cover
Contact Name
Alfan Hadi
Contact Email
alvanibra70@gmail.com
Phone
+6287835553491
Journal Mail Official
pgmialaminjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. TGH Abdul Karim Gersik-Kediri-Lombok Barat-NTB
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin
ISSN : 29860946     EISSN : 28298276     DOI : https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v2i2
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin adalah Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar berisi tulisan tentang gagasan konseptual, kajian dan penerapan teori, penulisan praktis, dan hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin menjadi wadah bagi peneliti, guru, dosen dan pemerhati pendidikan. Jurnal ini diterbitkan dua kali per tahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kimia Berbasis Reading, Questioning, And Answering (Rqa) Wawan Samudera; Alfan Hadi
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v1i2.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk yaitu perangkat pembelajaran kimia berbasis Reading, Questioning, and Answering (RQA) yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Desain penelitian pengembangan mengacu pada pengembangan model 4D. Hasil uji validasi oleh ahli/validator menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan layak sebagai perangkat pembelajaran kimia, yang meliputi silabus diperoleh rata-rata skor 3,32 dengan kategori baik, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran diperoleh rata-rata skor 3,29 dengan kategori baik, Lembar Kegiatan Peserta Didik diperoleh rata-rata skor 3,16 dengan kategori baik, dan Intrumen Kemampuan Berpikir Kreatif diperoleh rata-rata skor 3,20 dengan kategori baik. Uji terbatas dilakukan pada kelas XI MIA1 di SMA Negeri 8 Mataram dengan 18 responden, diperoleh hasil respon peserta didik terhadap perangkat pembelajaran dengan rata skor 2,79 (praktis). Uji coba skala luas dilakukan di satu sekolah yaitu kelas XI MIA SMA Negeri 8 Mataram dengan jumlah kelas sebanyak 3 yaitu XI MIA3 dengan nilai N-gain sebesar 71,73 pada kategori Tinggi pada rentang N-gain > 70, XI MIA4 dengan nilai N-gain sebesar 66,69 pada kategori Sedang pada rentang 70 > N-gain ≥ 30, dan XI MIA5 dengan nilai N-gain sebesar 61,48 pada kategori Sedang pada rentang 70 > N-gain ≥ 30. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran kimia berbasis RQA yang dikembangkan telah memenuhi syarat validitas, praktis, dan efektif sebagai perangkat pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik SMA pada materi asam dan basa. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran dan RQA
Penerapan Model Pembejaran CTL Dengan Media Kartu Mata Pelajaran Al Quran Hadits Di MI Raudatul Husna Kepok Desa Mertak Tombok Suci Handayani; Runi Fazalani
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v1i2.13

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena rendahnya kualitas program pembelajaran di Madrasah, seringkali disebabkan oleh sistem pembelajaran yang dilakukan di Madrasah tersebut. Sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits hasil belajar siswa relatif rendah dikarenakan sebagian siswa menganggap bahwa mata pelajaran Al-Qur’an Hadits adalah mata pelajaran yang kurang menarik. Selain itu, penggunaan metode yang monoton juga berpengaruh besar terhadap keaktifan siswa dalam proses pembelajaran yang kemudian dapat menjadikan hasil belajar siswa relatif rendah. Oleh karena itu peneliti menggunakan model pembelajaran CTL dengan media kartu, diharapkan dengan adanya pembaruan proses pembelajaran ini menjadikan proses kegiatan belajar mengajar lebih baik. Kata Kunci: Model Pembelajaran CTL, Media Kartu.
Pengaruh Tingkat Kesejahteraan Guru Terhadap Kinerja Guru Di Madrasah Ibtidaiyah Se-Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah Shahibul Ardhi; Hadlun
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v1i2.14

Abstract

Guru adalah pendidik profesional yang memiliki tugas sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pelatih, menilai serta melakukan evaluasi terhadap peserta didik. Namun, seluruh pengabdian yang telah dilakukan guru berbanding terbalik dengan tingkat kesejahteraan guru yang masih tergolong rendah, termasuk di wilayah-wilayah terpencil. Bagi guru tingkat kesejahteraan yang memadai sangatlah penting untuk menopang kebutuhan finansialnya, dengan begitu guru akan fokus dan profesional dalam profesinya sehingga tidak ada guru yang mencari pekerjaan sampingan di luar profesinya sebagai guru. Guru yang memiliki tingkat kesejahteraan yang tinggi akan berpengaruh terhadap tingginya kinerja guru tersebut dalam bekerja. Kinerja guru yang baik akan berpengaruh terhadap suksesnya proses pembelajaran dan keberhasilan peserta didik. Pada kenyataannya pemberian tunjangan profesi belum maksimal di semua wilayah, termasuk di Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. Pengaruh tingkat kesejahteraan guru terhadap kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Se-Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah NTB. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Se-Kecamatan Pringgarata dengan sampel-yang diambil dari guru kelas satu sampai kelas enam Madrasah Ibtidaiyah Se-Kecamatan Pringgarata-secara purposive sampling sebanyak 80 guru. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis regresi sederhana dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan penelitian dan pengolahan data diperoleh bahwa: Terdapat pengaruh positif antara tingkat kesejahteraan guru terhadap kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Se-Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah NTB yaitu 29,80%.
Strategi Guru Kelas Dalam Mengembangkan Karakter Siswa Di SDIT Abata Lombok Luluk Maktumah; Andrian Firdaus
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v1i2.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi guru dalam mengembangkan karakter siswa pendidikan adalah sebuah proses yang dengannya semua kemampuan manusia disempurnakan dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik melalui sarana yang secara artistik dibuat dan dipakai oleh siapapun dalam membantu orang lain atau dirinya sendiri mencapai tujuan yang ditetapkan yaitu kebiasaan yang baik oleh katena itu dalam proses pembelajaran membiasakan peserta didik, disiplin, jujur, kreatif. Menanamkan kebiasaan yang baik tidaklah mudah, membutuhkan waktu yang lama yang dilakukan berulang-ulang.
Urgensi Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia SD Untuk Mencegah Perilaku Bullying Ririn Nurlafika Dewi Fika; Lu’luil Maknun
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v2i1.16

Abstract

Abstrak. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan urgensi pendidikan karakter anak usia sd untuk mencegah bullying. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Pendidikan karakter pada penelitian ini bertujuan agar siswa dapat berperilaku baik, berpikir baik, serta bisa memilah mana perbuatan yang benar dan mana yang tidak. Pendidikan karakter ini penting sebagai upaya untuk mencegah siswa melakukan perilaku bullying. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya pendidikan karakter untuk mencegah perilaku bullying. Oleh karena itu, pembentukan karakter harus mulai dipraktikan sejak kecil, maka sangat penting dalam dunia pendidikan mengajarkan dan mempraktikan pembentukan karakter yang baik disekolah dasar. dengan melalui transmisi memberikan pengetahuan tentang moral, perasaan moral, dan perilaku moral pada anak.
Pemanfaatan Media Ular Tangga Pada Mata Pelajaran Fiqih Khoiril Hidayah
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v2i1.19

Abstract

Abstrak: Guru seringkali hanya menggunakan ceramah untuk membimbing pembelajaran siswa pada saat pembelajaran, guru menyampaikan materi, dan siswa hanya mendengarkan. Selain itu, satu-satunya bahan yang sering digunakan adalah buku catatan atau lembar kerja, dengan PowerPoint digunakan secara sporadis. Ketika seorang guru mengajukan pertanyaan, mayoritas siswa hanya bisa menanggapi seadanya dan menunggu tanggapan dari siswa lain. Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam pembelajaran hanya bersifat pasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana permainan pembelajaran ular tangga digunakan dalam pembelajaran fiqih di madrasah ibtidaiyah. Deskriptif kualitatif adalah metodologi penelitian yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media ular tangga dapat meningkatkan semangat belajar anak. Dalam penanamannya, pada kegiatan pembelajaran di kelas berpengaruh atau berdampak baik terhadap siswa. Berdasarkan pengamatan bahwa siswa mampu mempelajari dan mengingat mata pelajaran fiqih. Implikasi penelitian ini yaitu dapat memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan media ular tangga pada mata pelajaran fiqih di MI, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam pencapaian prestasi siswa dan sekolah.
Pengembangan Pembelajaran PAI dengan CTL Untuk Mengurangi Kenakalan Siswa Di SDN 1 Banyuputih Hosaini Hosaini; Siti Kholida; Alfan Hadi
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v2i1.28

Abstract

Pembelajaran PAI bukan hanya mengajarkan pengetahuan tentang islam akan tetapi bagaimana membentuk kepribadian siswa agar memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat dan kehidupannya senantiasa dihiasi dengan akhlak yang mulia dimanapun mereka berada sehingga kenakalan siswa mampu mereka hindari, kaitannya dengan  proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dilakukan dengan menggunan model ceramah selama ini kurang efektif, siswa menjadi pasif dan monoton. Sehingga memberikan kesempatan bagi mereka untuk berperilaku tidak baik, Maka, model pembelajaran CTL merupakan salah satu model yang tepat digunakan pada pelajaran PAI, karena dalam  model ini dapat menjadikan siswa belajar lebih aktif dan mandiri serta dapat menjadikan pembelajaran lebih bermakna. Maka mengembangkan pembelajaran PAI dengan model CTL menjadi salah satu cara untuk mengatasinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) yang secara umum dilakukan melalui empat tahap, yaitu (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Banyuputih situbondo yang berjumlah 26 orang. Yang dijadikan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan angket/kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi dan tes.Hasil pengembangan adalah berupa produk buku panduan Guru pembelajaran PAI dengan model CTL. Dan hasil penelitian menunjukkan: (1) Pembelajaran PAI dengan model ceramah yang diterapkan di SDN 1 Banyuputih situbondo belum berhasil merubah perilaku siswa, sehingga inilah salah satu alasan peneliti mengembangkan pembelajaran PAI dengan model CTL, (2) Desain pengembangan model pembelajaran CTL dilakukan dengan studi lapangan terlebih dahulu, kemudian perencanaan produk, evaluasi berdasarkan hasil validasi ahli, dan revisi yang dilanjutkan dengan siap uji. (3) Tingkat penerapan produk dilakukan dengan uji coba terbatas terlebih dahulu yang kemudian di evaluasi dengan menggunkan pretest dan postest. Dan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah adanya perbedaan yang cukup signifikan antara pembelajaran model Ceramah dengan model CTL yang dikembangkan.
Penggunaan Metode Eklektik untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Bahasa Arab Siswa di SD Islam Ponpes Ki Ronggo Wedi Samsudi; Hasan Ruzakki; Andrian Firdaus
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v2i1.29

Abstract

Sekolah adalah lembaga pendidikan yang mampu mencetak anak didik untuk berfikir realistis, bisa memecahkan persoalannya sendiri secara komprehensif dan Pkritis sehingga menciptakan anak didik yang memiliki kemampuan dan wawasan luas. Adapun fokus penelitian ini peneliti menitik beratkan pada (1) Bagaimana cara guru menggunakan metode eklektik untuk meningkatkan keterampilan membaca bahasa arab siswa di SD Islam Ponpes Ki Ronggo? ( 2) Apa saja faktor penghambat penggunaan metode eklektik untuk meningkatkan keterampilan membaca bahasa arab siswa di SD Islam Ponpes Ki Ronggo? Penelitian ini bersifat kualitatif dan metode pengumpulan data itu digunakan adalah observasi langsung, interview dan dokumentasi sedangkan datanya secara induktif yaitu menarik kesimpulan umum dari data yang dilakukan.  Penelitian ini menyimpulkan Pertama, penggunaan metode  eklektik  di SD Islam Ponpes Ki Ronggo diterapkan dengan melalui penggabungan dari beberapa metode yang bisa membuat siswa dapat aktif dalam proses pembelajaran, dan sangat berperan dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dalam keterampilan membaca yang mengajak siswa terlibat sepenuhnya, sehingga dapat menggabungkan gerakan fisik dengan aktifitas intelektual dan penggunaan semua indra yang berpengaruh pada pembelajaran meningkatkan prestasi belajar siswa dalam keterampilan membaca. Kedua, Faktor penghambat penggunaan metode eklektik dalam  meningkatkan prestasi siswa dalam keterampilan membaca. Faktor penghambat yaitu Kurangnya minat belajar dan tidak adanya kesiapan dari siswa dalam menerima pelajaran, serta minimnya waktu yang digunakan.
Penggunaan Metode Jarimatika dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Pada Materi Perkalian Dasar di SD Muhammadiyah 1 Menganti Gresik Jesica Dwi Rahmayanti
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v2i1.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung siswa pada materi perkalian dasar melalui metode jarimatika di kelas II SD Muhammadiyah I Menganti Gresik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas II SD Muhammadiyah 1 Menganti Gresik. yang berjumlah 26 siswa, terdiri dari 15 siswa laki-laki, dan 11 siswa perempuan. Penelitian berlangsung selama satu bulan yakni mulai tanggal 10 Januari – 10 Februari 2023. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan lembar tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode jarimatika dapat meningkatkan kemampuan berhitung siswa pada materi perkalian dasar di kelas II Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Menganti Gresik. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan hasil presentase siklus I hingga siklus II. Pada pra siklus hanya terdapat 12 siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal dengan presentase 46 %, sedangkan yang tidak tuntas terdapat 14 siswa dengan presentase 54 %. Pada siklus I terdapat 16 siswa yang berhasil mencapai ketuntasan minimal dengan presentase sebesar 65%, dan siswa yang belum tuntas sebanyak 10 siswa sehingga mencapai presentase sebesar 38%. Dari hasil pra siklus ke siklus I mengalami kenaikan dengan presentase sebesar 16%. Sedangkan pada siklus II, terdapat 23 siswa dari total keseluruhan siswa sebanyak 26 orang yang mencapai kriteria ketuntasan minimal, maka presentase siswa yang tuntas sebesar 88%, sedangkan jumlah siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal sebanyak 3 siswa dengan presentase sebesar 12%. Maka, hasil belajar dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebanyak 62%
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH PADA SISWA KELAS RENDAH Husaen Sudrajat; Hadi Wijaya
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v2i1.45

Abstract

Menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter kepada siswa haruslah melalui sebuah proses tidak bisa dilakukan dalam hitungan jam supaya karakter yang ditanamkan tersebut dapat menyatu di dalam diri siswa. Salah satu kegiatan yang memiliki muatan pendidikan karakter didalamnya adalah gerakan literasi sekolah. Melaui kegiatan literasi, siswa dibiasakan untuk membaca dan menulis agar siswa memiliki pengetahuan yang luas dan mampu bersaing dengan dunia global namun tetap memiliki karakter dan budi pekerti yang luhur. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menggambarkan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam gerakan literasi sekolah, (2) mendeskripsikan pelaksanaan internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam gerakan literasi sekolah pada siswa kelas rendah di Sekolah Dasar Negeri 3 Nyerot. Metode penelitian yang digunakan yakni dengan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai apa adanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam gerakan literasi sekolah diantaranya disiplin, kreatif, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, serta bertanggung jawab, (2) pelaksanaan internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam gerakan literasi sekolah dilaksanakan secara bertahap sesuai tahap perkembangan siswa, guru menggunakan berbagai strategi untuk mencapai tujuan kegiatan, dan evaluasi dilaksanakan dengan cara guru menulis catatan di buku rekam baca siswa dan menggunakan data nilai untuk mengetahui sejauh mana kompetensi yang telah dikuasai siswa.

Page 2 of 13 | Total Record : 128