Cendikia Pendidikan
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Articles
1,595 Documents
PERAN PENDIDIKAN DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL
Agustinus Dawa;
Denristo.R Amas
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2214
Peran pendidikan dalam pembentukan identitas sosial adalah bahwa pendidikan dapat memainkan peran penting dalam membentuk identitas sosial siswa. Melalui pengenalan nilai-nilai dan budaya yang dianut oleh masyarakat, siswa dapat memahami nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat Indonesia dan membentuk identitas mereka sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab. Selain itu, pendidikan juga dapat membantu siswa memahami perbedaan budaya dan sosial yang ada di masyarakat, sehingga dapat memperkuat toleransi dan kerukunan antarsesama. Dalam hal ini, pendidikan dapat membantu siswa mengembangkan identitas sosial yang kuat dan positif. Pengenalan dan pembelajaran tentang nilai-nilai dan budaya masyarakat melalui kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Pembelajaran tentang perbedaan budaya dan sosial melalui pengalaman langsung dan diskusi terbuka di kelas. Pengembangan keterampilan dan karakter positif melalui kegiatan ekstrakurikuler dan program pengembangan diri. Penerapan pendekatan pembelajaran yang inklusif dan partisipatif, sehingga siswa dapat merasa dihargai dan merasa sebagai bagian dari komunitas sekolah. Penerapan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada masalah, sehingga siswa dapat memahami dan mengatasi masalah sosial yang ada di masyarakat. Semua metode ini dapat membantu siswa mengembangkan identitas sosial yang kuat dan positif, sehingga dapat berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih baik dan harmonis.
KONSEP MODEL DESAIN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR
Lestari Nugraha Ningrum;
Ina Magdalena
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2215
Penelitian ini mengeksplorasi dinamika pembelajaran di SDN Negri Kalideres 14 Petang dengan fokus pada metode pengajaran, interaksi guru-siswa, dan pemanfaatan teknologi pendidikan. Melalui studi observasi lapangan, wawancara dengan guru, dan evaluasi bahan ajar, penelitian ini menggali beragam metode pembelajaran, termasuk berbasis masalah dan penerapan Pembelajaran Jarak Belajar Antaraktif (PJBA). Analisis keterlibatan siswa menyoroti tingkat partisipasi yang tinggi, sementara evaluasi teknologi pendidikan menunjukkan integrasi yang positif, meskipun dihadapkan pada beberapa kendala. Dukungan guru terhadap keberagaman siswa, termasuk penerapan diferensiasi pembelajaran, menjadi elemen kunci. Hasilnya menegaskan komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif. Studi ini memberikan pandangan mendalam tentang upaya sekolah dalam merespons perkembangan dalam dunia pendidikan, menawarkan landasan untuk pembelajaran beragam dan responsif di masa depan.
MENINGKATKAN MINAT MEMBACA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PUZZEL DARI RANGKAIAN GAMBAR PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 5 RIKIT GAIB
Yahya, Yahya
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2235
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca dengan menggunakan media Puzzel dari rangkaian gambar pada siswa kelas III SD Negeri 5 Rikit Gaib. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 5 Rikit Gaib, Tahun Ajaran 2022/2023 yang berjumlah 15 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) skala, 2) observasi, dan 3) dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca siswa kelas III SD Negeri 5 Rikit Gaib dapat ditingkatkan dengan menggunakan media Puzzel dari rangkaian gambar melalui langkah pengamatan terhadap media Puzzel dari gambar, menyimak dan membaca paragraf, bertanya jawab dan mengarahkan perhatian terhadap pembelajaran. Pada pra tindakan, persentase jumlah siswa yang memiliki minat membaca minimal sudah mencapai predikat baik sebesar 0%. Pada siklus I peningkatan persentase jumlah siswa yang memiliki minat membaca minimal sudah mencapai predikat baik sebesar 47,62%. Pada siklus II peningkatan persentase jumlah siswa yang memiliki minat membaca minimal sudah mencapai predikat baik sebesar 80,95%.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS (PjBL) DENGAN BANTUAN MEDIA PUZZEL DARI POTONGAN GAMBAR PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 5 RIKIT GAIB
Yahya, Yahya
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2236
Pendidikan merupakan perwujudan upaya untuk merealisasikan salah satu tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) Tahun 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa, “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”. Berdasarkan pengamatan penulis, pembelajaran yang dilakukan guru kelas III di SDN 5 Rikit Gaib selama ini menggunakan metode ceramah dan monoton tidak ada perubahan. Sehingga siswa merasa jenuh dan tidak aktif dalam mengikuti pembelajaran Terjadinya kesenjangan antara harapan dan kenyataan tersebut timbul persoalan dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui pengaruh penggunaan media Puzzel dari potongan gambar apakah memiliki pengaruh terhadap hasil belajar yang dicapai siswa. Dalam penelitian tindakan kelas ini adalah melalui media Puzzel dari potongan gambar dalam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, diharapkan siswa bisa lebih terampil dalam memahami materi pembelajaran sekaligus dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Sehingga permasalahan rendahnya hasil belajar siswa dapat diatasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari Siklus I dan Siklus II. Jumlah Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 15 Orang yang berjenis kelamin 8 laki – laki dan 7 Perempuan. Penggunaan media Puzzel dari potongan gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri 5 Rikit Gaib. Pada hasil rerata tes awal (sebelum diberikanya perlakuan) siswa hanya mampu mencapai 40%, dan ditinjau dari rerata tingkat ketuntasan belajar siswa secara individual pada tiap siklus pembelajaran terlihat ada peningkatan dari 63% pada siklus 1 menjadi 100% pada siklus 2.
ANALISIS KETERBACAAN TEKS NARASI PADA BUKU SISWA TEMATIK KELAS 3 SEKOLAH DASAR SEMESTER 1
M Wildan;
Dendi Supriadi;
Acep Irpan;
Hendriyanto, Hendriyanto;
Erwin Alamsyah;
Ferrel Aditya Fernandes;
Neni Nadiroti Muslihah;
Risma Nuriyanti
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2271
Buku teks merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena menjadi pedoman dan alat bagi guru dan siswa untuk memahami konteks-konteks pembelajaran yang sedang diajarkan. Dalam perannya sebagai media untuk membantu pemahaman peserta didik atau siswa dan membantu guru untuk menyampaikan pesan-pesan pembelajaran yang sedang diajarkan, tingkat keterbacaan yang sesuai dengan jenjang kelas memiliki dampak yang krusial untuk memastikan siswa mampu memahami konteks dengan bahasa yang sudah disesuaikan dengan kemampuan kognitif mereka termasuk di antaranya adalah buku-buku tematik yang mengkatikan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Peneliti melakukan penelitian pada buku tematik Tema 1 – 4 untuk kelas 3 SD/MI edisi revisi 2018 dengan menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan grafik fry sebagai acuan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti menemukan bahwa hanya 7 dari 16 total subtema dari buku atau 43,75% dari seluruh subtema yang sesuai sehingga diperlukan perbaikan pada penulisan buku-buku di cetakan selanjutnya agar dapat lebih sesuai dengan kebutuhan.
TUJUAN INSTRUKSIONAL
Fatasya Aulia Anggraini;
Nurul Khanifah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2277
Tujuan instruksional dalam pendidikan menjadi panduan guru merancang pembelajaran. Definisi tujuan oleh Magner, Dejnozka, dan Percival memberi landasan bagi strategi pembelajaran, pemilihan media, dan evaluasi. Di Indonesia, guru dituntut menyadari tujuan pengajaran sesuai kebutuhan siswa. Tujuan dibagi menjadi umum (TIU) dan khusus (TIK), mengukur perubahan internal dan terukur. Klasifikasi tujuan berdasarkan perilaku internal (kognitif, afektif, psikomotorik) menggunakan rumus ABCD. Merumuskan TIK melibatkan langkah-langkah dan kata kerja operasional. Pendekatan Keterampilan Proses (PKP) memperkuat aspek keterampilan siswa, dengan TU umum mencakup materi, perilaku, dan proses pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA DINI MELALUI PEMANFAATAN MEDIA KARTU KATA KELOMPOK B DI RA MIFTAHUL ABSHOR PRENDUAN 2021-2022
Nur Fitri Aisyah;
Muhammad Yasin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2278
Kemampuan membaca adalah kesanggupan dan kecakapan serta ketersediaan seorang individu untuk mendapatkan pikiran dan gambar atau bunyi bahasa dalam sebuah pesan membaca yang disesuaikan dengan rencana dan motivasi yang melatarbelakangi pembaca untuk mendapatkan pesan atau data yang ideal. Sehingga sekolah dasar mengharuskan murid bisa calistung. Di sini guru diharuskan kreatif dan inovatif dengan pemanfaatan media kartu kata.Kartu kata bergambar adalah salah satu media yang menumbuhkan bagian- bagian kemampuan pemahaman, dengan menunjukkan gambar-gambar yang digabungkan dengan kata-kata yang memperjelas nama gambar untuk membantu anak-anak memahami jalannya tindakan huruf dan bereaksi terhadapnya secara lisan dan dicatat sebagai hard copy. Penelitian ini menunjukkan strategi dan menentukan faktor dalam meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini melalui pemanfaatan media kartu kata. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriktif kualitatif, subjek penelitian adalah guru kelas dan peserta didik di kelas B sebanyak 11 anak, sedangkan objek dalam penelitian adalah penerapan media kartu kata bergambar untuk mengembangkan kemampuan membaca anak di RA Miftahul Abshor Prenduan.Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi terlihat bahwa guru sudah menerapkan media kartu kata bergambar dengan strategi yaitu menentukan tema, menyiapkan media kartu kata bergambar, mengenalkan media kartu kata, mengenalkan huruf dan kata kepada anak, membagi anak ke dalam beberapa kelompok, memberikan kegiatan kepada anak.Dan yang menjadi faktor pendukung meningkatnya kemampuan membaca adalah adanya motivasi orang tua, pendampingan dan bimbingan guru dan teman, serta tersedianya media pembelajaran membaca.
PENGARUH SELF-REGULATION LEARNING DAN SELF- EFFICACY TERHADAP PRESTASI AKADEMIK
Ardeliyani Syafitri;
Dery Atariq;
Rahmawati Eka Saputri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2279
Pendidikan bagi anak-anak merupakan hal yang penting untuk ditanamkan sejak berusia dini, karena seperti yang kita ketahui memberikan pendidikan pembelajaran pada anak merupakan suatu keharusan yang harus diterima oleh anak. Mengingat ada beberapa hak anak yang harus di dapatkan yang salah satunya adalah pendidikan. Untuk penelitian ini menggunakan metode penelitian wawancara terhadap guru dan kualitatif yang menekankan pada nilai. Metode kuantitatif menggunakan hasil angket. Hasil observasi yang kami peroleh di SDN Kreo 3 kelas 4B dengan materi “Pengaruh Self-Regulation Learning dan Self Efficacy terhadap prestasi akademik” dengan menggunakan angket, 23 siswa menjadi sampel dalam penelitian. Berdasarkan hasil yang telah kami teliti sekitar 65% sudah baik dalam memiliki self-regulatian learning, sisa 35% lagi mereka sangat baik. Untuk Self Efficacy sekitar 65% sangat baik dalam memiliki self efficacy, 30% sudah baik dalam memiliki self efficacy dan 5% lagi sudah cukup baik. Sedangkan Prestasi akademik sekitar 48% sangat baik dalam prestasi akademik, 22% sudah baik dalam prestasi akademik, dan 30% sudah cukup baik dalam prestasi akademik.Strategi self regulated learning merupakan sebuah strategi pendekatan belajar secara kognitif. Terdapat korelasi positif yang sangat signifikan antara prestasi akademik dengan penggunaan strategi regulasi diri dalam belajar.
PENGARUH TEMAN SEBAYA DENGAN PERKEMBANGAN MORAL PADA ANAK
Syafiq Ramadhan;
Eti Ernawati;
Rahmawati Eka Saputri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2296
Teman sebaya merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan pemahaman moral. Permasalahan moral yang menyangkut anak semakin hari semakin bertambah. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan teman sebaya dengan perkembangan moral pada anak di Sekolah Dasar Kreo 3 Kota Tangerang. Metode Penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diharapkan perlu pengawasan dan peran serta keluarga atau pembina panti asuhan untuk memantau perkembangan moral anak secara langsung maupun tidak langsung. Rekomendasi hasil penelitian diharapkan perlu pengawasan dan peran serta keluarga atau guru di sekolah untuk memantau perkembangan moral anak secara langsung maupun tidak langsung.
METODE FORUM DISCUSSION GROUP DALAM MENINGKATKAN LITERASI DI SDN SINDANGRATU 3
Nabil Makarim;
Ajeng Restu Wahyuni;
Irmayanti, Irmayanti
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v3i6.2304
Literasi dasar siswa Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode forum discussion group (FDG) untuk meningkatkan literasi siswa SDN Sindangratu 3. Studi pustaka dilakukan terhadap referensi terkait konsep literasi, FDG, dan penerapannya di SD. Hasilnya menunjukkan FDG efektif meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis siswa. Persiapan matang guru dan fasilitasi diskusi yang baik menjadi faktor keberhasilannya. Disimpulkan FDG dapat menjadi solusi meningkatkan literasi siswa SD jika diterapkan dengan memerhatikan berbagai faktor pendukungnya. Perlu analisis kesiapan sekolah dan pelatihan guru agar penerapannya berjalan optimal