cover
Contact Name
M. Zaenal Arifin
Contact Email
jurnalfikrah@stai-binamadani.ac.id
Phone
+6282249559482
Journal Mail Official
jurnalfikrah@stai-binamadani.ac.id
Editorial Address
JL. KH. Hasyim Ashari, Gg. Ambon / Kavling DPR, No. 236, Nerogtog Pinang, RT.003/RW.004, Kenanga, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15148
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Al Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
ISSN : 28083571     EISSN : 28092252     DOI : https://doi.org/10.51476/alfikrah
Core Subject : Education,
Al Fikrah Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh program Magister Pendidikan Agama Islam STAI Binamadani Tangerang. Jurnal ini mencakup aspek-aspek pendidikan islam dan pemikiran islam yang difokuskan pada ; 1. Komponen-komponen pembelajaran ; kurikulum, model, psikologi, manajemen, 2. Konsep pemikiran Islam, 3. Problematika pendidikan Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 62 Documents
KESEJAHTERAAN EMOSIONAL SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DI PESANTREN AN-NUQTHAH, TANGERANG Fata, Badrus Samsul; Rosyadi, Imron
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v4i2.675

Abstract

Artikel ini mengkaji kesejahteraan emosional santri penghafal al-Qur'an di Pesantren An-Nuqthah Tangerang dan dampaknya dalam proses menghafal al-Qur'an. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, riset ini melibatkan wawancara mendalam dan observasi terhadap tujuh santri berusia 12-15 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan proses pengkoden dan kategorisasi untuk mengidentifikasi pola-pola utama. Hasil riset menunjukkan bahwa kesejahteraan emosional santri tercermin dalam kemampuan mereka mengenali dan mengelola emosi, memotivasi diri, berempati, dan menjalin hubungan sosial. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan emosional meliputi keseimbangan afek positif dan negatif, strategi koping, dan dukungan sosial. Kesejahteraan emosional yang baik berdampak positif pada efektivitas menghafal al-Qur'an, meningkatkan konsentrasi, ketahanan terhadap stres, dan kualitas hafalan. Riset ini menyimpulkan, kesejahteraan emosional menjadi fondasi kuat bagi santri dalam menghadapi tantangan proses menghafal al-Qur'an, mempengaruhi cara mereka belajar, dan merespons permasalahan yang muncul.
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH DAARUL MUQORROBIN PINANG KOTA TANGERANG Amalia, Dina; Arifin, Jaenal; Latif, Abdul
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v4i2.678

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penggunaan teknologi memengaruhi motivasi belajar siswa di MTS Daarul Muqorrobin Pinang, Kota Tangerang. Analisis data menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan teknologi memperoleh motivasi belajar yang signifikan. Hasil analisis data pada data SPSS versi 26 menunjukkan perbedaan antara siswa yang pengguna teknologi ini dan siswa yang tidak. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi berdampak besar pada keinginan siswa untuk belajar di MTs Daarul Muqorrobin Pinang, Kota Tangerang. Nilai "thitung" lebih besar dari "ttabel" (6,603 lebih besar dari 1,687) dan nilai Sig lebih rendah dari nilai ɑ (0,000 lebih rendah dari 0,05). Selain itu, besarnya pengaruh teknologi terhadap motivasi belajar siswa sebesar 65,5% dan 34,5% dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel yang diteliti.
PRO KONTRA PLURALISME AGAMA DI INDONESIA Saeful, Achmad; Lafendry, Ferdinal
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v4i2.686

Abstract

Tulisan ini mengkaji pro kontra pluralisme agama di Indonesia. Dalam tulisan ini ditegaskan ide tentang pluralisme agama masih menjadi polemik yang terus diperdebatkan. Metode dalam tulisan ini menggunakan deskriptif kualitatif, di mana data diperoleh, dideskripsikan, dan dianalisis secara mendalam. Tulisan ini berjenis kepustakaan yang mengumpulkan data dari sumber yang relevan dengan judul bahasan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi secara kualitatif (qualitative content analysis). Analisis isi kualitatif digunakan untuk menemukan, mengidentifikasi dan menganalis teks atau dokumen untuk memahami makna, signifikansi dan relevansi teks atau setiap dokumen yang diteliti, sehingga dapat melahirkan pemahaman secara jelas. Tulisan ini menemukan bahwa pluralisme agama hadir untuk mengakomodir perbedaan antarumat beragama yang sering terjebak menjadi kekerasan atas nama agama. Pluralisme agama, hanya dapat diwujudkan dalam kondisi bangsa dan masyarakat sejahtera yang mampu meniscayakan perbedaan. Selama bangsa dan masyarakat berada dalam kondisi karut marut, ide tentang pluralisme agama akan sulit terealisasikan.
ETIKA BELAJAR DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA‘ALLIM: TINJAUAN FILSAFAT PENDIDIKAN Suhendar, Suhendar; Ulum, Muhammad Babul
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v4i2.687

Abstract

Penelitian ini membahas tentang etika belajar yang diajarkan dalam kitab Ta'lim al-Muta'allim kemudian ditinjau dari sudut padang filsafat pendidikan. Dalam proses belajar mengajar etika menjadi salah satu aspek yang sangat penting karena dapat menunjang keberhasilan belajar, namun pada kenyataannya, etika belajar telah banyak diabaikan bahkan ditinggalkan oleh banyak siswa saat ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Obyek penelitiannya yaitu Kitab Ta'lim al-Muta'allim. Penelitian ini menggunakan metode analisis dekriptif. Kesimpulan dari penelitian ini ditemukan bahwa etika yang terdapat dalam Kitab Ta'lim al-Muta'allim masuk dalam kategori etika normatif. Dalam hal ini az-Zarnuji menetapkan berbagai jenis etika belajar sebagai panduan yang harus dilakukan oleh peserta didik. Az-Zarnuji membuat rincian hal-hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan dalam belajar. Sehingga dengan demikian para peserta didik mendapatkan panduan untuk mencapai kebahagiaan tertinggi yaitu mendapatkan ridha Allah sebagai tujuan akhir dari kehidupan.
PARENTING ISLAM MENURUT ABDULLAH NASHIH ‘ULWAN DALAM KITAB TARBIYAH AL-AULAD FI AL-ISLAM Andhira, Nur
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v4i2.688

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui parenting Islam yang termuat dalam kitab Tarbiyah al-Aulad fi al-Islam karya Abdullah Nashih 'Ulwan. Fokus pembahasan tulisan ini tertuju pada tema landasan parenting Islam, interaksi orang tua dan anak, serta pola bimbingan orang tua. Tulisan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif kepustakaan di mana sumber data diperoleh melalui kajian literatur. Sumber data primer tulisan ini adalah kitab Tarbiyah al-Aulad fi al-Islam, dan didukung dengan sumber data sekunder berupa kitab, buku, artikel, dan lainnya yang relevan dengan tema yang dibahas. Hasil tulisan ini menemukan bahwa Abdullah Nashih ‘Ulwan menjelaskan secara teoritis dalam kitab Tarbiyah al-Aulad fi al-Islam mengenai beberapa landasan parenting yaitu menjalankan perintah Allah dan Rasul, berkasih sayang, menggunakan kesabaran dan bertanggung jawab. Dalam hal interaksi antara orang tua dan anak di dalam pengasuhan hendaknya orang tua mewujudkannya dengan menyediakan waktu bagi anak, menciptakan suasana interaksi yang harmonis, memberi respon apa yang dikatakan anak, daln memberi kesempaltaln paldal alnalk untuk mengekspresikan keinginannya. Dalam hal pola bimbingan orang tua terhadap anak, Abdullah Nashih 'Ulwan menegaskan perlu memiliki metode yang tepat agar bimbingan orang tua berjalan efektif dan mendapatkan hasil yang baik untuk menumbuhkan sikap religius, mengembangkan kecerdasan intelektual, dan mengembangkan kecerdasan sosial anak.
PENGUATAN SELF ESTEEM YANG RENDAH SISWA KORBAN BULLYING DI SEKOLAH Cahyani, Riesta Gita; Arifin, Mohamad Zaenal
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v4i2.693

Abstract

Tulisan ini membahas tentang keadaan self esteem korban bullying di sekolah dan upaya yang dapat dilakukan pihak sekolah untuk menguatkan self esteem tersebut. Self esteem tidak bisa terbentuk dengan sendirinya atau berdasarkan genetik, melainkan berasal dari pengalaman atau interaksi dengan lingkungan. Self esteem korban bullying mengalami penurunan akibat bullying yang diterimanya. Sehingga penguatan self esteem korban bullying diperlukan untuk meningkatkan penilaian terhadap dirinya karena self esteem merupakan hal penting untuk masa depan anak. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pembahasan yang digunakan bersifat deskriptif analisis karena data yang dianalisis tidak untuk menerima atau menolak hipotesis melainkan hasil analisis itu berupa deskripsi dari gejala yang diamati yakni penguatan self esteem korban bullying di sekolah. Tulisan ini menemukan bahwa bullying yang terjadi di sekolah berupa verbal dan non-verbal. Dampak negatif yang muncul dari tindakan bullying ialah tekanan pada psikis dan mental korban, trauma, adanya rasa takut, malas ke sekolah, hingga self esteem terganggu. Tulisan ini menyimpulkan bahwa korban bullying membutuhkan support system untuk membantunya tetap bertahan. Adapun yang dapat dilakukan pihak sekolah untuk menguatkan self esteem korban bullying adalah: 1) Bersikap antisipatif dan tegas terhadap terjadinya bullying di sekolah, 2) Mengembangkan suasana pergaulan yang kondusif, aman, dan rukun di lingkungan sekolah, 3) Membekali siswa dengan pengetahuan tentang jati diri, dan 4) Melibatkan siswa dalam kegiatan-kegiatan yang produktif.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL CAHAYA SURGA DI WAJAH IBU KARYA MURA ALFA ZAEZ Jubaedah, Siti; Masykur, Fuad
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v4i2.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Cahaya Surga di Wajah Ibu karya Mura Alfa Zaez. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber data primer yang digunakan adalah novel Cahaya Surga di Wajah Ibu karya Mura Alfa Zaez, dan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan lainnya yang memiliki relevansi dengan topik pembahasan. Adapun teknik analisis pada penelitian ini adalah analysis content. Penelitian ini menemukan bahwa dalam novel Cahaya Surga di Wajah Ibu karya Mura Alfa Zaez memuat unsur intrinsik, terutama unsur tema dan penokohan yang banyak sekali mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Dari segi tema, terdapat 11 tema yang meliputi tentang: ibu, ayah, ayah dan ibu, detik-detik perpisahan ibu dengan ayah, aku, bila aku jatuh cinta, orang-orang yang membenci, di mana ayah, ada apa dengan ibu, Antoni dan Rifka, serta memeluk cinta. Sementara dari segi penokohan, tokoh-tokoh dalam novel tersebut adalah ibu, Mimi, ayah, Kaka, Antoni, Rifka, Reva, Risma, nenek, kakek, Antoni, dan Makde Nunu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Cahaya Surga di Wajah Ibu karya Mura Alfa Zaez terdapat 12 nilai-nilai pendidikan karakter, yaitu, religius, jujur, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan tanggung jawab.
PENEGAKAN HUKUM DAN SYIAR ISLAM DI NUSANTARA: PERAN DAN FUNGSI IJTIHAD Amir, Ahmad Nabil; Rahman, Tasnim Abdul
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2025): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v5i1.703

Abstract

Dalam merumuskan peranan dan fungsi Islam yang sepenuhnya terhadap orientasi hukum di Malaysia, kertas ini berusaha melihat pengaruh hukum Islam dan perkembangannya dalam sistem perundangan yang ditegakkan sejak era kesultanan Melayu-Islam di wilayah jajahannya hingga ke zaman kolonial dan paska-merdeka. Untuk menjelaskan hal ini, kita harus melihat sejarah pembentukan entiti politik dan kerajaan Melayu dan peralihan kekuasaan dan kedaulatannya dari tangan pemerintah Islam kepada penjajah Portugis, Belanda, Jepun dan British. Dalam tempoh tersebut timbullah cabaran-cabaran terhadap sistem kepercayaan dan tradisi Islam yang diserang oleh faham Orientalisme, pembaratan dan kemodenan yang menekan nilai-nilai hukum dan moral dan ketuanan Melayu. Ini diperparah oleh keruntuhan empayar Osmaniyah dan kejatuhan khilafah Islam yang terakhir yang menaungi perjuangan kaum Muslim di rantau ini. Metodologi kajian ini berasaskan tinjauan kepustakaan dan analisis kualitatif. Kajian merumuskan bahawa usaha penegakkan hukum syarak terhalang oleh campur tangan penjajah yang mengutamakan ideologi sekular, nasionalisme, dan komunisme demi manfaat politiknya di zaman penjajahan dan tempoh awal paska kolonialisme selain indoktrinasi sekularnya yang mendominasi negara-negara Muslim dengan pemaksaan sistem kebudayaannya ke atas masyarakat pribumi.
SISTEM PEMERINTAHAN DAN IMPLEMENTASI HUKUM ISLAM PADA MASA KHULAFA’ AR-RASYIDIN (11-40 H/ 632-660 M) Masykur, Fuad; Suhendar, Otong
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2025): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v5i1.711

Abstract

Penelitian ini akan menjawab pertanyaan bagaimana sistem pemerintahan dan implementasi hukum Islam pada masa Khulafa’ ar-Rasyidin. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi instrument-instrumen, perangkat-perangkat, lembaga-lembaga masyarakat, pemerintahan dan hukum yang digunakan pada masa itu. kemudian dari sini diharapkan dapat ditemukan gambaran yang kongkrit dan komprehensif seputar sistem pemerintahan dan implementasi hukum Islam sehingga dapat bermanfaat bagi yang tertarik untuk mengkajinya lebih dalam. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi dokumentasi, life historis, dan sosiologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menelaah bahan-bahan berupa referensi pustaka sebagai data utama, Analisis datanya dengan menggunakan analisis deskriptif-komparatif dan menggunakan analisis isi (content analysis). Penelitian ini menunjukan bahwa pemerintahan Khulafa’ ar-Rasyidin tidak mempunyai konstitusi yang dibuat secara khusus sebagai dasar dan pedoman penyelenggaraan pemerintahannya. Undang-undang yang digunakan adalah al-Quran dan Sunnah Nabi ditambah dengan hasil ijtihad dan keputusan majlis Syura. Pemerintahan Khulafa’ ar-Rasyidin telah melaksanakan prinsip musyawarah, penyamaan hak dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam hal hukum, juga menghargai perinsip-prinsip hak-hak dasar kemanusiaan.
STRATEGI MENGATASI KEKERASAN FISIK DI PONDOK PESANTREN MELALUI PENDEKATAN PESANTREN RAMAH SANTRI Baihaqi, Muhammad Amir
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2025): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v5i1.716

Abstract

Penelitian ini menyoroti tentang maraknya kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan pesantren dan strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menempatkan pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang memberikan pendidikan intelektual, akhlak, dan spiritual bagi para santri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Data-data penelitian diperoleh dari mengumpulkan, memilah, dan menganalisi sumber-sumber literatur, seperti buku, jurnal, proceeding, dan lainnya. Penelitian ini menemukan bahwa persoalan kekerasan fisik di pesantren terjadi disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah budaya senioritas di kalangan santri, kurangnya pengawasan pada interaksi antar santri, penegakan peraturan pesantren yang tidak diimbangi dengan sikap bijaksana dan toleransi, serta pola pengasuhan yang diterapkan di pesantren atau di rumah. Kesimpulan penelitian ini adalah untuk mengatasi kekerasan fisik di lingkungan pesantren maka strategi yang perlu dilakukan adalah dengan menggunakan pendekatan pesantren ramah santri. Secara implementatif strategi tersebut meliputi; pelatihan bagi tenaga pengajar, pembentukan kode etik dan kebijakan anti-kekerasan, pendidikan mengenai hak-hak santri, menanamkan nilai-nilai positif dalam pembelajaran, memberikan pemahaman tentang konflik dan cara mengatasinya, melakukan pendekatan individual dengan santri yang memiliki potensi untuk melakukan kekerasan, melakukan pendekatan restoratif, dan melakukan pengawasan dan evaluasi berkala.