cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285806808392
Journal Mail Official
jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0858-0680-8392 email : jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Sosial
ISSN : -     EISSN : 30310059     DOI : https://doi.org/10.59837
Jurnal Pengabdian Sosial published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 821 Documents
Safari Berkisah Sebagai Edukasi Pencegahan Perilaku Bullying di Kalangan Siswa SDN 3 Kertajaya Arifin, Z; Athoilah, Fikri Aziz; Sipayung, Andy Dalen Irwantha; Lestari, Putri Dewi; Oktarina, Febby; Abdulrojak, Nazib Maulana; Putri, Dea Pauziah Nandini; Mumtaza, Sabrina; Chaerudin, Ardi; Rafika, Djian; Sari, Ai Heni; Azhari, Ikhza; Rohman, Haeru Akbar Nur; Fadhilah, Fahyumi; Hilman, Asep
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/dn3ge389

Abstract

Bullying masih menjadi masalah serius di lingkungan pendidikan dasar Indonesia, seperti yang tercermin dari tingginya angka laporan kasus. Di Desa Kertajaya, pemahaman siswa mengenai perbedaan antara bercanda dan bullying masih minim akibat tingkat literasi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode storytelling melalui program "Safari Berkisah" dalam meningkatkan pemahaman siswa SD tentang pencegahan perilaku bullying. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest dan posttest yang melibatkan 50 siswa kelas V dan VI SDN 3 Kertajaya. Intervensi dilakukan dengan menyampaikan cerita interaktif yang mengangkat tema empati, toleransi, dan pencegahan kekerasan, dilengkapi dengan permainan peran dan pertunjukan sulap. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, khususnya dalam mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying non-fisik (verbal, psikologis, sosial) dan lokasi kejadian, dengan peningkatan tertinggi sebesar 16% pada pemahaman tempat terjadinya bullying. Selain itu, terjadi pergeseran strategi penanganan dari respons yang pasif dan individual menjadi lebih prososial, seperti melapor kepada guru dan memberikan dukungan sebagai bystander. Simpulan utama penelitian ini adalah bahwa metode storytelling dalam "Safari Berkisah" terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan pemahaman kognitif tetapi juga dalam menumbuhkan empati dan mendorong siswa untuk menjadi agen aktif dalam pencegahan bullying.
Implementasi Pendidikan Mitigasi Bencana melalui MGMP Geografi dalam Mendukung Program Satuan Pendidikan Aman Bencana Kabupaten Pringsewu Utami, Dian; Nugraheni, Irma Lusi; Herlina, Meri; Margianto, Angga
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/prrf3q53

Abstract

Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, memiliki kerentanan terhadap bencana seperti kebakaran, banjir, dan gempa bumi. Upaya mitigasi bencana di lingkungan pendidikan merupakan langkah strategis untuk menciptakan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru Geografi melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Pringsewu dalam mengintegrasikan materi mitigasi bencana ke dalam pembelajaran Geografi. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan BPBD dan MGMP, penyusunan modul pembelajaran berbasis lokal, pelatihan penyusunan perangkat ajar, serta pelatihan teknis penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan simulasi evakuasi darurat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terkait SPAB dan mitigasi bencana dengan rata-rata peningkatan skor pemahaman ±30%. Guru menghasilkan perangkat ajar berbasis kebencanaan dan menyusun dokumen Rencana Aksi SPAB di sekolah masing-masing. Kolaborasi antara universitas, BPBD, dan MGMP terbukti efektif menciptakan dampak multiplikasi ke berbagai sekolah asal peserta. Temuan ini mendukung bahwa pendekatan berbasis komunitas profesi guru dapat menjadi model replikasi implementasi pendidikan mitigasi bencana secara berkelanjutan di tingkat kabupaten.
Optimalisasi Reintegrasi Sosial Klien Anak Bapas Kelas I Denpasar di Yayasan Pasraman Gurukula Bangli Melalui Pengembangan Karakter dan Sikap Bela Negara Panjisetio, Aset; Suhanto, Dimas Putra; Tampubolon, Hans Timothy
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 12 (2025): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/ddannn45

Abstract

Reintegrasi sosial klien anak merupakan salah satu tujuan utama sistem pemasyarakatan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022. Namun, proses reintegrasi seringkali dihambat oleh stigma negatif masyarakat, minimnya dukungan sosial, serta lemahnya akses pendidikan dan pembinaan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya optimalisasi reintegrasi sosial klien anak Bapas Kelas I Denpasar melalui kerja sama dengan Yayasan Pasraman Gurukula Bangli. Metode yang digunakanadalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data empiris dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Politeknik Pengayoman Indonesia, dokumentasi program, asesmen sosial klien, dan kajian literatur. Program inti berupa Pengembangan Karakter dan Sikap Bela Negara dilaksanakan dengan strategi pembelajaran partisipatif, forum grup discussion, dinamika kelompok melalui games dan outbound, serta refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek disiplin, tanggung jawab, keterampilan sosial, serta rasa percaya diri klien anak. Klien juga merasa lebih diterima dalam lingkungan Pasraman yang inklusif, sehingga mampu membangun jejaring sosial sehat dan bebas stigma. Kolaborasi lintas lembaga antara Bapas, Pasraman, dan masyarakat setempat memperlihatkan model reintegrasi berbasis komunitas yang menekankan prinsip restoratif, spiritualitas, dan nilai kebangsaan. Artikel ini menyimpulkan bahwa optimalisasi reintegrasi sosial melalui pendekatan berbasis komunitas dapat memperkuat kesiapan klien anak untuk kembali berperan aktif di masyarakat dan menekan potensi residivisme.
Implementasi dan Sosialisasi Program Inovasi Pesona Paya Nie dalam Mendukung Kemandirian Ekonomi Lokal di Desa Blang Mee Kembaren, Emmia Tambarta; Baidhawi, Baidhawi; Jufri, Jufri; Zufina, Rezki; Mawardati, Mawardati; Milna, Milna; Ruhani, Ruhani
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/n0n2by82

Abstract

Program Pesona Paya Nie merupakan bentuk inovasi sosial PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang dilaksanakan di Desa Blang Mee, wilayah Ring 1 perusahaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk menjawab tantangan menurunnya produktivitas pertanian, degradasi ekosistem rawa, serta keterbatasan sumber pendapatan alternatif masyarakat. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), program mengintegrasikan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi berbasis Social Return on Investment (SROI). Implementasi dilakukan melalui lima inovasi utama: (1) Anyam Purun untuk pemanfaatan purun rawa menjadi kerajinan dan kompos, (2) Gabus sebagai budidaya ikan ramah lingkungan berbasis bioflok, (3) Ekoduwisata Paya Nie yang mengembangkan wisata edukasi konservasi, (4) Gemilang sebagai pengelolaan limbah organik melalui biodigester, dan (5) Integrasi Pertanian dengan inovasi irigasi serta pupuk cair multinutrisi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pendapatan kelompok tani, UMKM, dan Pokdarwis, penguatan kapasitas kelembagaan lokal, serta konservasi lingkungan melalui pengurangan emisi dan pemulihan rawa. Kolaborasi antara perusahaan, akademisi Universitas Malikussaleh, dan masyarakat terbukti menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, Pesona Paya Nie menjadi model pengabdian masyarakat yang inklusif, replikatif, dan mendukung agenda pembangunan desa berkelanjutan.
Penguatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Karangpakis Dalam Menghadapi Risiko Megathrust Melalui Pendekatan Konservasi Ekosistem Hayati, Rahma; Husna, Vina Nurul; Findayani, Aprillia; Nurpratiwi, Hani; Ananta, Radite Rangga; Azzahra, Muzakia; Kamil, Fadillah; Rahardiyan, Moh Rayya Ilham
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/z08c9x52

Abstract

Kawasan pesisir Jawa merupakan wilayah yang rentan terhadap ancaman megathrust yang berpotensi menyebabkan gempa bumi dan tsunami. Desa Karangpakis di Kabupaten Cilacap termasuk dalam kategori daerah dengan tingkat kerawanan tinggi sehingga diperlukan upaya untuk penguatan kapasitas masyarakat setempat dalam menghadapi risiki tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui pendekatan konservasi ekosistem pesisir. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknik penanaman mangrove dan ketapang laut, pengelolaan sampah pesisir, serta simulasi evakuasi berbasis perlindungan alami. Penekatan partisipatif digunakan agar masyarakat terlibat aktif dalam setiap tahapan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat hingga 90% dengan keterlibatan lebih dari 60 orang dalam sosialisasi, serta terealisasinya penanaman 200 bibit ketapang laut yang melebihi target. Selain itu, dibentuknya KMPL menandai adanya kemandirian komunitas dalam menjaga ekosistem sekaligus mitigasi bencana. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas berbasis konservasi ekosistem dapat meningkatkan resiliensi masyarakat pesisir tehadap ancaman megathrust secara berkelanjutan.
Pengembangan Hard Skill Siswa SMP dan SMA LB Negeri Wiradesa Pekalongan Melalui Ekstrakurikuler Agrikultur Salim, Miladia Nur; Kaffah, Nur Silmi; Izati, Seftia Nurul; Indriani, Ari Dwi; Rizqi, Fina Auliya
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 12 (2025): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/hp9p2q54

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menyampaikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler agrikultur berbasis hidroponik di SMP dan SMA LB Negeri Wiradesa Pekalongan. Program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan praktis siswa berkebutuhan khusus dalam bidang pertanian modern, khususnya teknik hidroponik. Metode yang digunakan adalah pemberian fasilitas media tanam rockwool, pendampingan praktik menanam, serta pemeliharaan tanaman selada dan pakcoy secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu terlibat aktif mulai dari penyemaian benih, pemindahan bibit, perawatan tanaman, hingga panen. Selain meningkatkan keterampilan bercocok tanam, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan sederhana melalui penjualan hasil panen. Dengan demikian, kegiatan agrikultur ini berkontribusi nyata dalam pengembangan hard skill siswa SLB Wiradesa, sekaligus memberikan dampak positif bagi sekolah sebagai media pembelajaran berkelanjutan.
Penguatan dan Pengembangan Fasilitas Pasar Tradisional Pandansari Untuk Meningkatkan Transaksi Perekonomian Khairiyah, Nurul Musfirah; Apriani, Endang Sri; Sari, Dessy Handa; Agustin, Kety Lulu; Giarto, Rahmat Bangun; Dharmawan, Ida Bagus; Ismawanto, Totok
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/yacexm96

Abstract

Pasar Pandansari adalah salah satu ikon perdagangan tradisional di Balikpapan, Kalimantan Timur. Terletak di kawasan strategis yang mudah diakses dari berbagai penjuru kota, pasar ini dikenal sebagai pusat ekonomi yang ramai sekaligus tempat wisata belanja yang menarik. Sebagai pasar terbesar di Balikpapan, Pandansari menjadi tujuan utama masyarakat setempat maupun wisatawan yang ingin mencari berbagai kebutuhan rumah tangga, oleh-oleh khas Kalimantan, hingga produk unik hasil karya lokal. Dengan menciptakan lingkungan pasar yang lebih menarik, pasar tradisional dapat bersaing secara efektif dengan  format  ritel  modern,  yang  seringkali  menjadi  kelemahan  pasar tradisional, Akan tetapi terdapat berbagai permasalahan yang masih perlu dibenahi, berikut adalah beberapa fasilitas pasar pandan sari yang perlu untuk mendapat perhatian berdasarkan koordinasi dengan mitra yaitu berupa  rambu lalu lintas keluar masuk parkir dan tempat berkumpul, Plang papan pengumuman spanduk tempat konsultasi bagi pedagang dan pengelola pasar. Permasalahan diatas akhir dapat terselesaikan dengan membuat beberapa rambu lalu lintas, pemasangan plang spanduk dan pembuatan tempat duduk dari besi. Semoga dengan adanya kegiatan ini Masyarakat pengujung pasar Pandansari menjadi lebih tertib dan dapat meningkatkan perekonomian Pasar Pandansari
Pendampingan Program Praktik Pengalaman Ibadah (PPI) Terhadap Hafalan AL-Qur’an Siswa Kelas X MA Muslimat NU Palangka Raya Yulistiana, Afda; Abdullah, Abdullah; Riduan, Muhammad
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 12 (2025): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/c2x7yw27

Abstract

Kegiatan pendampingan Program Praktik Pengalaman Ibadah (PPI) merupakan salah satu upaya penguatan religiusitas peserta didik, khususnya dalam hal hafalan Al-Qur’an. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil pendampingan PPI terhadap hafalan Al-Qur’an siswa kelas X MA Muslimat NU Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah Service Learning, yakni pendekatan yang mengintegrasikan proses pembelajaran dengan praktik pengabdian secara langsung di lingkungan sekolah. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan, serta  evaluasi. Pada tahap identifikasi, hasil wawancara dengan guru menunjukkan bahwa kendala utama siswa terletak pada konsistensi muraja’ah dan manajemen waktu belajar. Perencanaan dilakukan secara kolaboratif antara tim pengabdian dan guru PPI dengan fokus pada pembiasaan shalat berjamaah, dzikir pagi-sore, serta hafalan Qur’an surah Yasin. Penerapan kegiatan dilaksanakan melalui setoran hafalan, koreksi tajwid, serta pembiasaan ibadah harian dalam suasana kondusif yang mampu meningkatkan motivasi siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas hafalan. Sekitar dua pertiga siswa berhasil mencapai target hafalan yang ditetapkan, sedangkan sisanya masih membutuhkan pendampingan lebih intensif. Selain itu, terjadi perubahan perilaku religius siswa, terlihat dari meningkatnya kedisiplinan shalat berjamaah, kesungguhan mengikuti dzikir rutin, serta semangat dalam mengulang hafalan secara mandiri. Dengan demikian, pendampingan PPI berbasis Service Learning terbukti tidak hanya berkontribusi pada pencapaian akademik dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mendukung pembentukan karakter religius siswa secara lebih menyeluruh.
Upaya Pencegahan Bullying dalam Meningkatkan Kesehatan Psikis Anak Sekolah Dasar di SD Negeri 13 Padang Panjang Timur Fijannah, Aisyah; Azhari, Fadila; Erika, Fina; Ramadhani, Suci
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 12 (2025): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/f8xez052

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah terjadinya bullying yang dapat berdampak negatif terhadap psikis anak sekolah dasar, khususnya di SD Negeri 13 Padang Panjang Timur. Bullying yang dibiarkan tanpa penanganan berpotensi menurunkan rasa percaya diri, menimbulkan kecemasan, dan mengganggu perkembangan mental anak. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui sosialisasi, diskusi kelompok, simulasi peran, serta konseling singkat yang melibatkan siswa, guru kepala sekolah dan Masyarakat sekolah pada umumnya. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, mulai dari observasi awal, penyampaian materi, hingga evaluasi sederhana terhadap pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman siswa tentang bentuk-bentuk bullying dan cara mencegahnya, serta tumbuhnya kepedulian siswa, guru dan Masyarakat sekolah, untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya sekolah ramah anak dan mendorong keberlanjutan program pencegahan bullying di lingkungan pendidikan dasar.
Membangun Fondasi Karakter Anak Sejak Dini Untuk Masa Depan, Upaya Preventif Kenakalan Remaja Di Semarang Wiguna, Eric Tirta; Walidaini, Febri Birrul; Pratama, Putra
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 12 (2025): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/hkm2rd17

Abstract

Kenakalan remaja di wilayah perkotaan seperti Semarang menunjukkan urgensi intervensi sejak usia dini melalui pendidikan karakter. Artikel ini bertujuan untuk membentuk karakter anak sebagai upaya preventif terhadap perilaku menyimpang, khususnya bullying. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara informal, dan dokumentasi kegiatan di SD Negeri Nongkosawit 01 Semarang serta Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai sosial, empati, dan kesadaran hukum, serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lembaga sosial menjadi faktor kunci keberhasilan program. Kesimpulannya, pendidikan karakter berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam mencegah kenakalan remaja dan membentuk generasi yang berintegritas.