cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,745 Documents
Dinamika Interaksi Sosial di Era Digital : Tinjauan Sosiologis terhadap Fondasi Karakter dan Transformasi Relasi Masyarakat Karina Agustin
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis esensi interaksi sosial sebagai mekanisme dasar pembentuk Masyarakat, dari tingkat institusi mikro hingga pengaruh teknologi informasi di era modern. Interaksi sosial didefinisikan sebagai proses dinamis timbal balik yang melibatkan kontak dan komunikasi yang bermakna. Dengan studi kualitatif menggunakan teknik wawancara mendalam dengan dua narasumber dari masyarakat umum dan siswa sebagai responden, penelitian ini mengeksplorasi peran ganda keluarga dan sekolah dalam membentuk karakter melalui interaksi sosial. Temuan mengungkapkan bahwa meskipun media digital meningkatkan komunikasi, paradoks eksklusi sosial dan hilangnya empati disebabkan oleh interaksi tatap muka yang tidak memadai. Studi ini menyimpulkan bahwa keseimbangan antara interaksi virtual dan fisik penting untuk menjaga kemanusiaan di masa depan.
Konsep Sosiologi Kelompok Sosial (Unit Interaksi Manusia) Fitri Aminah Nasution
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23458

Abstract

Penelitian ini menganalisis sosiologi dari perspektif teori kelompok sosial sebagai unit-unit interaksi manusia. Dengan kata lain, penulis mencoba mencari signifikansi dari perspektif sosiologi interaksi sosial manusia dalam konteks modern. Penulis mengkaji interaksi simbolik dan non simbolik, interaksi dengan biosfer, dan teknologi modern. Penelitian ini berdasar pada metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara mendalam terhadap dua narasumber (ibu rumah tangga dan karyawan swasta). Penelitian ini menemukan bahwa interaksi primer menjadi sandaran utama dalam mengatasi masalah pribadi. Selain interaksi primer, penelitian ini menemukan adanya transisi pola interaksi sosial, yaitu karena dorongan penggunaan media sosial meskipun etika sosial/rempug dan sopan tetap dijaga. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyesuaian sosial yang harmonis dalam dan dengan sistem sosial terciptakan dalam peran individu, biosfer, dan sistem kelompok.
Interaksionisme Simbolik dan Proses Pembentukan Diri Sosial dalam Interaksi Sehari-hari Putri Najwa Fionillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23474

Abstract

Interaksionisme simbolik adalah salah satu sudut pandang dalam sosiologi yang menekankan pentingnya makna, simbol, dan interaksi sosial dalam proses pembentukan identitas sosial seseorang. Sudut pandang ini beranggapan bahwa identitas tidak muncul secara otomatis sejak kelahiran, melainkan melalui perkembangan yang terjadi akibat keberlanjutan interaksi di sekitar lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep interaksionisme simbolik, terutama dalam pemikiran George Herbert Mead, serta signifikan peranannya dalam pembentukan identitas sosial individu. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada dua narasumber guna menggali pengalaman subjektif mereka terkait interaksi sosial, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di dalam platform media sosial. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik dan diinterpretasikan berdasarkan kerangka teori interaksionisme simbolik. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan identitas sosial dipengaruhi oleh proses penafsiran simbol, kemampuan untuk mengambil peran orang lain, serta interaksi antara elemen “I” dan “Me” dalam diri seseorang. Penelitian ini mengungkapkan bahwa identitas bersifat fleksibel dan selalu berkembang seiring dengan perubahan dalam lingkungan sosial dan pengalaman interaksi individu.
Penyimpangan Sosial dalam Perspektif Mahasiswa dan Masyarakat Umum: Studi Kualitatif melalui Wawancara Listiani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23485

Abstract

Deviansi sosial adalah sebuah fenomena yang masih sering dijumpai dalam masyarakat dan mengalami perubahan seiring dengan kemajuan teknologi serta perubahan sosial. Perilaku menyimpang dapat muncul dalam berbagai bentuk dan dipengaruhi oleh faktor individu serta lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk deviasi sosial, faktor penyebabnya, dampaknya, dan upaya pencegahan berdasarkan pandangan mahasiswa dan masyarakat umum. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur terhadap dua informan, yaitu seorang mahasiswa dan seorang anggota masyarakat umum. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa bentuk deviasi sosial yang ditemukan meliputi prostitusi, perzinaan, dan hubungan yang beracun. Faktor-faktor yang menyebabkan deviasi sosial meliputi tekanan ekonomi, komunikasi yang lemah di dalam keluarga, pengaruh lingkungan sosial, dan peran media sosial dalam menormalkan perilaku menyimpang. Deviansi sosial berdampak pada kondisi psikologis individu, keharmonisan keluarga, dan perkembangan sosial anak. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai religius, komunikasi keluarga yang baik, lingkungan sosial yang positif, serta penggunaan media sosial yang bijaksana merupakan upaya penting dalam mencegah deviasi sosial.
Pemanfataan Aplikasi Duolingo Terhadap Pengembangan Kompetensi Listening dan Speaking Siswa Sekolah Dasar Shakilla Azzahra; Mega Febriani Sya; Syukri Indra
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23501

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan aplikasi berbasis teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya di jenjang sekolah dasar. Salah satu aplikasi yang digunakan secara luas adalah Duolingo, yang menawarkan latihan bahasa secara mandiri dengan pendekatan interaktif dan bertahap. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Duolingo terhadap kompetensi listening dan speaking siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan sumber-sumber ilmiah berupa artikel jurnal, buku referensi, dan publikasi relevan yang membahas pembelajaran Bahasa Inggris, kompetensi listening dan speaking, serta penggunaan Duolingo dalam konteks pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Duolingo berpotensi mendukung pengembangan kompetensi listening melalui paparan audio yang berulang dan terstandar, serta membantu pengembangan kompetensi speaking melalui latihan pengucapan sederhana yang dilakukan secara individual. Selain itu, penerapan unsur gamifikasi dalam Duolingo dapat meningkatkan motivasi siswa dan mendorong latihan yang konsisten di luar pembelajaran formal. Namun, Duolingo memiliki keterbatasan dalam mengembangkan keterampilan berbahasa secara komunikatif, karena latihan yang bersifat individual dan minim interaksi sosial. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa Duolingo tidak dapat diposisikan sebagai media pembelajaran utama, melainkan sebagai aplikasi pendukung yang berfungsi sebagai sarana pengayaan untuk melengkapi pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar.
Implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada Industri Skala UMKM: Studi Kasus CV. Amal Mulia Sejahtera Qatrun Nada Aghia Samsu; Lia Amalia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada industri herbal skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di CV Amal Mulia Sejahtera, Bogor. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak Quality Assurance dan Quality Control, serta penelaahan dokumen terkait SJPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Amal Mulia Sejahtera telah mengimplementasikan sebagian besar kriteria utama SJPH, mencakup komitmen dan tanggung jawab manajemen, pengendalian bahan baku, penerapan proses produksi halal, serta sistem keterlacakan (traceability) produk. Meskipun demikian, pelaksanaan audit internal dan kaji ulang manajemen belum dilakukan secara formal dan terdokumentasi. Secara umum, penerapan SJPH memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu produk herbal dan kepercayaan konsumen. Namun, diperlukan penguatan pada aspek evaluasi dan pemantauan agar implementasi SJPH dapat berjalan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Kristalasi Gula dan Pengaruhnya Terhadap Mutu Produk Pangan Zahra Nurul Fadila; Alifia Al-firdausy; Mutiara Az-zhari Wijaya; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23516

Abstract

Kristalisasi gula merupakan proses fundamental dalam industri pangan yang mempengaruhi mutu produk akhir secara signifikan. Proses ini melibatkan perubahan gula dari fase larutan menjadi kristal padat melalui mekanisme nukleasi dan pertumbuhan kristal. Meskipun kristalisasi telah lama diterapkan dalam industri gula, pemahaman mendalam tentang faktor- faktor yang mempengaruhi proses ini dan dampaknya terhadap mutu produk masih perlu dikaji lebih lanjut. Review ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme kristalisasi gula, faktor-faktor yang mempengaruhi proses kristalisasi, serta dampaknya terhadap mutu berbagai produk pangan berbasis gula. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap lima jurnal penelitian terkait kristalisasi gula dari berbagai perspektif aplikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses kristalisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor utama meliputi temperatur (30-50°C), kecepatan pengadukan (200-400 rpm), pH larutan (6-7), konsentrasi larutan, dan kualitas bahan baku. Kinetika kristalisasi larutan gula tebu menunjukkan faktor frekuensi (Kg,0) sebesar 0,0093-0,0109 menit⁻¹, energi aktivasi (EG) 1,9253 KJ/mol, dan orde kristalisasi (g) 0,5837. Kristalisasi yang terkontrol menghasilkan produk dengan mutu superior, seperti gula kristal putih dengan nilai warna kristal 2,85-3,50 CT dan warna larutan 43,3-80 IU menggunakan teknologi defekasi remelt karbonatasi, dibandingkan 6,6-7,2 CT dan 118-201 IU dengan teknologi sulfitasi. Pada produksi gula kelapa kristal, pengendalian kristalisasi yang tepat menghasilkan produk dengan kadar air rendah (<3%), indeks glikemik 35-44, dan kelarutan tinggi. Ketidakterkendalian proses kristalisasi menyebabkan cacat produk meliputi perubahan warna (35,22%), kadar air berlebih (33%), dan kebersihan (32%). Batasan kajian ini terletak pada keterbatasan data kuantitatif mengenai korelasi langsung parameter kristalisasi dengan atribut mutu spesifik produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian kristalisasi melalui optimasi parameter proses sangat penting untuk menghasilkan produk gula berkualitas tinggi dengan karakteristik fisikokimia dan organoleptik yang diinginkan. Implikasi praktisnya adalah perlunya penerapan teknologi proses yang tepat dan sistem pengendalian kualitas berbasis statistik untuk menjamin konsistensi mutu produk gula.
Proses Pemurnian Enzim Papain Metode Salting out: Literatur Review Ocktaviani, Lusy; Safitri, Dian; Ismail, Muhamad Ari; Iznilillah, Wilna
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.23531

Abstract

Enzim pepaya pertama kali dinamai pada akhir abad ke-19 oleh Wurtz dan Bouchut, yang berhasil memurnikan sebagian komponen dari getah pepaya dan mengidentifikasinya sebagai salah satu konstituen utama dalam lateks buah pepaya tropis. Aktivitas papain dilaporkan lebih tinggi apabila diekstraksi dari buah pepaya yang berwarna hijau atau masih muda. Salah satu metode yang digunakan untuk kristaliasi papain adalah metode salting out. Kajian ini bertujuan untuk membandingkan hasil-hasil penelitian terdahulu terkait kristalisasi enzim papain menggunakan metode salting out berdasarkan berbagai parameter proses. Proses kristalisasi papain diantaranya yaitu proses isolasi papain diawali dengan pengolahan getah pepaya untuk memperoleh ekstrak kasar enzim. Ekstrak tersebut selanjutnya dimurnikan menggunakan metode salting out melalui penambahan ammonium sulfat secara bertahap sehingga diperoleh beberapa fraksi protein berdasarkan tingkat kejenuhan. Setiap fraksi dipisahkan dengan sentrifugasi dan dilarutkan kembali dalam buffer yang sesuai, kemudian dianalisis untuk menentukan fraksi dengan aktivitas spesifik tertinggi. Fraksi terpilih selanjutnya digunakan dalam proses kristalisasi papain dengan variasi tingkat kejenuhan ammonium sulfat dan kondisi suhu hingga terbentuk kristal enzim, yang kemudian dikarakterisasi berdasarkan aktivitas proteasenya. Hasil kristalisasi menunjukan aktivitas spesifik tertinggi yaitu pada fraksi 40-80%, 60-80%, dan 80%.
Perancangan Pengendalian Mutu Proses Produksi Saus Cabai pada Program Studi Independen Bersertifikat di PT. Agritama Sinergi Inovasi Ayu Agusti Awati Lestari; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23553

Abstract

Kualitas berperan penting dalam menentukan kepuasan konsumen, mutu atau kualitas tersebut adalah suatu susunan dari citra sebuah produk. Saus cabai merupakan produk pangan yang rentan terhadap berbagai risiko kontaminasi. Pengawasan mutu dalam produksi saus cabai sangat penting untuk memastikan keamanan, konsistensi, dan kualitas produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, penerapan sistem pengawasan mutu yang ketat menjadi suatu keharusan guna menghindari bahaya yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Artikel ini bertujuan untuk merancang dan mendeskripsikan penerapan pengendalian mutu pada proses produksi saus cabai di PT Sambara Rasa Nusantara dalam Program Studi Independen Bersertifikat Batch 7 kelas Food Safety Management System (FSMS) Specialist di PT Agritama Sinergi Inovasi. Metode yang digunakan bersifat deskriptif dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek, melalui pengamatan proses produksi, identifikasi alur kerja, serta analisis penerapan standar keamanan dan mutu pangan. Hasil menunjukkan bahwa pengendalian mutu diterapkan secara menyeluruh mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi produk. Penerapan Good Manufacturing Practice (GMP), pengawasan Quality Control (QA) dan Quality Assurance (QC), serta pemenuhan standar ISO 22000:2018, ISO 9001:2015, BPOM, dan SNI 01-2976-2006 berperan penting dalam menjaga keamanan dan konsistensi mutu produk. Dengan sistem pengendalian mutu yang terencana, perusahaan mampu menghasilkan saus cabai yang aman, bermutu, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kristalisasi dan Rekristalisasi Garam Dapur untuk Peningkatan Kemurnian NaCL : Tinjauan Literatur Resti Reswati; Nayla Sabilla Ramadhani; Novia Khansa Ramadhania; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23565

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar dalam produksi garam dari air laut melalui penguapan, namun masih bergantung pada impor karena rendahnya kadar NaCl dan kandungan pengotor seperti CaSO4, MgSO4, serta MgCl2 pada garam lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses kristalisasi dan rekristalisasi garam dapur untuk meningkatkan kemurnian NaCl guna memenuhi standar SNI dan mengurangi ketergantungan impor. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data sekunder dari sekitar 10 jurnal, buku, skripsi, dan sumber pemerintah dalam 10 tahun terakhir, fokus pada prinsip kristalisasi, rekristalisasi, pengaruh faktor lingkungan, serta teknik pemurnian. Hasil menunjukkan bahwa rekristalisasi melalui pelarutan dengan air panas, penyaringan pengotor (Ca2+, Mg2+, SO42-), dan penguapan meningkatkan kadar NaCl dari 80-85% menjadi 94-98%, menghasilkan kristal lebih putih, bersih, dan layak konsumsi sesuai SNI suhu 30°C optimal untuk kristal berukuran besar dan sempurna, sementara kelembapan rendah mempercepat proses namun berisiko kristal tidak homogen. Penggunaan media seperti tunnel plastik lebih efisien daripada rumah kristalisasi tradisional dalam mengendalikan lingkungan. Kristal berkualitas tinggi ini meningkatkan kelarutan dan sifat sensori pada produk pangan olahan. Batasan penelitian meliputi ketergantungan pada data sekunder tanpa eksperimen langsung, serta variabilitas kondisi lingkungan lokal yang memerlukan validasi lapangan. Kesimpulan menyatakan bahwa rekristalisasi efektif memurnikan garam dapur, dengan implikasi peningkatan produksi domestik dan kualitas pangan; rekomendasi termasuk pengembangan teknologi skala industri berbasis pengendalian suhu dan media kristalisasi.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 6 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 3 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 1 (2023): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 6 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 4 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 3 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 2 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 1 (2022): Karimah Tauhid More Issue