cover
Contact Name
Aisyah Pratiwi
Contact Email
aisyahpratiwi@iainsasbabel.ac.id
Phone
+6282210145441
Journal Mail Official
jurnalkomunikasia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Petaling No.Km.13, Petaling, Mendo Barat, Kab. Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 33175
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Komunikasia: Journal of Islamic Communication and Broadcasting
ISSN : ""     EISSN : 28280547     DOI : https://doi.org/10.32923
It accommodates the actual and significant interdisciplinary and integration in the field of Islamic studies, communications, media and technologies conducted by academicians through various literature reviews (library research) or field study. 
Articles 52 Documents
Strategi Public Relations Perumda Tirta Pakuan Bogor dalam Mempertahankan Citra melalui Instagram Islami, Febi Aurelia; Hadiyanto, Hadiyanto
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kpi.v5i1.5412

Abstract

Penelitian ini membahas strategi Public Relations (PR) Perumda Tirta Pakuan Bogor dalam mempertahankan citra perusahaan melalui Instagram. Di era digital, perusahaan layanan publik menghadapi tantangan besar dalam menjaga reputasi, terutama saat informasi negatif cepat menyebar. Menggunakan teori Cyber Public Relations Bob Julius Onggo yang mencakup enam elemen komunikasi digital, penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa PR Perumda Tirta Pakuan aktif memanfaatkan Instagram untuk menyampaikan informasi, merespons keluhan, dan menjalin interaksi dengan pelanggan. Strategi yang diterapkan meliputi kalender konten bulanan, respon cepat 24 jam via DM, Instagram Ads, program interaktif seperti “Kuis Akhir Pekan Sobat Tika”, serta pengelolaan kritik secara konstruktif. Media sosial dipilih karena lebih efisien secara biaya. Strategi ini terbukti efektif membangun citra perusahaan yang informatif, responsif, dan modern di tengah dinamika media sosial.
Konstruksi Berita Anjuran Vasektomi oleh Gubernur Jawa Barat 2025: : TINJAUAN LINGUISTIK PADA FRAMING MEDIA DETIK.COM DAN TEMPO.CO Fikri, Ahmad Kamalul
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kpi.v5i1.5576

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana Detik.com dan Tempo.co membingkai pemberitaan tentang anjuran vasektomi oleh Gubernur Jawa Barat tahun 2025. Kajian ini berlandaskan pendekatan Critical Discourse Analysis (CDA) yang dikembangkan oleh Norman Fairclough, serta diperkuat dengan pendekatan kognitif dari Teun A. van Dijk untuk menganalisis bagaimana bahasa membentuk realitas sosial dan posisi ideologis dalam wacana media daring. Dengan menggunakan metode analisis isi kualitatif, penelitian ini mengungkap pola-pola diskursif, pilihan leksikal, dan strategi naratif yang menunjukkan perbedaan konstruksi ideologis antara kedua media. Detik.com lebih menekankan konflik politik dan respons keagamaan, sementara Tempo.co membingkai isu dalam kerangka kesehatan publik dan pengendalian populasi. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pemahaman yang lebih luas tentang bagaimana framing linguistik dalam jurnalisme digital membentuk persepsi publik terhadap isu sensitif. Kata kunci : Analisis wacana kritis, framing media, vasektomi, media digital, ideologi media
Pola Komunikasi Interpersonal Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Aceh Tengah dalam Penyelenggaraan Pemilu Suknah, Suknah; AB, Subhan; Surya, Ahmad; Fachri, Husni; Harahap, Viana Safrida
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kpi.v5i1.5790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslih) Kabupaten Aceh Tengah dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemilu. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi langsung, penelitian ini menemukan bahwa komunikasi interpersonal yang terjalin antara komisioner, staf, dan panwascam didasarkan pada nilai keterbukaan, empati, dukungan, dan kesetaraan. Namun, hambatan seperti keterbatasan jaringan komunikasi, luasnya wilayah pengawasan, dan tingginya beban kerja menjadi tantangan tersendiri. Untuk mengatasi hal tersebut, Panwaslih menerapkan strategi seperti interaksi langsung ke lapangan dan pemanfaatan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal yang baik menjadi kunci keberhasilan Panwaslih dalam melaksanakan tugas pengawasan secara demokratis, adil, dan transparan.
Pembuatan Pembuatan Video Dokumenter Kesejahteraan Kelompok Rentan Lanjut Usia pada DPRD Kota Bogor (Teknik Editing): - Zahra, Alya Nur; Hadiyanto, Hadiyanto
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kpi.v4i2.5906

Abstract

Editing techniques are one of the most important aspects in making documentary videos. Good editing techniques can help tell interesting stories and improve the visual and audio quality of documentary videos. Editing techniques are carried out by assembling videos, adding visual effects and transitions. Editing techniques are used to increase the need for detailed information that will be presented to the audience. The preparation of stories can be conveyed through narration by emphasizing important points and conveying the message you want to convey and inserting images that are appropriate to the narrative. Displaying images that can increase the detail of information is also important for conveying messages to the audience. This editing process aims to create a coherent video work. So that the documentary video can be well received so that it can increase public awareness about the welfare of vulnerable elderly groups and is suitable for publication through social media owned by the Bogor City DPRD.
Peran Humas dalam Mencegah Kasus Pelecehan Seksual di Perguruan Tinggi Bangka Belitung Putri, Sekar; Yulista, Yera
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kpi.v5i1.5909

Abstract

This study aims to analyze the role of public relations (PR) in several higher education institutions in Bangka Belitung, using Dozier and Broom’s public relations role theory as the main framework. The research focuses on how PR functions in the prevention and handling of sexual harassment cases, as well as its role in maintaining institutional image and crisis communication. The findings reveal a diverse spectrum of PR roles across institutions. Atma Luhur University and other institutions without formal PR units still limit PR functions to communication technician and communication facilitator. STIKES Citra Delima and STIE IBEK demonstrate more advanced roles, yet remain confined to technical and facilitation aspects without strategic involvement. STIE Pertiba exhibits a stronger role, functioning as both problem solving facilitator and expert prescriber in handling sexual harassment cases. Meanwhile, Polman Negeri Bangka Belitung represents the most comprehensive model, where PR performs across all role spectrums from technical tasks and facilitation to problem solving and strategic policy advising. This study concludes that the effectiveness of PR roles in higher education is strongly influenced by institutional structure, policy frameworks, and the recognition of PR as a strategic actor by university leadership.
Komunikasi Persuasif Program Dakwah FDKI Mengaji IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Azfa, Pani; Gustin, Gustin; Musa, Musa
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kpi.v5i1.5914

Abstract

A preacher must be able to understand society because it often consists of diverse backgrounds and beliefs, and should strive to build dialogue that respects differences and upholds the values of tolerance. Religious activities also support community-based religious practices such as Qur’an recitations, sermons, or religious study groups. This helps strengthen religious communities both in social and academic environments. This research focuses on the research question: how is persuasive communication implemented in the FDKI Mengaji da'wah program at IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung? The findings conclude that persuasive communication in the FDKI Mengaji da'wah program at IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung is carried out by maintaining proper attitude as a preacher and by becoming uswatun hasanah (a good role model). The FDKI Mengaji program includes activities such as Qur’an recitation, prayers, literacy, congregational prayers, and commemoration of religious holidays. Through persuasive communication, FDKI Mengaji also upholds local traditions in Bangka, particularly the practice of nganggung.
KOMBINASI DAKWAH KULTURAL DAN STRUKTURAL: Harmonisasi Tradisi Doa Kematian pada Masyarakat Lokal dan Peran Pemerintah Daerah dalam Aktivitas Dakwah melalui Tabligh Musibah di Kota Bengkulu Musyaffa; Sirajjudin M; Asnaini; Eka Octalia Indah Librianti
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/x90d4v61

Abstract

Ada tradisi 'Yasinan dan Tahlilan', berkombinasi dengan 'tabligh musibah' untuk selama tiga hari di Kota Bengkulu. Jika tradisi 'yasinan dan tahlilan' dilakukan oleh tokoh agama/adat di sore hari dan ba'da maghrib. Maka, tabligh musibah oleh pemerintah setempat selama tiga malam. Uniknya, kombinasi dakwah kultural dan struktrual seperti itu tidak ada di daerah lainnya di Bengkulu, bahkan di luar daerah. Bagaimana eksistensi tradisi yasinan dan tahlilan sebagai dakwah kultural? Bagaimana eksistensi program 3 in 1 sebagai dakwah struktural? Lalu, bagaimana kombinasi keduanya sehingga berimplikasi terhadap kerukunan umat beragama? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan, dengan melakukan wawancara, observasi, dan telaah dokumentasi. Hasil penelitian: 1) Tradisi Yasinan dan Tahlilan sebagai dakwah kultural dikenal 'nigo arai', dan 'nujuh arai'. 2) Tabligh musibah merupakan intervensi kepedulian Pemerintah Daerah sebagai bentuk dakwah struktural selama tiga malam. Pada malam ketiga, pemerintah kota membagikan dokumen kependudukan. 3) Kombinasi dakwah kultural dan struktural jadi contoh bagi daerah lainnya
PENGARUH ASPEK PSIKOLOGIS TERHADAP EFEKTIVITAS KOMUNIKASI: TINJAUAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI Rahmadini, Rahayu; Jauharotul Maknunah
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/6xnwnm51

Abstract

Komunikasi efektif merupakan aspek penting dalam interaksi manusia, baik personal maupun profesional. Efektivitas komunikasi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti media atau teknik komunikasi, tetapi juga oleh aspek psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aspek psikologis persepsi, emosi, motivasi, dan sikap terhadap efektivitas komunikasi melalui tinjauan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi memengaruhi penafsiran pesan, emosi memengaruhi penerimaan dan respons, motivasi meningkatkan partisipasi aktif dalam komunikasi, dan sikap menentukan penerimaan pesan. Pemahaman terhadap aspek psikologis ini membantu meningkatkan kualitas komunikasi dan mengurangi potensi miskomunikasi.
English-Mediated Digital Communication dalam Administrasi Publik: Peluang Efisiensi dan Tantangan Inklusivitas Dewiana, Restika Dewiana; Juri, Juriana
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/7jvnk510

Abstract

English-Mediated Digital Communication (EMDC)—penggunaan bahasa Inggris dalam saluran digital, dokumentasi, standar teknis, API, dan interaksi lintas negara dalam administrasi publik—menjadi semakin penting di era digitalisasi dan globalisasi pemerintahan. Kajian literatur ini menelaah pengaruh EMDC terhadap efisiensi administrasi publik, dengan fokus pada interoperabilitas, transfer pengetahuan, adopsi inovasi, kolaborasi internasional, dan jangkauan layanan kepada warga. Temuan menunjukkan bahwa EMDC meningkatkan integrasi sistem, percepatan layanan digital, dan akses terhadap praktik terbaik global apabila aparatur publik memiliki kemampuan bahasa Inggris dan literasi digital yang memadai. Namun, EMDC juga menghadirkan tantangan, seperti risiko eksklusi bagi pemangku kepentingan dengan kemampuan bahasa terbatas, ketergantungan pada platform berbahasa Inggris, dan kesenjangan dalam konteks multibahasa atau negara berkembang. Kajian ini menekankan pentingnya strategi seimbang, termasuk kebijakan multibahasa, pelatihan literasi digital, dan implementasi inklusif, untuk memaksimalkan manfaat EMDC sekaligus meminimalkan risiko.
Representasi Visual Komunikasi Intrapersonal dalam Serial Drama Murid Nakal Menjadi Guru: Analisis Semiotika Roland Barthes Rahma Dela, Septria; Yera, Yera Yulista
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/6j3cgq12

Abstract

Penelitian ini fokus pada serial Drama " Murid Nakal Menjadi Guru", untuk mengungkapkan tujuan penelitian yakni melihat representasi visual dari komunikasi intrapersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara mengumpulkan potongan adegan yang menggambarkan adanya komunikasi intarpersonal tokoh cerita lalu dianalisis meluai pendekatan semiotikan Roland Barthes.Studi ini secara rinci menelaah bagaimana interaksi emosi yang divisualisasikan mencerminkan empat fase esensial komunikasi intrapersonal yaitu sensasi, persepsi, memori dan berfikir.Hasil penelitian dari penelitian ini menggambarkan adanya proses komunikasi intrapersonal yang berdampak pada perubahan pola fikir dan perilaku tokoh cerita setelah melalui tahapan proses pengelolaan  informasi