cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
PENGARUH ALTERNATE NOSTRIL BREATHING EXERCISE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS DUNGALIYO Abdullah, Wilanda; Rahma, Siti; Yusuf, Muhamad Nur Syukriani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i2.11901

Abstract

Hipertensi sering dijuluki sebagai Silent Killer karena merupakan penyakit mematikan tanpa gejala yang menyebabkan gangguan kardiovaskular sehingga dapat mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas), sehingga diperlukan penatalaksanaan nonfarmakologis yang salah satunya adalah alternate nostril breathing exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alternate nostril breathing exercise terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah puskesmas dungaliyo. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan pre test and post test nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 111, adapun jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 36 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan terapi alternate nostril breathing exercise sebagian besar responden memiliki tekanan darah tidak normal sebanyak 18 orang (100%) dan setelah diberikan terapi alternate nostril breathing exercise responden yang dengan tekanan darah normal sebanyak 18 orang (100%). Hasil uji analisis statistik diperoleh p value = 0,001< α (0,05). Kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan terapi alternate nostril breathing exercise terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah puskesmas dungaliyo. Diharapkan bagi puskesmas dapat melakukan peningkatan mutu asuhan keperawatan pada pasien hipertensi melalui intervensi inovasi keperawatan berupa alternate nostril breathing exercise untuk menurunkan derajat hipertensi yang dialami pasien.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TEKANAN DARAH PADA TENAGA KEPENDIDIKAN UNG Pakaya, Inang Novianti Ekaputri; Kasim, Vivien Novarina A.; Hunawa, Rachmawaty D.
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i2.11902

Abstract

Tekanan darah merupakan faktor penting dalam sirkulasi tubuh yang dapat mempengaruhi homeostasis. Aktivitas fisik dan Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah dua faktor yang berperan signifikan dalam pengaturan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dan IMT dengan tekanan darah pada tenaga kependidikan di Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 70 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan m elalui kuesioner yang mengukur aktivitas fisik, IMT, dan tekanan darah. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49 responden (70%) memiliki tekanan darah normal, 17 responden (24,3%) mengalami prehipertensi, dan 4 responden (5,7%) mengalami hipertensi. Sebanyak 37 responden (52,9%) melakukan aktivitas fisik ringan, 28 responden (40%) melakukan aktivitas fisik sedang, dan 5 responden (7,1%) melakukan aktivitas fisik berat. Sebanyak 39 responden (55.7%) memiliki IMT dengan kategori normal, 30 responden (42.9%) memiliki IMT dengan kategori gemuk, dan 1 responden (1.4%) memiliki IMT dengan kategori kurus. Uji Spearman menunjukkan p-value 0,000, yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan tekanan darah (r = -0,438). Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara IMT dan tekanan darah dengan p-value 0,000 (r = 0,569). Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas fisik dan IMT berperan penting dalam pengaturan tekanan darah, dan disarankan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik dan pola makan sehat di kalangan tenaga kependidikan.
EDUKASI PENGARUH KAGEL EXERCISE PADA LANSIA DI PUSKESMAS KENDALSARI DENGAN KELUHAN INKONTINENSIA URIN Rahmah, Annisa; Rosidah, Nikmatur; Suharto, Bonita
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i2.11903

Abstract

The aging process, health problems that commonly occur during the aging process include: decreased intellectual function/dementia (mental disorders), lack of physical activity (immobility), infections, standing and walking unsteadily (instability), difficulty defecating constipation, depression, decreased endurance, sleep disorders (insomnia) and urinary incontinence. According to the National Kidney and Urology Disease Advisory Board in the United States, 13 million people suffer from incontinence, 85% of whom are women. Bladder capacity decreases with age. This is caused by irregular contraction of the sphincter muscle, causing the bladder to weaken. There are several elderly patients who complain of difficulty holding in urination. Therefore, the author wants to increase patient understanding that incontinence can be treated with non-pharmacological therapy by distributing leaflets containing treatment of urinary incontinence in the elderly with kagel exercise at the Kendalsari health center.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Misah, Jesicca Cestly Herity; Kolibu, Febi K.; Korompis, Grace E. C.
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i2.11926

Abstract

Kualitas pelayanan administrasi merupakan salah satu kriteria yang membuat pasien ingin kembali pada institusi yang menyediakan pelayanan kesehatan. Tingkat kepuasan pasien dapat didefinisikan sebagai selisih antara harapan dengan kenyataan yang diterima saat mendapatkan pelayanan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan administrasi dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Bahu Kota Manado. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik dan menggunakan pendekatan studi potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2025 yang bertempat di Puskesmas Bahu Kota Manado. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari sejumlah pasien instalasi rawat jalan yang tidak diketahu jumlahnya dan yang telah memperoleh layanan administrasi. Sampel penelitian sebanyak 100 responden dengan metode pegambilan sampel secara tidak disengaja. Analisis data secara bivariat dengan menggunakan uji statistik Exact Fisher Test pada tingkat kemaknaan 95% (a=0,05). Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0.001 (p value<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini terdapat hubungan antara kualitas pelayanan administrasi dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Bahu Kota Manado.
HUBUNGAN KEPUASAN PELAYANAN KESEHATAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN PASCA STROKE DI KLINIK KINESIA SENTRA REHABILITASI KOTA GORONTALO Pinoi, Ersavira S.; Pakaya, Nasrun; Hunawa, Rachmawaty D.
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i2.11927

Abstract

Pelayanan kesehatan yang komprehensif ditunjukkan dengan banyaknya pasien yang memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap pelayanan kesehatan. Proses pemulihan pada pasien stroke memerlukan waktu yang lama, sehingga diperlukan pengendalian faktor resiko dengan melakukan kunjungan ulang untuk kontrol secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepuasan pelayanan kesehatan dengan minat kunjungan ulang pasien pasca stroke di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi Kota Gorontalo. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini merupakan pasien pasca stroke yang berobat di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi Kota Gorontalo. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 115 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian didapatkan kepuasan pelayanan kesehatan dalam kategori puas sebanyak 66 responden (57,4%), kategori cukup puas sebanyak 49 responden (42,6%). Berdasarkan minat kunjungan ulang di dapatkan minat kunjungan baik sebanyak 74 responden (64,3%), minat kunjungan cukup baik sebanyak 36 responden (31,3%), dan minat kunjungan kurang baik sebanyak 5 responden (4,3%). Berdasarkan uji rank spearmen dengan hasil p-value = 0.000 (p-value < 0,05) didapatkan hubungan kepuasan pelayanan kesehatan dengan minat kunjungan ulang pasien pasca stroke di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi Kota Gorontalo. Dari total 115 responden, 66 responden (57,4%) memiliki tingkat kepuasan puas dengan minat kunjungan baik sebanyak 59 responden (51,3%). Kesimpulan kualitas pelayanan kesehatan berperan dalam mendukung minat berkunjung pasien untuk rutin melakukan kontrol ulang.
KEGIATAN FISIOTERAPI GERIATRI PADA LANSIA DENGAN GANGGUAN KUALITAS TIDUR DI PUSKESMAS KENDALSARI KOTA MALANG Tri Wahyuni, Andriani; Rosidah, Nikmatur; Suharto, Bonita
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i3.11945

Abstract

Counseling and counseling are carried out with the aim of providing education on the puzzle of sleep quality disorders in the elderly regarding the causes of sleep disorders to how to overcome sleep disorders themselves, provision is also carried out for the elderly so that they can do independent exercises at home to alleviate the effects of sleep disorders experienced. Relieve complaints of sleep disorders in the elderly and education about exercises that can be applied independently at home. Provide counseling and counseling related to sleep disorders in the elderly using leaflets and questions and answers to the elderly and families about things that are known about sleep quality. The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire was also filled out to determine the condition of the elderly's sleep quality. Counseling and counseling activities can increase the knowledge of both the elderly and their families about the importance of maintaining sleep quality and how to prevent sleep quality, there is a significant change where there is an increase in sleep hours in the elderly who experience sleep disorders and no longer wake up often at night.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MADU TERHADAP DIARE AKUT PADA ANAK USIA BALITA DI PUSKESMAS LIMBOTO Sibali, Andi Nurnamirah; Pomalango, Zulkifli B.; Mohamad, Rini Wahyuni
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i3.11972

Abstract

Diare akut adalah salah satu masalah kesehatan yang signifikan pada anak balita, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan angka kematian jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi madu terhadap diare akut pada anak usia balita di Puskesmas Limboto. Jenis penelitian ini quasi-eksperimen dengan desain two group pre-test post-test design. Penelitian terdiri dari variabel independen (pemberian terapi madu) dan variabel dependen (frekuensi diare). Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 90 anak balita yang mengalami diare akut di Puskesmas Limboto, dengan sampel 30 anak yang dibagi menjadi dua kelompok (kelompok terapi madu, oralit, zinc, dan kelompok oralit, zinc). Instrumentasi menggunakan lembar observasi, dan teknik analisa data menggunakan uji statistik uji wilcoxon signed ranks untuk mengukur perubahan sebelum dan sesudah terapi madu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian terapi madu secara signifikan menurunkan frekuensi diare dan memperbaiki konsistensi tinja pada kelompok terapi madu, oralit, dan zinc dibandingkan kelompok intervensi oralit dan zinc, dengan nilai p = < 0,005 (p = 0,001, 0,001, 0,001, 0,001). Pembahasan menguraikan efektivitas madu sebagai terapi komplementer karena kandungan antibakteri dan sifat prebiotiknya. Kesimpulan dan saran dari penelitian ini adalah terapi madu efektif sebagai metode komplementer dalam mengurangi gejala diare akut pada balita. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan intervensi berbasis terapi komplementer yang aman dan alami untuk mengatasi diare pada balita. Penelitian ini telah disetujui oleh KEPK Universitas Negeri Gorontalo yang dibuktikan dengan nomor surat: 246A/UN47.B7/KE/2024.
POTENSI NANOTEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN EFISIEN PENGIRIMAN OBAT KE MATA: TINJAUAN LITERATUR Siregar, Dinaulina; Humaira, Syabrina; Febriani, Lisa; Sianturi, Icha Netanya
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i3.11976

Abstract

Gangguan penglihatan merupakan permasalahan kesehatan global yang terus bertambah dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup manusia. Lebih dari 2,2 miliar orang di dunia yang mengalami gangguan penglihatan atau kebutaan. Metode konvensional dalam penghantaran obat mata ini, seperti tetes mata, memiliki keterbatasan dalam hal bioavailabilitas, stabilitas obat serta efektivitas terapi jangka panjang. Dengan hadirnya nanoteknologi dapat menjadikan sebuah solusi inovatif dengan menawarkan sistem penghantar obat berbasis Nanopartikel yang mampu meningkatkan penetrasi, retensi serta pelepasan obat yang lebih terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi nanoteknologi dalam meningkatkan efisiensi penghantar obat mata malalui studi literatur. Berbagai pendekatan nanoteknologi seperti nanopartikel polimer, liposom, nanosuspensi, nanoemulsi, dendrimer dan liposom telah dikembangkan untuk mengatasi kendala dalam penghantaran obat ke mata. Hasil studi menunjukan bahwa sistem berbasis nanoteknologi mampu meningkatkan bioavailabilitas obat secara signifikan, memperpanjang durasi obat dalam jaringan mata sehingga dapat bekerja lebih efektif, serta dapat mengurangi efek samping yang sering terjadi pada metode pengobatan konvensional. Namun, tantangan dalam stabilitas formulasi, keamanan jangka panjang, serta efektivitas klinis masih menjadi perhatian utama dalam implementasi teknologi ini. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dan uji klinis diperlukan untuk memastikan keberlanjutan serta penerapan luas dalam pengobatan berbagai penyakit mata.
HUBUNGAN KEPATUHAN FISIOTERAPI DENGAN PERBAIKAN RANGE OF MOTION DAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN OSTEOARTHRITIS LUTUT DI RUMAH SAKIT ADVENT Elvara Fatimah Muzaki; Ahmad Fauzi; Wiwi Febriani; Helmi Ismunandar
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i3.11977

Abstract

Latar Belakang: Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit degeneratif akibat inflamasi kronis pada sendi, yang sering terjadi pada populasi usia lanjut dan dapat menyebabkan keterbatasan gerak serta nyeri kronis. Fisioterapi menjadi salah satu terapi utama untuk meningkatkan Range of Motion dan mengurangi tingkat nyeri pada pasien osteoarthritis lutut. Kepatuhan pasien dalam menjalani fisioterapi memiliki peran penting dalam keberhasilan terapi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari pasien pasien osteoarthritis lutut yang menjalani fisioterapi di Rumah Sakit Advent, dengan total responden sebanyak 43 pasien. Data kepatuhan pasien di ukur dengan melihat kartu kedatangan pasien ke rumah sakit, sementara ROM diukur menggunakan goniometer, dan tingkat nyeri menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil Penelitian: Data yang telah diperoleh kemudian dilakukan analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan fisioterapi dengan perbaikan ROM pada fleksi lutut (sinistra p=0,000, dextra p=0,004) tetapi tidak terdapat hubungan signifikan pada ekstensi lutut (sinistra p=1,000, dextra p=1,000). Kepatuhan fisioterapi juga memiliki hubungan signifikan dengan penurunan tingkat nyeri (p=0,011). Responden yang patuh menunjukan perbaikan ROM yang lebih baik dan penurunan nyeri yang signifikan disbanding dengan yang tidak patuh. Kesimpulan: Kepatuhan fisioterapi memiliki peran penting dalam perbaikan ROM dan penguranga tingkat nyeri pada pasien osteoarthritis lutut. Hasil menunjukan perlunya edukasi dan motivasi kepada pasien untuk meningkatkan kepatuhan terhadap program fisioterapi guna mendukung hasil terapi yang optimal.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN MINAT PASANGAN USIA SUBUR PADA PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI PUSKESMAS TONGAS Sinta Bella; Nova Hikmawati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i3.11987

Abstract

Dukungan suami memiliki peran penting dalam memotivasi istri untuk menggunakan kontrasepsi jangka panjang (MKJP) serta dapat membangun hubungan yang harmonis dan dapat mempengaruhi kepercayaan istri dalam pengambilan keputusan memilih kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan minat pasangan usia subur pada penggunaan (MKJP) di Puskesmas Tongas. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah PUS yang menggunakan KB (MKJP) di Puskesmas Tongas bulan Februari adalah 6288 orang, dengan besarnya sampel yaitu sebesar 188,64 (189) orang. Penentuan sampling menggunakan tehnik simple random sampling. Instrument yang digunakan lembar kuesioner dukungan suami dan minat pasangan usia subur. Selanjutnya di uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil dukungan suami tinggi sebanyak 181 responden (95,0%) dan hasil minat pasangan usia subur 153 responden (81,0%). Hasil uji analisis menunjukkan p value = 0,000 < α = 0,05. Artinya ada hubungan dukungan suami dengan pasangan usia subur pada penggunaan kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Tongas. Saran dari penelitian ini untuk petugas kesehatan dan bidan diharapkan dapat memberikan konseling dan dapat meningkatkan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dan KB kepada pasangan usia subur.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue