cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285806808392
Journal Mail Official
jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0858-0680-8392 email : jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Sosial
ISSN : -     EISSN : 30310059     DOI : https://doi.org/10.59837
Jurnal Pengabdian Sosial published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 821 Documents
Model Resiliensi Bootcamp bagi ABH dan Diseminasi Buku Harapan dan Perubahanku di UPT PRSMP Marsudi Putra Surabaya Sukoco, Dimas; Utomo, M Dimas Satrio; Muchtadin S B, Marshal; Mahardhika, Rauzan Tafi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/c8ft5606

Abstract

Program Resiliensi Bootcamp lima hari di UPT PRSMP Marsudi Putra Surabaya memperkuat kesiapan reintegrasi Anak Berhadapan dengan Hukum melalui intervensi psikososial yang terstruktur. Studi kualitatif deskriptif–evaluatif dengan pendekatan studi kasus tersemat memanfaatkan observasi, catatan briefing–debrief, serta artefak berupa mind map masa depan, Komitmen 1–3 bulan, dan Monitoring harian. Intervensi berirama kelas–lapangan–refleksi (materi preventif–resiliensi, fun games, BINJAS/PBB) menunjukkan kesetiaan proses tinggi, keluaran artefak lengkap, dan peningkatan disiplin, kepatuhan, kerja sama, serta komunikasi. Dengan aftercare 2/4/8/12 minggu yang dipimpin pekerja sosial, paket pra-reintegrasi ini operasional, akuntabel, dan layak direplikasi.
Pemberdayaan Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Reguler Sebagai Bentuk Meningkatkan Sumber Daya Terhadap Pelaku Usaha di Desa Mendik Bhakti Kecamatan Longkali Kabupaten Paser Sugiharto, Eko; Al Farisi, Salman; Nadia, Nadia; Zhalza, Andi Nayla; Dewinta, Hikmah; Yuliana, Rahma; Hikmah, Nurul; Setiawan, M Irvin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/982s1335

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 51 Universitas Mulawarman Tahun 2025 dilaksanakan di Desa Mendik Bhakti, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser dengan fokus pada pemberdayaan UMKM dengan tujuan utama yaitu untuk membantu memajukan usaha UMKM di Desa Mendik Bhakti Kegiatan utama meliputi pembuatan produk olahan lokal berupa gabin fla dari pisang serta sosialisasi pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan partisipatif. Hasilnya, masyarakat memperoleh pengetahuan baru tentang inovasi produk dan strategi pemasaran modern, yang berdampak pada peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, serta daya saing UMKM desa.
ECO ENZYME, Dari Sampah Jadi Berkah : Menekankan Bahwa Limbah Dapur bisa Menjadi Sesuatu yang Bernilai dan Bermanfaat Hikma, Nurul; Zamli, Zamli
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/fgy8ag89

Abstract

Peningkatan jumlah sampah perhari yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya keperluan manusia sebagai mahluk komsumsi, sehingga menjadi permasalahan bagi negara, dan menimbulkan berbagai penyakit yang akan memberikan dampak kesehatan yang lebih berbahaya baik manusia dan lngkungan untuk generasi selanjutnya, maka harus ada terobosan yang mudah dan murah serta banyak manfaat salah satunya dengan metode Eco Enzyme. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran Masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organic secara mandiri dan berkelanjutan. Metode yang digunakan partisipatif edukatif, yaitu melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses edukasi dan pembuatan eco enzyme. Kesimpulan, kegiatan ini memberikan pengetahuan baru kepada peserta tentang cara mengelola sampah organik menjadi produk ramah lingkungan yang bermanfaat, seperti eco enzyme, tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga mendorong kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah yang lebih bijak dan produktif.
Pelatihan Pembuatan Kerupuk Ubi Sebagai Upaya Peningkatan UMKM di Desa Leubok Panyang Bintang, Inggrid Awanis; Fauziyah, Asiyah Nurul; Mauliana, Mauliana; Delfiana, Delfiana; Fitri, Aisah; Rizli, Irma; Romansah, Repo Agung; Maulana, Reza
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/fhtvdf81

Abstract

Pelatihan pembuatan kerupuk ubi di Desa Leubok Panyang dilakukan sebagai upaya pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan UMKM. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya hasil ubi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning System (PALS) dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, penyusunan panduan produksi, desain kemasan, hingga sosialisasi teknik pengolahan dan pengemasan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan proses pembuatan kerupuk ubi mulai dari pengolahan bahan baku, pengeringan, penggorengan, hingga pengemasan produk yang menarik. Dampak kegiatan ini antara lain peningkatan keterampilan masyarakat, munculnya peluang usaha baru, dan potensi penguatan UMKM berbasis pangan lokal. Dengan pendampingan berkelanjutan dan strategi pemasaran yang tepat, produk kerupuk ubi dapat menjadi ikon kuliner desa sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Masyarakat
Edukasi Bahaya LGBT bagi Remaja di SMAN 2 Kelurahan Gajah Sakti Kecamatan Mandau Qomariah, Siti; Ningsih, Gadis Yulia; Salwa, Samaratus; Rizwandi, Muhammad; Alfitrah, M Yazid; Larassati, Larassati; Melia, Fransisca Putri; Namira, Ananda; Suhendra, Afni; Niallah, Shoffyah Athyah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/y09ajf87

Abstract

LGBT merupakan suatu identitas sexual yang dianggap ‘berbeda’ daripada heterosexual yang menjadi identitas seksual mayoritas dan dianggap normal oleh masyarakat. Dan tidak dipungkiri sebagai kelompok minoritas seksual yang dianggap berbeda ini sering kali mendapat stigma atau pelabelan negatif yang berakhir dengan diskriminasi dari kelompok mayoritas, sehingga haknya dalam berserikat, berekspresi dan menyatakan pendapat sebagai individu menjadi terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, bahaya LGBT pada siswa SMAN 2 Kecamatan Mandau. Program dilaksanakan selama satu hari, dimulai dengan penyuluhan interaktif, dan tanya jawab. Siswa yang terlibat sebanyak 150 siswa terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.Metode yang digunakan mencakup pendekatan edukatif partisipatif, dan pendampingan intensif. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terkait LGBT. Respons siswa yang antusias, keterlibatan guru sebagai pendamping, menunjukkan bahwa kegiatan ini berdampak luas tidak hanya secara individu, tetapi juga pada lingkungan sekolah dan keluarga. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang terstruktur serta menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di sekolah lain.
Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pencegahan Stunting, dan Mitigasi Bencana untuk Peningkatan Potensi Desa Cianaga Putra, Bonse Aris Mandala; Aldrin T, Edwin; Gunawan, Indra; Mamun, Selfiyani; Hergisa, Rizky; Destriyanto, Salwa Aulia
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/emq56r91

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra Kelompok 30 dilaksanakan di Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada 7 Juli hingga 5 Agustus 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa. Berfokus pada isu-isu sosial dan potensi desa, mahasiswa melakukan serangkaian kegiatan terencana.Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan analisis isu sosial di lapangan, serta partisipasi aktif dalam program-program desa. Program utama yang dilaksanakan mencakup: Peningkatan kesehatan melalui kunjungan dan partisipasi di Posyandu, termasuk pendataan dan pemberian makanan sehat pendamping untuk anak-anak terdampak stunting, Peningkatan pendidikan dengan sosialisasi pentingnya pendidikan dan kegiatan mengajar di sekolah.Mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan melalui sosialisasi mitigasi bencana dan edukasi pengolahan sampah.Hasil dari KKN ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam isu-isu kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. KKN ini berhasil memberikan kontribusi nyata dalam upaya pembangunan desa, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Menumbuhkan Harapan, Membangun Kemandirian, dan Merajut Kebersamaan Menuju Desa Cimanggu Yang Tangguh dan Sejahtera Putra, Abhirama Esa; Febriani, Natasya; Fauziah, Alya Rojwa; Setiadi, Sumarta
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/6b4r0241

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cimanggu mengangkat tema “Menumbuhkan Harapan, Membangun Kemandirian, dan Merajut Kebersamaan Menuju Desa Cimanggu yang Tangguh dan Sejahtera” sebagai wujud nyata pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat. Fokus utama program ini adalah penanggulangan stunting, mitigasi bencana berbasis masyarakat, dan pemberdayaan UMKM. Pada penanggulangan stunting, kegiatan KKN mencakup penyuluhan gizi dan pemberian vitamin A, serta kegiatan rutin di Posyandu, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak. Fokus dari mitigasi bencana berbasis masyarakat diwujudkan melalui pelatihan kesiapsiagaan bencana, pelebaran dan pembersihan sungai yang  bertujuan meningkatkan kapasitas warga dalam menghadapi potensi bencana. Sementara itu, mahasiswa juga ikut membantu dalam pemberdayaan UMKM diimplementasikan melalui membuat merek, pemasaran produk dan adanya bazar UMKM. Melalui pendekatan kolaboratif, mahasiswa berperan aktif mendorong perubahan positif di masyarakat. Tantangan utama berupa keterbatasan waktu dan sumber daya diatasi dengan strategi partisipatif dan sinergi lintas sektor. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa untuk membangun desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Kampanye Sosial Anti-Bullying: Inovasi Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Inklusif Josua , Lennardo Vitto; Sembiring, Gabriel Timothy; Abimanyu, Bagas Raka
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/gy1q8t83

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan serius di dunia pendidikan karena berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kampanye sosial anti-bullying sebagai strategi preventif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. artikel menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara informal, dan dokumentasi kegiatan di salah satu sekolah menengah di Jakarta.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kampanye sosial anti-bullying yang dilakukan melalui penyuluhan, permainan edukatif, diskusi kelompok, dan media visual mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang bentuk serta dampak perundungan. Kegiatan ini juga menumbuhkan empati, sikap saling menghargai, serta keberanian siswa untuk menolak tindakan bullying. Selain itu, keterlibatan guru, orang tua, dan lembaga kemasyarakatan memperkuat efektivitas program melalui kolaborasi dalam membangun kesadaran kolektif.Secara keseluruhan, kampanye sosial berbasis komunitas terbukti efektif sebagai langkah preventif untuk menekan perilaku bullying di sekolah. Program ini berkontribusi dalam membangun budaya sekolah yang ramah, aman, dan inklusif, serta dapat dijadikan model intervensi berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Penyuluhan Hukum Tentang Perancangan Peraturan Desa Oleh Pemerintah Desa, BPD, dan Masyarakat Desa di Desa Delima Prasna, Adeb Davega; Yarni, Meri; Suhermi, Suhermi; Arfa, Nys; Syelvita, Rema; Irwandi, Irwandi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/apb6nb51

Abstract

Artikel ini membahas hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang penyuluhan hukum mengenai perancangan Peraturan Desa (Perdes) di Desa Delima, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang melibatkan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun Perdes secara partisipatif, sehingga mampu mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat lokal. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab yang interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta dalam teknik perancangan Perdes, serta kesadaran akan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap perumusan kebijakan desa. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan dapat terbentuk tata kelola desa yang lebih demokratis, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip pembangunan berbasis masyarakat. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan warga dalam menciptakan kebijakan yang responsif dan berkelanjutan.
Implementasi Program Religius melalui Pemasangan Plang Asmaul Husna di Desa Gunung Hampa Raziah, Isyatur; Siregar, Nisa Uldina; Yanni, Maya Riza; Sari, Susi Ratna; Rahmi, Rahmi; Mauliza, Rahmi; Azizul, Azizul; Fathurrizqi, Fathurrizqi; Miswardi, Miswardi; Rizki, Tasya Geubrina
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/gjzd2z26

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat nilai religius warga Desa Gunung Hampa melalui pemasangan plang Asmaul Husna di ruang-ruang publik yang mudah dijangkau. Latar belakang program ini didasari oleh kebutuhan masyarakat terhadap media dakwah sederhana namun efektif yang dapat menjadi pengingat spiritual dalam kehidupan sehari-hari sekaligus sarana pendidikan karakter. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, dimulai dari identifikasi kebutuhan bersama tokoh agama dan aparatur desa, perancangan desain plang dengan memperhatikan aspek estetika serta keterbacaan, pembuatan plang yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat setempat, hingga pemasangan di lokasi strategis seperti masjid, sekolah, jalan utama, mushalla, dan balai desa. Selain itu, dilakukan pula sosialisasi secara persuasif untuk memberikan pemahaman tentang makna Asmaul Husna agar masyarakat, khususnya generasi muda, lebih termotivasi untuk mengamalkan dan menjadikannya pedoman hidup. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan pemasangan empat puluh unit plang sesuai target yang direncanakan serta adanya peningkatan antusiasme masyarakat dalam mengenal dan menghayati sifat-sifat Allah. Produk yang dihasilkan memiliki daya tahan baik terhadap cuaca, menggunakan bahan ramah lingkungan, dan memberi kesan estetis pada lingkungan desa. Respon positif warga menjadi indikator bahwa program ini berhasil mendorong kebiasaan religius dan memperkuat ikatan sosial. Secara keseluruhan, program ini dapat disimpulkan mampu menumbuhkan kesadaran spiritual masyarakat sekaligus menjadi inovasi dakwah visual yang efektif dan berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan menyesuaikan kebutuhan lokal.