cover
Contact Name
Angga Defrian
Contact Email
journalatechi@gmail.com
Phone
+6282188861002
Journal Mail Official
journalatechi@gmail.com
Editorial Address
journalatechi@gmail.com
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
atech-i
ISSN : -     EISSN : 30258677     DOI : https://doi.org/10.55043/xxxx
The Atech-i journal contains primary articles originating from agricultural technology research, namely agricultural and food machinery engineering, agricultural building engineering, mechanical engineering, renewable energy technology, biocomposite technology, food technology and agricultural products, and agricultural industrial technology. Atech-i is published twice a year, in March and September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
RANCANG BANGUN MESIN PENYARING BUBUR TAHU Yudistira; Hasman, Elvin; Batubara, Fanny Yuliana
Atech-i Vol. 1 No. 2 (2024): Tahun 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v1i2.23

Abstract

Kedelai adalah salah satu bahan makanan dengan perkembangan komoditi yang sangat besar di Indonesia. Proses penyaringan bubur tahu bertujuan untuk memisahkan sari pati dengan ampas tahu yang tidak diperlukan dalam proses pengolahan tahu. Proses pengolahan tahu masih menggunakan cara manual dengan menggunkan alat penyaring berupa kain yang di ikat pada kayu. Pada proses penyaringan manual, pekerja melakukan penyaringan dengan posisi tubuh berdiri dan bagian tangan menggoyang-goyangkan saringan sehingga proses ini membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk sebuah mesin yang dapat membatu pekerja untuk meningkatkan produktivitas dan mempersingkat waktu pekerjaan. Pembuatan mesin penyaring bubur tahu dilakukan melalui perancangan struktural dan fungsional dengan panjang 100 cm lebar 80 cm dan tinggi 150 cm, mesin penyaring bubur tahu ini menggunakan motor listrik 0,5 HP dengan kecepatan putar 1400 RPM. Mesin penyaring bubur tahu memiliki hasil kapasitas yaitu 57,9 kg/jam. Berdasarkan analisa ekonomi didapatkan biaya tetap Rp. 666.729,6/tahun, biaya tidak tetap Rp.13.335,97/jam, biaya pokok Rp.244,41/kg dan BEP 835,9 kg/tahun.
Design And Build A Pineapple Jam Rancang Bangun Mesin Pengaduk Selai Nanas: DESIGN AND BUILD A PINEAPPLE JAM MIXER MACHINE Rozak, Abdul Rozak; Yani, Putri
Atech-i Vol. 2 No. 1 (2024): Tahun 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v1i2.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji kinerja, mengetahui kualitas selai nanas yang di aduk dan melakukan analisis ekonomi mesin pengaduk selai nanas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan rancangan fungsional, rancangan struktural, pembuatan komponen alat, perangkaian komponen alat, perhitungan kinerja mesin dan analisis ekonomi. Spesifikasi mesin pengupas kulit kopi panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 115cm. Hasil dari Rancang Bangun Mesin Pengaduk Adonan Selai Nanas dengan spesifikasi panjang 100 cm, lebar 60 cm, tinggi 115 cm, jumlah sendok pengaduk 3 buah, poros pengaduk berdiameter 1 inchi, dan motor 1 HP. Hasil pengujian yang dilakukan mesin pengaduk adonan selai nanas kapasitas efektif mesin 1,55 kg/jam dengan kecapatan putaran akhir dari mesin pengaduk adonan selai nanas adalah 12 Rpm. Hasil analisa ekonomi mesin ini didapatkan biaya tetap Rp 1.276.467,6/tahun, biaya tidak tetap Rp 13.701,55/jam, biaya pokok Rp 9.182,84/kg dan break event point Rp 265,29 kg/tahun. Oleh karena itu, mesin pengaduk adonan selai nanas ini layak digunakan dalam pengadukan adonan selai nanas.
EFEK PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH MSG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Rizki, Rizki; Aliya Afifa, Bismil; Putra Daulay, Ade; Rasdanelwati, Rasdanelwati; Darmansyah, Darmansyah; Darlis, Olivia
Atech-i Vol. 2 No. 1 (2024): Tahun 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v2i1.26

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L. ) adalah tanaman unggulan yang bernilai jual cukup tinggi. Pertumbuhan tanaman cabai rawit baik bila ditanam pada lingkungan yang optimal. Di Pekanbaru, tanaman cabai rawit belum tumbuh optimal karena kondisi lingkungan dan tanah yang kurang baik untuk budidaya. Untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif diperlukan pemberian nitrogen dalam jumlah yang cukup. Salah satu pupuk dengan kandungan nitrogen yang cukup tinggi adalah pupuk cair Ajifol. Pupuk ini merupakan salah satu limbah hasil samping proses amino industri monosodium glutamat (MSG) dan memiliki kandungan nitrogen sebesar 10%. Percobaan ini mempunyai tujuan untuk 1) mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair Ajifol terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit. 2) Mendapatkan dosis pupuk cair Ajifol yang terbaik untuk menghasilkan pertumbuhan tanaman cabai rawit. Kegiatan dimulai pada bulan Maret sampai Mei 2023. Percobaan dilakukan di P4S Pemuri, Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau. Perlakuan yang dilakukan pada percobaan ini adalah 1) P0 : Tanpa menggunakan pupuk Ajifol cair, 2) P1 : Pupuk cair Ajifol 2 ml/liter air, 3) P2 : Pupuk cair Ajifol 4 ml/liter air, 4) P3 : Ajifol cair pupuk 6 ml/liter air. Parameter pengamatan percobaan ini yaitu tinggi tanaman, lebar dan jumlah daun. Hasil percobaan yang dilakukan memperlihatkan bahwa penggunaan pupuk cair Ajifol pada cabai rawit memberikan perlakuan terbaik pada P1 (2 ml/liter air) rata-rata untuk tinggi tanaman 21,8 cm, rata-rata lebar daun 2,4 cm dan jumlahnya 10,4 helai. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan untuk menanam cabai rawit dengan pupuk cair Ajifol dengan dosis 2 ml/liter air untuk mendapatkan hasil pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit yang optimal.
PROTOTIPE ALAT PENGERING GAMBIR: PROTOTIPE ALAT PENGERING GAMBIR defrian, angga; Syafri, Edi; Melly, Sandra; Anas, Irwan; Rildiwan, Rildiwan; Zulfakri, Zulfakri; Damanik, Annisa P
Atech-i Vol. 2 No. 1 (2024): Tahun 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v2i1.27

Abstract

Gambir (Uncaria gambir Roxb.) dikenal karena kandungan tanninnya, terutama katekin, yang memiliki berbagai manfaat di bidang farmasi, makanan, dan kosmetik. Proses pengeringan gambir sangat penting untuk mengurangi kadar air dan menjaga kualitas ekstraknya. Namun, pengeringan yang tidak tepat, seperti suhu yang terlalu tinggi, dapat merusak senyawa aktif, mengurangi efektivitas, dan memperpendek umur simpan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe alat pengering gambir yang efisien, mampu mempertahankan kualitas senyawa aktif, serta meningkatkan daya saing industri pengolahan gambir. Metodologi yang digunakan meliputi pengukuran suhu secara manual dan simulasi menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Alat yang dirancang memiliki dimensi P x L x T sebesar 37 cm x 33 cm x 36 cm. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suhu 38°C adalah 1080 detik. Hasil pengukuran menunjukkan error sebesar 0,04% pada posisi tempat wadah gambir (A) dan 4,9% pada bagian dekat pemanas (B).
ESTIMATING VEGETATION DENSITY USING THE NDVI METHOD IN PAYAKUMBUH CITY: PENDUGAAN KERAPATAN VEGETASI MENGGUNAKAN METODE NDVI DI KOTA PAYAKUMBUH Valery Allen, Rio; Syahfitra, Muhammad Syahfitra
Atech-i Vol. 2 No. 1 (2024): Tahun 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan pesat pembangunan di kawasan perkotaan berdampak signifikan terhadap perubahan tutupan lahan, termasuk penurunan vegetasi. Salah satu metode yang efektif untuk memantau perkembangan wilayah perkotaan ialalah menggunakan analisis tutupan lahan dengan menggunakan peta tutupan lahan. Di Kota Payakumbuh, peningkatan pembangunan telah mengakibatkan menurunnya vegetasi, yang menimbulkan berbagai kendala lingkunganPenelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran dan kerapatan vegetasi di Kota Payakumbuh tahun 2023 dengan memanfaatkan data Citra Landsat 8 dan metode Indeks Vegetasi Terdiferensiasi Normal (NDVI). Metode NDVI ini bekerja dengan membandingkan pantulan cahaya dari kanal merah dan inframerah dekat (NIR) untuk menentukan kerapatan vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai NDVI di Kota Payakumbuh pada tahun 2023 berkisar antara 0,1 hingga 1, yang mengindikasikan variasi tingkat kerapatan vegetasi di berbagai area kota.
RANCANG BANGUN MESIN PENYIANG JAGUNG: DESIGN AND CONSTRUCTION OF CORN WEEDING MACHINE Effy Djinis, Musdar Effy Djinis; Yudistira, Yudistira; Zulnadi, Zulnadi
Atech-i Vol. 2 No. 1 (2024): Tahun 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v2i1.29

Abstract

. Keberadaan gulma pada areal tanaman budidaya dapat menimbulkan kerugian baik dari segi kuantitas maupun kualitas produksi. Dalam proses penyiangan gulma pada lahan tanaman jagung masih banyak petani yang menggunakan alat tradisional atau pun dengan cara manual. Alat yang digunakan petani untuk menyiangi lahan jagung adalah cangkul. Hal yang dapat terjadi apabila petani menggunakan cangkul adalah bisa terkena mata cangkul tersebut dan mengakibatkan luka atau pendarahan selain itu penggunaan cangkul dalam waktu yang lama dan terus-menerus dalam menyebabkan sakit pinggang. Agar mempercepat pekerjaan petani, mengurangi resiko kecelakaan kerja, maka diperlukan merancang dan mambangun mesin pendagir jagung. Metoda pelaksanaan mengidentifikasi masalah dan menyempurnaan ide rancangan mesin pendangir jagung. Setelah itu dilakukan pembuatan komponen, melakukan uji fungsional dan uji kinerja. Berdasakan hasil uji kinerja yang dilakukan mesin pendangir jagung ini menghasilkan kecepatan teoritis mesin 0,57 m/detik, lebar kerja teoritis 0,35 m, kapasitas lapang teoritis 0,07182 ha/jam, kapasitas lapang effisien 0,597 ha/jam, effisiensi lapang 83,12%, konsumsi bahan bakar 7,63 liter/jam.
PENGARUH VARIASI SUMBU PADA HIDROPONIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PAKCOY: PENGARUH VARIASI SUMBU PADA HIDROPONIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PAKCOY Winda P , Irencian; Mulianda, Pratiwi; Sriwulantari, Veronika; Adi S , Satria
Atech-i Vol. 2 No. 1 (2024): Tahun 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v2i1.31

Abstract

Hidroponik adalah metode bercocok tanam tanpa tanah menggunakan nutrisi sebagai sumber makanan tanaman dengan media tanam sebagai penopang. Salah satu metode sederhana dan populer adalah sistem sumbu (wick system), yang cocok untuk pemula. Nutrisi disalurkan melalui sumbu menggunakan gaya kapiler secara pasif, dapat berfungsi dengan baik tanpa pompa air. Tujuan penelitian ini meliputi pembuatan instalasi hidroponik sistem sumbu, mengetahui daya kapilaritas variasi sumbu, dan mengamati variasi sumbu terhadap pertumbuhan pakcoy. Metode Pelaksanaan meliputi perancangan hidroponik sistem sumbu, penyiapan media tanam, penyemaian, pembuatan larutan nutrisi AB MIX, pindah tanam, dan pemeliharaan. Pengamatan mencakup daya serap air pada variasi sumbu, tinggi tanaman, jumlah daun, pH, dan EC. Tiga variasi sumbu diuji, yaitu kain flanel dan kain perca dengan lebar 1 cm, 2 cm, dan 3 cm. Hasil menunjukkan kain flanel lebih baik dibandingkan kain perca. Variasi terbaik untuk tinggi tanaman adalah kain flanel 3 cm dengan tinggi 26 cm, untuk jumlah daun adalah kain flanel 1 cm dengan jumlah 17,5 helai, dan berat tanaman adalah flanel 2 cm dengan berat 405,5 gram. Kesimpulannya, kain flanel lebih efektif sebagai sumbu pada hidroponik sistem sumbu (wick system).
THE POTENTIAL OF ZNO AND CAO FROM ORGANIC WASTE AS INNOVATIVE MATERIALS FOR ECO-FRIENDLY FOOD PACKAGING COATING: POTENSI ZNO DAN CAO DARI LIMBAH ORGANIK SEBAGAI BAHAN INOVATIF UNTUK PELAPISAN KEMASAN PANGAN YANG RAMAH LINGKUNGAN Ulhusna , Annisa; Mardhiyah Amir, Reza
Atech-i Vol. 2 No. 1 (2024): Tahun 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v2i1.33

Abstract

Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam industri makanan yang menuntut inovasi dalam teknologi kemasan. Studi ini mengkaji potensi zinc oxide (ZnO) dan calcium oxide (CaO) yang diperoleh dari limbah organik sebagai bahan pelapis kemasan pangan yang ramah lingkungan dan memiliki sifat antimikroba. ZnO menunjukkan aktivitas antimikroba melalui produksi spesies oksigen reaktif (ROS), yang dapat merusak dinding sel mikroorganisme patogen seperti Escherichia coli (E.Coli) dan Staphylococcus aureus. Sementara itu, CaO bekerja dengan meningkatkan pH lingkungan, menciptakan kondisi yang tidak mendukung pertumbuhan bakteri. Selain itu, metode sintesis ZnO dan CaO dari limbah organik, seperti cangkang telur, kulit pisang, dan limbah pertanian lainnya, menawarkan solusi berkelanjutan yang mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung ekonomi sirkular. Penerapan ZnO dan CaO dalam kemasan pangan berbasis biopolimer terbukti efektif dalam memperpanjang umur simpan produk dan menjaga kualitas makanan. Dengan demikian, pemanfaatan ZnO dan CaO dari limbah organik merupakan strategi inovatif dalam pengembangan kemasan pangan aktif yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan
Pengaruh Tingkat Roasting Kopi Robusta dan Penambahan Jahe Merah Pada Aktivitas Antioksidan: The Effect of Roasting Level of Robusta Coffee and Red Ginger Addition on the Antioxidant Activities Ramadani, Prayogo Gilang; Suud, Hasbi Mubarak; Arum, Ayu Puspita; Savitri, Dyah Ayu; Nisak, Fauziatun; Kusbianto, Dwi Erwin
Atech-i Vol. 2 No. 2 (2025): Tahun 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v2i2.30

Abstract

Kopi adalah salah satu tanaman perkebunan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan berperan penting sebagai sumber devisa negara selain minyak dan gas. Kopi arabika dan kopi robusta merupakan jenis kopi yang banyak diproduksi di Indonesia. Kopi robusta mendominasi produksi kopi Indonesia yaitu mencapai 73,57%. Konsumsi kopi di Indonesia menduduki peringkat 1 di Asia Tenggara yaitu mencapai 294.000 ton pada tahun 2019, naik 13,9% dari tahun sebelumnya. Tingginya minat masyarakat dalam mengkonsumsi kopi membuat industri kopi terus berkembang, menciptakan inovasi-inovasi baru, salah satunya kopi jahe merah. Tujuan penelitian ini untuk megetahui perubahan aktivitas antioksidan pada kopi robusta melalui penambahan jahe merah pada berbagai tingkat roasting. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor 1 adalah tingkat roasting yaitu light, medium, dan dark. Faktor ke 2 adalah konsentrasi bubuk jahe merah sebanyak 0%, 5%, 10%, dan 15%. Variabel pengamatan yaitu, aktivitas antioksidan, organoleptik, dan kadar air. Kombinasi tingkat roasting medium dengan konsentrasi jahe merah 15% (R2J3) memberikan hasil terbaik.
Calculation Of Mechanical Power vith Load Variations on Wind Turbines: Perhitungan Daya Mekanik dengan Variasi beban pada Turbin Angin H.Sinaga, Franklin T; Bahri Pratama, Angga; Fan Ht Saragi, Jandri; Dairi Boangmanalu, Eka Putra
Atech-i Vol. 2 No. 2 (2025): Tahun 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v2i2.34

Abstract

Mayoritas penghasil energi dunia masih menggunakan energi fosil yang semakin langka. Sehingga perlu dikembangkan alternatif lain sebagai sumber penghasil energi. Contohnya adalah turbin Angin. Angin adalah salah satu bentuk energi yang tersedia dialam. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui nilai daya mekanik motor yang dihasilkan dari percobaan mesin terowong turbin angin. Percobaan terowongan angin mengenai turbin angin telah semakin dikenal dalam beberapa dekade terakhir dan diadopsi secara luas karena kondisi percobaan yang dapat dikontrol dan data yang dapat direproduksi Penelitian ini menggunakan turbin angin terowongan yang dihubungkan ke program simulasi computer yaitu EEEC SCADA. Pengujiannya ini dilakukan dengan menggunakan program computer yang dikendalikan beban aktuatornya dari 10% sampai 90%. Pada pengujian ini dapat disimpulkan bahwa nilai daya mekanik motor paling tinggi ada pada pembebanan 90% sebesar 7,21 Watt. Sedangkan nilai paling rendah saat pembebanan 10% yaitu 0,17 Watt.

Page 2 of 3 | Total Record : 30