cover
Contact Name
Yolanda Presiana Desi
Contact Email
yolanda@mmtc.ac.id
Phone
+6281328338667
Journal Mail Official
jurnal.mik@mmtc.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta Jl. Magelang Km. 6 Yogyakarta 55284
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi
ISSN : 26141272     EISSN : 27209857     DOI : https://doi.org/10.56873/jimik
Jurnal Ilmiah Manajamen Informasi dan Komunikasi menerima naskah-naskah berbasis penelitian di bidang manajemen informasi dan komunikasi antara lain bidang literasi informasi dan komunikasi, tata kelola informasi, public relations, corporate social responsibility, serta kajian-kajian ilmiah multidisiplin mengenai informasi dan komunikasi.
Articles 85 Documents
Cover, Halaman Redaksi, Daftar Isi Yolanda Presiana Desi
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v8i2.474

Abstract

Pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan Netflix Terhadap Kepuasan Pengguna di Instagram @Netflixid Farah El Syafira; Widhihatmini Widhihatmini; Irawan Irawan
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v8i2.469

Abstract

This research is motivated by the development of information and communication technology, particularly media consumption in the entertainment industry. The Video on Demand (VOD) application Netflix is a pioneering service that is favored by the Indonesian community. In providing its services, Netflix must maintain high quality to compete and sustain its business. The aim of this research is to determine the influence of system quality, information quality, and Netflix service quality on users on Instagram @NetflixID. This study utilizes the Delone and Mclean (2016) Information System Success Model. A quantitative approach is employed, with purposive sampling for data collection. Data was gathered through questionnaires, and data analysis was conducted using PLS-SEM with SmartPLS 4.0 program. The results of this research indicate that there is a positive and significant effect of system quality on user satisfaction, with an effect size of 30.1%, a t-statistic of 2.674, and a p-value of 0.004. There is a positive and non-significant effect of information quality on user satisfaction, with an effect size of 23.5%, a t-statistic of 1.926, and a p-value of 0.055. There is a positive and significant effect of service quality on user satisfaction, with an effect size of 34.1%, a t-statistic of 3.214, and a p-value of 0.002. There is a combined effect of system quality, information quality, and service quality on user satisfaction at 61.4%.
Pola Penggunaan Media Sosial Masyarakat Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Sudarman Sudarman
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v8i2.470

Abstract

The aim of this research is to describe the social media usage patterns of the Bligo Village community. Social media is a communication medium that is widely used by the public. With various features and applications that continue to grow, making this social media one of the mainstay media for people around the world., in which from this social media the world economy, and even communication becomes very easy, with the various advantages that this media has. Behind all the conveniences offered by the media, making social media an inseparable part of society, both urban and rural communities. The ease of accessing social media among this community, makes people waste a lot of their time, since they have got addicted in accessing social media content. This research employed descriptive qualitative research method, which describes the current conditions. Then, the research results state that the pattern of social media usage of the Bligo village community, does not show excessive use of social media and is still a necessity, with a pattern of using one to two hours during the day and night, and only a small portion that utilizes more than 4 (four) hours each day. In terms of application usage, WhatsApp application is the first choice before TikTok. In terms of media content patterns, news information becomes community consumption, and religion content becomes the choice of Bligo village community.
Online Self-Disclosure in the Teman Curhat Bunda Community as An Effort to Maintain the Mental Health of Its Members Yuniarti, Nisa Adisti; Rahmah, Ade; Utomo, Ardian Setio; Sagiyanto, Asriyani
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v9i1.529

Abstract

This study discusses the practice of online self-disclosure in the Teman Curhat Bunda community and how it contributes to maintaining the mental health of its members. This study aimed to understand how community members use online platforms to share their personal and emotional experiences and seek social support. The research methodology used was a qualitative approach with an ethnography method. The researcher conducted in-depth interviews with community members and conducted observations and content analysis of online interactions in the community. This study involved several Teman Curhat Bunda community members actively participating in various community activities. The results showed that online self-disclosure plays an essential role in helping community members maintain mental health. This practice allows community members to feel heard, to obtain emotional support, and to share relevant advice and experiences. In addition, online communication also facilitates the forming of more ISSN : 2614-1272; e-ISSN : 2720-9857 Online Self-Disclosure in the Teman Curhat Bunda Community as An Effort to Maintain the Mental Health of Its Members intimate and supportive relationships among community members. However, this study also identified several challenges in online self-disclosure, such as privacy risks and managing negative interactions.
Anak-Anak dan Rintik Hujan di Kebun Binatang: Komodifikasi Anak-Anak dalam MV “Kebun Binatang Saat Hujan” di kanal YouTube JKT48 Lutvi, Agung Lokananta
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v9i1.530

Abstract

Penelitian ini mengkaji music video "JKT48 New Era Special Performance Video - Kebun Binatang Saat Hujan" yang diunggah di platform YouTube, menggunakan metode Multimodal Critical Discourse Analysis (MCDA) dari Kress dan van Leeuwen dan perspektif ekonomi politik dalam konteks media digital. Fokus utama analisis adalah potensi komodifikasi anak dalam budaya pop dan industri hiburan dalam ranah media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MV tersebut mencerminkan upaya JKT48 untuk memperluas basis penggemar digital melalui pendekatan yang lebih inklusif dan ramah anak dan keluarga. Namun, strategi ini juga memunculkan isu-isu etis terkait komodifikasi anak dalam ruang digital dan ambiguitas pesan akibat disonansi antara elemen visual yang berorientasi pada anak-anak dengan lirik lagu yang lebih dewasa. Penelitian ini menyoroti kompleksitas relasi antara kreativitas artistik, strategi pemasaran digital, dan tanggung jawab sosial dalam industri hiburan kontemporer. Lebih lanjut, studi ini menekankan pentingnya dialog kritis mengenai praktik-praktik etis dalam produksi dan konsumsi media hiburan digital, serta urgensi literasi media digital dalam era konvergensi media.
Artificial Intelligent Dan Hoaks: Tantangan Disrupsi Bagi Literasi Digital Masyarakat Di Komunitas Online Dan Upaya Antisipasi Pemerintah Juditha, Christiany
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v9i1.531

Abstract

Artificial Intelligent (AI) atau kecerdasan buatan membuat perubahan besar dalam peradaban manusia. Melalui AI, berbagai pekerjaan tergantikan dan menjadi jauh lebih mudah. Namun, hal ini juga menimbulkan berbagai ancaman diantaranya meningkatnya produksi konten menyesatkan seperti hoaks yang memadukan teknologi AI yang membuat masyarakat makin terjebak dalam kebingungan dan ketidakpahaman tentang kebenaran informasi. Apalagi presentansi penyebaran hoaks di media sosial jumlahnya terus meningkat setiap tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi produksi konten hoaks AI dan tantangan literasi digital yang dihadapi oleh komunitas online antihoaks dan upaya pemerintah dalam mengantisipasi ancaman ini. Metode penelitian ini adalah studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa produksi konten hoaks kini tidak lagi hanya sebatas teks/gambar, namun telah merambah pada penggunaan teknologi AI yang menggabungkan video, audio, dan teks yang semakin kompleks dan sulit diidentifikasi sebagai hoaks. Tantangan utama yang dihadapi adalah polarisasi masyarakat yang memicu konflik, kerugian ekonomi, dan masalah hukum. Untuk mengatasi hal ini, komunitas online/Mafindo terus meningkatkan kesadaran publik melalui edukasi dan literasi digital, mengembangkan teknologi deteksi hoaks, serta berkolaborasi dengan berbagai platform. Sementara pemerintah juga berupaya mengantisipasi ancaman disrupsi ini dengan penegakan UU ITE dan aturan terkait lainnya, pengembangan infrastruktur serta peningkatan literasi digital masyarakat.
Analisis Isi Konten Media Sosial Instagram Pemerintah Indonesia di Tingkat Kementerian dan Lembaga Nugraha, Dimas Aditya; Priandono, Tito Edy; Ainiyyah, Nafira Fathin; Ilham, Yusuf
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v9i1.532

Abstract

Lembaga pemerintah membutuhkan kanal media sosial sebagai alat komunikasi publik untuk menyebarkan kebijakan, program, dan informasi publik. Hal tersebut dikarenakan kenaikan pengguna internet dan media sosial dalam aktivitas masyarakat. Pemerintah perlu menggunakan kanal media sosial untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas di tengah tingkat kepercayaan publik terhadap komunikasi dan informasi pemerintah yang masih rendah. Maka menjadi kajian menarik tentang bagaimana upaya pemerintah dalam memanfaatkan dan mengoptimalisasi penggunaan media sosial.  Tujuan penelitian adalah menganalisis isi substansi konten, yaitu jenis dan sifat konten yang terkait pada sejumlah hal seperti apa yang khalayak butuhkan dan pesan apa yang perlu dikomunikasikan konten kepada khalayak. Penelitian juga menganalisis struktur konten tentang bagaimana konten diprioritaskan, diatur, diformat, dan ditampilkan dalam media. Adapun objek yang dianalisis adalah media sosial instagram di 100 kementerian dan lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang berfokus pada analisis penggunaan media sosial Instagram oleh kementerian dan lembaga pemerintah di Indonesia. Metode ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif terkait aktivitas digital pemerintah serta menganalisis efektivitas substansi dan struktur konten yang diterapkan. Instagram dipilih sebagai fokus utama karena merupakan platform media sosial yang paling banyak digunakan oleh kementerian/lembaga. Hasil penelitian menyebutkan bahwa setiap instansi memiliki ragam kebutuhan dengan strategi yang juga berbeda dalam menggunakan media sosial instagram. Kementerian sudah lebih mengoptimalkan media sosial instagram daripada lembaga. Menariknya, lembaga lebih banyak memproduksi konten daripada kementerian, namun masih belum optimal. Sementara, rerata instansi kementerian masih mengedepankan ketokohan personal dan instansi lembaga mengedepankan informasi publik, walau juga masih dominan mengedepankan unsur pimpinan. Hasil penelitian ini menyarankan agar pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika dapat membuat standar dalam pengelolaan media sosial, khususnya dalam produksi struktur dan substansi konten sehingga lebih optimal menyampaikan informasinya dan berinteraksi dengan audiens.
Media Strategi Geopark Maros Pangkep Dalam Upaya Meraih Predikat Unesco Global Geopark chotijah, siti; Kusumo, Yudhy Widya
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v9i1.494

Abstract

Pencapaian Geopark Maros Pangkep ( GMP) sebagai Unesco Global Geopark ( UGG) patut diapresiasi. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran media sebagai alat komunikasi, sosialisasi dan pembentukan opini publik. Strategi media dibutuhkan untuk pencapaian kesuksesan program melalui pemanfaatan yang efektif dan efisien. Pola strategi media yang dilakukan oleh GMP penting diteliti sebagai upaya mendapatkan pola baru pemanfatan media dalam penapaian tujuan organisasi serta upaya brading dan menaikkan reputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi media yang dilakukan GMP dalam upaya pemenangan UGG dengan metode kualitatif diskriptif. Data diperoleh dengan melakukan wawancara, observasi serta studi dokumen yang diolah dan dilakukan validasi melalui triangulasi data. Hasil dari penelitian ini merupakan model strategi media yang dilakukan GMP dalam upaya mencapai UGG. Model ini dapat diterapkan dan dimodifikasi untuk kepentingan berbagai organisasi atau upaya pemenangan berbagai kompetisi dalam upaya mendapatkan reputasi dan menaikkan citra.
Halaman Cover, Redaksi, dan Daftar Isi Marwati, Arum
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v9i1.534

Abstract

Efektivitas Strategi Transformasi Radio Republik Indonesia dalam Menarik Minat Generasi Z di D.I. Yogyakarta Wulandari, Yuni; Oloan, Jordan; Saintera, Nadialala Josepika; Wahyudin, Ade
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/pjaxff83

Abstract

This study analyzes the effectiveness of Radio Republik Indonesia's (RRI) digital transformation strategy in attracting Generation Z audiences in Yogyakarta Special Region. Using a quantitative descriptive approach based on a survey of 124 respondents, the research evaluates audience perceptions, media consumption habits, and expectations toward RRI's digital services. Findings indicate that RRI has adopted digital innovations like live streaming, podcasts, and social media content distribution. Yet, audience awareness remains moderate (mean 3.34), while preferences for digital channels and podcasts are high (mean 3.84 and 3.98). The main barriers include the dominance of alternative media (77.4%) and limited promotion (47.6%). Nevertheless, Generation Z shows strong interest in interactive content (67.7%) and expects RRI to be more active on digital platforms. The study concludes that RRI’s digital transformation is progressing in the right direction but requires improved visibility, content quality, and interactivity through social-first distribution and content-value redesign strategies to better align with Generation Z's media consumption patterns