cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora
ISSN : 30255163     EISSN : 2987713X     DOI : https://doi.org/10.61104/jq.v1i2
QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dengan e-ISSN 2987-713X (online) p-ISSN 3025-5163 (cetak) dan Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal multidisiplin dan akses terbuka peer-reviewed dengan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Humaniora, yakni; Pendidikan, Ekonomi, Manajemen, Kebudayaan, Studi Agama, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan pada Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis (dan pendaftaran gratis). Penulis dapat mendaftar secara online di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah Ilmu Sosial & Humaniora. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humainora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Mei dan bulan November oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Articles 767 Documents
Kepuasan Hubungan Romantis pada Dewasa Awal: Peranan Attachment Avoidant dan Strategi Resolusi Konflik Inten Mayada; Cempaka Putrie Dimala; Anggun Pertiwi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh attachment avoidant dan strategi resolusi konflik terhadap kepuasan hubungan romantis pada individu dewasa awal berusia 18–29 tahun. Masa dewasa awal merupakan fase penting dalam pembentukan hubungan romantis yang sehat dan memuaskan, namun keberadaan konflik dan gaya kelekatan yang tidak aman, seperti attachment avoidant, dapat memengaruhi dinamika hubungan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas, melibatkan 350 responden yang sedang atau pernah menjalani hubungan romantis. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Relationship Assessment Scale (RAS), Experiences in Close Relationships Questionnaire-Revised (ECR-R), dan Conflict Resolution Styles Inventory (CRSI). Analisis data mencakup uji normalitas, linearitas, regresi berganda, dan kategorisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa attachment avoidant tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan hubungan romantis, sedangkan strategi resolusi konflik berpengaruh signifikan dan negatif terhadap kepuasan hubungan romantis. Secara simultan, attachment avoidant dan strategi resolusi konflik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan hubungan romantis dengan kontribusi sebesar 64,1%. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan strategi resolusi konflik yang kurang adaptif, seperti menghindari konflik, akan menurunkan tingkat kepuasan dalam hubungan romantis. Temuan ini menegaskan pentingnya kemampuan pasangan dalam menerapkan strategi penyelesaian konflik yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas dan kepuasan hubungan romantis pada masa dewasa awal.
Strategi Komunikasi Baznas Dalam Mensosialisasikan Zakat Sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak Untuk Pengumpulan Zakat Maal Di Kabupaten Rokan Hulu M. Zikru Fardan; Noor Efni Salam; Anuar Rasyid
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8004

Abstract

This study aims to analyze the communication strategy implemented by the National Zakat Agency of Rokan Hulu Regency in promoting zakat as a tax-deductible contribution, which includes the planning, implementation, and evaluation stages. Furthermore, this study seeks to identify factors that support and hinder the communication process, and measure the impact of these promotional efforts on public understanding, awareness, and participation in distributing zakat through official institutions. This study uses a qualitative approach with descriptive methods, including in-depth interviews, field observations, and official document collection as the main data instruments. Data analysis includes data reduction, systematic presentation of information, and drawing conclusions based on field findings. The research findings indicate that the communication strategy implemented includes identifying the target audience, formulating messages, selecting communicators, and using various media. Communication is carried out through direct and indirect approaches, with face-to-face methods proving more effective in conveying technical understanding to the public. The evaluation shows a positive increase in public understanding, the number of zakat payers, and the total funds collected, although this increase is not evenly distributed across the board. The implemented strategy is considered quite effective but still requires optimization, particularly in communicating technical messages and increasing the frequency of outreach through interactive media.
Menelusuri Peran Masjid Sebagai Agen Perubahan Sosial: Studi Pada Masjid Raya Al-Bakrie Bandar Lampung Nina Puspita Sari; Suhandi; Willia Novi Aryani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8021

Abstract

Masjid pada era modern tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga berkembang menjadi institusi sosial yang berperan dalam mendorong perubahan sosial-keagamaan masyarakat. Keberadaan Masjid Raya Al-Bakrie di kawasan Taman Gajah Enggal Bandar Lampung menjadi fenomena menarik karena mampu mengubah kawasan yang sebelumnya kurang kondusif menjadi ruang sosial-keagamaan yang lebih produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial masyarakat sebelum dan sesudah pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie serta menganalisis efektivitas program-program masjid sebagai agen perubahan sosial-keagamaan dalam perspektif Teori Difusi Inovasi Everett Rogers. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan . Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie membawa perubahan sosial yang ditandai dengan meningkatnya keteraturan sosial, keamanan lingkungan, aktivitas keagamaan, serta pemanfaatan ruang publik yang lebih positif. Program-program masjid, seperti ibadah berjamaah, Kajian, Jum'at Berkah, santunan sosial, dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, terbukti efektif dalam meningkatkan religiusitas, memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan kepedulian masyarakat, dan mendukung aktivitas ekonomi lokal. Analisis Teori Difusi Inovasi menunjukkan bahwa perubahan tersebut terjadi melalui proses pengetahuan, ketertarikan, keputusan, pelaksanaan, dan penguatan hingga program-program masjid diterima dan diterapkan oleh masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Masjid Raya Al-Bakrie berperan efektif sebagai agen perubahan keagamaan sosial yang mampu mendorong transformasi sosial masyarakat secara berkelanjutan. Kata Kunci: Masjid Raya Al-Bakrie; Perubahan Sosial-Keagamaan; Difusi Inovasi.
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Wordwall terhadap Sikap Nasionalisme Siswa pada Materi Perjuangan Jenderal Sudirman Fitria Annastasya; Hany Nurpratiwi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i4.8022

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif Wordwall melalui permainan Open the Box terhadap hasil belajar, keterlibatan belajar, dan sikap nasionalisme siswa pada materi perjuangan Jenderal Sudirman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya sikap nasionalisme siswa dalam pembelajaran sejarah serta keterlibatan belajar siswa yang belum berkembang secara maksimal. Penggunaan Wordwall diterapkan melalui pendekatan Deep Learning (mindful learning) yang mendoronng siswa terlibat secara aktif, sadar, dan reflektif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (quasi experimental design) dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 70 siswa yang terdiri atas 35 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, N-Gain, dan Mann-Whitney. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,013 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelas. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,723 berkategori tinggi lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,534 berkategori sedang. Selain meningkatkan hasil belajar, penggunaan Wordwall melalui permainan Open the Box juga meningkatkan keterlibatan belajar siswa melalui aktivitas diskusi, kerja sama, dan partisipasi aktif selama pembelajaran. Penggunaan Wordwall turut mendukung tumbuhnya sikap nasionalisme siswa melalui nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan semangat persatuan dalam pembelajaran sejarah. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran interaktif Wordwall efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar sekaligus mendukung penguatan sikap nasionalisme siswa dalam pembelajaran sejarah.
Praktik Pinjam Meminjam Uang Berbasis Kepercayaan di Masyarakat Tolowata Bima dalam Perspektif Asas Itikad Baik Julfikram; H. Ilyas; Hadijah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8026

Abstract

Permasalahan yang sering muncul dalam praktik pinjam meminjam uang berbasis kepercayaan adalah tidak adanya perjanjian tertulis yang dapat memberikan kepastian hukum bagi para pihak. Masyarakat Tolowata Bima masih banyak melakukan transaksi pinjam meminjam secara lisan dengan mengandalkan hubungan kekerabatan, kedekatan sosial, dan rasa saling percaya. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pelanggaran terhadap hak dan kewajiban para pihak apabila asas itikad baik tidak dijalankan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pinjam meminjam uang berbasis kepercayaan di masyarakat Tolowata Bima serta mengkaji penerapan asas itikad baik dalam hubungan hukum yang terbentuk. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pinjam meminjam uang di masyarakat Tolowata Bima dilakukan secara lisan tanpa jaminan dengan berlandaskan kepercayaan dan hubungan sosial yang kuat. Penerapan asas itikad baik terlihat dari adanya kejujuran, tanggung jawab, dan komitmen para pihak dalam melaksanakan kewajibannya. Namun, masih ditemukan pelanggaran berupa keterlambatan pembayaran, penghindaran tanggung jawab oleh peminjam, serta praktik kalampa piti yang berpotensi merugikan pihak tertentu. Penyelesaian sengketa umumnya dilakukan melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberlangsungan praktik pinjam meminjam berbasis kepercayaan sangat bergantung pada penerapan asas itikad baik sebagai landasan utama hubungan hukum dalam masyarakat.
Emancipatory Islamic Education Berbasis Artificial Intelligence : Peluang dan Tantangan Pendidikan Islam Kritis Sri Safrina; Ris'an Rusli; Fitri Oviyanti; Ismail Sukardi; Mutia Dewi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8051

Abstract

Transformasi digital global telah membawa perubahan signifikan terhadap paradigma pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Kehadiran Artificial Intelligence (AI) tidak hanya menghadirkan peluang inovatif dalam pembelajaran, tetapi juga memunculkan tantangan epistemologis, etis, dan humanistik dalam pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan implementasi Emancipatory Islamic Education berbasis Artificial Intelligence dalam perspektif pendidikan Islam kritis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui analisis literatur ilmiah nasional dan internasional yang relevan pada periode 2020–2026. Data diperoleh dari berbagai sumber akademik seperti Scopus, Google Scholar, DOAJ, Springer, Elsevier, dan SINTA, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi pendidikan Islam melalui personalisasi pembelajaran, penguatan literasi digital, pengembangan kemampuan berpikir kritis, serta demokratisasi akses ilmu pengetahuan. Namun demikian, penggunaan AI juga menghadirkan tantangan berupa dehumanisasi pendidikan, bias algoritma, ketergantungan teknologi, komersialisasi pengetahuan, serta erosi dimensi spiritualitas dan hikmah dalam pembelajaran Islam. Penelitian ini menawarkan model konseptual Emancipatory Islamic Education berbasis AI yang mengintegrasikan nilai tauhid, humanisme Islam, pedagogi kritis Paulo Freire, dan prinsip maqashid syariah dalam penggunaan teknologi secara etis dan transformatif. Novelty penelitian ini terletak pada formulasi integratif antara pendidikan Islam emansipatoris dan Artificial Intelligence dalam kerangka pendidikan Islam kritis di era transformasi digital.
Implementasi Program Dauroh dalam Meningkatkan Pemahaman Kitab Kuning di Madrasah Diniyah Pondok Sabilul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo Roidatun; Ahmad Khumaidi; Ummi Lailia Maghfiroh
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas program dauroh dalam meningkatkan pemahaman kitab kuning di Madrasah Diniyah Pondok Sabilul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program dauroh dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan dilakukan secara terstruktur melalui pembentukan panitia, penyusunan tata tertib, penetapan kriteria penilaian, serta sosialisasi program. Tahap pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui sistem seleksi dan kompetisi selama kurang lebih tiga bulan. Sementara itu, evaluasi dilakukan secara berkala dan berjenjang untuk mengetahui tingkat keberhasilan program. Program dauroh terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kitab kuning santri, yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan membaca secara tepat, memahami kaidah nahwu dan shorof, serta menerjemahkan isi kitab. Selain itu, program ini juga berdampak pada peningkatan kemampuan public speaking dan musyawarah santri. Tidak hanya bagi santri, program dauroh juga meningkatkan kedisiplinan dan profesionalitas pendidik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, program dauroh dapat dikatakan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kitab kuning secara menyeluruh.
Pengaruh Pengetahuan Produk Syariah, Kualitas Pelayanan, Dan Citra Koperasi Terhadap Minat Menabung Pedagang Pasar Dukun Di Kopsyah Mui Jawa Timur Cabang Dukun Ersy Dakhilni Jannah; Diah Fitriah; Moh. Ya'qub
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8086

Abstract

Koperasi syariah memiliki peran yang cukup besar dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro seperti pedagang pasar. Minat masyarakat untuk menabung pada koperasi syariah dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan produk, kualitas pelayanan, dan citra koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan produk, kualitas pelayanan, dan citra koperasi terhadap minat menabung pedagang Pasar Dukun pada Koperasi Syariah Majelis Ulama Indonesia (Kopsyah MUI) Jawa Timur Cabang Dukun. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian terdiri atas pedagang Pasar Dukun yang menjadi anggota koperasi, dengan jumlah sampel sebanyak 150 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan produk, kualitas pelayanan, dan citra koperasi baik secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung. Pengetahuan produk menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk simpanan syariah. Oleh sebab itu, koperasi syariah perlu meningkatkan edukasi mengenai produk yang ditawarkan, memperbaiki kualitas pelayanan, serta mempertahankan citra lembaga yang positif guna meningkatkan minat masyarakat untuk menabung secara berkelanjutan.
Pengecoh, Tingkat Kesukaran, dan Daya Beda Soal Rif’ah Suraidah; Mutia Rizki; Ade Putri; Salwa Aulia; Salwa Laili; Rahmad Rizki Al-fajri Siregar
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang kualitas soal pilihan ganda yang dilihat dari tiga hal, yaitu pengecoh (distractor), tingkat kesukaran, dan daya beda soal. Pengecoh adalah pilihan jawaban yang salah, tetapi dibuat agar terlihat benar sehingga dapat menguji ketelitian siswa. Tingkat kesukaran menunjukkan seberapa mudah atau sulit suatu soal, dilihat dari banyaknya siswa yang menjawab benar. Soal yang berkualitas bukan semata-mata yang mudah atau sulit, melainkan yang mampu membedakan tingkat pemahaman peserta didik. Sedangkan daya beda adalah kemampuan soal untuk membedakan siswa yang pintar dan yang kurang memahami materi. Analisis ini penting dilakukan agar soal yang dibuat benar-benar berkualitas. Dengan demikian, guru dapat memperbaiki soal yang kurang baik dan menyusun soal yang lebih tepat untuk mengukur kemampuan siswa.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BRAND AION DI INSTAGRAM Maggie; Zera Edenzwo Subandi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8110

Abstract

Penelitian ini hadir sebagai upaya untuk mengisi celah akademis yang selama ini jarang dieksplorasi, yakni penerapan model AIDAS secara menyeluruh dalam konteks influencer brand kendaraan listrik pendatang baru di pasar Indonesia, dengan studi kasus AION Indonesia sebagai merek EV asal Tiongkok yang baru memasuki pasar pada Juni 2024 melalui kemitraan strategis dengan Indomobil. Berbeda dari studi terdahulu yang umumnya mengkaji AIDAS pada produk fast-moving consumer goods atau merek yang sudah mapan, penelitian ini secara spesifik menganalisis bagaimana kelima tahapan AIDAS yaitu Attention, Interest, Desire, Action, dan Satisfaction dioperasionalkan oleh brand kendaraan listrik yang masih berada di fase penetrasi pasar melalui platform Instagram. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi komunikasi pemasaran AION Indonesia di Instagram dengan menggunakan kerangka AIDAS sebagai landasan analitik untuk memahami bagaimana brand membangun kesadaran publik, memelihara ketertarikan audiens, menumbuhkan keinginan, mendorong tindakan nyata, hingga membentuk kepuasan audiens terhadap konten yang dihadirkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma post-positivistik dan tradisi sosiokultural sebagai payung teoritis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima narasumber yang terdiri atas CEO AION Indonesia, Social Media Specialist AION Indonesia, Account Executive agensi DAX, serta dua followers aktif akun Instagram resmi AION Indonesia. Teknik triangulasi data digunakan untuk memverifikasi keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran AION di Instagram tidak berjalan secara linear melainkan membentuk ekosistem komunikasi yang berlapis dan kolaboratif antara tim internal, agensi eksternal, dan jaringan influencer program AION Angels. Temuan penting penelitian ini adalah ditemukannya dua pola kepuasan yang berbeda di antara segmen audiens, yaitu kepuasan berbasis kedekatan emosional dari audiens lifestyle dan kepuasan yang masih bersifat parsial dari audiens berorientasi teknis, yang menunjukkan adanya celah strategis dalam cakupan konten yang perlu ditindaklanjuti oleh brand. Penelitian ini membuktikan bahwa keberhasilan strategi influencer AION bertumpu pada kemampuan brand membangun narasi yang adaptif dan relevan bagi generasi muda Indonesia.