cover
Contact Name
Muhamad Akrom
Contact Email
jurnalkomunita@gmail.com
Phone
+6281937942860
Journal Mail Official
jurnalkomunita@gmail.com
Editorial Address
Graha Pelita Nusa Tenggara, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83361
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Pelita Nusa Tenggara
ISSN : -     EISSN : 28291972     DOI : https://doi.org/10.60004/komunita
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian, dengan nomor terdaftar E-ISSN. KOMUNITA adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh PELITA NUSA TENGGARA. Penerbitan jurnal ini akan dilakukan dalam satu tahun, mulai tahun 2022 terbit sebanyak dua kali terbit yaitu pada bulan Februari dan Agustus. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat memfokuskan pada masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 4 (2025): November" : 53 Documents clear
Sosialisasi Edukasi Penanganan Pasca Panen Kopi Untuk Kelompok Tani Kopi Alir Coffee Iswara, Mochammad Agung Indra; Mufid; Anggerta, Lintang Alivia; Amrullah, Ustman Syah; Ro'isatin, Umi Anis; Setiawan, Ikhsan
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.273

Abstract

Coffee is a favorite of the Indonesian people, especially with the increase in coffee business after the COVID-19 pandemic, so the demand for coffee raw materials from farmers has also increased. Residents of Ketindan village on the slopes of Mount Arjuna, under the guidance of Alir Coffee, take advantage of this condition by cultivating coffee, although the technology used is still simple, and post-harvest waste has not been managed properly. To improve production efficiency and waste management, the Department of Chemical Engineering – State Polytechnic of Malang held PpM activities, namely educating farmers through presentation methods and question and answer discussions, the activity ended by providing feedback to participants and handing over a set of Huller Coffee tools to increase the productivity of coffee farmers. Feedback data processing is done by the Likert scale method. The results of the PkM activity, show that residents are very enthusiastic in attending socialization activities and many participants in question and answer discussion sessions, while the Likert scale results obtained a percentage score of 95% which means that partners are very satisfied with this socialization activity. With the knowledge of post-harvest coffee management and processing, this activity is running smoothly and is expected to increase the knowledge of post-harvest coffee education, increase the economic potential for residents, and can be implemented sustainably.
Pendampingan Komunitas Studi Tafsir Al-Qur’an di PP. Tahfidz Ribathul Qur’an wa Qiraat Malang: Model Pemberdayaan Berbasis Community of Practice (CoP) Sa’adah, Faridatus; Ertanti, Devi Wahyu; Santoso, Kukuh
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.277

Abstract

This study examines the effectiveness of integrating a Community of Practice (CoP) with Participatory Action Research (PAR) to develop a Qur’anic Tafsīr Study Community at PP. Tahfidz Ribathul Qur’an wa Qiraat, Karangbesuki, Sukun, Malang. The scope covers the articulation of the knowledge domain, community governance, and the development of pedagogical artifacts. A qualitative PAR design was implemented in three cycles (plan–act–observe–reflect). Participants included six teachers and twelve students; data were gathered through in-depth interviews, participant observation, and documents (modules, session summaries, assessment rubrics). Data were thematically analyzed with iterative verification and member checking during reflective forums. Findings indicate: (1) a clarified domain and rotating roles (moderator, presenter, reference editor, note-taker) fostered meaningful participation; (2) reference literacy and argument structure improved through a shared formative rubric; (3) pedagogical artifacts—a micro-curriculum, study guidelines, rubric, and a shared artifact bank—supported continuity; (4) the integration of ḥifẓ and tafsīr emerged as a distinctive learning outcome; and (5) constraints in literacy and time were mitigated via senior–junior pairing, reading clinics, and time-boxing. In conclusion, the CoP–PAR model effectively strengthens collaborative, standards-based, and sustainable tafsīr practice and is suitable for replication. Future work should include longitudinal studies across semesters and lightweight digital platforms to archive artifacts and enable structured peer feedback.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Kodular untuk Peningkatan Keterampilan Guru SD Gugus Mentari Sastrawati, Eka; Syarif , Ahmad; Gusmaulia Eka Putri, Andi
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.278

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi di Komunitas Belajar Gugus Mentari KKG di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Masih rendah, hanya 25% dari 74 guru yang mampu menggunakan media interaktif seperti Powerpoint, Youtube, dan Canva. Penguasaan teknologi pembelajaran merupakan indikator kunci kompetensi pedagogi guru di era digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru SD dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Android dengan menggunakan Platform Kodular. Kegiatan berlangsung pada tanggal 24-25 Juli 2024 di SDN 147/IV, Kota Jambi, dan terdiri dari dua tahap: pelatihan dan pendampingan. Pelatihan meliputi pengenalan antarmuka Kodular, konsep dasar pemrograman berbasis blok, dan pembuatan aplikasi sederhana. Pendampingan intensif meliputi perancangan, penambahan komponen, pengaturan properti, dan konstruksi blok logika, sehingga menghasilkan aplikasi media pembelajaran yang fungsional. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 60,18% peserta menilai materi sesuai, 71,62% mendapatkan wawasan baru terkait teknologi pembelajaran, dan 85% memberikan penilaian positif terhadap pendampingan yang diberikan oleh narasumber. Sebagian besar peserta mampu membuat aplikasi media pembelajaran interaktif yang relevan dengan kebutuhan siswa. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam menguasai teknologi pembelajaran dan mendorong terciptanya media pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Edukasi Lingkungan: Plang Sampah Berbasis Waktu Terurai Hingga 450 Tahun di Kelurahan Tanjung Permai Sihombing, Vebiyola; Halawa, Arnis; Tasakhianur, Ihsyani; Abdillah, Fadlan; Raifa; Khalidy, Abdurrahman; Safitri, Yunita; Taris, Rahmad Hidayad; Valensya, Welby Putama; Nico Gusti Wiranada; Yahya, Glory Yolanda
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.283

Abstract

Program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Tanjung Permai difokuskan pada edukasi lingkungan dengan pemasangan plang informasi mengenai lamanya waktu terurai sampah organik dan anorganik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak sampah, terutama plastik, yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, sosialisasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan pembuatan dan pemasangan plang edukasi serta penyediaan tempat sampah terpilah. Sosialisasi interaktif kepada masyarakat mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk memilah sampah, mengurangi pembakaran sampah, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat melalui Pembinaan Kampung KB Teratai Kelurahan Telaga Asih, Cikarang Barat, Bekasi Johari Adam, Ahmad; Oktaviana, Hana
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.288

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat menuntut peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program pembangunan yang terintegrasi. Salah satu upaya pemerintah adalah pembentukan dan pembinaan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Artikel ini membahas kegiatan pembinaan Kampung KB Teratai di Kelurahan Telaga Asih, Cikarang Barat, Bekasi. Kegiatan dilaksanakan oleh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi presentasi materi mengenai pengorganisasian kampung KB, penyusunan rencana kerja, serta diskusi partisipatif untuk mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi. Hasil pembinaan menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus terhadap pentingnya perencanaan kerja yang sistematis dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan lingkungan. Rencana kerja yang dihasilkan mencakup pembaruan data keluarga, penyuluhan kesehatan, pengelolaan sampah, penyediaan layanan KB, pemenuhan gizi, serta peningkatan ketahanan pangan dan perbaikan infrastruktur drainase. Kesimpulannya, pembinaan ini berhasil memotivasi pengurus dan masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup melalui program-program berkelanjutan yang terukur.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru SD Melalui Pengembangan Pembelajaran Berbasis ICT Mahananingtyas, Elsinora; Syaranamual, Jusak; Sahetapy, Lisa M.; Sampe, Prisca; Nunuela, Nandalita; Ditboya Hukubun, Mariana; Khoiriah, Ananada; Gloria Jalmav, Indah
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.289

Abstract

Pengembangan kompetensi pedagogik guru merupakan bagian penting dalam peningkatan mutu pendidikan. Tujuan untuk memberikan bekal keterampilan dan pengetahuan kepada guru-guru SD agar mampu pemahaman guru terhadap konsep pedagogik berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dan aplikasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi; Metode yang digunakan dalam kegiatan dimaksud menggunakan metode ceramah dan video. Peserta mampu menguasai semua keterampilan. Strategi implementasi di sekolah harus dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pelatihan dasar dan dukungan teknis yang memadai.
Pengembangan Sistem Keselamatan Dan Peringatan Bahaya Dini Pada Aplikasi Sistem Navigasi Dan Pengujian Manuver Kapal Untuk Kapal Nelayan Tradisional Di Brondong Lamongan Jawa Timur Berbasis Internet Of Things Herijono, Boedi; Leonard, Rikky; Toto Wibowo, Alvalo; Pristovani Riananda, Dimas; Ratna Kusuma Mayang Sari, Dyah
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.290

Abstract

Safety Issues and Early Warning for Traditional Fishermen While Sailing in Brondong Lamongan, East Java. The purpose of the Community Service activity is that with the Simple tool, it is hoped that traditional fishermen in Brondong Lamongan, East Java will be guaranteed safety while sailing. The method applied is a participatory approach, which actively involves the community in every stage of the activity, from planning, implementation, to evaluation. Active participation from the community is very important to ensure the success and sustainability of the program, because the community has in-depth local knowledge about the potential and problems that exist in their area. The location of this Community Service is in the Brondong Lamongan Fishermen's Association, East Java. Based on the results of the Community Service, it can implement the Simple Tool as a Safety System and Early Warning for Traditional Fishermen While Sailing in Brondong Lamongan, East Java, so that it can be used to increase fishing productivity and safety for traditional fishermen which is a problem for these traditional fishermen.
Membangun Generasi Penggerak Wisata Digital Tosari, Bromo Tengger Semeru: Pelatihan Public Speaking dan Konten Kreatif Zaman, Muhammad Badaruz; Asmoro Saputro, Rio; Maulana, Irfan
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.291

Abstract

Tosari Village, located in the Bromo Tengger Semeru National Park area, has great potential for nature and cultural tourism. However, this potential has not been exposed to its full extent due to a lack of digital promotion. On the other hand, the younger generation, especially students, do not yet have adequate skills to lead tourism promotion. This issue is resolved by a community service initiative that aims to increase the younger generation's capacity in Tosari Village. The purpose of this activity is to train students at Baithani Christian Middle and High School in Tosari in creative content creation and public speaking. The methods used include situation analysis, intensive training, direct practice, and mentoring. As a result, students showed significant improvements in their understanding and abilities, ranging from confidence in public speaking to mastery of basic promotional content creation techniques. Tosari Village's reputation as a top travel destination has been enhanced by this program's success in creating a new generation of people who are prepared to lead digital tourism as tourism ambasador.
Increasing the Production Capacity of Mozzarella Cheese as a Pioneer for the Cheese Village at KU Mustarika Jaya Makmur, Ngantang Irfin, Zakijah; Rachmawati, Diana; Moentamaria, Dwina; Rulianah, Sri; Dwi Chrisnandari, Rosita; Akhsanu Takwim, R.N.
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.292

Abstract

Indonesia has significant potential in dairy cattle production, one example being in Dusun Tepus, Ngantru Village, Ngantang Subdistrict, Malang Regency. The business group “Mustarika Jaya Makmur” consists of dairy farmers producing fresh milk. Previously, the State Polytechnic of Malang (Polinema) provided solutions in the form of training on supply chain management, milk processing, and the application of production calculation tools to support efficiency. Considering the business potential of mozzarella cheese, the group increased its production capacity to 50 liters of fresh milk on a pilot scale to initiate the “Kampung Kedju” program, aimed at improving the villagers’ livelihoods. This Community Service Program (PPM) is expected to provide solutions through production enhancement, assistance in the use of equipment in accordance with standard operating procedures (SOP), and the implementation of Good Manufacturing Practices (GMP) in cheese production. The expected outputs include improved partner capacity, scientific publications, and copyright registration of a HACCP guideline.
Pelatihan Menyusun Modul Ajar Cerita Rakyat Berbasis Literasi Budaya Sasak Hilmiyatun; Muhammad Fauzi, Lalu; Latif, Abdul; Oktamayanti, Baiq Iftihar; Ikhsan, Fatanul
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.294

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis kepada guru dalam menyusun modul ajar cerita rakyat berbasis literasi budaya Sasak yang kreatif, sistematis, dan sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 1 September 2025 di SMAS Ulil Albab NW Ld. Jaran, Lombok Timur, dengan melibatkan 72 guru bahasa Indonesia yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMA Swasta Lombok Timur. Metode pelatihan menggunakan pendekatan partisipatif dan praktis melalui ceramah interaktif dan workshop kolaboratif. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta sangat tinggi (93%), dengan 87.5% peserta berhasil menyusun modul ajar lengkap yang terintegrasi nilai-nilai kearifan lokal Sasak. Pelatihan tidak hanya berhasil membangun pemahaman konseptual tetapi juga mengembangkan kapasitas praktis peserta dalam mengembangkan bahan ajar berbasis budaya. Secara signifikan, kegiatan ini berhasil mentransformasi peran guru dari pengajar menjadi agen perubahan budaya, dengan 95% peserta menyusun rencana implementasi konkret di sekolah masing-masing. Meskipun menghadapi tantangan seperti keragaman pemahaman budaya dan variasi kemampuan teknologi, pendekatan diferensiasi dan pendampingan intensif berhasil mengatasi kesenjangan tersebut. Kegiatan ini telah menciptakan dampak berkelanjutan melalui terbentuknya komunitas pembelajaran profesional yang akan melanjutkan pelestarian warisan budaya Sasak melalui pendidikan formal.