cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
jurnalkomprehenshif@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Komprehenshif
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30310970     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Komprehensif is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 308 Documents
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Motivasi Belajar Anak Sekolah Dasar Fatir Khomaruddin; Nur Halimah Nst; Fitri Murni Harahap; Isma Khoiria; Siti Sahara Daulay; Erna Siregar; Hizbi Naziya Hasibuan; Sabar Pohan; Nurhayati Siregar
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digitalisasi ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini berlangsung dengan sangat cepat. Salah satu bentuk dari perkembangan ini adalah munculnya berbagai jenis gadget seperti smartphone, tablet, dan perangkat digital lainnya. Gadget merupakan alat elektronik berukuran kecil yang dirancang dengan berbagai fitur khusus, di mana di dalamnya tersedia beragam aplikasi untuk mengakses informasi, media sosial, menyalurkan hobi,mengekspresikan kreativitas, dan banyak fungsi lainnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Hasil dari penelitian ini adalah menyatakan bahwa. Di SDN Aliaga 0710 V telah menerapkan penggunaan gadget sebagai salah satu media pembelajaran untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang interaktif dan inovasi. Lemabaga ini berkomitmen mendukung pembelajaran abad 21. Saat ini seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah telah memanfaatkan gadget seperti laptop, Smart TV atau interactive flat panel (IFP), dan infocus sebagai media utama penyampaian materi, diskusi, serta evaluasi pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, peserta didik, dan menciptakan suasana belajar yang lebih kreatif dan inovatif.
Keabsahan Talak Melalui Aplikasi Whatsapp dalam Perspektif Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam Aidil Fakhrezy Harahap; Jamharirotulkhoiri Pulungan; Darania Anisa
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah melahirkan fenomena baru dalam hukum keluarga Islam, salah satunya adalah penjatuhan talak melalui aplikasi WhatsApp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan talak melalui WhatsApp dalam perspektif hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual yang didukung oleh studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif hukum Islam, talak melalui WhatsApp pada prinsipnya dapat dinyatakan sah apabila memenuhi rukun dan syarat talak, terutama adanya niat yang jelas dari suami serta pernyataan talak yang tegas, karena dapat dianalogikan dengan talak bil kitabah (talak melalui tulisan). Namun, menurut Kompilasi Hukum Islam, talak melalui WhatsApp tidak memiliki kekuatan hukum untuk memutuskan hubungan perkawinan apabila tidak diikrarkan di depan sidang Pengadilan Agama sebagaimana diatur dalam Pasal 115 dan Pasal 117 KHI. Dengan demikian, terdapat perbedaan antara hukum Islam yang lebih menitikberatkan pada aspek substansial talak dan Kompilasi Hukum Islam yang menekankan aspek prosedural demi menjamin kepastian hukum serta perlindungan terhadap hak-hak para pihak yang terlibat dalam perceraian.
Pembinaan Perilaku Sosial Remaja di UPTD Pelayanan Sosial Anak Padangsidimpuan-Panyabungan Ditinjau dari Hukum Keluarga Islam Juriah Hasibuan; Dina Herwinata Nasution; Aisyahtul Marwiyah Harahap; Darania Anisa
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembinaan perilaku sosial remaja di UPTD Pelayanan Sosial Anak Padangsidimpuan-Panyabungan serta meninjaunya dari perspektif Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan perilaku sosial remaja dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti pembinaan keagamaan, pendidikan karakter, pembiasaan disiplin, bimbingan dan konseling, serta kegiatan sosial yang bertujuan membentuk sikap tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kemampuan berinteraksi dengan lingkungan. Faktor pendukung pembinaan meliputi peran pembimbing sosial, lingkungan yang kondusif, serta program pembinaan yang terstruktur. Adapun faktor penghambatnya antara lain latar belakang keluarga yang berbeda, pengaruh lingkungan pergaulan, dan perkembangan teknologi informasi. Ditinjau dari Hukum Keluarga Islam, pembinaan yang dilakukan telah mencerminkan nilai-nilai pendidikan Islam yang menekankan pembentukan akhlak, tanggung jawab, kedisiplinan, serta keteladanan dalam proses pengasuhan. Dengan demikian, pembinaan perilaku sosial remaja di UPTD Pelayanan Sosial Anak Padangsidimpuan-Panyabungan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu menjalankan fungsi sosialnya dalam masyarakat.
Analisis Hukum Keluarga Islam terhadap Praktik Penyerahan Hak Asuh Anak kepada Pihak Lain akibat Faktor Ekonomi Ismail Azmi Hombing; Karimah Rizki Harahap; Rofiah Rofiah; Darania Anisa
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengasuhan anak merupakan salah satu kewajiban utama orang tua yang diakui dalam Hukum Keluarga Islam. Namun, dalam praktik nyata, banyak orang tua yang menghadapi kesulitan ekonomi dan oleh karena itu memilih untuk mempercayakan pengasuhan anak-anak mereka kepada pihak lain yang mereka anggap lebih mampu memenuhi kebutuhan anak-anak tersebut. Fenomena ini menimbulkan berbagai masalah hukum, terutama terkait status pengasuhan anak, tanggung jawab orang tua kandung, dan perlindungan hak-hak anak setelah terjadinya pengalihan pengasuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalihan pengasuhan anak kepada pihak lain karena faktor ekonomi dari perspektif Hukum Keluarga Islam, serta untuk mengkaji implikasinya terhadap tanggung jawab orang tua kandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, pendekatan yuridis, dan pendekatan hukum Islam. Sumber data terdiri dari bahan hukum primer, termasuk Al-Qur’an, hadis, Kompilasi Hukum Islam, dan peraturan perundang-undangan terkait perlindungan anak, serta bahan hukum sekunder seperti buku-buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerahan hak asuh anak kepada pihak lain karena keterbatasan ekonomi pada dasarnya diperbolehkan selama bertujuan untuk mencapai kebaikan yang lebih besar dan memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Namun, penyerahan hak asuh ini tidak membebaskan orang tua kandung dari tanggung jawab mereka terhadap anak, baik dalam hal dukungan finansial, pendidikan, perlindungan, maupun pemeliharaan hubungan orang tua-anak. Dari sudut pandang hukum keluarga Islam, kepentingan terbaik anak harus menjadi pertimbangan utama dalam segala bentuk pengaturan hak asuh, sehingga setiap keputusan yang diambil oleh orang tua harus bertujuan untuk memastikan kesejahteraan dan perlindungan anak secara optimal.
Lavender Marriage Sebagai Strategi Penyembunyian Identitas Pernikahan Dalam Perspektif Kompilasi Hukum Islam Muhrita Anggun Sani; Darania Anisa; Umi Maysaroh; Anggun Aulia Kolbi
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena perkawinan lavender semakin mendapat perhatian dalam studi hukum keluarga Islam karena menghadirkan dilema yang terletak di persimpangan antara ajaran agama, harapan masyarakat, dan kebebasan pribadi. Pengaturan ini biasanya dilakukan oleh individu dengan orientasi seksual non - heteroseksual yang menjalin hubungan dengan lawan jenis untuk menyamarkan identitas seksual mereka dan menghindari prasangka masyarakat, tekanan keluarga, dan tuntutan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status perkawinan lavender dalam kerangka Kompilasi Hukum Islam ( KHI) dan untuk menyelidiki implikasi hukumnya terkait keabsahan perkawinan dan potensi pembatalannya. Penelitian ini menggunakan metodologi tinjauan pustaka, dengan menelusuri berbagai sumber hukum primer dan sekunder, meliputi peraturan perundang - undangan, Kompilasi Hukum Islam, literatur fiqih, dan artikel ilmiah yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa perkawinan lavender tidak secara eksplisit dikodifikasi dalam perundang - undangan perkawinan Indonesia. Meskipun demikian, praktik ini dapat dikaitkan dengan ketentuan pembatalan perkawinan sebagaimana diatur dalam Pasal 27 Undang - Undang. Berdasarkan Surah Al- Quran Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 72 dari Surah Al - Quran, harus terdapat unsur penipuan atau kesalahan mengenai identitas salah satu pasangan. Dari sudut pandang fiqih, pernikahan lavender lebih tepat diklasifikasikan sebagai nikah fasid ( perkawinan yang dapat dibatalkan) daripada nikah batil ( perkawinan yang batal) karena, meskipun secara formal mematuhi rukun dan syarat perkawinan, ia mengandung cacat substantif berupa identitas yang disembunyikan dan ketidakjujuran, yang berpotensi merugikan salah satu pihak. Lebih lanjut, praktik ini dianggap menghambat terwujudnya tujuan perkawinan dalam Islam, yaitu membangun keluarga yang tenteram, penuh kasih sayang, dan penyayang. Akibatnya , pernikahan lavender berpotensi menjadi dasar hukum untuk mengajukan permohonan pembatalan perkawinan serta perceraian berdasarkan ketentuan hukum Islam dan hukum positif di Indonesia.
Peran Psikologi Pendidikan dalam Mengoptimalkan Pembelajaran Individu Alkham Nur Ghozali; Ellen Prima
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psikologi pendidikan merupakan salah satu cabang ilmu yang berperan penting dalam memahami proses belajar serta karakteristik individu yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran psikologi pendidikan dalam mengoptimalkan pembelajaran individu melalui pemahaman terhadap teori-teori belajar, perbedaan karakteristik peserta didik, motivasi belajar, asesmen pembelajaran, serta strategi pembelajaran yang dipersonalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku, artikel ilmiah, jurnal, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa psikologi pendidikan memberikan landasan teoretis dan praktis dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, minat, dan karakteristik peserta didik. Teori behaviorisme, kognitivisme, konstruktivisme, dan humanisme berkontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang efektif. Selain itu, pemahaman terhadap perbedaan individu, gaya belajar, kecerdasan majemuk, serta motivasi belajar memungkinkan pendidik menerapkan pembelajaran yang berdiferensiasi dan dipersonalisasi. Penggunaan asesmen formatif, teknologi pendidikan, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran individu. Dengan demikian, psikologi pendidikan berperan strategis dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar melalui pendekatan yang lebih humanis, adaptif, dan berpusat pada peserta didik.
Landasan Teori Pembelajaran Multimedia dan Hubungannya dengan Desain Instruksional Zunidar Zunidar; Suhaila Syafiqah Rangkuti; Bina Putri; Rahmad Kurniawan
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran multimedia adalah suatu metode pengajaran yang menggunakan berbagai jenis media seperti teks, gambar, suara, video, animasi, dan elemen interaktif dalam proses penyampaian materi. Kemajuan dalam teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pemanfaatan multimedia untuk memperbaiki kualitas pendidikan. Tujuan artikel ini adalah untuk meneliti dasar teori pembelajaran multimedia, teori belajar yang menjadi landasannya, serta kaitan antara desain instruksional dan efektivitas proses belajar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis beragam sumber ilmiah yang relevan. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa multimedia dapat meningkatkan motivasi belajar, mendukung pemahaman konsep, dan memenuhi berbagai gaya belajar peserta didik. Selain itu, penerapan teori behavioristik, kognitivistik, dan konstruktivistik dalam konteks multimedia dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan berarti. Desain instruksional yang baik juga memiliki peran vital dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran sehingga sasaran belajar dapat tercapai dengan optimal.
Fenomena Takut Menikah di Kalangan Generasi Muda Perspektif Hukum Keluarga Islam Anita Zahra; Desi Rayana Pulungan; Siti Marya Ulfa; Darania Anisa
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena takut menikah di kalangan generasi muda serta mengkajinya dalam perspektif Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kepustakaan (*library research*). Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan literatur hukum Islam yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketakutan terhadap pernikahan dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pengalaman traumatis keluarga, pengaruh media sosial, serta kekhawatiran terhadap kesiapan membangun rumah tangga. Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, pernikahan merupakan akad yang kuat (*mitsāqan ghalīẓan*) dengan tujuan membentuk keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Islam memberikan solusi melalui prinsip kemudahan serta pemahaman yang tepat terhadap tujuan dan tanggung jawab pernikahan.
Dimensi Sistematik Korupsi: Tinjauan Sosio-Legal Terhadap Strategi Penanganan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia Maftuh Ihsan Risky Hasibuan; Muhammad Hannan Khair
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi terus menjadi masalah serius dalam sistem pemerintahan Indonesia karena tidak hanya menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi negara, tetapi juga melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola dan karakteristik praktik korupsi dalam kerangka pemerintahan Indonesia, mengeksplorasi hambatan struktural yang dihadapi dalam implementasi undang-undang antikorupsi, serta mengusulkan strategi yang lebih komprehensif untuk memberantas korupsi. Studi ini menggunakan metode hukum normatif yang dilengkapi dengan perspektif sosiologishukum, berlandaskan analisis bahan hukum primer, khususnya peraturan perundang-undangan terkait pemberantasan korupsi, serta berbagai sumber akademik yang relevan. Analisis menunjukkan bahwa korupsi di Indonesia tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai tindak pidana individu, melainkan sebagai fenomena sistemik yang berkembang dalam jaringan kekuasaan yang melibatkan aktor-aktor di lembaga birokrasi dan politik.Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya strategi pemberantasan korupsi yang lebih terintegrasi, yang tidak hanya berfokus pada penuntutan hukum tetapi juga mencakup reformasi tata kelola, transparansi yang lebih besar, dan penguatan mekanisme pengawasan institusional.
Kecenderungan Mengutamakan Orang Lain Daripada Diri Sendiri Dalam Perspektif Psikologi Dena Yulianto; Ellen Prima
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecenderungan mengutamakan orang lain daripada diri sendiri merupakan fenomena psikologis yang berkaitan dengan perilaku prososial, empati, dan kebutuhan akan penerimaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab serta dampak psikologis dari kecenderungan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai teori dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku mengutamakan orang lain dapat meningkatkan hubungan sosial, empati, dan keharmonisan interpersonal. Namun, apabila dilakukan secara berlebihan, perilaku ini berpotensi menimbulkan kelelahan emosional, stres, serta penurunan kesejahteraan psikologis. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara kepedulian terhadap orang lain dan pemenuhan kebutuhan diri sendiri agar kesehatan psikologis tetap terjaga.