cover
Contact Name
Aridhotul Haqiyah
Contact Email
aridhotulhaqiyah@unismabekasi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maddanafkipunisma@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Islam 45 Bekasi Jl. Cut Meutia No. 83 Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia 17113
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Maddana: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27977471     DOI : -
MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam 45 Bekasi. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumberdaya manusia, teknologi tepat guna, dan kesehatan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
Pengenalan metode permainan motorik kasar anak pada guru TK di Banjarmasin Amalia, Bonita; Siahaan, Jurdan Martin; Ramadhan, As’ary; Pratiwi, Endang; Fauzi, Ahmat
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan sosialisasi pengabdian masyarakat ini untuk memudahkan pihak sekolah dalam memberikan pembelajaran yang tepat dalam proses pembentukan motorik anak, sehingga dengan terlaksananya kegiatan ini guru mampu memberikan permainan di sekolah yang sesuai dan tepat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara tutorial dan diskusi.untuk teori, serta praktik/latihan dalam kelompok dan diskusi untuk pengalaman praktik. Metode pelaksanaa melalui ceramah dan diskusi tentang teori-teori program pemulihan olahraga, serta praktik pemulihan olahraga, sehingga peserta pelatihan memiliki landasan pemahaman pengetahuan teori dan praktek tentang program pemulihan olahraga. Pengabdian kepada masyarakat yang diberikan oleh Bonita Amalia, M.Pd. dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2023 dengan hasil kegiatan yaitu materi yang diberikan sangat membantu peserta dalam proses pembelajaran motorik kasar antara lain ialah lokomotor dan manipulatif. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar dimana tim pengabdian memberikan materi berupa metode permainan motorik kasar dan mencontohkan atau mempraktekkan secara bersama guru-guru TK di Banjarmasin. Pada program pengabdian masyarakat kali ini sangat diperlukan pengembangan dalam hal yang lebih luas dan diharapkan agar para guru-guru TK di Banjarmasin dapat lebih kritis lagi dalam berpikir.
Workshop metode latihan sepakbola pada Club Jawa Baru Sinjai Mappaompo, M Adam; Aprilo, Ians; Arfanda, Poppy Elisano; Iskandar, Iskandar; Adil, Ahmad; Pratiwi, Endang
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan dalam bentuk pengenalan dan pengetahuan tentang Latihan sepakbola pemain club Jawa Baru Sinjai. Kegiatan ini bertujuan untuk Menginformasikan kepada pemain Club Jawa Baru Sinjai tentang latihan bagi pemain club Jawa Baru Sinjai, untuk menilai motivasi dan respon pemain Club Jawa Baru Sinjai sepanjang latihan, untuk mengetahui tingkat partisipasi pemain Club Jawa Baru Sinjai dalam pemahaman latihan. Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini dibagi atas dua kegiatan yaitu kegiatan penjelasan secara teori dilakukan selama satu hari yaitu menjelaskan tentang jenis Latihan dalam sepakbola dan Untuk mengetahui jenis latihan sepak bola kegiatan praktek dan pelaksanaan dilakukan selama 6 hari. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa Peserta dapat mempelajari informasi tentang berbagai metode latihan sepak bola dengan sungguh-sungguh dan dapat memanfaatkannya dengan baik. dapat memberikan informasi yang cukup kepada peserta tentang langkah-langkah mulai dari persiapan hingga proses pelatihan yang akan digunakan. Meningkatkan pemahaman siswa terhadap judul, menit, pemain, dan tujuan setiap jenis latihan di Club Jawa Baru Sinjai. dapat memperdalam pemahaman peserta terhadap materi pelatihan .
Training psychologycal first aid bagi pendamping sebaya untuk ODHIV (orang dengan HIV AIDS) Handayani, Eka Sri; Aminah, Aminah; Farial, Nur Hasanah
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Jenis virus yang menyerang sel darah putih ini menyebabkan daya tahan tubuh manusia menurun. Sistem kekebalan tubuh manusia berfungsi untuk mencipta. LSM KP Borneo Plus sendiri berjumlah 21 orang yang tersebar di seluruh Kalsel, penempatannya ada di kabupaten Banjar, Banjarbaru dan Tanah Bumbu, konselornya terdiri dari beberapa latar belakang pendidikan, ada juga dari Bimbingan Konseling dan Psikologi, kendalanya yang dihadapi konselor KP Borneo Plus Salah satunya adalah pasien masih kurang percaya dengan pengobatan medis atau ARV, mereka lebih percaya pada obat herbal, jumlah pasien HIV AIDS sendiri yang dibantu oleh konselor dari KP Borneo Plus saja 1.000 orang, dan mereka dirawat di Banjarmasin. Metode pelaksanaan PFA yang digunakan terdiri dari serangkaian tindakan untuk mengurangi tekanan psikologis awal pada kasus HIV AIDS. Rincian metode yang digunakan dibagi menjadi 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan evaluasi panggung. Metode pelatihan pada sesi evaluasi pelatihan ini menggunakan metode angket deskriptif dan umpan balik.
Bimbingan teknis pembuatan modul ajar berbasis prinsip pembelajaran diferensiasi bagi guru di Sekolah Penggerak SMAN 1 Marabahan Handayani, Eka Sri; Farial; Danu, Angga Taufan
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi adalah suatu pendekatan yang mengakui bahwa setiap siswa memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda-beda. Dalam pembelajaran berdiferensiasi, siswa diberikan pilihan-pilihan yang bervariasi dalam hal materi pembelajaran, metode pengajaran, dan penilaian. Tujuan utama dari pembelajaran berdiferensiasi adalah untuk memastikan bahwa setiap siswa dapat mencapai potensi maksimal mereka dan merasa termotivasi dalam proses belajar. Salah satu cara untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka adalah dengan memberikan pilihan pada siswa dalam memilih materi pembelajaran. Siswa diberikan kebebasan untuk memilih topik yang mereka minati dan ingin pelajari lebih lanjut. Misalnya, jika ada siswa yang tertarik dengan ilmu pengetahuan alam, mereka dapat memilih untuk fokus pada mata pelajaran seperti biologi, fisika, atau kimia. Sebaliknya, jika ada siswa yang tertarik dengan seni dan musik, mereka dapat memilih untuk fokus pada mata pelajaran seperti seni rupa, tari, atau musik. Dengan memberikan pilihan ini, siswa akan lebih termotivasi untuk belajar karena mereka dapat belajar sesuai minat dan kebutuhan mereka sendiri. Modul berdiferensiasi tidak berisi rancangan sebagaimana umumnya. Sebaliknya, guru merancangnya khusus sesuai keadaan dan kebutuhan anak. Modul ini berfokus pada perkembangan mental, minat, serta bakat setiap anak. Di dalamnya, guru merencanalan program atau aktivitas yang dapat menumbuhkan kreativitas. Tentunya, semua itu mencakup berbagai gaya dan pengalaman belajar. Meskipun modul berdiferensiasi berfokus dan berorientasi pada perbedaan setiap siswa, bukan berarti guru mengajar hanya dengan mengacu satu kondisi saja. Namun, guru justru menyajikan beragam sarana dan prasarana berupa model pembelajaran. Tujuannya adalah setiap siswa menerima perlakuan khusus sesuai kebutuhannya. SMAN 1 Marabahan sudah memasuki tahun kedua dalam program sekolah penggerak dan Implementasi Kurikulum Merdeka atau IKM, dalam hal ini tentu saja seluruh tenaga pengajar di setiap sekolah dalam tahap berkembang untuk penyesuaian kurikulum Merdeka salah satunya adalah asessmen dalam gaya belajar, aplikasi pembelajaran secara berdiferensiasi dan dalam bentuk modul ajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tiga metode pelaksanaan yaitu seperti (1) pretest; (2) ceramah, dan (3) posttest. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah 42 orang Peserta terdiri dari guru-guru baik guru penggerak dan yang belum menjadi guru penggerak. Usulan Proposal pengabdian kepada masyarakat dibiayai sebesar Rp. 3.000.000,- dari dana APBU UNISKA Tahun Akademik 2023/2024. Luaran PKM ini meliputi: (1) Publikasi jurnal; (2) video youtube; dan (3) publikasi media instagram @prodibkuniskamab.
Workshop in house training asesmen diagnostik gaya belajar bagi guru di Sekolah Penggerak SMAN 1 Anjir Muara Farial; Handayani, Eka Sri; Danu, Angga Taufan
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelaksanaan Workshop In House Training Asesmen Diagnostik Gaya Belajar bagi guru di SMAN 1 Anjir Muara, salah satu Sekolah Penggerak yang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Asesmen diagnostik memainkan peran penting dalam membantu guru memahami karakteristik belajar siswa, termasuk kelemahan, kekuatan, minat, motivasi, serta gaya belajarnya. Dengan pemahaman tersebut, guru dapat menyesuaikan metode pembelajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Workshop ini dilaksanakan selama 40 jam dengan metode partisipatif, melibatkan 22 guru, dan menggunakan berbagai pendekatan, seperti ceramah, simulasi, dan praktik langsung. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan asesmen diagnostik serta menyusun rencana pembelajaran berbasis gaya belajar siswa. Kesimpulannya, workshop ini berhasil memperkuat kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berpusat pada siswa sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Workshop program pemberdayaan psikologis petugas lembaga pemasyarakatan untuk mengatasi stigma dan masalah kesehatan mental anak laki-laki di LKPA 1 A Martapura Tohari, Sabit; Haryadi, Rudi; Abidarda, Yulizar
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narapidana yang berada di Lapas memerlukan adaptasi dalam waktu yang cukup lama agar dapat mendapatkan kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Seperti yang dijelaskan dalam hadis riwayat Imam al-Bayhaqi dan Ibnu Mubarok, Nabi Muhammad SAW menyuruh kita menggunakan kesempatan untuk melakukan kebaikan, ightanim khamsan qabla khamsin (manfaatkanlah lima kesempatan sebelum datang lima kesempitan). Stigma terhadap warga binaan khususnya anak laki-laki dapat menjadi hambatan serius dalam proses pemulihan mereka. Stigma ini dapat menciptkan persepsi Masyarakat yang negative dan menghambat reintegrasi mereka ke dalam Masyarakat. Stigma seringkali menciptakan tembok yang sulit di Atasi bagi warga binaan, dan mempengaruhi persepsi Masyarakat terhadap mereka, dan hal inimenghambat proses pemulihan psikologisnya, dan hal ini sangat berpengaruh terhadap Kesehatan menta warga binaan. Balai Pemasyarakatan memainkan peran krusial dalam mengelola dan membimbing warga binaan. Beban psikologis dan stigma dari masyarakat yang akan diterima setelah narapidana terbebas dari Lapas akan menghambat mereka untuk berbaur dan bersosialisasi dalam masyarakat. Apabila hal ini terjadi, maka peluang untuk melakukan kejahatan kembali akan semakin besar. Dalam kondisi ini penting adanya pelatihan pemberdayaan psikologis bagi narapidana khusunya anak-anak Dimana apabila bebas, ia masih mampu berkarya mengembangkan diri dan apabila  telah bebas dari Lapas telah siap berbaur dengan masyarakat sekitar, bahkan dengan masyarakat luas yang didukung pengetahuan dan keterampilan dalam bekerja, dan pemberdayaan psikologis seputar permasalahan psikologis dan Kesehatan mental. 
Pelatihan Perwasitan Olahraga Tradisional Di Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran Nurmachmud, Septian; Alfredo, Alfredo
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to provide training and understanding of traditional sports refereeing in Karangsegar Village, Pebayuran District. The target of this study is residents of Karangsegar Village, especially sports teachers and adults over the age of 20 years, both men and women. Now we can see children carrying gadgets wherever they are, they are engrossed in their gadgets in hand while playing the games in it. I want to restore traditional games such as enggrang, obstacle, dagongan, engklek and so on that have been abandoned to become popular again. Even what was just a traditional game can now be developed into a contested sport. In addition, I also want to provide training on traditional sports refereeing so that people can not only play, but also be able to become referees or referees in traditional sports. To be able to realize this, I conducted qualitative research with observation, socialization, interview, and documentation methods in data collection. Then a research was carried out in the form of socialization and training for traditional sports refereeing at SDN Sumbersari 01 on March 4, 2023 with 25 participants who are sports teachers in Pebayuran District. The result of these activities is that PE teachers gain knowledge about traditional sports refereeing, PE teachers gain experience with hands-on practice on the field, and for a long period of time they can establish a traditional sports community in Pebayuran District to create quality athletes and referees.
Sosialisasi Pentingnya Warming-Up Sebelum Melakukan Olahraga Bagi Masyarakat Desa Jayasakti Kecamatan Muaragembong Fikri, Muhammad Abdul; Aini, Kuratul
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this community service activity is to explain the important role of WARMING-UP BEFORE DOING EXERCISE FOR THE COMMUNITY. The main purpose of warming-up is to prepare the body for the upcoming physical activity. This helps increase blood flow to the muscles, increases body temperature, and improves flexibility. By warming up, you can reduce your risk of injury and maximize your performance. This activity was carried out on March 10 2023 targeting parents of Al Hidayah KB KB students, activities in this method use training such as socialization. This program ran smoothly and was successfully implemented because parents began to recognize the important role in developing children's creativity.
Pelatihan Olahraga Tradisional Di Desa Karangsegar Kecamatan Pebayuran Mamesah, Elly Diana; Elly Diana Mamesah
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauhwarga Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran mengetahuiolahraga tradisional. Sasaran dari penelitian ini adalahwarga Desa Karangsegar, terutama guru sekolah dan remajayang berada di desa tersebut baik laki-laki maupunperempuan. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan hasilbahwa olahraga tradisional ini sudah cukup terkenal dikalangan masyarakat, namun keberadaannya kini sudah mulaimemudar seiring dengan berkembangnya teknologi yangbegitu pesat. Sekarang kita dapat melihat dari usia anak-anaksampai dewasa semua membawa ponsel dimanapun merekaberada, mereka asik memainkan permainan yang ada didalam ponsel tersebut. Keresahan inilah yang membuatpenulis mengangkat judul di atas. Saat pelaksanaan yangberlangsung di SDN Sumbersari 01, peserta yang hadirmencapai kurang lebih 25 orang yang berasal dari SD seKecamatan Pebayuran dan juga dihadiri oleh tamu undangandari Korwil, K3S, KKG PJOK. Semoga dengan diadakannyaacara ini dapat mengembalikan permainan tradisional sepertihadang, enggrang, patok lele dan lain sebagainya yang sudahditinggalkan menjadi popular kembali dan penulis juga inginmasyarakat tahu bahwasannya olahraga tradisional saat inibukan sekedar permainan tradisional saja melainkan menjadiolahraga yang diperlombakan. Untuk dapat mewujudkan haltersebut, penulis melakukan penelitian kualitatif denganmetode observasi, sosialisasi, pelatihan, dokumentasi
Pelatihan Cara Bermain Permainan Bola Voli Kepada Remaja Desa Sindangjaya Bujang, Bujang; Prasojo, Prasojo
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, perkembangan sosial dan mental manusia, tetapi tidak semua remaja memiliki kesempatan untuk belajar olahraga dengan baik. Bola voli merupakan olahraga populer di Indonesia, tetapi pemahaman yang cukup tentang teknik dasar dan aturan diperlukan untuk bermain bola voli. Kabupaten Bekasi memiliki banyak sekolah dan pusat kegiatan pemuda, sehingga pelatihan bola voli dapat menjadi aktivitas yang positif dan bermanfaat bagi remaja di daerah ini. Program pelatihan yang terstruktur dan efektif dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pelatihan bola voli bagi remaja di Kabupaten Bekasi, terutama di Desa Sindangjaya. Pelatihan ini dapat membantu remaja belajar teknik dasar bola voli, meningkatkan keterampilan sosial mereka melalui olahraga, dan memperoleh manfaat kesehatan yang lebih baik. Program pelatihan bola voli untuk remaja di Desa Sindangjaya akan memberikan banyak manfaat bagi remaja di daerah ini, mulai dari meningkatkan keterampilan fisik dan sosial hingga meningkatkan kesehatan dan rasa kebersamaan di antara remaja. Metode yang digunakan dalam program pelatihan ini adalah pendidikan dan pelatihan masyarakat. Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan bahwa peserta telah memahami pelatihan dengan baik. Peserta telah berhasil menunjukkan kemampuan yang cukup dalam menguasai teknik dasar dan strategi bermain bola voli yang diajarkan dalam pelatihan. Kesimpulannya, program pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam bola voli. Melalui pelatihan ini, peserta akan memiliki keterampilan dasar yang cukup untuk bermain bola voli dengan baik dan membangun karakter positif dalam diri mereka.