradewini
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.014 KB) | DOI: 10.24198/jmpp.v2i2.20608

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh perencanaan kinerja (performance planning), yang diimplementasikan sebagai sasaran kerja Pegawai Negeri Sipil (SKP) terhadap kinerja pada badan daerah di Kabupaten Merangin. Metode penelitian kuantitatif dilakukan melalui penyebaran angket terhadap 107 responden yang tersebar pada 7 badan daerah Kabupaten Merangin. Sampel yang digunakan dipilih secara acak dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan metode structural equation model (SEM) dengan pendekatan partial least square (PLS). Pengujian validitas dan reabilitas yang dilakukan terhadap keseluruhan variabel menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kinerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (R2=0.907). Secara parsial dimensi-dimensi dalam perencanaan kinerja, yaitu perencanaan hasil (r=0.784, sig=0.000) dan perencanaan perilaku (r=0.246, sig=0.027) berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Sedangkan dimensi rencana pengembangan (r=-0.035, sig=0.510), tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja.
Logic Model of Governance Innovation and Public Policy in Public Service Lesmana Rian Andhika; Heru Nurasa; Nina Karlina; Candradewini Candradewini
Policy & Governance Review Vol 2 No 2 (2018): May
Publisher : Indonesian Association for Public Administration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.532 KB) | DOI: 10.30589/pgr.v2i2.86

Abstract

This research aims to provide additional qualitative evidence of the logical relationship between governance innovation and public policy in public services in Indonesia with adopting the logic model. The logic model is often not adopting in the formulation of policies that resulted in the implementation of public sector innovation such as cannot show more significant results. Also this model is believed to contribute in planning and evaluation of government programs. Most of this article based on the literature study and direct observation. The study also refers to some cases were chosen deliberately and treated as evidence by using a descriptive qualitative approach for developing an argument and conceptual framework accordingly. This research resulted in some information. First, governance innovation will provide multi-benefits, not only for the government but will involve a range of other institutions. Second, public policy is treated as a formal legal basis to keep programs planning and evaluation. That way this article is expected to contribute to the knowledge development of logical relationships among governance innovation and public policy in the different local contexts Indonesia from countries which often becomes a reference in managing public service innovation.
Co-Authors Ade Irma Hentriwati Adinda Olivia Adventus Managam Simbolon Alamsyah, Rachmat Alfian Deby Artha Alfian Deby Artha Almira Devita Putri AM, Entang Andy Andreas Corsini Mosa Leke Angelia Tio Tobing Anis Nur Anisa Aprina, Meutia Alyaa Arfia Nurul Hikmah Aruan, Debora Claresta Arifelly Lasmaniar Asep Sumaryana Aulia, Syifa Dwi Awang Setiawan Ayu Salsabila Malinda Ayu Salsabila Malinda Bara'a, Lubis Raka Bocut Amarina Malahayati Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Candra Sopiana Chisan, Arrasya Ardelia Darto Miradhia Dary Amalia Fathin Daud Zikri Dedi Sukarno Dhea Yulianingsih Dian Rosa Sunaryo Dindin Hikmat Wahidin Elmi Wahyuni Elmi Wahyuni Entang Adhi Muhtar Entang Adhi Muhtar Entang Adhy Muhtar Entang AM Fajar Ramadhan, Fajar Grace Monica Hariawan, Suki Hendi Hendi Heru Nurasa Heru Nurasa Heru Nurasa Herwan Abdul Muhyi Hery Herawan Ida Widianingsih Indriyani, Iin Ira Irawati Irawati, Ira Iva Khopifatu S Jasmine Tiara Putri Herman Kalsum, Wa Ode Umi Karina Widya Aristy Kudus, Imanudin Lesmana Rian Andhika Lesmana Rian Andhika Lusiana, Monica M Widaningsih Marbun, Chintya Ruth Aprilya Margo Punomo Marissa Julia Zahra Marissa Marissa Mas Dadang Enjat Munajat Mas Dadang Enjat Munanjat Mas Halimah Mohammad Benny Alexandri Muhammad Luthfi Muharam, Riki Satia Muhtar, Entang Adhy Myrna, Ryta Nazhira, Aura Zharfa Neneng Weti Isnawaty Neneng Zakiah Nina Karlina Nina Karlina Nina Karlina Nina Karlina Nunung Runiawati, Nunung Nurul Pratiwi Nurul Rahmah Poni Sukaesih Kurniati Putri, Almira Devita Putri, Mutiara Cahyaning Permadhani Putri, Shalfa Nabila R. Ira Irawati R. Ratna Meisa Dai, R. Ratna Meisa Rachmat Alamsyah Rahman, Maharani Ratna Meisa Dai Rd Ahmad Buchari Regina Regina Renanda, Saeful Hidayat Ria Arifianti Ria Sari Putri Rifayani, Helena Pelly Riki Satia Muharam Riki Satia Muharam Riki Satia Muharam Riki Satia Muharam Risa Rismawati Rita Myrna Riyan Hafrienda Rizki, Ghina Meilani Rochmat Bahtiar Rusdiana, Neng Nurul Asri Rusli Baijuri Sabilli, Husni Ibnu Saifu, Amirun Bonti Satia Muharam, Riki Setiawan, Desy Srinuryani Shintawati, Malikah Salmia Simbolon, Adventus Managam Sinta Ningrum Sinta Ningrum Siti Noviyanti Slamet Usman Ismanto Sukmadewi, Rani Tandayu, Fais Viraniar Tania Meylina Sitinjak Trivianti Lestari Vivi Oktarina Wahidah, Idah Wardhani, Asyiffa Kusumah Wicaksono, Cahyo Adjie Yan Maulana Abdillah Yati Kurniati