cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,745 Documents
Model Perencanaan Pembelajaran PPKn Berbasis Literasi Gita Sekar Jelita Laeli; Sinfi Tania
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25201

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), khususnya pada perencanaan pembelajaran yang belum mengintegrasikan aspek literasi. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa sumber bacaan masih terbatas, metode pembelajaran cenderung monoton, serta kemampuan literasi peserta didik yang beragam belum terakomodasi dengan baik. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman dan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model perencanaan pembelajaran berbasis literasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn. Metode yang digunakan berupa kajian literatur dengan mengumpulkan berbagai referensi dari jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil  kajian  menunjukkan  bahwa  perencanaan  pembelajaran  berbasis  literasi  mampu mendorong kemampuan berpikir kritis, meningkatkan minat belajar, serta membantu guru dalam menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik peserta didik. Dengan demikian, model ini dapat digunakan sebagai alternatif solusi dalam mengatasi permasalahan pembelajaran PPKn.
Peran Pengendalian Mutu dalam Meningkatkan Kualitas dan Keamanan Produk Pangan Siti Amelia Fauziah; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25224

Abstract

Pengendalian mutu merupakan komponen kritis dalam industri pangan yang bertujuan memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan, kualitas, dan konsistensi. Meningkatnya kasus pencemaran dan pemalsuan pangan menunjukkan perlunya kajian komprehensif mengenai sistem pengendalian mutu yang efektif. Artikel ini bertujuan mengkaji peran pengendalian mutu dalam meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan berdasarkan berbagai sumber literatur ilmiah. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka sistematis (systematic literature review) melalui penelusuran jurnal-jurnal ilmiah nasional maupun internasional yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2015 hingga 2026, bersumber dari Google Scholar dan jurnal-jurnal terakreditasi.         Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian mutu seperti Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), ISO 22000, dan Total Quality Management (TQM) secara signifikan berkontribusi dalam menjamin keamanan pangan, menjaga konsistensi kualitas produk, serta meningkatkan efisiensi produksi. Faktor kadar air dan aktivitas air juga terbukti menjadi parameter kritis yang menentukan stabilitas dan mutu produk pangan selama penyimpanan. Tantangan utama implementasi sistem pengendalian mutu meliputi keterbatasan sumber daya pada industri kecil dan menengah serta perkembangan teknologi yang menuntut adaptasi berkelanjutan. Kajian ini menegaskan bahwa penguatan pengendalian mutu bersifat esensial untuk keberlanjutan industri pangan yang aman, berkualitas, dan berdaya saing.
Analisis Penetapan Lokasi Industri untuk Pengolahan Kopi Bubuk Arabika Nazwa Kamila; Delfitriani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25237

Abstract

Penentuan lokasi industri merupakan faktor penting dalam keberhasilan suatu usaha karena berpengaruh terhadap biaya produksi, distribusi, ketersediaan bahan baku, dan kelancaran operasional industri. Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi terbaik industri kopi bubuk arabika menggunakan metode Bayes, Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), dan Brown and Gibson. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap tiga alternatif lokasi yaitu Bogor, Bandung, dan Malang. Faktor penilaian yang digunakan meliputi kedekatan bahan baku, biaya transportasi, tenaga kerja, infrastruktur, kedekatan pasar, pemasokan peralatan, serta dukungan lingkungan dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Bayes menghasilkan Bogor sebagai lokasi terbaik dengan nilai 84,4. Sementara itu, metode MPE dan Brown and Gibson menghasilkan Malang sebagai lokasi terbaik dengan nilai masing-masing 12,44 dan 0,39775. Secara keseluruhan, Malang dinilai lebih optimal karena unggul dalam kedekatan bahan baku dan efisiensi biaya produksi.
Integrasi Risk Assessment, Risk Management, dan Risk Communication dalam Regulasi Keamanan Pangan: Analisis Bibliometrik Agus Triana Wijatagati; Metrizal; Aji Jumiono
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25358

Abstract

Keamanan pangan global menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat meningkatnya risiko cemaran mikrobiologis pada produk pangan, khususnya produk hewan. Meskipun kerangka risk analysis yang terdiri atas risk assessment, risk management, dan risk communication telah diadopsi secara luas dalam regulasi internasional, implementasinya dalam sistem pengawasan pangan masih menunjukkan berbagai kendala, terutama terkait integrasi antara hasil kajian ilmiah dan pengambilan keputusan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran risk assessment dalam regulasi keamanan pangan serta mengidentifikasi kesenjangan integrasi antara risk assessment, risk management, dan risk communication melalui pendekatan systematic literature review (SLR) dan analisis bibliometrik. Literatur dikumpulkan menggunakan aplikasi Publish or Perish dari basis data Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2019–2025. Dari 200 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 52 artikel yang memenuhi kriteria inklusi setelah proses penyaringan dan seleksi. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer versi 1.6.20 untuk memetakan keterkaitan kata kunci, struktur pengetahuan, dan area penelitian yang masih terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risk assessment menjadi tema sentral yang terhubung kuat dengan risk management dan risk communication, namun terdapat pemisahan yang jelas antara klaster metodologis dan klaster implementatif. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara pengembangan metode analisis risiko, khususnya Quantitative Microbiological Risk Assessment (QMRA), dengan penerapannya dalam sistem regulasi dan pengawasan pangan. Kesenjangan utama yang ditemukan meliputi lemahnya integrasi data ke dalam pengambilan keputusan, belum optimalnya penerapan pendekatan berbasis risiko dalam pengawasan pangan, serta terbatasnya mekanisme translasi hasil ilmiah ke dalam kebijakan. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan SLR dan bibliometrik untuk memetakan hubungan antara perkembangan metodologi analisis risiko dan implementasi regulasi keamanan pangan, sehingga menghasilkan kerangka konseptual yang menjelaskan faktor-faktor penghambat penerapan sistem keamanan pangan berbasis risiko secara lebih komprehensif. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan keamanan pangan yang lebih adaptif, terintegrasi, dan berbasis bukti ilmiah.
Analisis Pembelajaran Materi Transformasi Geometi pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di SMP Waruwu, Nemaatulo; Raudhatul, Silvan; Zetriuslita
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25521

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menelaah pelaksanaan pembelajaran transformasi geometri di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam dua kerangka kurikulum yang berbeda, yakni Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif berjenis deskriptif. Informan penelitian terdiri atas satu orang pendidik mata pelajaran matematika dan satu orang peserta didik kelas IX di SMP Negeri 25 Pekanbaru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara semi terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang terdiri atas tiga tahapan: kondensasi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kedua kurikulum tersebut sama-sama menempatkan peserta didik sebagai subjek utama pembelajaran, namun terdapat perbedaan mencolok dalam penerapannya di lapangan. Kurikulum 2013 lebih menonjolkan pendekatan kontekstual dengan keterlibatan guru yang cukup dominan, sementara Kurikulum Merdeka membuka ruang lebih luas bagi peserta didik untuk membangun pengetahuan secara mandiri dan aktif. Dalam pelaksanaan pembelajaran transformasi geometri, pendidik memadukan beragam metode seperti ceramah, diskusi kelas, tanya jawab interaktif, dan pemanfaatan media konkret untuk mempermudah pemahaman konsep yang bersifat abstrak. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa peserta didik telah memahami konsep-konsep dasar transformasi geometri, namun masih menghadapi kendala dalam perhitungan matematis. Tantangan utama yang dihadapi pendidik adalah keberagaman kemampuan kognitif dan kecepatan belajar peserta didik dalam satu kelas. Dengan demikian, keberhasilan pembelajaran transformasi geometri tidak semata-mata ditentukan oleh kurikulum yang diterapkan, melainkan juga dipengaruhi oleh strategi pengajaran yang digunakan, pemilihan media pembelajaran yang tepat, serta tingkat keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung.
Penerapan Sistem Jaminan Halal Pada Proses Produksi Nugget Ayam Original di PT. XYZ Aminullah Aminullah; Naila Fathi Isnazaki Hafiyya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25987

Abstract

Kehalalan produk pangan, khususnya pangan olahan berbahan dasar hewani, ditentukan oleh kesesuaian bahan, proses produksi, hingga distribusi. Produk olahan daging memiliki tingkat titik kritis kehalalan yang tinggi sehingga memerlukan penerapan sistem jaminan halal secara konsisten sesuai regulasi yang berlaku. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem jaminan halal pada proses produksi nugget ayam original di PT. XYZ berdasarkan ketentuan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur dengan personel terkait, serta studi dokumentasi selama kegiatan praktik lapang yang dilaksanakan selama tiga bulan. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan membandingkan kondisi penerapan sistem jminan halal di lapangan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang jaminan produk halal. Hasil kajian menunjukkan bahwa PT. XYZ telah menerapkan Sistem Jaminan Halal sesuai dengan ketentuan BPJPH yang meliputi komitmen manajemen, pengendalian bahan, proses produk halal, pengendalian produk, serta pemantauan dan evaluasi. Seluruh bahan baku, bahan tambahan, bahan penolong, bahan pengemas, dan bahan sanitasi dikendalikan status kehalalannya melalui verifikasi dokumen dan pengawasan penggunaan. Titik kritis kehalalan teridentifikasi pada tahap penerimaan bahan, proses pengolahan, penggunaan peralatan, sanitasi, penyimpanan, dan distribusi produk. Pengendalian dilakukan melalui prosedur operasional standar, fasilitas yang terjaga kehalalannya, serta penerapan sistem ketelusuran. Keberadaan Tim Manajemen Halal yang memenuhi persyaratan BPJPH dan pelaksanaan pelatihan halal secara berkala mendukung konsistensi penerapan sistem jaminan halal. Audit internal dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
Dampak Kegiatan Kepramukaan Terhadap Pengembangan Keterampilan Sosial dan Emosional Penggalang Anggitya Rizkita Putri Lasmana; Ega Abdulah; Mohamad Fatwa Gelarsyah; Muhamad Sandi Septian; Rahmi Khoerur Rizki; Annissa Mawardini
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.17854

Abstract

Kegiatan kepramukaan dikenal sebagai pendidikan nonformal yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan individu secara holistik, terutama bagi penggalang. Meskipun kepramukaan diakui manfaatnya dalam meningkatkan kemampuan sosial dan emosional, pemahaman komprehensif mengenai dampaknya terhadap penggalang masih perlu dieksplorasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kegiatan kepramukaan terhadap pengembangan keterampilan sosial dan emosional penggalang. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis data sekunder dari berbagai literatur ilmiah, termasuk jurnal, buku, tesis, dan artikel akademik yang relevan. Data diorganisasikan berdasarkan tema utama seperti pengaruh kegiatan kelompok, pembentukan karakter, dan pengelolaan emosi dalam konteks kepramukaan. Analisis kualitatif dilakukan untuk membandingkan berbagai hasil penelitian sebelumnya, menemukan pola, hubungan, dan tren dalam pengembangan keterampilan sosial dan emosional melalui kegiatan kepramukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan berdampak signifikan terhadap pengembangan keterampilan sosial penggalang melalui kegiatan kerjasama tim, komunikasi efektif, dan penyelesaian masalah bersama. Keterampilan emosional juga berkembang melalui pengelolaan emosi dalam situasi menantang, pembentukan karakter melalui penanaman nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan saling menghargai, serta peningkatan rasa kebersamaan dan persatuan. Kegiatan kepramukaan juga mendorong pengembangan keterampilan kepemimpinan dan berdampak positif terhadap perkembangan akademik. Penelitian ini terbatas pada analisis literatur yang tersedia dan tidak mencakup penelitian lapangan langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepramukaan merupakan instrumen penting dalam mendukung pengembangan keterampilan sosial dan emosional penggalang, menciptakan individu yang kompeten secara sosial dan matang secara emosional. Kepramukaan memberikan dampak jangka panjang yang signifikan bagi pembentukan karakter dan kemampuan adaptasi peserta didik dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Pelaksanaan Prosedur Sanitasi pada Proses Produksi Yoghurt di PT XYZ Fira Noviana; Noli Novidahlia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.21552

Abstract

Yoghurt adalah produk olahan susu yang diperoleh melalui proses fermentasi menggunakan starter Bakteri Asam Laktat (BAL), seperti Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Industri pangan merupakan industri yang krusial bagi kesehatan masyarakat, hal ini menjadikan industri pangan sebagai industri yang selalu berdampingan dengan aspek sanitasi dalam proses produksinya. Penelitian ini menggunakan metode observasi secara langsung yaitu praktik secara langsung di lapangan untuk melihat dan melaksanakan sanitasi pada proses produksi yoghurt di PT XYZ. Dapat disimpulkan bahwa proses-proses kritis seperti pasteurisasi, pendinginan, penambahan starter, dan inkubasi memerlukan perhatian lebih dalam hal sanitasi untuk menjaga kualitas dan keamanan produk akhir. Penerapan prosedur sanitasi seperti sanitasi ruangan, sanitasi peralatan, sanitasi pekerja, dan Fasilitas sanitasi seperti tempat cuci tangan dan tempat sampah, masih belum optimal dalam penggunaannya. Penanganan limbah cair dan padat juga belum dilakukan dengan sistem pengolahan yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.
Analisis Kadar Kolesterol pada Sosis Sapi dan Sosis Ayam Menggunakan Metode Gas Chromatography–Flame Ionization Detector (GC-FID) Di PT Saraswanti Indo Genetech Syaf'i Muhammad Fadhli; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.21611

Abstract

Kolesterol merupakan komponen penting dalam tubuh manusia, namun kelebihan asupannya dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif, khususnya kardiovaskular. Produk olahan daging seperti sosis berpotensi menjadi sumber kolesterol, sehingga perlu dianalisis kandungannya. Berdasarkan ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 13 Tahun 2016, batas maksimum kolesterol dalam pangan olahan adalah 60 mg per sajian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar kolesterol pada sosis sapi dan sosis ayam menggunakan metode Gas Chromatography–Flame Ionization Detector (GC-FID). Penelitian dilaksanakan di laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech, Bogor. Sampel berupa sosis sapi dan ayam diperoleh dari pasar lokal, kemudian dipreparasi melalui proses saponifikasi, ekstraksi, dan derivatisasi. Analisis dilakukan menggunakan GC-FID dengan standar internal 5α-cholestane. Kuantifikasi ditentukan melalui kurva kalibrasi pada dua rentang konsentrasi dan divalidasi dengan uji akurasi. Hasil penelitian menunjukkan kadar kolesterol sosis sapi sebesar 70,62 mg/100 g, sedangkan sosis ayam 57,95 mg/100 g. Jika dikonversikan ke takaran saji 50 g, kadar kolesterol masing-masing adalah 60,31 mg/sajian dan 35,31 mg/sajian. Nilai tersebut masih sesuai dengan ketentuan BPOM, meskipun sosis sapi berada mendekati batas maksimum. Perbedaan kadar kolesterol dipengaruhi oleh jenis daging dan proses pengolahan. Dapat disimpulkan bahwa metode GC-FID efektif digunakan untuk analisis kolesterol pada produk olahan daging. Penelitian ini memberikan informasi penting bagi industri pangan dalam pengendalian mutu serta bagi konsumen dalam menentukan pola konsumsi. Penelitian lanjutan disarankan untuk menguji berbagai merek dan jenis olahan daging, termasuk analisis oksisterol akibat pemanasan.
Kewenangan KUA dalam Pencatatan Ikarar Wakaf Tanah dalam PMA No 73/2013 Alda Amelia; Ani Yumarni
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.21766

Abstract

Wakaf merupakan salah satu instrumen penting dalam hukum Islam yang tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga aspek sosial dan ekonomi yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Untuk menjamin keberlangsungan, akuntabilitas, serta kepastian hukum atas harta benda wakaf, diperlukan mekanisme pencatatan yang sah dan terstruktur. Peraturan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2013 tentang Pelimpahan Kewenangan dalam Bidang Wakaf kepada Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan memberikan dasar hukum bagi KUA dalam melaksanakan pencatatan ikrar wakaf tanah. Tujuan utama dari kewenangan ini adalah memastikan bahwa setiap ikrar wakaf tercatat secara resmi, mencegah sengketa di kemudian hari, serta menjamin pengelolaan harta wakaf sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, kewenangan KUA dalam pencatatan ikrar wakaf tanah berfungsi sebagai instrumen legalitas dan pengawasan yang mendukung optimalisasi peran wakaf dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat  

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 6 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 3 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 1 (2023): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 6 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 4 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 3 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 2 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 1 (2022): Karimah Tauhid More Issue