cover
Contact Name
Cecep Ucu Rakhman
Contact Email
jk@stp-bandung.ac.id
Phone
+62222011456
Journal Mail Official
jk@stp-bandung.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Politeknik Pariwisata NHI Bandung Jalan Dr. Setiabudhi No. 186 Gedung Ceramai lantai 2, Bandung, Jawa Barat 40141, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan
ISSN : 24773808     EISSN : 27214753     DOI : https://doi.org/10.34013/jk
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan (ISSN 2477-3808; e-ISSN 2721-4753) is a peer-reviewed journal which is published by Politeknik Pariwisata NHI Bandung (PPNHIB) Jurnal Kepariwisataan aims at initiating and stimulating advances in hospitality and tourism research. Therefore, it publishes papers that promote new ideas, models, approaches, and paradigms by contributing to the advances in knowledge and theory of hospitality and tourism. The journal covers applied research studies and review articles, both in a format of the full-length articles and research notes. Applied research studies are expected to examine relationships among variables relevant to hospitality and tourism by employing appropriate analytical or statistical techniques. High-quality review articles that address the latest advances and develop theoretical knowledge or thinking about key aspects of hospitality and tourism are accepted. Research notes are short articles that report advances in methodology, exploratory research findings or extensions / discussions of prior research. Jurnal Kepariwisataan will also welcome commentary in response to published articles. As a forum for advancing the research in hospitality and tourism field, the journal encompasses many aspects within the hospitality and tourism including but not limited to Hospitality and Tourism Management Information Systems and Technology Global Issues and Cultural Studies Innovations in Hospitality and Tourism Financial Management Marketing Management Developments of Conceptual Models and Constructs Future Trends in the Hospitality and Tourism Human Resources Management Operational Management Strategic Management National and International Legislation Restaurant Management Beverage Management Consumer Behavior The Relationship between Hospitality and Tourism Recreation Management Leisure Studies Hospitality and Tourism Education Travel and Transportation Tourist Guiding
Articles 130 Documents
Studi Komparatif Penurunan Pendapatan Pada Wisata Pantai Alami dan Amenitas Wisata Pantai Akibat Pandemi Covid-19 Endang Gunaisah; Poltak, Hendra; Ismail
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v6i1.195

Abstract

Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada Kesehatan manusia, namun memberikan dampak pada semua bidang perekonomian, tidak terkecuali bidang pariwisata.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif yang bertujuan untuk  mengetahui perbandingan rata-rata penurunan pendapatan sebelum dan sesudah Covid-19 pada 12 destinasi pelaku usaha wisata pantai alami dan 5 destinasi pelaku usaha wisata pantai amenitas di Kota Sorong. Sampel penelitian seluruh populasi destinasi wisata pantai di Kota Sorong berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pariwisata. Hasil penelitian diperoleh bahwa secara signifikan rata-rata penurunan pendapatan pelaku usaha wisata amenitas lebih besar dari pada rata-rata penurunan pendapatan pelaku usaha wisata alami. Perbedaan disebabkan karena pelaku usaha wisata dengan amenitas lebih responsif untuk menutup tempat wisatanya selama himbauan pemerintah dari pada tempat wisata alami.
Pengembangan e-Rubric Dengan Pendekatan Competency-Based Assessment Pada Bidang Keahlian Akomodasi Perhotelan Di Sekolah Menengah Kejuruan Rohaeni, Neni; Jubaedah, Yoyoh; Nenden Rani Rinekasari; Aprilia, Lu'luwatin Rosdiana
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v5i1.196

Abstract

Alat penilaian yang standar di SMK Akomodasi Perhotelan yang digunakan saat praktikum sangat diperlukan. Alat penilaian yang ada saat ini belum mengacu pada SOP Hotel dan kebutuhan dari masing-masing kompetensi keahlian. Urgensi penelitian ini mengembangkan alat penilaian yang berbentuk e-rubric yang dibutuhkan guru SMK Akomodasi Perhotelan. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan: 1) Panduan Pembuatan dan Penggunaan E-rubric Assessment Bidang Akomodasi Perhotelan, 2) E-rubric dengan Pendekatan Competency Based Assessment Pada Bidang Keahlian Akomodasi Perhotelan di SMK. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif dengan pendekatan Research and Development. Penelitian mencakup studi pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap uji validasi. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik dan guru produktif bidang keahlian akomodasi perhotelan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan uji kompetensi. Analisis data penelitian dilakukan sesuai dengan prosedur dan karakteristik dari temuan data penelitian; untuk data kuantitatif dianalisis secara kuantitatif dan untuk data kualitatif dianalisis secara kualitatif. Alat penilaian kinerja yang biasa digunakan secara manual dapat dikembangkan menjadi e-rubric assessment oleh guru di sekolah maupun pada saat peserta didik sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan di hotel. Hasil validasi terhadap panduan pembuatan dan penggunaan E-Rubric dengan Pendekatan Competency Based Assessment pada bidang keahlian akomodasi perhotelan di SMK dinyatakan sangat layak untuk diimplementasikan
Pengembangan Pariwisata Bertema Eco-Forest dan Sungai di Bumi Perkemahan Tangsi Jaya Budisetyorini, Beta; Adisudharma, Deddy; Arsyul Salam, Dicky; Fitriani Adiwarna Prawira, Mega; Wulandari, Wisi; Susanto, Eko
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v5i1.220

Abstract

Pengembangan wisata yang berada di jalur alternatif pada umumnya mengalami beberapa kendala dikarenakan permasalahan pola ruang terkait aksesibilitas serta tata ruang fisik alam, tata ruang aktivitas dan fasilitas wisata terkait pertimbangan pariwisata berkelanjutan. Bumi Perkemahan Tangsi Jaya terletak di jalur alternatif Ciwidey-Cianjur memiliki potensi wisata perkemahan dengan keunikan daya tarik wisata alam hutan, pedesaan, persawahan dan sungai dengan dominasi pengunjung lokal dan domestik. Penelitian bertujuan mengkaji pengembangan wisata bumi perkemahan melalui pendekatan deskriptif-kualitatif pada aspek spasial, pola ruang serta tata ruang aktivitas dan fasilitas wisata berdasarkan konsep Eco Forest Tourism, River Tourism dan tata ruang fisik alam. Penelitian ini telah menghasilkan gambar pemetaan pola ruang, serta tata letak aktivitas dan fasilitas wisata bumi perkemahan Tangsi Jaya yang mempertimbangkan pariwisata berkelanjutan. Penerapan hasil penelitian ini diharapakan dapat menjadi arahan rencana pengembangan pembangunan Bumi Perkemahan Tangsi Jaya bagi para pengelola setempat dengan harapan sektor pariwisata dapat memberikan multiplier effect pariwisata berkelanjutan baik bagi peningkatan pendapatan daerah maupun pemerataan pendapatan masyarakat Kabupaten Bandung Barat, Ciwidey, Cianjur di masa yang akan datang
Peran Pembangunan Infrastruktur Pariwisata dalam Pembentukan Branding Pariwisata Lombok Pasca Pandemi Tegar Budisatria; Hasibuan, Binsar Hamoraon; Stella Ghassani; Rachel Nazareth
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v5i1.238

Abstract

Penelitian ini akan membahas mengenai strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pasca pandemi Covid-19 di Lombok. Terlepas dari segala sisi negatif yang ditimbulkan oleh virus Covid-19 terhadap sektor pariwisata, masa pandemi ini dirasakan merupakan sebuah momentum yang akan sangat baik apabila dimanfaatkan untuk mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan yang ada sebelumnya. Menurunnya wisatawan membuat para pelaku usaha wisata dan pemerintah harus memikirkan bagaimana cara meredam efek pandemi dan kembali menarik wisatawan dengan lebih efektif. Pembangunan sirkuit Mandalika dipercaya merupakan senjata utama dari Lombok pada saat pandemi ini mengingat potensi pemasukan wisatawan yang besar bagi pariwisata Indonesia, khususnya Lombok. Diantara upaya lain ialah dengan meningkatan citra yang dapat dilakukan dengan cara memaksimalkan pengelolaan potensi destinasi wisata halal dan pembangunan infrasturkur berkelanjutan. Dalam melakukan penelitian, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan studi literatur mendalam pada isu-isu yang diangkat melalui konsep nation branding yang secara holistik dapat membangun citra suatu kawasan yang masih berkembang. Dalam banyak hal, upaya branding dapat menaikan citra positif, namun upaya ini akan menjadi sia-sia apabila wisatwan tidak merasa puas akan realita lapangan terutama infrastruktur. Maka dari itu, untuk meningkatkan kunjungan tersebut diperlukan sinergi yang berkelanjutan antara pembangunan infrastruktur yang beriringan dengan promosi melalui branding pariwisata.
Overtourism Phenomenon at Borobudur Temple Based on The Penta Helix Perspectives Ersya Fadilla Rachmat; Sutono, Anang; Renalmon Hutahaean
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v5i1.263

Abstract

The purpose of this research is to identify the overtourism issues at Borobudur Temple based on Penta Helix's perspectives. There is 5 kind of issues that will be identified based on Peeter et al (2018) such as issues related to tourist number, issues related to physical or build environment, socio-cultural issues, socio-economic issues and tourist perception based on Penta Helix perspectives. The empirical condition happened that many events like Borobudur Symphony, Concert Marathon, and the liked conducted in the area of Borobudur Temple. This study used qualitative research. Researchers wanted to understand the phenomena of certain social conditions that occurred in the research place. To identify the overtourism phenomenon in destination, the interview was conducted with each stakeholder according to Penta Helix elements which consist of academicians, business, community, government, and media. By interviewing each of Penta Helix elements, comprehensive findings can be produced following the 5 kinds of issues mentioned. According to each stakeholder by the Penta Helix model, there are some overtourism phenomena or issues that already happened in the destination. Those are issues related to tourist numbers, physical and built environment, socio-cultural issues, and tourist perception. And one of the issues that have not happened in the destination is socio-economic issues.
New Normal Policy: Promosi Kebijakan Pariwisata Dalam Rangka Percepatan Penanganan Dampak COVID-19 Mutiarin, Dyah; Utami, Sri; Damanik, Janianton
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v5i1.277

Abstract

COVID-19 memunculkan ketidakpastian dan perubahan yang sangat konstan sehingga kebutuhan informasi berupa kebijakan pemerintah menjadi sangat penting untuk disampaikan kepada masyarakat. Dalam makalah ini dideskripsikan mengenai kebijakan pemerintah bidang pariwisata, yaitu: program mitigasi dan pemulihan sektor pariwisata pada masa transisi kenormalan baru dalam rangka percepatan penanganan dampak COVID-19. Kebijakan pemerintah tersebut disampaikan kepada masyarakat melalui akun media sosial official Kemenparekraf, salah satunya adalah akun twitter official @Kemenparekraf. Untuk mengetahui sejauh mana kesesuaian kebijakan yang disusun dan yang disampaikan kepada masyarakat, dilakukan qualitative content analysis (QCA) terhadap akun @Kemenparekraf, menggunakan NVivo12 dengan fitur antara lain the management, word frequency analysis, dan visualisasi data informal. Dari 807 (delapan ratus tujuh) tweet akun @Kemenparekraf yang diposting sejak Juni - Desember 2020, hanya terdapat 3 (tiga) hashtag/kata yang dapat langsung menjelaskan kebijakan yaitu: #banggabuatanindonesia untuk kegiatan Anugerah Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2020,#indonesiacare untuk Sertifikasi InDOnesia CARE (I Do Care), dan chse untuk Dukungan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment). Penggunaan hashtag/kata dalam tweet masih belum dapat menjelaskan kebijakan secara keseluruhan. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan membandingkan target, output program dan dampaknya kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.
The Journey of Mapping the Entire Destination Lifecycle Andrianto, Tomy; Kusumah, Ahmad Hudaiby Galih
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v5i1.278

Abstract

The two destination life cycle models proposed by Plog (1974) and Butler (1980) have been recognizing by most of the tourism destination scholars. Questions tend to arise on the possible use of these models to map the entire destination life cycle from the beginning. Therefore, this study aims to discuss the possibility of entire lifespan of tourism destination by using the destination life cycle models from Plog and Butler. This research analyses the strengths and weaknesses of the models revealed from existing studies using critical inputs of the tourism industry. The main difference between the famous models, i.e. Butler and Plog lies in the authors' background and the approach of the different themes. Complexity factors such as multi-market, time boundaries, political agenda, market evolution/ access, mode of transportation, and technological innovation, makes it impossible to map the entire destination life cycle confidently. The ability to innovate reduces the relevancy of life cycle models. Therefore, the DMO needs to deal with the changes associated with increasing the destination's values to avoid stagnation or decline in stages.
Cost and Benefit Analysis of Sports Tourism in Downhill Trek, Cikole Lembang, Bandung Barat District, West Java Province Cahyadi, Hery Sigit; Suherlan, Herlan; Dewantara , Muhammad Aldo
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v5i1.293

Abstract

The purpose of the research is to analyze the cost and benefit analysis and find out the feasibility of sport tourism development at Cikole, Lembang in support the lacal community income. This research was conducted at the Downhill Track Cikole Bike Park in Lembang District and is a tourist attraction in the form of downhill bicycle track facilities. The number obtained is the result of calculating the comparison between benefits and costs and shows the value that can be defined as a feasible activity, because the numbers obtained have a value of more than 1 which is an indication of eligibility with a results in the form of> 1 declared feasible and if <1 (less of) is declared ineligible. Based on the calculation results of the Cost-Benefit Ratio (CBR) analysis with the final result in the form of a comparison value of 3,3128528. With the increase in the number of visits and opening of new jobs, the results of the analysis in the form of downhill activities have been declared feasible.
Variasi Sentimen Pantai Wisata dari Tweet Berbahasa Indonesia: Studi Kasus: Pantai Wisata Di Desa Parangtritis, Kabupaten Bantul Wicaksono, Arief; Khakhim, Nurul; Farda, Nur Mohammad
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v6i1.326

Abstract

Twitter menjadi wadah bagi netizen untuk menyampaikan pendapat dan perasaannya terhadap situasi yang terjadi di masyarakat, termasuk fenomena pembatasan berkerumun dan bepergian untuk wisata. Analisis sentimen menjadi pendekatan untuk memperoleh, mengubah, dan menginterpretasi pendapat netizen dalam tweet mengenai pantai wisata. Penelitian ini mengkaji ketersediaan data Twitter untuk analisis variasi sentimen pantai wisata di Desa Parangtritis, Kabupaten Bantul pada tiga periode analisis, yaitu sebelum Covid-19, selama penutupan lokasi wisata, dan setelah pembukaan kembali lokasi wisata. Crawling tweet dilakukan dengan menjalankan script Python GetOldTweets. Kata kunci pencarian tweet menggunakan nama pantai yaitu Pantai Parangtritis, Parangkusumo, Cemara Sewu, Pelangi, dan Depok. Analisis sentimen dilakukan dengan metode lexicon-based menggunakan kosa kata positif dan negatif berbahasa Indonesia yang disusun oleh masdevid. Kata dominan pada tweet setiap pantai wisata divisualisasikan dengan wordcloud. Tweet yang digunakan untuk analisis hanya sebanyak 4.848 tweet (25,64%) dan tidak satupun memuat informasi koordinat. Isi tweet bervariasi mulai dari ciri khas, daya tarik wisata, kenangan netizen, serta fenomena yang terjadi di pantai wisata. Sentimen semua pantai wisata, selain Pantai Parangkusumo, pada tiga periode analisis bervariasi dan cenderung memiliki sentimen negatif setelah pembukaan wisata. Pantai Parangkusumo selalu memiliki sentimen positif pada tiga periode analisis.
Variabel-Variabel Kunci dalam Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata (KEK) Berkelanjutan Di Mandalika, Lombok Tengah, Indonesia Suryade, Lalu; Akhmad Fauzi; Noer Azan Achsani; Eva Anggraini
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v6i1.327

Abstract

Pengembangan sebuah kawasan merupakan bentuk perpaduan kolaborasi yang melibatkan multi-pengambil kebijakan, dan berbagai bentuk kegiatan yang mengarah kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, serta pelestarian budaya dan lingkungan. Pariwisata dipercaya menjadi salah satu kegiatan yang dapat mempercepat pencapaian pembangunan berkelanjutan dalam sebuah kawasan, khususnya di daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis pilihan-pilihan faktor pembangunan berkelanjutan dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah – Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2019 sampai Maret 2020. Data dikumpulkan dari wawancara dan diskusi berkelompok terfokus (FGD) dan kunjungan lapangan. MICMAC digunakan dalam menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan KEK bidang pariwisata ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan belas faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan KEK Mandalika yang tercakup dalam dimensi ekonomi, sosial dan ekologi. Faktor-faktor tersebut dikelompokkan ke dalam empat kuadran pengaruh dan ketergantungan MICMAC, yaitu tujuh faktor sebagai faktor pendorong, enam faktor sebagai faktor relay, tiga faktor sebagai output, serta dua faktor sebagai otonom. Faktor investasi akan sangat memberikan pengaruh, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat lokal (income). Dua faktor potensial kunci dengan berdimensi lingkungan bagi pengelolaan KEK Pariwisata Mandalika di masa yang akan datang adalah pencemaran (polusi) dan ketersediaan air bersih (water).

Page 5 of 13 | Total Record : 130