cover
Contact Name
Ida Sofiyanti
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6287747996725
Journal Mail Official
library@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
ISSN : 29617340     EISSN : 29622913     DOI : -
Core Subject : Health,
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil penelitian pada bidang Kebidanan. semua artikel yang akan diterbitkan melalui proses editor yang direview oleh dua reviewer secara double-blind review process. Dewan redaksi menerima artikel : (1) Theoretical articles; (2) Empirical studies; (3) Case studies; (4) Literature Review .
Articles 802 Documents
Pendidikan Kesehatan 1000 HPK untuk Cegah Stunting Rizki Fitria Nugraheni; Ari Widyaningsih; Sudiarti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inadequate nutrient intake during the first 1000 days plays a role in increasing multiple nutritional problems and chronic diseases in the future. In addition, the quality of human resources will be hampered due to low cognitive abilities in the long term. The objective of this nutrition education is to increase the mother’s knowledge about the first 1000 days. The education was carried out using presentation and discussion. 17 respondents were pregnant mother in Hospital members. The education is held online once a week in June 2024. The material provided consists of 4 educational sessions, namely (1) Nutrition for pregnancy, (2) Nutrition for breastfeeding mother, (3) Nutrition for infant aged 6-24 months; and (4) The importance of appropriate complementary feeding. The measurement of knowledge was carried out using pre-test and post-test questionnaires. The result showed that 6 participants (40,5%) experienced an increase in knowledge which was indicated by higher score in post-test than pre-test. A total 3 participants (38,9%) had the same score before and after education. Howeverm there were 25 participants (20,6%) who had lower score of post-test than pre-test. An increase in nutritional knowledge is expected to increase the ability to meet the nutritional needs of 1000 HPK. This nutrition education can be continued with nutrition training to improve the ability to meet nutritional needs.   Abstrak Asupan gizi yang tidak optimal pada masa 1000 HPK berperan meningkatkan beban masalah gizi ganda dan penyakit kronis di masa depan. Disamping itu, kualitas sumber daya manusia akan terhambat akibat rendahnya kemampuan kognitif pada jangka panjang. Kegiatan edukasi gizi ini  bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang 1000 HPK. Kegiatan dilakukan menggunakan metode edukasi ceramah dan diskusi. Peserta terdiri dari 17 orang yang merupakan ibu hamil di Rumah Sakit. Edukasi dilaksanakan secara daring setiap satu minggu sekali pada Bulan Juni 2024. Materi yang diberikan terdiri dari 4 sesi edukasi yaitu (1) Asupan gizi optimal pada ibu hami; (2) Asupan gizi optimal ibu menyusui; (3) Asupan gizi optimal bayi usia 6-24 bulan; dan (4) Pemberian MP-ASI yang tepat. Pengukuran peningkatan pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa  peserta (40,5%) mengalami peningkatan pengetahuan yang ditunjukkan dengan nilai post-test lebih tinggi daripada nilai pre-test. Sejumlah 6 peserta (38,9%) memiliki nilai yang sama sebelum dan sesudah edukasi. Namun, terdapat 3 peserta (20,6%) memiliki nilai post-test lebih rendah dibandingkan nilai pre-test. Adanya peningkatan pengetahuan gizi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan gizi pada 1000 HPK. Edukasi gizi ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan pelatihan gizi untuk meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan gizi.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny M.B Umur 25 Tahun G1P0A0 di Puskesmas Umanen Salomi Yohana Jopudara; Luvi Dian Afriyani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) is an important indicator of the level of public health. MMR describes the number of women who die per 100,000 live births (KH), from a cause of death related to pregnancy disorders or their treatment (excluding accidents or incidental cases) during pregnancy, childbirth and in the postpartum period (42 days after giving birth) so that comprehensive care is provided to prevent maternal deaths during pregnancy, childbirth and postpartum (Indonesian Health Profile, 2018). Continuity of care in midwifery is a series of continuous and comprehensive service activities starting from pregnancy, delivery, postpartum, newborn care and family planning services that connect needs women's health in particular and the personal circumstances of each individual. Comprehensive care is an examination that is carried out completely with simple laboratory tests and counseling. Comprehensive midwifery care includes places for continuous examination activities including midwifery care for pregnancy, midwifery care for childbirth, midwifery care for the postpartum period and midwifery care for newborns and family planning acceptors. Pregnancy care prioritizes continuity of care. It is very important for women to get services from the same professional or from a small team of professionals, because that way the development of their condition at all times will be well monitored and they will also be trusting and open. because they feel like they already know the caregiver. Descriptive and the type of descriptive research used is a case study, namely by examining a problem through a case consisting of a single unit. A single unit here can contain one person, a group of residents who are affected by a problem. After providing care, they have provided comprehensive midwifery care starting from Pregnancy, Childbirth, Postpartum, Babies and the results are normal pregnancies, births with Caesarean section, normal babies, No There is a gap between theory and cases in Comprehensive Midwifery Care at Ny.M.B and By.Ny.M.B at the Umane Community Health Center.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi salah satu indikator penting dari derajat kesehatan masyarakat. AKI menggambarkan jumlah wanita yang meninggal per 100.000 kelahiran hidup (KH), dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) sehingga dilakukan asuhan komprehensif untuk mencegah kematian ibu selama kehamilan, persalinan dan nifas (Profil Kesehatan Indonesia, 2018).Continuity of care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan bayi baru lahir serta pelayanan keluarga berencana yang menghubungkan kebutuhan kesehatan perempuan khususnya dan keadaan pribadi setiap individu. Asuhan komprehensif merupakan suatu pemeriksaan yang dilakukan secara lengkap dengan adanya pemeriksaan laboratorium sederhana dan konseling. Asuhan kebidanan komprehensif mencakup tempat kegiatan pemeriksaan berkesinambungan diantaranya adalah asuhan kebidanan kehamilan, asuhan kebidanan persalinan, asuhan kebidanan masa nifas dan asuhan kebidanan bayi baru lahir serta akseptor KB. Asuhan kehamilan mengutamakan kesinambungan pelayanan (continuity of care) sangat penting buat wanita untuk mendapatkan pelayanan dari seorang profesional yang sama atau dari satu team kecil tenaga profesional, sebab dengan begitu maka perkembangan kondisi mereka setiap saat akan terpantau dengan baik selain juga mereka menjadi percaya dan terbuka karena merasa sudah mengenal si pemberi asuhan. Deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (Case Study), yakni dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal disini dapat berisi satu orang, sekelompok penduduk yang terkena suatu masalah.Setelah melakukan asuhan telah memberikan asuhan kebidanan secara Komprehensif mulai dari Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan section Caesarea, bayi dengan normal, Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif kebidanan pada Ny.M.B dan By.Ny.M.B Di Puskesmas Umane.
Penyuluhan Baby Massage untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Serta Kualitas Tidur dan Nafsu Makan Ita Paramita Sari; Khairunnisa Anugrah Oktadwiyanti; Heni Setyowati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimal child growth and development is every parent's dream. Complaints that often arise in toddlers are that children do not want to eat and refuse to eat. Apart from that, in Indonesia there are still many babies who experience sleep problems, namely around 44.2% of babies experience sleep disorders. Babies who experience sleep disorders will experience disruption during their growth period, so their growth will not be optimal. One way to overcome this is by doing baby massage. This activity is to introduce baby massage as a solution to stimulate optimal growth and development. Community Service will be carried out in 3 stages, namely the First Stage, making preparations by collaborating with partners and determining community service targets. The second stage of implementation, before counseling is carried out, a pretest is carried out to explore the mother's knowledge regarding baby massage. Next, baby massage education and training was carried out with live demonstrations. Third Stage: Conduct evaluation by giving a posttest questionnaire. This activity was attended by 25 mothers who had children aged 0-59 months. Before the counseling was carried out regarding baby massage, it was found that the majority of mothers' knowledge was in the poor category, namely 18 people (72%) and after the counseling was carried out, 25 mothers (100%) had knowledge in the good category. There is an effect of education using leaflets and demonstrations on pregnant women's knowledge about baby massage (p value=0.000). Conclusion: there was an increase in knowledge before and after the baby massage education was carried out. It is hoped that parents can provide massage stimulation to the baby so that it will achieve optimal growth and development.   Abstrak Tumbuh kembang anak yang optimal adalah dambaan setiap orang tua. Keluhan yang sering muncul pada balita adalah anak tidak mau makan dan menolak makan. Selain itu, di Indonesia masih banyak bayi yang mengalami masalah tidur, yaitu sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan tidur. Bayi yang mengalami gangguan tidur akan mengalami gangguan pada masa pertumbuhannya, sehingga tidak pertumbuhannya optimal. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan baby massage. kegiatan ini adalah memperkenalkan tentang pijat bayi sebagai solusi untuk merangsang tumbung kembang yang optimal. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap Pertama melakukan persiapan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra dan menentukan sasaran pengabdian masyarakat. Tahap Kedua tahap pelaksanaan, sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pretest untuk menggali pengetahuan ibu mengenai pijat bayi. Selanjutnya dilakukan edukasi dan pelatihan pijat bayi dengan demonstrasi secara langsung. Tahap Ketiga Melakukan evaluasi dengan cara memberikan kuesioner posttest. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang ibu yang memiliki anak usia 0-59 bulan. Sebelum dilakukan penyuluhan mengenai pijat bayi didapatkan sebagian besar pengetahuan ibu dalam kategori kurang yaitu sebanyak 18 orang (72%) dan setelah dilakukan penyuluhan ibu memiliki pengetahuan dengan kategori baik sebanyak 25 orang (100%). Terdapat pengaruh edukasi menggunakan Leaflet dan Demonstrasi terhadap pengetahuan ibu mengenai baby massage (p value=0,000). Terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan baby massage.  Diharapkan orangtua dapat memberikan stimulasi pijat bayi sehingga akan mencapai pertumbuhan dan perkembangan dengan optimal.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny M.D.A Umur 30 Tahun di Kelurahan Fatukbot Trivosa M. Bau Mali; Wahyu Kristiningrum
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are indicators to see the success of health efforts in Indonesia. In general, there was a decrease in maternal mortality during the 1991-2015 period from 390 to 305 per 100,000 live births and based on demographic data there was a decrease in IMR during the 1991-2017 period from 68 to 24 per 1000 live births (National Health Profile, 2018). Maternal Mortality Rate (MMR) is one indicator to see the success of maternal health efforts. AKI is the ratio of maternal deaths during pregnancy, childbirth and postpartum. One of the Sustainable Development Goal (SDG's) programs in 2030 is an effort to reduce MMR so that MMR reaches 95% or 70 maternal deaths per 100,000 live births (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2019).Research Objectives Providing Midwifery Care to Ny M.D.A  comprehensive care for pregnancy, childbirth, postpartum, newborns and neonates according to Varney's 7 steps of management and documentation using the SOAP method Methods In this care, the author uses data collection methods, namely through interviews, observation, physical examination, supporting examination, documentation study and bibliography study. This research starts from 09 October 2023 to 7 April 2024. During pregnancy care, complementary techniques were carried out according to the mother's needs, namely acupressure to treat nausea and vomiting. There was no gap between theory and practice, so Mrs. M.D.A can give birth normally. There are no gaps in care during childbirth. Midwifery care for mothers giving birth to Mrs. M.D.A Care for male newborns, no defects or danger signs were found. Then during postpartum monitoring the newborn baby walked normally. There are no gaps in postpartum care. From the management, comprehensive care has been provided for clients from pregnancy, childbirth and postpartum which are physiological without complications. The suggestion is that comprehensive care needs to be carried out so that the health of the mother and baby is monitored.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan di Indonesia. Secara umum terjadi penurunan kematian ibu selama periode 1991-2015 dari 390 menjadi 305 per 100.000 kelahiran hidup dan berdasarkan data demografi terjadi penurunan pada AKB selama periode 1991-2017 dari 68 menjadi 24 per 1000 kelahiran hidup (Profil Kesehatan Nasional, 2018). Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. AKI adalah rasio kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas. Salah satu program Sustainable Development Goal (SDG’s) pada tahun 2030 yaitu upaya penurunan AKI agar AKI mencapai 95% atau 70 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup (Kemenkes RI, 2019) Tujuan penelitian Memberikan Asuhan Kebidanan Pada Ny M.D.A secara  komprehensif dari asuhan kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus sesuai Menejemen Varney 7  langkah dan pendokumentasian dengan metode SOAP. Metode Dalam asuhan ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dimulai sejak tanggal 09 Oktober 2023 sampai dengan 13 Mei 2024. Pada asuhan kehamilan dilakuka teknik komplementer sesuai kebutuhan ibu yaitu akupresure untuk menangani mual muntah tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik, sehingga Ny. M.D.A dapat menjalankan persalinan dengan normal. Asuhan pada persalinan tidak terdapat kesenjangan. Asuhan kebidanan pada ibu bersalin kepada Ny. M.D.A Asuhan pada bayi baru lahir berjenis kelamin laki-laki, tidak ditemukan adanya cacat serta tanda bahaya. Kemudian pada pemantauan nifas serta bayi baru lahir berjalan dengan normal. Asuhan masa nifas tidak terdapat kesenjangan Kesimpulan Dari penatalaksanaan telah dilakukan asuhan komprehensif pada klien dari kehamilan, persalinan, dan nifas yang fisiologis tanpa penyulit. Sarannya yaitu Asuhan komprehensif perlu dilakukan agar kesehatan ibu dan bayi terpantau.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Ny M G3P2A0 dengan Pijat Counter Presure Yuliana, Rambu Lika; Risma Aliviani Putri
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy, childbirth, postpartum, neonatal is a physiological condition that can threaten the safety of the life of the mother and baby and can even cause death. One of the efforts that can be made is to apply a comprehensive midwifery care model to optimize the detection of neonatal maternal high risk. The purpose of Comprehensive Obstetric Care (CoC) for Mrs. L is to provide obstetric care for pregnant women, childbirth, postpartum, BBL, and family planning for Mrs. L G2P1A0. The method used in the case study of comprehensive care in pregnant women, childbirth, newborns and postpartum is a descriptive method. The type of discreet research used is a case study sample in this study, namely a pregnant woman in the third trimester of 30 weeks gestation, G2P1A0. The research time is November 11, 2023 - February 22, 2024 in the Langensari Village area RT 12/RW06. The research instrument uses the SOAP documentation method. The collection technique uses primary data through interviews, observations, physical examinations, and KIA books. The results of the care were obtained by Mrs. L, 38 weeks pregnant, physiologically pregnant, no complaints. Childbirth gets anti-biotic and also anti-pain. The postpartum period went well, there was no bleeding and also uterine contractions were good. In newborns, the results of normal antopometric examination, apgar score 8/9/10 and SHK examination are negative. Mrs. L decided to inject birth control for 3 months before using birth control implants.   Abstrak Asuhan kebidanan komperhensif bertujuan untuk mengoptimalkan deteksi resiko tinggi maternal neonatal. Tujuan Asuhan Kebidanan Komperhensif (CoC) pada Ny. M untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, dan KB pada Ny. M G3P2A0. Metode yang digunakan pada penelitian studi kasus asuhan komperhensif pada ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir dan nifas ini adalah metode deskriptif. Jenis penelitian diskiptif yang digunakan adalah penelaah kasus (Case Study) sampel pada penelitian ini yaitu seorang ibu hamil trimester III usia kehamilan 25-26 minggu, G3P2A0. Waktu penelitian 31 Oktober 2023 – 12 Maret 2024 di wilayah kelurahan Manumutin RT 13/RW004 Tujuan penelitian ini memberikan asuhan kebidanan pada Ny M secara komprehensif dari asuhan kehamilan ,persalinan.Nifas bayi baru lahir, neonatus dan asuhan KB sesuai Management Varney, Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentassi SOAP. Teknik pengumpulan menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, data buku KIA. Hasil Asuhan didapatkan Ny M usia kehamilan 39 minggu hamil fisiologis tidak ada keluhuan. Persalinan mendapatkan anti biotik dan juga anti nyeri secara komplementer yaitu counter Presure. Masa nifas berlangsung baik, tidak ada perdarahan dan juga kontraksi uterus baik. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antopometri normal, apgar score 8/9/10 dan pemeriksaan Bayi baru lahir normal . Ny.M memilih untuk KB suntik 3 Bulan.
Literatur Review Manfaat Metode ILA pada Persalinan Sunaryati, Nani; Ratna, Neni; Supriyatin; Mufarikah, Lailiyatul; Nuryati; Fatimatuz, Farida; Sari, Kartika
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Childbirth is a physiological process and generally the mother will experience pain during the birthing process. This unbearable pain can have a negative impact on the smooth delivery of the mother and can cause distress to the baby. During pain, it sometimes causes psychological disorders in mothers such as anxiety and stress. The ILA method provides positive changes, namely reducing the intensity of stress, which can trigger the expression of beneficial genes because they encode proteins related to the immune response. The aim of this literature review research is to determine the benefits of the ILA method in childbirth. The method used in this research is Systematic Literature Review (SLR) from a National journal regarding the advantages of the ILA method in childbirth. Article searches were carried out using Google from national journals, midwifery and nursing and PubMed with the keyword ILA delivery. The selected articles were ten articles in Indonesian and English published from 2012 to 2024, but the researchers only took six journal articles that could be accessed in full text in pdf format. The results of the study show that the use of intrathecal labor analgesia (ILA) techniques can reduce pain and stress levels in mothers during labor.   Abstrak Persalinan merupakan suatu proses yang fisiologis dan umumnya ibu akan mengalami nyeri selama proses persalinan. Rasa nyeri yang tidak tertahankan tersebut dapat berdampak buruk terhadap kelancaran persalinan bagi ibu dan dapat menyebabkan distress pada bayi. Selama nyeri terkadang menimbulkan gangguan psikologis pada ibu seperti cemas dan stress. Metode ILA memberikan perubahan positif yaitu menurunkan intensitas stress, yang dapat memicu ekpresi gen yang menguntungkan karena menyanding protein yang terkait dengan respon imun Tujuan penelitian literatur review ini adalah untuk mengetahui manfaat metode ILA pada persalinan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Systematic Literature Review (SLR) berasal dari jurnal Nasional mengenai keuntungan metode ILA pada persalinan. Penelusuran artikel dilakukan menggunakan geogle dari jurnal Nasional, kebidanan dan keperawatan dan pubmed dengan kata kunci persalinan ILA. Artikel yang dipilih adalah artikel berbahasa Indonesia dan Inggris yang dipublikasikan tahun 2012 sampai 2024 sebanyak sepuluh artikel, tetapi peneliti hanya mengambil enam jurnal artikel yang dapat diakses fulltext dalam format pdf. Hasil penelitian menunjukan bahwa  penggunaan tehnik intrathecal labour analgesia (ILA) dapat mengurangi rasa nyeri dan tingkat stress pada ibu bersalin saat menghadapi persalinan.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny L Umur 29 tahun G8P7A0 di CBVC Domingas Soares Cardoso; Heni Setyowati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy, childbirth, postpartum, neonatal are physiological conditions that may threaten the life of mother and baby and even can cause death. One of the efforts that can be made is to implement a comprehensive midwifery care model that can optimize early detection of high maternal neonatal risk.  The aim of the research is to analyze the implementation of midwifery care for pregnant women, childbirth, postpartum, newborn baby and family planning. The research method is descriptive observational. Case study approaches to the implementation of midwifery care including care for pregnancy, childbirth, newborn, postpartum, and family planning. The sample was a third trimester pregnant women with a gestational age 28.3 weeks, G8P7A0. The research time is April 2024 - June 2024 in the work area Centro Bimonc Vera Cruz Dili.  The researchinstrument uses the SOAP documentation method with Varney’s management mindset. Collection techniques use primary data through interview, observation, physical examination, and secondary data through LISIO book. The results of the care obtained were Mrs. L, G8P7A0 who was 28.3 weeks pregnant. The delivery was normal and she received analgesic therapy and iron tablets. The postpartum period was normal, there were no bleeding, good uterine contractions, lochea rubra, no perennial wounds in the genital tract, and the mother received vitamin A.  The results of the anthropometric examination of the newborn were 3030 gram was normal and Mrs. L decided to use birth control implant.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu, bayi bahkan menyebabkan kematian.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan menerapkan model asuhan kebidanan komperhensif yang dapat mengoptimalkan deteksi dini resiko tinggi maternal neonatal. Tujuan penelitian melakukan analisis pelaksanaan asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir   dan   keluarga berencana (KB). Metode penelitian   observasional deskriptif. Pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan meliputi asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana (KB). Sample adalah seorang ibu hamil trimester III usia kehamilan 28.3 minggu, G8P7A0. Waktu penelitian April 2024 - Juni 2024 di wilayah kerja Centro Bimonc Vera Cruz Dili. Instrumen penelitian menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir Manajemen Varney. Tehnik pengumpulan menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, buku LISIO. Hasil asuhan didapatkan Ny. L G8P7A0 usia kehamilan 28.3 minggu. Persalinan berlangsung secara normal dan mendapatkan terapi analgetik dan tablet besi. Masa nifas berlangsung normal, tidak ada perdarahan, kontraksi uterus baik, lochea rubra,tidak ada luka perenium pada traktus genitalia, ibu mendapatkan vitamin A. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri BB 3030 gram adalah normal dan Ny. L memutuskan untuk menggunakan KB Implant.
Penyuluhan Jenis Terapi Komplementer pada Ibu dan Anak sebagai Alternatif Pengobatan Non Farmakologis Siti Waslikhah; Nurhayati; Rini Susanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alternative complementary medicine is non-conventional medicine aimed at improving the level of public health, including promotive, curative, preventive and rehabilitative efforts. Public health can be improved by providing information about health through outreach activities. This research aims to provide education about types of complementary therapy as an alternative non- pharmacological treatment for mothers and children at the Pratama Noah Arofah Clinic. The complementary therapies discussed include various methods such as hypnobirthing, prenatal massage, oxytocin massage and baby messages, which can provide health benefits for pregnant women and children without having to rely on conventional medicines. It is hoped that this education will increase participants' knowledge and awareness of the various therapy options available, so that they can make better decisions regarding their and their families' health. The results of this outreach show an increase in participants' understanding of the benefits and practical applications of complementary therapies. Thus, it is hoped that these methods can be integrated into daily health care to improve the quality of life of mothers and children. This community service activity involves health workers, especially Pratama Clinic Midwife Noah Arofah and mothers who have experienced the transition from the pregnancy stage to the birth stage. Community service activities were carried out at the Pratama Noah Arofah Clinic in May – June 2024. Participants in this outreach event included 15 pregnant women and mothers with toddlers. Activities are carried out in stages (1) Explain the purpose of the activity; (2) Providing education about complementary therapies and their benefits for maternal health. The results of this study show that parents' knowledge about alternative medicine, namely complementary therapy, has increased before and after the counseling was carried out. After participating in this activity, parents will carry out this activity at home and if they are pregnant/postpartum if there is a pregnancy class, the counseling participants agree to visit there regularly.   Abstrak Pengobatan komplementer alternatif adalah pengobatan non konvensional yang ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat meliputi upaya promotif, kuratif, preventif dan rehabilitatif. Kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan dengan pemberian informasi pada tentang kesehatan melalui kegiatan penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang jenis terapi komplementer sebagai alternatif pengobatan non farmakologis pada ibu dan anak di Klinik Pratama Noah Arofah. Terapi komplementer yang dibahas meliputi berbagai metode seperti hypnobirthing, prenatal massage, pijat oksitosin dan baby message, yang dapat memberikan manfaat kesehatan bagi ibu hamil dan anak-anak tanpa harus bergantung pada obat-obatan konvensional. Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta tentang berbagai pilihan terapi yang tersedia, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang lebih baik terkait kesehatan mereka dan keluarga. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat dan aplikasi praktis dari terapi komplementer. Dengan demikian, diharapkan metode- metode ini dapat diintegrasikan ke dalam perawatan kesehatan sehari-hari untuk meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan tenaga kesehatan terutama Bidan Klinik Pratama Noah Arofah dan ibu yang telah mengalami transisi dari tahap kehamilan sampai ke tahap melahirkan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Klinik Pratama Noah Arofah pada bulan Mei – Juni 2024. Peserta dalam acara penyuluhan ini mencakup 15 orang ibu hamil dan ibu yang punya balita. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap (1) Menjelaskan tujuan kegiatan; (2)Memberikan edukasi mengenai terapi komplementer dan manfaatnya bagi kesehatan ibu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua tentang pengobatan alternatif yaitu tentang terapi komplementer mengalami peningkatan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Setelah mengikuti kegiatan ini, orang tua akan melakukan kegiatan ini di rumah dan jika dalam kondisi hamil/nifas apabila ada kelas hamil, peserta penyuluhan setuju untuk berkunjung ke sana secara rutin.
Yoga Anak untuk Pola Nafas dan Aktifitas Jasmani Diah Ayu Maharani; Heni Hirawati Pranoto; Pinky Aprilya; Isri Nasifah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children absorb and process information through movement, seeing, hearing, touching and also singing. Using all these activities can help improve aspects of children's development (Wening, 2003). These aspects of growth and development include: aspects of religious and moral values, physical-motor aspects, cognitive aspects, language aspects, social-emotional aspects, and artistic aspects (Kemendikbud.2014). This community service activity is carried out through direct counseling in Kemawi village, carried out in several stages, namely children's yoga practice, licensing to the village midwife, implementation of activities for preschool children. Children's yoga movements can help children's physical strength, from muscles, bones to gross motor mobility and flexibility. This community service activity is carried out through direct counseling in Kemawi Village, precisely at the Bunga Harapan Kindergarten. The participants in this activity were 34 preschool children. All children do yoga well. Children can follow instructions from training even though they are not perfect.   Abstrak Anak menyerap dan mengolah informasi melalui gerakan, melihat, mendengar, menyentuh dan juga mennyanyi. Mempergunakan seluruh kegiatan tersebut dapat membantu meningkatkan aspek perkembangan anak (Wening,2003). Aspek pertumbuhan dan perkembangan tersebut meliputi : aspek nilai agama dan moral, aspek fisik-motorik, aspek kognitif, aspek bahasa, aspek sosial-emosional, serta aspek seni(Kemendikbud.2014). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan langsung di desa Kemawi dilaksanakan beberapa tahapan yaitu latihan yoga anak, perizinan kepada bidan desa, pelaksanaan kegiatan pada anak prasekolah. Gerakan –gerakan   yoga anak dapat   membantu kekuatan fisik anak, dari otot, tulang hingga mobilitas gerak motorikkasar dan fleksibilitasnya. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan langsung di Desa Kemawi tepatnya di Taman Kanak-Kanak Bunga Harapan. Peserta dalam kegiatan ini   berjumlah   34 anak prasekolah. Semua anak melakukan yoga dengan baik. Anak dapat mengikuti instruksi dari pengapdian meskipun belum sempurna.
Akupresure untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja di Desa Watuagung Saputri, Gisella; Munawaroh; Widayati
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acupressure is a form of physiotherapy by providing massage and stimulation to certain points on the body which is useful for reducing various aches and pains as well as reducing tension, fatigue and various diseases with the aim of reactivating the circulation of vital energy (Hartono, 2012). Dysmenorrhea is pain or lower abdominal pain experienced by women before, during or after menstruation. Based on the World Health Organization (WHO, 2017), it was found that 1,769,425 people (90%) of women experienced dysmenorrhea, 10-15% of whom experienced severe dysmenorrhea and this resulted in limited activities that could be carried out by women experiencing dysmenorrhea. Non-pharmacological methods can be considered as one of the safest methods used in dealing with primary dysmenorrhea due to higher levels of safety and cheaper costs. The methods that can be used are such as warm compresses, sports/yoga, acupressure, acupuncture, massage with aromatherapy and so on. (Erman, 2018). Teenagers in the village of Watuagung before obtaining the knowledge of the majority of respondents obtained a rating with the category of less knowing about Acupressure to reduce Disminore seen from the filling of the questionnaire that has been given, then the author is interested to do a dedication to the community about knowledge about acupressur to reduce disminore in the youth of People's Village Tuntang. The adolescent is expected to be able to learn about acupuncture, thus helping him to reduce the discomfort or complaints felt during menstruation. After a pretest was conducted, it was found that the youth had a good knowledge of 7 people (35%), enough of 8 people (40%) and less of 5 people (25%), while the knowledge after giving an explanation was obtained that the knowledge of the adolescent about acupressure to reduce the disminor knowledge of 20 people (100%). It suggests that knowledge of acupressure to reduce disminor in the village of Watuagung adolescents is increasing. The stages undertaken during the dedication to Masyrakat include problem determination, respondent identification, introduction, pre questionnaire sorting, material exposure, acupressure sessions, question-answer sessions, and filling in post questionnaires. The activity was given to 20 teenagers using leaflet media, laptop and LCD.   Abstrak Akupresur adalah salah satu bentuk fisioterapi dengan memberikan pemijatan dan stimulasi pada titik-titik tertentu pada tubuh yang berguna untuk mengurangi bermacam-macam sakit dan nyeri serta mengurangi ketegangan, kelelahan dan berbagai penyakit dengan maksud mengaktifkan kembali peredaran energi vital (Hartono, 2012). Dismenore adalah rasa sakit atau nyeri perut bagian bawah yang dialami oleh wanita sebelum, selama atau sesudah menstruasi. Berdasarkan World Health Organitation (WHO, 2017) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenore 10-15% diantaranya mengalami dismenore hebat dan menyebabkan terbatasnya aktivitas yang dapat dilakukan oleh wanita yang mengalami dismenore. Metode nonfarmakologis dapat dipertimbangkan sebagai salah satu cara yang aman digunakan dalam menangani dismenore primer karena tingkat keamanan lebih tinggi dan biaya yang lebih murah. Metode yang dapat digunakan diantaranya yaitu seperti kompres hangat, olahraga/yoga, akupresur, akupuntur, pijatan dengan aromaterapi dan lain sebagainya (Erman, 2018). Remaja di Desa Watuagung sebelum mendapatkan pengetahuan mayoritas responden mendapatkan nilai dengan kategori kurang mengetahui tentang Akupresur untuk mengurangi Disminore dilihat dari pengisian kuesioner yang telah diberikan, maka penulis tertarik untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat mengenai pengetahuan tentang akupresur untuk mengurangi Disminore pada remaja Desa Watuagung Tuntang. Remaja diharapakan  dapat mengetahui tentang Akupresur, sehingga membantu dirinya untuk mengurangi ketidaknyamanan atau keluhan yang dirasakan ketika menstruasi. Setelah dilakukan pretest diketahui bahwa remaja yang berpenetahuan baik sejumlah 7 orang (35%), cukup sebanyak 8 orang (40%) dan kurang sejumlah 5 orang (25%), sedangkan pengetahuan setelah  diberikan penjelasan didapatkan bahwa pengetahuan remaja tentang akupresure untuk mengurangi disminorae berpengetahuan baik sejumlaha 20 orang (100%). Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang akupresure untuk mengurangi disminore di desa Watuagung remaja mengalami peningkatan. Tahapan yang dilakukan saat Pengabdian kepada Masyrakat meliputi penentuan permasalahan, penentuan responden, perkenalan, pengisisan kuesioner  pre, pemaparan materi, sesi akupresure, sesi tanya jawab, dan pengisian kuesioner post. Kegiatan ini diberikan kepada 20 remaja menggunakan media leaflet, laptop dan LCD.