cover
Contact Name
TARMIJI SIREGAR
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
cvedutechjaya@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Analysis
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30312809     DOI : 10.65311
Core Subject : Education,
Jurnal Analysis is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
PERAN LINGKUNGAN BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK Orianda, Nabilla; Nasution, Seftia Amanda; Anastasya, Viola; Nurdiansyah, La Ari; Daulay, Lily Sardiani
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1812

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran lingkungan belajar dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak. Lingkungan belajar yang kondusif merupakan faktor penting dalam perkembangan kemampuan berbahasa anak usia dini hingga remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui penelusuran dan analisis berbagai sumber yang relevan, seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah tentang lingkungan belajar dan perkembangan bahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang efektif mencakup aspek fisik, sosial, dan psikologis yang saling berinteraksi. Karakteristik lingkungan belajar yang baik meliputi ketersediaan sumber belajar, interaksi sosial yang positif, suasana yang aman dan nyaman, serta dukungan dari pendidik dan orang tua. Strategi menciptakan lingkungan belajar yang efektif mencakup optimalisasi ruang belajar, penciptaan iklim sosial yang kondusif, dan pemanfaatan teknologi secara bijak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penciptaan lingkungan belajar yang berkualitas memerlukan kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara holistik.
PERAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MOBILITAS SOSIAL DI MASYARAKAT MULTIKULTURAL Fahira Lubis, Azra; Daffa, Mhd Faiz; Siregar, Ratih Naila; Nisa, Khairun
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1829

Abstract

Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk struktur sosial masyarakat, khususnya dalam meningkatkan mobilitas sosial di tengah realitas masyarakat multikultural. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan sebagai agen mobilitas sosial serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi proses mobilisasi sosial melalui pendidikan dalam konteks masyarakat multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yaitu dengan menelaah berbagai sumber literatur berupa buku, artikel ilmiah dan dokumen relevan yang berkaitan dengan pendidikan, mobilitas sosial dan multikulturalisme. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam meningkatkan status sosial individu dan kelompok melalui pengembangan kompetensi, nilai dan keterampilan sosial. Dalam masyarakat multikultural, aktualisasi pendidikan yang berorientasi pada nilai-nilai toleransi, keadilan dan kesetaraan berkontribusi signifikan dalam menciptakan peluang mobilitas sosial yang lebih adil dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pendidikan yang responsif terhadap keragaman budaya menjadi kunci dalam mendorong mobilitas sosial dan memperkuat integrasi sosial di masyarakat multikultural.
Pendidikan Antikorupsi dan Dampaknya Terhadap Pembentukan Karakter Mahasiswa PPKN Universitas Pamulang: Sebuah Studi Lapangan Amanta, Asha Leona
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1860

Abstract

Jurnal ini menganalisis dampak Pendidikan Antikorupsi terhadap pembentukan karakter mahasiswa serta kendala dalam implementasinya di Program Studi PPKn Universitas Pamulang. Sebagai calon pendidik dan agen perubahan sosial, mahasiswa PPKn diharapkan memiliki integritas dan kesadaran etis yang kuat. Setelah kebijakan integrasi Pendidikan Antikorupsi diterapkan dalam kurikulum, muncul berbagai dinamika dalam proses internalisasi nilai. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi perkuliahan, dan dokumentasi tugas mahasiswa, penelitian ini menemukan bahwa Pendidikan Antikorupsi berperan penting dalam membentuk kejujuran akademik, kedisiplinan, tanggung jawab moral, serta keberanian menolak praktik kecurangan. Namun, implementasinya masih menghadapi sejumlah kendala, seperti budaya permisif di lingkungan kampus, metode pembelajaran yang cenderung teoritis, evaluasi yang masih fokus pada ranah kognitif, serta dukungan institusi yang belum optimal. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana Pendidikan Antikorupsi dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat karakter antikorupsi mahasiswa di perguruan tinggi.
Teaching Anxiety dalam Praktik Microteaching: Studi pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman Fitriani, Dinda; Manurung, Fiolina
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1862

Abstract

Teaching anxiety merupakan salah satu kendala dalam pengembangan kompetensi mengajar mahasiswa, khususnya pada praktik microteaching dalam pembelajaran Bahasa Jerman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, faktor penyebab, dan dampak kecemasan mengajar pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman. Berlandaskan teori teaching anxiety dari Parsons (1973), penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari 21 reponden melalui angket terbuka yang dilengkapi dengan skala Likert sebagai pendukung dan diperkuat juga melalui pendekatan langsung dengan subjek penelitian secara observatif dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada tingkat kecemasan tinggi (57,1%) dan sedang (33,3%) dalam praktik microteaching. Kecemasan tersebut ditandai oleh rasa gugup, kurang percaya diri, serta kekhawatiran terhadap kesalahan berbahasa, dengan faktor utama berupa kurangnya penguasaan materi, kesulitan Grammatik, dan tekanan evaluasi. Dampaknya terlihat pada kurang lancarnya komunikasi, penyampaian materi yang tidak terstruktur, serta gangguan dalam pengelolaan kelas. Oleh karena itu, teaching anxiety perlu dikelola melalui strategi coping yang tepat guna mendukung pengembangan kompetensi profesional calon guru Bahasa Jerman.
Meningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Media Busy Book di Raudhatul Athfal Al-Amin Arifah Nasution, Dinil; Darmayanti, Nefi; Basri, Muhammad
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenenal huruf pada anak usia 4- 5 tahun di RA Al- amin melalui penggunaan media Busy Book. Masalah yang ditemukan adalah sebagian besar anak kesulitan mengenal huruf, membedakan huruf yang mirip, serta kurangnya media pemebelajaran yang menarik sehingga anak cepat bosan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK) dengan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu : Perencanan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A kelas Anggur yang berjumlah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum tindakan sebagian besar anak berada pada ketegori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB). Setelah peberapan media Busy Book pada siklus I, kemampuan mengenal huruf anak meningkat menjadi 47 % pada kategori berhasill. Pada siklus II, hasilnya meningkat signifikan hingga menjai 87% anak berada pada kategori berhasil, melalui indikator keberhasilan di tetapkan (>_75%). Dengan demikian, penggunaan media Busy Book terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini. Media ini memeberikan pengalaman belajar konkret, menyenangkan, dan interaktif, sehingga dapat memotivasi anak untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Transformasi Pembelajaran Al-Qur’an Melalui Media Visual dan Audio Dalam Pemahaman Siswa Dholilah Jihan Atiqah; Daris Saadah; Ahmad Yusam Thobroni
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1937

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran Al-Qur’an. Namun, pembelajaran Al-Qur’an masih sering menggunakan metode konvensional yang membuat siswa kurang aktif dan mudah merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media visual dan audio dalam pembelajaran Al-Qur’an. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat membantu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan memudahkan siswa dalam memahami materi Al-Qur’an. Dengan demikian, media audiovisual memiliki peran penting dalam mendukung transformasi pembelajaran Al-Qur’an di era digital.
Teacher’s Translanguaging Practices in EFL Classroom Interaction: A Case Study at SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Nazwa Nur Rahmi; Nia Kristin Sianturi; Jemima Indah Andayani; Alfira Khairunnisa Br Nadapdap
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1965

Abstract

This study aims to examine how translanguaging is practiced by the teacher and to explain the reasons for its use in EFL classroom interaction. The research applied a descriptive qualitative method, focusing on a teacher and approximately 24 students in class VII-3 at SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. Data were collected through classroom observation, audio recording, documentation, and interview, then analyzed using data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the teacher practices two major types of translanguaging: translanguaging shifts and instructional scaffolding. Translanguaging shifts are used in short utterances for giving instructions and feedback, while instructional scaffolding is applied in detailed explanations of grammar and text content. Furthermore, these practices are driven by several factors: the need to optimize communicative resources, the effort to connect with students' prior knowledge, the necessity to adapt to the classroom situation (flow of interaction), and the requirement for effective classroom control. Although these strategies facilitate comprehension, the interaction remains teacher-centered with limited student participation.
A Transitivity Analysis of Students’ Writing Recount Text Based on Systemic Functional Linguistics at SMP Negeri 27 Medan Nayla Firzanah; Mira Mailani; Stefani Angelica Sinambela; Jelita Purnamasari Gulo
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1981

Abstract

This study analyzed the types of transitivity processes and the realization of transitivity processes found in students’ recount text writing at SMP Negeri 27 Medan. The study was conducted because many students still experienced difficulties in expressing ideas and organizing experiences effectively in recount texts. This research aimed to identify the types of transitivity processes used by students and to describe how the processes were realized through process, participant, and circumstance elements in clauses. This study applied a descriptive qualitative method. The data of this research were clauses taken from five recount texts written by seventh-grade students of SMP Negeri 27 Medan. The data were analyzed based on the transitivity system in Systemic Functional Linguistics proposed by M. A. K. Halliday and Christian M.I.M. Matthiessen. The findings showed that six types of transitivity processes were found in the students’ recount texts, namely material process, mental process, relational process, verbal process, behavioral process, and existential process. Material process became the dominant process because students mostly described physical activities and past experiences through action verbs. In addition, the realization of transitivity processes was represented through process, participant, and circumstance elements. The findings indicate that students were able to represent experiences and meanings through language in recount text writing, although most of the texts still used simple sentence patterns and limited vocabulary. This study is expected to contribute to English language teaching, especially in improving students’ writing ability through the application of Systemic Functional Linguistics.
Implementasi Fungsi Manajemen Program Keterampilan di MA Al Ma'arif Plus Keterampilan Tulungagung Muhammad Husni; Illu Huril Firdaus
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1985

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan fungsi-fungsi manajemen mulai dari perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), kepemimpinan (leading), hingga pengawasan (controlling) pada program keterampilan vokasi di MA Al-Ma'arif Plus Keterampilan Tulungagung, sekaligus memetakan faktor penentu yang mendukung dan menghambatnya. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam bersama Kepala Madrasah, Waka Kurikulum, serta para guru koordinator bidang Tata Boga, Tata Busana, Tata Rias, dan Pengelasan. Data sekunder pendukung diperoleh lewat penelaahan dokumen kurikulum, standar operasional UPT BLK Tulungagung, dan regulasi resmi Kementerian Agama. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa dalam hal perencanaan, madrasah telah merumuskan target kemandirian siswa secara visioner dan mengadopsi materi pelatihan berbasis kompetensi, meski perhitungan anggaran logistik praktikum harian masih memerlukan pematangan. Pada aspek pengorganisasian, sekolah memilih bentuk struktur yang cair (flat organization) tanpa sekat birokrasi formal yang kaku dengan memaksimalkan peran tim ad hoc. Selanjutnya, fungsi kepemimpinan dijalankan secara aktif lewat pendekatan direktif-partisipatif serta keteladanan nyata dari figur Kepala Madrasah. Untuk fungsi pengawasan, pengendalian mutu diterapkan secara berlapis melalui jalur internal (inspeksi harian, rapat evaluasi semester, standar KKM 75, dan ujian praktik) serta jalur eksternal. Faktor pendorong utama keberhasilan program ini adalah keabsahan legalitas dari Kementerian Agama dan kemitraan erat bersama UPT BLK Tulungagung. Di sisi lain, kendala terbesar yang dihadapi mencakup keterbatasan anggaran internal sebagai sekolah swasta yang berdampak pada penarikan iuran swadaya siswa, serta pasang surut motivasi belajar peserta didik di lapangan.
Analisis Implementasi Hidden Curriculum Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Najwa Al Fachrani; Tri Yolanda Putri; Amin Ikhlasul Amal; Nazwa Maudina Simamora; Handoko Handoko
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.2004

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk peserta didik yang memiliki nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial. Namun, penguatan karakter tidak hanya dilakukan melalui kurikulum formal, tetapi juga melalui hidden curriculum yang berkembang dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hidden curriculum dalam penguatan pendidikan karakter serta mengidentifikasi bentuk pelaksanaan, kontribusi, dan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengkaji berbagai artikel jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hidden curriculum dilakukan melalui keteladanan guru, budaya sekolah, kegiatan keagamaan, tata tertib, dan interaksi sosial yang mampu membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, religius, jujur, dan peduli sosial. Keberhasilan implementasi hidden curriculum dipengaruhi oleh keteladanan pendidik, budaya sekolah yang positif, kepemimpinan sekolah, serta dukungan keluarga. Dengan demikian, hidden curriculum berperan penting sebagai sarana penguatan pendidikan karakter yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara holistik.