cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional IPA
ISSN : 29622905     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Proceeding Seminar Nasional IPA berisi artikel yang bertema inovasi pembelajaran IPA, penelitian dibidang IPA dan ilmu lingkungan yang berasal dari kegiatan Seminar Nasional IPA. Kegiatan Seminar Nasional IPA sendiri merupakan kegiatan yang diselengarakan oleh Jurusan IPA Terpadu UNNES dengan kerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). Kegiatan ini merupakan sarana komunikasi pertukaran informasi antara peserta seminar dengan narasumber yang kompeten terkait pembelajaran sains dan ilmu lingkungan, meningkatkan jejaring kerjasama dengan Jurusan IPA Terpadu FMIPA UNNES dan memfasilitasi pertukaran informasi ilmiah berkaitan pembelajaran IPA yang aktif, inovatif dan kreatif khususnya dalam menyongsong Pembelajaran Abad 21 dan pengembangan karakter berwawasan lingkungan.
Articles 118 Documents
Search results for , issue "2026" : 118 Documents clear
ENVIRONMENTAL-BASED LEARNING: STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA Rahmawati; Amelia Agata Damasari; Amelia Rakhmadani
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan dipaksa untuk mengadopsi pendekatan pembelajaran yang dapatmenanamkan kepedulian lingkungan sejak dini sebagai akibat dari krisis lingkungan yangsemakin serius. Tujuan dari artikel konseptual ini adalah untuk mempelajari konsep dasarEnvironmental-Based Learning (EBL), landasan teoritisnya, model implementasi, dan faktorfaktor yang memengaruhi keberhasilan EBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EBL yangmenggabungkan permainan edukasi berbasis lingkungan, pendekatan gamifikasi, danpengalaman langsung dengan alam dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan perilakusiswa yang pro-lingkungan (pro-environmental behavior/PEB). Temuan eksperimentalmenunjukkan bahwa intervensi edutainment lingkungan secara signifikan meningkatkankemungkinan siswa berperilaku pro-lingkungan, terutama pada siswa laki-laki dan siswa darilatar belakang sosial-ekonomi rendah. EBL juga membantu reverse socialization, yaitu ketikasikap dan perilaku anak yang pro-lingkungan mempengaruhi orang tua dan keluarga mereka.Model EBL yang mencakup empat komponen (Kognitif, Afektif, Behavioral, dan Sosial)diberikan di sini, bersama dengan saran kebijakan untuk pengembangan pendidikan lingkungandi Indonesia.
Analisis Literasi Lingkungan Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 3 Ulujami Shafira Putri Equita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena meningkatnya permasalahan lingkungan menjadikan pendidikan sebagai salah satucara penting untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sejak dini. Penelitianini berfokus pada gambaran literasi lingkungan siswa kelas VIII H SMP Negeri 3 Ulujami yangmencakup pengetahuan, sikap, dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 32siswa dilibatkan sebagai responden dengan pengumpulan data menggunakan angket yang berisi34 pernyataan terkait ketiga aspek tersebut. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaancapaian pada tiap aspek. Perilaku peduli lingkungan menjadi aspek yang paling menonjoldengan rata-rata 3,38 dan berada pada kategori sangat baik. Adapun aspek pengetahuanmemperoleh rata-rata 3,17, sedangkan sikap berada pada angka 3,05, yang keduanya termasukkategori baik. Data ini menggambarkan bahwa tindakan nyata siswa dalam menjaga lingkungancenderung lebih berkembang dibandingkan pemahaman dan sikapnya. Kondisi tersebutmengindikasikan bahwa pengalaman langsung dan kebiasaan di lingkungan sekolah maupunsosial memiliki pengaruh dalam membentuk perilaku peduli lingkungan siswa. Oleh karena itu,pembelajaran yang lebih kontekstual serta aktivitas yang melibatkan siswa secara aktif dalammenjaga lingkungan masih perlu terus ditingkatkan.
ANALISIS KESADARAN LINGKUNGAN SISWA SMP TERHADAP LIMBAH PLASTIK DAN MIKROPLASTIK Hamidatul Afidah
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah plastik telah menjadi ancaman lingkungan global karena sifatnya yang sulit terurai dankemampuannya terfragmentasi menjadi mikroplastik yang mencemari ekosistem serta masukke dalam rantai makanan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkatkesadaran lingkungan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terhadap bahaya limbahplastik dan polusi mikroplastik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatifdengan pengumpulan data melalui kuesioner digital berbasis Google Forms kepada 40responden siswa SMP. Instrumen penelitian mencakup tiga indikator utama, yaitu pengetahuandampak lingkungan, kesadaran dampak kesehatan, serta perilaku pencegahan. Hasil analisismenunjukkan bahwa seluruh responden (100%) berada pada kategori sangat baik dengan rerataskor total 27,93 dari skor maksimum 30 (93,1%). Indikator perilaku pencegahan mencatatpersentase tertinggi sebesar 99,0%, diikuti kesadaran dampak kesehatan (89,4%) danpengetahuan dampak lingkungan (88,9%). Meskipun pemahaman umum mengenaipencemaran plastik sudah sangat kuat, masih terdapat celah pengetahuan pada butir mekanismemasuknya mikroplastik ke tubuh manusia melalui konsumsi makanan (P3: 83,3%) dan aspekbioakumulasi (P4: 85,8%). Aspek perilaku menunjukkan kesiapan tinggi siswa untuk beralihke barang ramah lingkungan sebagai langkah preventif. Simpulan dari penelitian ini adalahperlunya penguatan literasi lingkungan yang lebih spesifik mengenai mikroplastik dalamkurikulum sekolah menengah guna memperkuat perilaku berkelanjutan berbasis pemahamanilmiah.
Pendidikan Lingkungan SMP Berbasis Literasi Sains, Argumentasi Ilmiah, dan Aksi Nyata Melawan Misinformasi untuk Mendukung ESD: Kajian Konseptual Anisaul Kirom Kalimatun Nafis
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misinformasi sains terkait isu lingkungan, khususnya perubahan iklim, menjadi tantanganserius dalam pendidikan di era digital. Siswa SMP sebagai kelompok yang aktif mengaksesmedia sosial sangat rentan terhadap paparan informasi yang tidak terverifikasi, sehinggaberpotensi membentuk pemahaman yang keliru terhadap konsep ilmiah. Kondisi inimenunjukkan bahwa pembelajaran tidak lagi cukup hanya berfokus pada penguasaan konsep,tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, evaluasi informasi, sertaketerlibatan siswa dalam tindakan nyata. Berbagai pendekatan pembelajaran telahdikembangkan untuk meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa, sepertiEducation for Sustainable Development (ESD), Argument-Driven Inquiry (ADI), danpembelajaran berbasis aksi (action-based learning). Pendekatan-pendekatan tersebut terbuktiefektif dalam mengembangkan aspek kognitif dan afektif siswa, namun dalam implementasinyamasih cenderung dilakukan secara terpisah dan belum secara spesifik diarahkan untukmenghadapi tantangan misinformasi lingkungan. Berdasarkan berbagai kajian sebelumnya,integrasi pendekatan-pendekatan tersebut menunjukkan potensi dalam mengembangkan literasisains, argumentasi ilmiah, serta keterlibatan siswa dalam aksi nyata. Secara konseptual,integrasi ini dapat dipahami sebagai suatu kerangka pembelajaran yang mencakup tiga tahapanutama, yaitu verifikasi informasi, penguatan argumentasi ilmiah, dan implementasi aksi nyata.Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis sertaketahanan siswa terhadap misinformasi.
Strategi Pembelajaran Berbasis Smartboard Interaktif dengan Pendekatan Visual-Based Learning untuk mengoptimalkan Pemahaman Konsep Wujud Zat pada Siswa Tunarungu Ine Lisia Dewanti
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran dalam konteks pendidikan inklusif menuntut adanya strategi yang mampu menyesuaikandengan keragaman karakteristik peserta didik, termasuk siswa tunarungu yang cenderung mengandalkanaspek visual dalam memahami materi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual penerapanstrategi pembelajaran berbasis smartboard interaktif dengan pendekatan visual-based learning dalammengoptimalkan pemahaman konsep wujud zat pada siswa tunarungu. Penelitian menggunakanpendekatan kualitatif dengan jenis conceptual paper melalui kajian literatur dari berbagai sumber ilmiahyang relevan. Kajian dilakukan dengan menelaah serta mengaitkan berbagai hasil penelitian terdahuluuntuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapanpendekatan visual yang dipadukan dengan penggunaan smartboard interaktif mampu menghadirkanmateri secara lebih konkret, menarik, dan mudah dipahami, sehingga dapat meningkatkan keterlibatansiswa dalam proses pembelajaran. Strategi yang disusun melalui tahapan penyajian visual, aktivitasinteraktif, dan penguatan konsep dinilai efektif dalam membantu siswa tunarungu memahami konsepabstrak, khususnya pada materi perubahan wujud zat. Meskipun demikian, keberhasilan penerapannyasangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaransecara tepat. Dengan demikian, integrasi teknologi interaktif dan pendekatan visual dapat menjadialternatif solusi dalam mewujudkan pembelajaran sains yang lebih inklusif, efektif, dan bermakna.
DARI POLUSI MENUJU PENCEGAHAN: MENGGAGAS KERANGKA KONSEPTUAL EDUKASI EKOLOGI SEBAGAI INTERVENSI KESEHATAN PUBLIK Amalia Fauziah Rahmah
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degradasi lingkungan yang terus meningkat, mencakup polusi udara, air, dan tanah, telah menjadiancaman serius bagi kesehatan masyarakat global. Namun, respons kebijakan kesehatan publik masihdidominasi pendekatan kuratif, bukan pencegahan berbasis kesadaran ekologis. Artikel konseptual iniberargumen bahwa edukasi ekologi memiliki potensi besar untuk diposisikan sebagai intervensikesehatan publik yang sistemik dan berkelanjutan. Melalui sintesis literatur dari artikel terpilih,teridentifikasi empat pola konseptual kunci: keterkaitan polusi dengan penyakit, kesenjanganpengetahuan dan perilaku (knowledge–behavior gap), peran mediasi ecological self-efficacy, dankerentanan spesifik negara berkembang. Berdasarkan pola tersebut, artikel ini mengusulkan KerangkaIntervensi Ekologi-Kesehatan (Eco-Health Intervention Framework/EHIF) yang menghubungkanEdukasi Ekologi Berorientasi Kesehatan (EEBK) dengan luaran kesehatan masyarakat melalui jalurperubahan perilaku individual dan kolektif. Tiga proposisi konseptual dirumuskan sebagai fondasipenelitian empiris lanjutan. Kerangka ini diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan kebijakanpendidikan dan kesehatan yang lebih terintegrasi, khususnya di negara-negara berkembang.
Kesenjangan Sikap Lingkungan Siswa pada Dimensi Afektif, Kognitif, Konatif, dan Perilaku di SMP Negeri 4 Jiken Deka Anggi Octaviani
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kesenjangan sikap lingkungan siswa Sekolah MenengahPertama (SMP) pada dimensi afektif, kognitif, konatif, dan perilaku dalam kontekspembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatifdeskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 37 siswa di SMP Negeri 4 Jiken. Datadikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert empat tingkat. Analisis datadilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis selisih (Δ) antar dimensi. Hasilpenelitian menunjukkan seluruh dimensi berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai ratarata afektif 3,36, kognitif 3,38, konatif 3,59, dan perilaku 3,59. Ditemukan kecenderungankesenjangan sistematis antara dimensi afektif–kognitif dan konatif–perilaku dengan selisihsebesar 0,21–0,23. Kesenjangan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan emosional danpemahaman konseptual siswa belum sepenuhnya sejalan dengan kecenderungan niat dantindakan pro-lingkungan yang mereka tunjukkan. Temuan ini menegaskan bahwa sikaplingkungan merupakan konstruk multidimensi yang tidak selalu berkembang secara seimbang.Pembelajaran IPA perlu dirancang secara lebih komprehensif dengan mengintegrasikanpenguatan aspek kognitif, afektif, dan pengalaman belajar kontekstual guna meminimalkankesenjangan antar dimensi.
ANALISIS HAMBATAN DAN SOLUSI PEMBELAJARAN IPA BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS: STUDI KASUS DI SLB NEGERI UNGARAN Ailsya Ade Kusumaningtyas
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan yang dialami oleh anakberkebutuhan khusus dalam memahami pembelajaran IPA serta strategi yang diterapkan olehguru untuk mengatasi hambatan tersebut di SLB Negeri Ungaran. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung untuk memperoleh gambaran nyatamengenai proses pembelajaran IPA di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatanutama yang dialami siswa berkebutuhan khusus meliputi kesulitan memahami konsep-konsepabstrak, perbedaan kemampuan belajar antar siswa, keterbatasan konsentrasi, serta faktorlingkungan belajar yang mempengaruhi proses pembelajaran. Untuk mengatasi hambatantersebut, guru menerapkan berbagai strategi pembelajaran seperti penyederhanaan materi,pengulangan pembelajaran, pendampingan individual, pendekatan bertahap (scaffolding),diferensiasi strategi pembelajaran, serta pengelolaan kelas yang kondusif. Penerapan strategitersebut terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA sertamendorong keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaranIPA bagi anak berkebutuhan khusus memerlukan pendekatan yang fleksibel, adaptif, danberpusat pada kebutuhan siswa agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif danbermakna.
Pengaruh Kesadaran Lingkungan, Perilaku Pro-Lingkungan, dan Kepedulian Lingkungan terhadap Intensi Investasi Energi Terbarukan pada Siswa SMP Negeri 5 Semarang Cahya Suci Rahayu; Putin Sakti Ramadhani; Fitri Hanifah Helmi
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan energi fosil secara terus-menerus menyebabkan peningkatan emisikarbon dan kerusakan lingkungan sehingga mendorong perlunya peralihan menuju energiterbarukan. Peralihan menuju energi terbarukan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kebijakandan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor individu, seperti kesadaran lingkungan,perilaku pro-lingkungan dan kepedulian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh kesadaran lingkungan perilaku pro-lingkungan, dan kepedulianlingkungan terhadap intensi investasi energi terbarukan pada siswa kelas IX SMP Negeri 5Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptifkorelasional. Penelitian ini melibatkan 46 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposivesampling. Penelitian ini mengumpulkan data melalui kuesioner Google Form yang terdiri atas24 butir pernyataan dengan skala Guttman. Penelitian ini menganalisis data menggunakanstatistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kesadaran lingkungan memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap intensiinvestasi energi terbarukan. Sementara itu, perilaku pro-lingkungan dan kepedulian lingkuganmenunjukkan hubungan positif, tetapi tidak signifikan secara parsial. Namun, ketiga variabelsecara simultan berpengaruh signifikan terhadap intensi investasi energi terbarukan dengankontribusi sebesar 50,8%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesadaran lingkungan menjadifaktor dominan dalam membentuk intensi investasi energi terbarukan pada siswa. Oleh karenaitu, sekolah perlu memperkuat pendidikan lingkungan untuk membangun generasi yangmemiliki kepedulian terhadap keberlanjutan energi di masa depan.
MEMBANGUN GENERASI BERKELANJUTAN: DARI KESADARAN LINGKUNGAN KE PERILAKU PRO-LINGKUNGAN DAN NIAT INVESTASI ENERGI TERBARUKAN PADA SISWA SMP KESATRIAN 2 SEMARANG Fitri Hanifah Helmi; Putin Sakti Ramadhani; Cahya Suci Rahayu
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara kesadaran lingkungan, perilakupro-lingkungan, dan kepedulian lingkungan dalam membentuk niat investasi energi terbarukanpada siswa Sekolah Menengah Pertama di SMP Kesatrian 2 Semarang. Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui angketskala dikotomis yang diberikan kepada 45 siswa, kemudian dianalisis menggunakan statistikdeskriptif, uji reliabilitas, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memilikitingkat kesadaran dan kepedulian lingkungan yang tinggi sebagai dasar dalam membentukorientasi keberlanjutan. Namun demikian, perilaku pro-lingkungan belum sepenuhnya sejalandengan tingkat kesadaran yang dimiliki, sehingga menunjukkan adanya kesenjangan antarapengetahuan dan tindakan. Selain itu, seluruh variabel menunjukkan hubungan yang positif dansignifikan, dengan kepedulian lingkungan sebagai faktor yang paling berperan dalammembentuk niat investasi energi terbarukan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembentukangenerasi berkelanjutan tidak hanya bergantung pada peningkatan pengetahuan, tetapi jugamemerlukan penguatan aspek emosional dan pembiasaan perilaku. Oleh karena itu, pendidikanlingkungan perlu dirancang secara kontekstual dan aplikatif agar siswa tidak hanya memahami,tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Page 8 of 12 | Total Record : 118


Filter by Year

2026 2026