cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN ULANG PADA IBU DENGAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) POSITIF DI WILAYAH PUSKESMAS SEKARAN KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Elliana, Dewi; Mularsih, Sri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v13i5.11594

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Data patologi dan data rumah sakit di beberapa senter di Indonesia menunjukkan bahwa kejadian kanker serviks berada di peringkat pertama. Selain kejadiannya tinggi masalah lain bahwa hampir 70% kasus datang ke rumah sakit sudah dalam keadaan stadium lanjut. Salah satu metode alternative skrining kanker serviks adalah Inspeksi Visual dengan Asam asetat (IVA). IVA adalah tes visual menggunakan larutan asam cuka (asam asetat 3-5%) pada serviks dan melihat perubahan warna yang terjadi setelah dilakukan olesan.Penelitian ini termasuk kompetensi bidan dalam melaksanakan pelayanan kebidanan pada wanita dengan gangguan reproduksi. populasi dalam penelitian ini sebanyak 84 orang. Sampel diambil dari keseluruhan obyek penelitian dan dianggap mewakili populasi yaitu sebanyak 44 orang. Analisa data yang digunakan univariat karena data yang didapatkan dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan distribusi frekuensi yang disajikan dalam bentuk prosentase. Data diolah dengan langkah editing, skoring, koding, recode, data entry dan analisa data. Hasil penelitian ini mendeskripsikan faktor - faktor yang mempengaruhi kunjungan ulang pada ibu dengan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) positif di wilayah Puskesmas Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang tahun 2012. Berdasarkan data penelitian menunjukkan bahwa dari tingkat pendidikan terdapat 19 (43,2%) ibu dengan IVA positif yang berpendidikan dasar (SD, SLTP), tingkat pengetahuan ibu pada ibu dengan IVA positif yaitu terdapat 24 (54,5%) memiliki pengetahuan cukup, dari sikap ibu sebanyak 23 (52,3%) mendukung untuk kunjungan ulang, dari faktor pendapatan keluarga sebanyak 25 responden (56,8%) memiliki tingkat pendapatan kurang dari Rp. 962.000,-, dari faktor keterjangkauan lokasi sebanyak 31 responden (70,5%) memiliki lokasi rumah yang tidak terjangkau dengan puskesmas, dari faktor kepuasan pelanggan sebanyak 26 responden (59,1%) merasa puas dengan fasilitas yang tersedia di puskesmas.Saran yang dapat diberikan dalam hasil penelitian ini. Diharapkan tenaga kesehatan mengetahui faktor – faktor yang bisa mempengaruhi kunjungan ulang pada ibu IVA positif, dan bagi instansi pendidikan diharapkan hasil penelitian dapat digunakan sebagai informasi menambah wawasan mahasiswa untuk lebih mengembangkan pengetahuan mengenai faktor – faktor apa saja yang berkaitan dengan kunjungan ulang pada ibu dengan IVA positif.
ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM PASIEN DALAM PRAKTIK TELEMEDICINE MELALUI APLIKASI HALODOC Widyaningrum , Ratna
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v13i5.11608

Abstract

The advancement of information technology has driven the development of telemedicine services, such as Halodoc, which facilitate online medical consultations. While enhancing accessibility, this service faces legal challenges related to patient protection and doctor liability, including risks of inaccurate diagnosis, limited physical examinations, and potential violations of data privacy. This study aims to examine how legal protection is provided to patients in telemedicine practices on the Halodoc platform and how doctors' legal responsibilities apply if patients suffer harm. The research employs normative legal research methods, utilizing statutory, conceptual, and comparative approaches. It analyzes primary, secondary, and tertiary legal materials using deductive reasoning. The findings indicate that legal protection for patients in telemedicine is categorized into preventive and repressive measures. Preventive protection is implemented through informed consent and medical record documentation, while repressive protection involves sanctions and compensation claims against doctors who commit medical errors. Doctors’ legal responsibilities in telemedicine encompass civil liability, which includes compensation for breaches of contract (wanprestasi) or unlawful acts; criminal liability, which may result in a maximum imprisonment of one year or a fine of up to Rp50,000,000.00; and administrative liability, which may lead to the revocation of a Registration Certificate (STR) or a Practice License (SIP).
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN TINGKAT STRES KERJA DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RSD dr. SOEBANDI JEMBER Pandu Wibowo; Sasmiyanto; Asmuji, Asmuji
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v13i5.11624

Abstract

Pendahuluan: Di RSD dr. Soebandi Jember, khususnya di ruang rawat inap kelas III, perawat umumnya menghadapi beban kerja secara tinggi, yang mana jumlah pasien yang harus ditangani tidak sejalan terhadap kuantitas perawat yang tersedia. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesejahteraan fisik dan mental perawat, serta menurunkan kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara beban kerja perawat dengan tingkat stres kerja di Ruang Rawat Inap Kelas III RSD dr. Soebandi Jember. Metode: Penelitian ini memanfaatkan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini merupakan perawat di ruang rawat inap kelas III di RSD dr. Soebandi sebanyak 90 perawat pada 9 ruang rawat inap kelas III di RSD dr. Soebandi semenjak bulan Juli sampai September. Teknik sampling menggunakan non-probability sampling dengan jumlah sampel 90 responden. Variabel independen penelitian adalah Beban Kerja Perawat, sedangkan variabel dependennya Stress Kerja. Mengunakan kuesioner sebanyak 15 butir pertanyaan dengan skala likert. Pengumpulan data yang dilaksanakan adalah prosedur administrasi dan prosedur teknis. Pengolahan data dilaksanakan beberapa tahapan seperti editing, skoring, coding, processing, tabulating dan cleaning. Analisis data terdiri dari analisa univariat dan analisis bivariat. Hasil: Dari penelitian ini, diketahui Beban kerja perawat terdapat pada kategori beban kerja sedang, Stres Kerja perawat pada kategori Stres kerja sedang dan terdapat hubungan antara Beban Kerja Perawat Dengan Tingkat Stres Kerja Di Ruang Rawat Inap Kelas III RSD Dr. Soebandi Jember.
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KESEDIAAN WANITA PASANGAN SUBUR UNTUK PERIKSA IVA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAWATAN PAGATAN TAHUN 2024 Maulidah, Nurul; Yuliastuti, Erni; Isnaniah, Isnaniah; Rusmilawaty, Rusmilawaty
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i1.11630

Abstract

Capaian pemeriksaan IVA di Puskesmas Perawatan Pagatan hingga Juli 2024 hanya mencapai 5 orang (0,1%) dari total 5.252 WUS, dengan satu kasus IVA positif dan satu kematian akibat kanker serviks pada bulan yang sama. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 99 responden WUS usia 30-50 tahun yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner baku HARS, dengan analisis uji chi-square (α ≤ 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46 responden (46,5%) mengalami kecemasan sedang, dan 66 responden (66,7%) tidak bersedia melakukan pemeriksaan IVA. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecemasan dan kesediaan pemeriksaan IVA (ρ-value = 0,000). Kesimpulan penelitian mengungkapkan bahwa kecemasan berperan besar terhadap kesediaan wanita pasangan usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA, sehingga diperlukan upaya edukasi masyarakat dan tenaga kesehatan untuk menyampaikan informasi positif tentang kanker serviks tanpa memandang latar belakang sosial budaya, guna mendukung deteksi dini melalui pemeriksaan IVA The coverage of IVA examinations at Pagatan Treatment Health Center up to July 2024 reached only 5 individuals (0.1%) out of 5,252 WUS, with one positive IVA case and one cervical cancer-related death recorded in the same month. This study employed a cross-sectional design, involving 99 WUS aged 30-50 years selected through random sampling. Data collection utilized a standardized HARS questionnaire, analyzed using the chi-square test (α ≤ 0.05). The results revealed that 46 respondents (46.5%) experienced moderate anxiety, and 66 respondents (66.7%) were unwilling to undergo IVA examinations. Statistical analysis indicated a significant relationship between anxiety and willingness to undergo IVA examinations (ρ-value = 0.000). The study concluded that anxiety significantly influences the willingness of women of reproductive age to undergo IVA examinations. Therefore, it is essential for healthcare professionals and communities to provide positive information about cervical cancer, disregarding socio-cultural barriers, to promote early detection through IVA examinations
HUBUNGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI ELEKTIF DI RSUD BUNG KARNO KOTA SURAKARTA Heri Rustamaji; Vitri Dyah Herawati; Indriyati, Indriyati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i1.11640

Abstract

Latar belakang :Pada umumnya kecemasan pasien pre operasi dimulai ketika dokter menyatakan akan dilakukan operasi, tindakan pembedahan sering menimbulkan dampak yang luas dan pengaruh psikologis terhadap pasien pre operasi (Smeltzer & Bare, 2016). Kebutuhan spiritual merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Apabila seseorang dalam keadaan sakit, maka hubungan dengan tuhan pun semakin dekat, mengingat seseorang dalam kondisi sakit menjadi lemah dalam segala hal, tidak ada yang mampu membangkitkannya dari kesembuhan, kecuali Sang Pencipta. Dalam pelayanan kesehatan, perawat sebagai petugas kesehatan harus memiliki peran utama dalam memenuhi kebutuhan spiritual (Hasnidar, 2020).Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di RSUD Bung Karno Kota Surakarta.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik korelasi dengan pendekatan kuantitatif, desain penelitian cross sectional.Penelitian ini dilakukan bulan November – Desember 2024 dengan sampel 55 responden. Hasil penelitian : Hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan kecemasan pasien pre operasi di RSUD Bung Karno Surakarta menggunakan uji korelasi Chi Square di dapatkan nilai Sig 0.001 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan : Ada hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan kecemasan pasien pre operasi.
PENERAPAN K3 DI CV. MAJA TEKNIK UNTUK MENGURANGI RESIKO KECELAKAAN Fahri, M. Khoirul; Abdillah, Hamid
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i1.11654

Abstract

This research has a goal to find out and study as well as analyze the application of K3 which is implemented in a CV, namely CVMaja Teknik located in Pandeglang Regency. This research uses a descriptive quantitative research method which uses 2 aspects, namely observation as well as interviews to obtain data. Then use the correlation analysis technique which aims to find out as well as compare how strong the relationship between one variable and another. This study also compares with research that has occurred by strengthening a data source from several library sources. In this study, data was obtained which showed that the application of OSH in this CV was still not optimal where there were still many employees or workers who did not implement OSH properly and correctly. Even though the implementation of K3 is very important to ensure the health and safety of workers and at the same time to reduce the number of work accidents that occur in the cv. Penelitian ini memiliki sebuah tujuan untuk mengetahui dan mempelajari sekaligus menganalisis penerapan K3 yang diterapkan di sebuah CV yaitu CV Maja Teknik yang terletak di Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dimana dengan menggunakan 2 aspek yaitu observasi sekaligus dengan wawancara untuk mendapatkan sebuah data. Kemudian menggunakan Teknik analisis korelasi yang bertujuan untuk mengetahui sekaligus membandingkan seberapa kuat hubungan antara variabel yang satu dengan yang lainnya. Penelitian ini juga membandingkan dengan penelitian yang sudah terjadi dengan menguatkan sebuah sumber data dari beberapa sumber Pustaka. Di dalam penelitian ini didapatkan sebuah data yang menunjukan bahwa penerapan K3 di CV ini masih kurang maksimal dimana masih banyak para karyawan atau pekerja yang tidak menerapkan K3 dengan baik dan benar. Padahal penerpaan K3 sangatlah penting untuk menjamin keselamatan dan kesehatan para pekerja dan sekaligus untuk mengurangi angka kecelakaan kerja yang terjadi di CV tersebut.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI POLIKLINIK RSU DIPONEGORO DUA SATU KLATEN Sri Mularsih; Widiyono, Widiyono; Anik Suwarni
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i1.11661

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Mellitus Tipe II merupakan penyakit metabolisme kronik, penyakit ini tidak dapat disembuhkan hanya dapat dikontrol dengan terapi farmakologis dengan minum obat seumur hidup, jika manajemen kesehatan tidak dilakukan dengan baik maka dapat menyebabkan komplikasi dan berbahaya karena mempengaruhi kadar gula darah. DMT II atau Non Insulin Dependent Diabetes Melitus (NIDDM) ialah tipe penyakit diabetes diakibatkan insensitivitas sel pada insulin (resistensi insulin) serta insulin relative mengakibatkan kenaikan kadar gula dalam darah. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II di Poliklinik RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 91 responden pasien dengan Diabetes Mellitus Tipe II dengan teknik sampling Non probability sampling. Pengambilan data menggunakan Kuesioner MMAS-8 (Eight-item Morisky Medication Adherence Scale) dan GDS untuk mengukur Kadar Gula darah yang telah diuji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang baik. Hasil : Umur responden di usia 40-60 tahun, pendidikan SMA, jenis kelamin mayoritas perempuan, pekerjaan mayoritas buruh,lama pengobatan mayoritas < dari 5 tahun, dan lama menderita < dari 5 tahun. Sebagian besar kepatuhan penderita diabetes mellitus minum obat pada kategori tinggi sebesar 42,9 % serta kadar gula sewaktu sebagian besar berada pada tinggi sebesar 46,2 %. Berdasarkan hasil analisis diperoleh p-value 0.001 < 0.05 yang menunjukkan terdapat hubungan kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II di Poliklinik RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Kesimpulan : Tinggi tingkat kepatuhan minum obat pasien Diabetes mellitus tipe II berhubungan dengan kadar gula darah. Dengan demikian disarankan pasien diabetes mellitus tipe II untuk mematuhi dalam mengkonsumsi obat diabetes. Semakin patuh minum obat semakin membaik kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II di Poliklinik RSU Diponegoro Dua Satu Klaten.
KESESUAIAN PENGELOLAAN OBAT BERDASARKAN INDIKATOR PADA PERIODE 2024 DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM KOTA PEMATANGSIANTAR Tampubolon, Reni Oktavia; Oktadiana, Isma; Nababan, Octavian A.; Marbun, Meyana
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i1.11663

Abstract

Pengelolaan obat perlu dilakukan dengan baik, karena pengelolaan obat yang baik akan menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan obat yang Efisiensi, Efektif dan Rasional. Pengelolaan perbelakan farmasi yang baik khususnya obat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kerugian akibat kesalahan pada tata kelolanya yang meliputi proses perencanaan kebutuhan obat, Pemilihan, Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan/Permintaan, Penerimaan/Pemeriksaan, Penyimpanan, Pendistribusian, Pemusnahan Dan Penarikan, Pengendalian, Administrasi (Pencatatan Dan Pelaporan). Berdasarkan Indikator Standar Pengelolaan Obat yaitu Pudjaningsih (1996) dan Indikator Kemenkes (2010). Pengelolaan obat yang meliputi Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan/Permintaan, Penyimpanan, Pendistribusian, Administrasi (Pencatatan dan Pelaporan) merupakan salah satu tugas dari Instalasi Farmasi Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar. Pengelolaan obat yang buruk akan memberikan dampak negatif terhadap mutu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan obat pada bulan Januari-Juni Tahun 2024 di Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli- Agustus Tahun 2024. Penelitian ini bersifat Deskriptif dengan Data Kuantitatif yang diperoleh secara Retrospektif (Sugiyono, 2012). Hasil penelitian menunjukan bahwa Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan/Permintaan, Penyimpanan, Pendistribusian, Administrasi (Pencatatan dan Pelaporan) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar sudah sesuai dengan standar kefarmasian.
PENGARUH EDUKASI DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI HERNIA DI RSU DIPONEGORO DUA SATU Wiratmi, Wiratmi; Sutrisno, Sutrisno; Anik Suwarni
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i1.11673

Abstract

Latar Belakang Pembedahan hernia menimbulkan kecemasan yang dapat mendatangkan berbagai permasalahan yaitu takut rasa nyeri, terjadinya perubahan fisik, atau tidak berfungsi normal, peralatan pembedahan, dan takut apabila tidak bisa menggerakan anggota tubuh setelah dibius merupakan respons kecemasan yang dialami pasien terhadap operasi atau pembedahan. Tujuan Mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media audiovisual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi hernia di RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan Pre Eksperimental. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini adalah pasien yang akan menjalani operasi hernia di RSU Diponegoro Dua Satu Klaten sebanyak 31 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecemasan Kuesioner APAIS (The Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan uji paired t-test. Hasil berdasarkan hasil penelitian sebelum diberikan edukasi audiovisual mayoritas responden memiliki kecemasan tingkat sedang sebanyak 26 responden (83,9%), sedangkan setelah diberikan edukasi audiovisual responden memiliki tingkat kecemasan ringan sebanyak 22 responden (71,0%). Hasil analisis diperoleh p-value 0.001 < 0.05 yang menunjukkan terdapat pengaruh edukasi menggunakan media audiovisual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi hernia di RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Kesimpulan Terdapat pengaruh edukasi menggunakan media audiovisual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi hernia di RSU Diponegoro Dua Satu Klaten.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP NYERI PADA PASIEN BPH (BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA) DI IGD RSU DIPONEGORO DUA SATU KLATEN Erny Indriani; Sutrisno, Sutrisno; Fajar Alam Putra
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i1.11674

Abstract

Latar belakang : BPH adalah penyakit dengan gambaran histologi yang menunjukkan proliferasi elemen selular prostat, seperti peningkatan jumlah sel stromal dan sel epitel glandular di zona transisional kelenjar prostat. Penyakit ini dikenal sebagai hiperplasia. Inflamasi dan perubahan hormon seks menyebabkan pembesaran kelenjar prostat, yang menyebabkan proses proliferasi ini. Gangguan ini akan menyebabkan reaksi nyeri. Sebagian orang menganggap nyeri sebagai perasaan yang tidak menyenangkan. Tujuan : Mengidentifikasi Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Pada Pasien BPH Di Igd Rsu Diponegoro Dua Satu Klaten. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan Pre Eksperimental. Rancangan penelitian yang digunakan adalah without control group. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien BPH di Igd Rsu Diponegoro Dua Satu Klaten sebanyak 34 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan uji paired t-test. Hasil : Berdasarkan analisis paired t-test yang sudah dilakukan didapatkan hasil dengan p-value 0,000 (<0,05) bahwa pemberian Teknik Relaksasi Nafas Dalam terhadap pasien BPH di IGD Rsu Diponegoro Dua Satu Klaten memberikan pengaruh terhadap penurunan tingkat nyeri pasien BPH. Kesimpulan : Adanya pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Tingkat Nyeri Pasien BPH di IGD RSU Diponegoro Dua Satu Klaten.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue