cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30257999     EISSN : 30257980     DOI : https://doi.org/10.57235
JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary dengan nomor ISSN terdaftar 3025-7999 (Cetak) dan 3025-7980 (Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup bidang pendidikan, agama, multidfisiplin. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 356 Documents
Pengaruh Fasilitas Ruang Tunggu Keberangkatan Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Trunojoyo Sumenep Madura Indiarta, I Gede Tangkas; Meilani, Irwina
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1431

Abstract

Kepuasan dalam menggunakan suatu produk adalah kunci utama untuk kemajuan suatu perusahaan terutama dalam bidang jasa. Demi kenyamanan pengguna jasa angkutan udara maka fasilitas pada ruang tunggu keberangkatan yang di berikan pada pengguna jasa angkutan udara harus dipertahankan tingkat kenyamanannya sehingga pengguna jasa angkutan udara merasa puas atas fasilitas yang di beri, hal ini juga terjadi pada Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo Sumenep Madura. Maka dari itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh fasilitas ruang tunggu keberangkatan terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Trunojoyo Sumenep Madura. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang mana data diambil melalui penyebaran kuesioner pada 100 responden yang menjadi pengguna jasa di Bandara Trunojoyo Sumenep Madura periode 2020 hingga 2023 dengan penyebaran kuisioner secara online. Hasil dari penelitian ini yaitu fasilitas ruang tunggu keberangkatan berpengaruh terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Trunojoyo Semenep Madura berdasarkan hasil yang diperoleh t hitung sebesar 21,383 tabel 1,664 dan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel (X) berpengaruh terhadap kepuasan penumpang (Y).
Harapan Pasangan Usia Subur di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai Maslinda, Maslinda; Achmad, Said Suhil; Jais, Muhammad; Wilson, Wilson
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.1751

Abstract

Salah satu kampung KB terbaik di Kota Pekanbaru adalah Kampung KB Mekar Wangi di Kelurahan Tangkerang Barat. Salah satu sasaran dari Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai adalah pasangan usia subur (PUS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat harapan yang dimiliki oleh pasangan usia subur di Kampung KB Mekar Wangi, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, serta variasi tingkat harapan tersebut berdasarkan faktor-faktor seperti umur, usia perkawinan, jumlah anak, dan tingkat pendidikan. Penelitian ini menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Kuesioner yang dilengkapi dengan skala Likert digunakan sebagai alat pengumpul data. Berdasarkan hasil penelitian, pasangan usia subur di Kampung KB Mekar Wangi, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, memiliki harapan yang tinggi, dengan nilai rata-rata 4,03. Penelitian ini juga menemukan variasi tingkat harapan pasangan usia subur di Kampung KB Mekar Wangi berdasarkan umur, usia perkawinan, jumlah anak, dan tingkat pendidikan, tidak ditemukan variasi, namun secara keseluruhan diperoleh hasil yang tinggi, yaitu dengan nilai rata-rata 4,03.
Pengaruh Minat Belajar dan Lingkungan Belajar Terhadap Proses Belajar Aktif Pendidikan Agama Buddha pada Siswa SMP Metta Maitreya Pekanbaru Chandra, Author’s; Khiong, Khie; Utomo, Budi
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar dan lingkungan belajar terhadap proses belajar aktif pendidikan agama Buddha siswa kelas VII SMP Metta Maitreya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS 22. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Metta Maitreya. Instrumen pengumpulan data berupa angket untuk menguji validitas dan reliabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel minat belajar tidak mempunyai pengaruh terhadap proses belajar aktif, namun secara parsial variabel lingkungan belajar mempunyai pengaruh terhadap proses belajar aktif. Secara simultan variabel independen mempunyai pengaruh terhadap proses belajar aktif. Dengan demikian, variabel lingkungan belajar mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap proses belajar aktif siswa dibandingkan variabel minat belajar.
Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhi Hukuman Terhadap Pelaku Kasus Kopi Sianida Octavia, Marcela; Putra, Moody Rizqy Syailendra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1481

Abstract

Artikel ini mengulas tentang Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Hukuman Terhadap Pelaku Kasus Kopi Sianida dengan metode penelitian kuantitatif, yang dimana metode ini bersumber dari bahan hukum Primer maupun sekunder dengan cara memilih pasal-pasal dalam berbagai peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penelitian ini dan pengumpulan bahan dari jurnal-jurnal hukum elektronik yang terkait. Tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk Mempelajari lebih lanjut cara Hakim menentukan pertimbangan-pertimbangan yang dibutuhkan untuk menjatuhkan putusan selama persidangan karena masih banyak orang yang belum mengetahui proses Hakim dalam menjatuhkan sebuah putusan, selanjutnya setelah mengetahui pertimbangan-pertimbangan tersebut, hal ini dapat digunakan untuk menganalisis putusan Hakim dalam kasus kopi sianida mengenai apa saja pertimbangan Hakim sehingga menjatuhkan putusan pidana penjara selama dua puluh tahun, yang dimana ini merupakan hukuman maksimal dari pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Kasus ini juga memakan banyak perhatian masyarakat yang membuat masyarakat berfikir apakah benar terdakwa bersalah dan juga mengenai apakah bukti yang ada dapat di pertanggungjawabkan, Maka dari itu diharapkan Majelis Hakim dapat benar-benar mempertimbangkan setiap hal yang ada di kasus ini agar tidak menimbulkan kontroversi di masyarakat dan diharapkan dengan dibuatnya artikel ini dapat berguna bagi para pembaca dalam mengetahui lebih lanjut tentang pertimbangan-pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan suatu putusan dan mengenal lebih dalam kasus kopi sianida.
Analisis Yuridis Perlindungan Konsumen Terhadap Wanprestasi yang Terjadi Dalam Transaksi Jual Beli Online (Studi Penelitian di Kota Batam) Munandar, Aris; Washliati, Laily; Aminah, Titik; Fadlan, Fadlan; Prasetyasari, Christiani
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1404

Abstract

Perjanjian jual beli online e-commerce yang dilakukan oleh para pihaknya bukan seperti layaknya perjanjian jual beli pada umumnya, tetapi perjanjian jual beli online tersebut dapat dilakukan meskipun tanpa adanya pertemuan secara langsung antara kedua belah pihak, perjanjian tersebut diantara pihak dilajukan secara elektronik. Salah satu pokok permasalahan hukum yang dapat timbul dari transaksi jual beli online yaitu terjadi wanprestasi dalam transaksi jual beli online. Seperti di Kota Batam, sering terjadi wanprestasi dalam transaksi jual beli secara online. Penelitian ini membahas tentang pengaturan hukum terhadap perlindungan konsumen terhadap wanprestasi yang terjadi dalam transaksi jual beli online dan bagaimana pelaksanaan, faktor kendala dan solusi perlindungan konsumen terhadap wanprestasi yang terjadi dalam transaksi jual beli online. Metode penelitian skripsi ini adalah yuridis normatif (legal reasearch) melalui studi kepustakaan dengan pendekatan yuridis empiris (yuridis sosiologis) melalui studi lapangan yang bertujuan memperoleh pengetahuan hukum secara empiris. Pengaturan hukum terhadap perlindungan konsumen terhadap wanprestasi yang terjadi dalam transaksi jual beli online yaitu Pasal 7 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang mengatur terkait kewajiban memiliki itikad baik dan tanggun jawab dari penjual untuk dapat memenuhi hak-hak konsumen sebagaimana seharusnya dan melakukan proses penyelesaian terhadap apapun keluhan konsumen terkait dengan produk yang dijual, dan juga diatur mengenai ketentuan pidana terkait transaksi jual beli secara online dalam beberapa pasal Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pelaksanaan perlindungan konsumen terhadap wanprestasi yang terjadi dalam transaksi jual beli online yaitu belum berjalan dengan optimal dikarenakan masih banyak konsumen yang dirugikan akibat wanprestasi dari pembelian produk secara online tidak bisa mendapatkan pemenuhan hak atau tanggung jawab dari pihak penjual disebabkan oleh beberapa faktor kendala seperti kurangnya regulasi spesifik yang mengatur terkait perlindungan konsumen di era digital, rendahnya kesadaran hukum Masyarakat terutama konsumen, keterbatasan teknologi, dan proses penyelesaian sengketa yang kurang efisien. Solusi untuk mengatasi hal tersebut yaitu perlu adanya regulasi baru, perlu ditingkatkan edukasi kepada masyarakat terkait perlindungan konsumen di era digital, perlu ada pengembangan teknologi, dan diperlukan kinerja BPSK yang lebih optimal.Disarankan kepada pemerintah agar memperbaharui regulasi yang lebih tegas dan meningkatkan kinerja BPSK terkait dengan perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli online di era digital. Disarankan kepada masyarakat agar bisa membedakan penjual yang kredibel atau tidak dalam memilih sebagai referensi untuk membeli suatu barang dalam transaksi online.
Urgensi Politik Identitas Terhadap Demokrasi Negara Pancasila Yunita, Sri; Zahra, Andini; Aliyyah, Nurul
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1476

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak suku, bahasa, agama, ras. Indonesia merupakan negara demokrasi dimana sudah tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Pada masa politik, ada banyak oknum yang membuat identitas politik yang membuat masyarakat menjadi emosional dalam hak politiknya khususnya pada pemilu. Politik identitas ini mengancam negara Indonesia yang memiliki sistem demokrasi serta mengancam nilai-nilai Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia. Tujuan penulisan ini adalah mengetahui pengaruh identitas politik dan apa hubungannya dengan demokrasi dan nilai-nilai Pancasila Indonesia, serta bagaimana solusi dari permasalahan dalam artikel ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian teoritis yaitu dengan mengumpulkan studi literatur dan memberikan jawaban atas permasalahan tersebut. Politik identitas membuat pengaruh yang sangat besar terhadap demokrasi di Indonesia karena merupakan negara yang multikultural. Bukan hanya demokrasi, politik identitas juga mengancam nilai-nilai Pancasila. Solusi yang diberikan pada artikel ini adalah memberikan Pendidikan tentang politik identitas sehingga tidak terpengaruh dengan politik identitas
Systematic Literatur Review: Pancasila Dalam Kajian Aksiologi Sebagai Sistem Pendidikan Nasional Ginting, Dafina Hilya Fatiha; Usiono, Usiono
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.1886

Abstract

Pendidikan nasional memiliki fungsi untuk mengembangkan kemampuan berpikir seseorang menjadi rasional  dan mampu membentuk akhlak mulia sesuai dengan nilai nilai yang terkandung dalam pancasila. Aksiologi adalah nilai nilai atau norma norma dalam suatu ilmu. Penelitian ini membahas landasan aksiologis sistem pendidikan nasional Indonesia dari perspektif filsafat pendidikan. Sistem pendidikan nasional berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan aksiologisnya. Nilai-nilai Pancasila sebagai landasan aksiologis sistem pendidikan nasional Indonesia merupakan konsistensi dari landasan ontologisnya. Metode yang di gunakan adalah Systematic literature review (SLR). Hasil dari penelitian ini dapat di simpulkan apa saja fungsi pendidikan nasional dalam kajian aksiologi
Hubungan Hukum Kemitraan Antara Driver Gojek dan PT. Gojek Indonesia berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia Mardianto, Sebastian Edward; Lie, Gunardi
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1469

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki kebutuhan atas layanan transportasi yang tinggi. Maka dari itu banyak perkembangan akan metode transportasi di Indonesia. Pada masa kini akibat perkembangan teknologi, banyak metode transportasi konvensional itu berubah menjadi online. Salah satunya adalah pendirian perusahaan PT. Gojek yaitu layanan ojek online berbasis internet. PT Gojek pada dasarnya menyediakan wadah untuk para driver menerima orderan pelanggan. Hubungan antara driver online tersebut merupakan hubungan kemitraan dan bukan hubungan pekerja tetap. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan cara meneliti bahan pustaka. Dalam karya ini penulis berharap untuk menggali masalah-masalah yang timbul dari hubungan kemitraan. Dalam tulisan ini, ada 2 rumusan masalah yaitu bagaimana hubungan hukum antara driver Gojek dan perusahaan PT. Gojek indonesia dan perlindungan Hukum terhadap driver Gojek Indonesia. Hubungan mereka adalah hubungan perjanjian biasa dan bukan hubungan pekerja jadi buruh tersebut tidak dapat dilindungi berdasarkan hukum ketenagakerjaan yang ada.
Gejala Masalah Psikososial Remaja Berdasarkan Karakteristik Demografi Remaja di Pekanbaru Rizal, Kenisa Nazlia; Tampubolon, Nurhannifah Rizky; Nauli, Fathra Annis
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.1844

Abstract

Menyelesaikan krisis identitas salah satu tugas perkembangan remaja. Pengendalian perkembangan psikososial tidak baik menimbulkan gangguan perkembangan karakter pemicu gangguan psikososial. Skrining perkembangan psikososial sangat penting dilakukan. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan hasil perkembangan psikososial remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melibatkan 142 sampel di SMK Negeri 2 Pekanbaru dengan teknik quota sampling. Instrumen penelitian menggunakan Pediatric Symptom Checklist (PSC-35/Y) 35 item, memiliki 3 jawaban peritemnya, dan menggunakan skala likert. Analisa data menggunakan analisa univariat. Responden terbanyak berusia 16 tahun (36,6%), berjenis kelamin laki-laki (63,4%), sebagian besar mengalami perkembangan psikososial normal (73,9%), sedangkan yang mengalami penyimpangan perkembangan psikososial sebanyak 26,1%. Penyimpangan perkembangan psikososial paling banyak terjadi pada remaja 16 tahun (28,8%), dan berjenis kelamin perempuan (42,3%). Penyimpangan perkembangan psikososial terjadi karena remaja sering ingin bersama orang tua, sering mengalami kecemasan yang berlebih, dan sering memandang rendah dirinya. Sebagian besar remaja tidak mengalami masalah perkembangan psikososial.
Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual di Era Digital Darnia, Meriza Elpha; Monica, Cindy Dhede; Munawardi, Munawardi; Aprillia, Refi
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1378

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi  dan munculnya internet, perlindungan hak kekayaan intelektual menjadi hal yang sangat penting dikarenakan semakin canggih teknologi semakin meningkat pula kejahatan yang dilakukan. Pelanggaran hak kekayaan intelektual menjadi semakin mudah dilakukan dan sulit dideteksi. Salah satu isu penting dalam perlindungan hak kekayaan intelektual di era digital adalah pelanggaran hak cipta pembajakan, mendistribusikan atau menggunakan karya intelektual yang melanggar hak cipta tanpa izin penciptanya. Pembajakan digital terutama mempengaruhi konten digital seperti film, musik, dan e-book. Meskipun undang-undang telah dirancang untuk melindungi hak kekayaan intelektual di era digital, masih banyak kasus pelanggaran hak cipta digital. Beberapa alasan mengapa pembajakan digital terus berlanjut adalah tingginya harga produk asli, mudahnya diakses terhadap produk bajakan, dan kurangnya kesadaran akan perlunya melindungi hak kekayaan intelektual.

Page 11 of 36 | Total Record : 356