cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 3,563 Documents
Pengelolaan Ekosistem Mangrove untuk Mendukung Keberlanjutan Pesisir: Peran Blue Carbon dalam Mitigasi Perubahan Iklim : Penelitian Dimas Andrianto; Jihad Waffiqa Rahmah; Rizki Amelia Sasqia Putri; Eni Kamal; Widya Prarikeslan; Abdul Razak; Mhd. Ridha
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3638

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan dan arah penelitian mengenai pengelolaan ekosistem mangrove dalam mendukung keberlanjutan wilayah pesisir selama periode 2019–2025. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 15 artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional diseleksi dari basis data Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa tema penelitian mengalami pergeseran signifikan dari konservasi struktural menuju integrasi antara ekologi, sosial-ekonomi, dan kebijakan. Lima tema utama yang diidentifikasi adalah: (1) ekologi dan blue carbon; (2) restorasi dan rehabilitasi; (3) sosial-ekonomi dan kelembagaan; (4) kebijakan dan tata kelola; serta (5) teknologi dan monitoring. Pengelolaan berbasis masyarakat, inovasi pemantauan digital, dan mekanisme pasar karbon biru muncul sebagai pendekatan strategis yang efektif. Namun demikian, ditemukan sejumlah kesenjangan penelitian, antara lain kurangnya studi longitudinal, minimnya data wilayah timur Indonesia, serta lemahnya integrasi kebijakan antar-lembaga. Oleh karena itu, riset ke depan disarankan untuk menggabungkan pendekatan socio-ecological systems dengan penguatan tata kelola dan teknologi partisipatif agar mangrove dapat menjadi fondasi keberlanjutan pesisir dan mitigasi perubahan iklim nasional.
Bimbingan Strategi PAI Dalam Menangani Bullying pada Siswa Kelas 6 di MIN 4 Pontianak Timur Kota Pontianak: Pengabdian Fathul khair; Peni Ariyani; ⁠Nurul Ratna Sari; Ekklesia Fersian Hitipeuw; Patricia Dini Ayu Anggreni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3639

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan dapat memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap perkembangan mental, sosial, emosional, maupun akademik siswa. Perilaku ini, apabila tidak ditangani secara tepat, dapat menghambat proses pembentukan karakter dan menurunkan kualitas lingkungan belajar. Oleh karena itu, upaya preventif melalui penanaman nilai-nilai agama, khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI), menjadi sangat penting dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, berempati, serta mampu menghargai sesama.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi Pendidikan Agama Islam kepada siswa kelas 6 sebagai salah satu langkah antisipatif dalam mencegah dan menangani perilaku bullying di MIN 4 Pontianak. Metode pelaksanaan terdiri atas beberapa tahapan utama, yaitu: (1) observasi awal untuk mengetahui kondisi perilaku siswa kelas 6 dan bentuk-bentuk bullying yang berpotensi terjadi, (2) penyusunan materi sosialisasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam seperti akhlakul karimah, sikap saling menghormati, dan larangan menyakiti sesama, (3) pelaksanaan sosialisasi kepada siswa dan guru dalam bentuk penyuluhan, diskusi interaktif, serta studi kasus sederhana, dan (4) evaluasi terhadap pemahaman, respon, dan perubahan sikap siswa setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi Pendidikan Agama Islam mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya saling menghormati, menumbuhkan empati, serta menjauhi perilaku mengejek, merendahkan, ataupun menyakiti teman. Siswa terlihat lebih aktif berdiskusi mengenai contoh perilaku bullying serta cara menghindarinya berdasarkan ajaran Islam. Selain itu, guru memperoleh tambahan wawasan dan strategi pembinaan karakter yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Secara umum, kegiatan ini mendorong terciptanya suasana sekolah yang lebih kondusif, religius, dan aman bagi seluruh siswa. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat berlanjut melalui program pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam aktivitas belajar mengajar, penguatan kerja sama antara guru, orang tua, dan pihak sekolah, serta penanaman karakter Islami secara konsisten. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam dapat berfungsi secara optimal sebagai instrumen preventif dalam mencegah dan mengantisipasi perilaku bullying sejak dini.
Penerapan Pencahayaan Low Key & High Contrast Dalam Sinematografi Pada Film "Side" Muhammad Fajar Aditya; Suryanto , Suryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3648

Abstract

Film Side merupakan karya film fiksi pendek yang mengangkat tema psikologis dengan fokus pada isu bullying dan cyberbullying di kalangan remaja. Film ini memadukan penggunaan teknik pencahayaan Low Key dan High Contrast serta sinematografi Extreme Close-Up dan Medium Shot untuk membangun suasana tegang, misterius, sekaligus emosional. Cerita mengisahkan Banu, seorang siswa dengan kepribadian ganda yang menjadi korban perundungan hingga peristiwa tragis terjadi dan mengubah hidupnya. Pemilihan alur mundur memberikan kejutan di akhir cerita, sekaligus mengajak penonton memahami latar kejadian secara mendalam dan empatik. Proses kreatif melibatkan riset visual, eksplorasi karakter, perencanaan teknis, serta penerapan unsur dramatik seperti Suspense dan Surprise. Dengan pendekatan visual yang kuat dan narasi yang emosional, Side menghadirkan pengalaman menonton yang imersif, reflektif, dan mampu menggugah kesadaran penonton terhadap dampak psikologis dari tindakan perundungan.
Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Sudipayung Kendal: Pengabdian Hidayati, Yeni Tri; Kurniasari, Ela
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3667

Abstract

Permasalahan limbah minyak jelantah di rumah tangga masih sering diabaikan, padahal penggunaannya secara berulang dapat membahayakan kesehatan dan pembuangannya tanpa pengelolaan dapat mencemari lingkungan. Di Desa Sudipayung, masih banyak warga yang membuang minyak jelantah begitu saja, sehingga diperlukan edukasi dan inovasi pemanfaatannya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota PKK dan ibu-ibu rumah tangga mengenai bahaya minyak jelantah serta memberikan keterampilan dalam mengolahnya menjadi lilin aromaterapi yang memiliki potensi ekonomi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi mengenai pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, dan pelatihan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias, memahami materi yang disampaikan, dan mampu membuat lilin aromaterapi secara mandiri. Simpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk bernilai guna, sehingga dapat menjadi alternatif usaha rumahan yang mendukung pemberdayaan masyarakat.
Ekonomi Kreatif Terpadu dan Pemberdayaan Digital untuk Pembangunan Pedesaan yang Inklusif Safarudin Hisyam Tualeka
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3669

Abstract

Studi ini menyelidiki dampak pelatihan ekonomi kreatif terpadu, pemberdayaan pemasaran digital, dan intervensi kesadaran kesehatan mental terhadap inklusi sosial ekonomi pedesaan dan kesiapan digital. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran partisipatif yang melibatkan 85 partisipan komunitas, termasuk kelompok rentan dan pelaku UMKM. Penilaian Pedesaan Partisipatif dan Penelitian Aksi Partisipatif memandu implementasi program, sementara survei pra-pasca dan evaluasi kualitatif mengukur perubahan dalam keterampilan vokasional, literasi digital, dan kesadaran kesehatan mental. Hasilnya menunjukkan peningkatan sebesar 47% dalam keterampilan ekonomi kreatif peserta, dengan produksi batik dan tie-dye menunjukkan potensi yang kuat untuk menghasilkan pendapatan. Kapasitas pemasaran digital meningkat secara substansial, dengan partisipan UMKM melaporkan peningkatan visibilitas produk daring sebesar 52% dan peningkatan keterlibatan pelanggan sebesar 38% di seluruh platform media sosial. Intervensi edukasi kesehatan mental menghasilkan peningkatan literasi kesehatan mental sebesar 43% dan penurunan stigma yang signifikan, sebagaimana tercermin dalam skor evaluasi pra-pasca. Dampak di tingkat komunitas meliputi penguatan kohesi sosial, peningkatan kolaborasi pemangku kepentingan, dan peningkatan kapasitas penceritaan digital dalam upaya pencitraan desa. Temuan-temuan ini menyoroti efek sinergis dari strategi pemberdayaan terpadu dalam mendukung pembangunan pedesaan yang inklusif. Studi ini berkontribusi pada pengetahuan terkini dengan menunjukkan bagaimana transformasi digital, pemberdayaan ekonomi kreatif, dan pendidikan kesehatan mental secara bersama-sama memajukan ketahanan sosial-ekonomi dan inklusi masyarakat. Implikasinya menggarisbawahi pentingnya kerangka kerja pemberdayaan multidimensi dan perlunya penelitian lebih lanjut tentang keberlanjutan jangka panjang melalui integrasi kelembagaan.
Implementasi Pelatihan Literasi Budaya dalam Pengembangan Kompetensi Pengajaran BIPA bagi Guru di An-Nikmah Al-Islamiyah Phnom Penh Institute Kamboja Ersila Devy Rinjani; Ulya Himawati; M. Ahsanul Husna; Man Sakrany; Fadhilatul Amalya Azizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3679

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di An-Nikmah Al-Islamiyah Phnom Penh Institute, Kamboja, melalui pendekatan literasi budaya. Kegiatan dilatarbelakangi oleh keterbatasan kompetensi pedagogis pengajar, minimnya materi ajar kontekstual, serta belum terintegrasinya nilai-nilai budaya dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan model Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif mitra dalam identifikasi kebutuhan, perancangan program, pelaksanaan pelatihan, monitoring, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan fokus pada pemahaman konsep literasi budaya, pengembangan strategi komunikatif dalam pengajaran BIPA, serta penyusunan bahan ajar berbasis budaya Indonesia yang relevan dengan konteks pelajar ASEAN. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi peserta, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 62% (pre-test) menjadi 89% (post-test), serta meningkatnya kemampuan peserta dalam merancang pembelajaran komunikatif dan kontekstual. Monitoring dan evaluasi juga menunjukkan tingkat partisipasi dan kepuasan yang tinggi, serta adanya perubahan positif dalam sikap peserta terhadap integrasi budaya dalam pembelajaran BIPA. Program ini menghasilkan modul pelatihan, laporan kegiatan, karya ilmiah, serta penguatan jejaring kerja sama internasional. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi substantif dalam meningkatkan mutu pengajaran BIPA di kawasan ASEAN dan memperkuat diplomasi bahasa dan budaya Indonesia.
Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Sudipayung Kendal: Penelitian Hidayati, Yeni Tri; Kurniasari, Ela
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3681

Abstract

The issue of used cooking oil waste in households is often overlooked, even though its repeated use can be harmful to health and its disposal without proper management can pollute the environment. In Sudipayung Village, many residents still dispose of used cooking oil without proper management, so education and innovation in its utilization are needed. This activity aims to increase the understanding of PKK members and housewives about the dangers of used cooking oil and provide them with the skills to process it into aromatherapy candles that have economic potential. The methods used include socialization on household waste management, especially used cooking oil, and hands-on training in making aromatherapy candles. The results of the activity showed that participants were enthusiastic, understood the material presented, and were able to make aromatherapy candles independently. The conclusion of this activity is that participants' knowledge and skills in utilizing used cooking oil into useful products have increased, thereby becoming an alternative home business that supports community empowerment.
Sosialisasi Pendidikan Agama Islam dalam Antisipasi Bullying pada Siswa di MIS Miftahul Khoir, Rasau Jaya Dedi Radhamudi; Fathul khair; Alvi Roelanda; Anang Ihsan Nurhari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3683

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang sering terjadi di masyarakat, temasuk dilingkungan sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan mental, sosial, dan akademik siswa. Upaya preventif bisa dilakukan melalui penanaman nilai-nilai agama dan menjadi sangat penting untuk membentuk karakter pada siswa yang mencerminkan akhlak yang mulia. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai Pendidikan Agama Islam sebagai upaya dalam mengantisipasi bullying di MIS Miftahul Khoir Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu: (1) observasi awal untuk mengetahui kondisi perilaku siswa, dinamika kelas, serta pola interaksi siswa dengan guru, (2) penyusunan materi sosialisasi berbasis nilai-nilai Islam yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa, kebutuhan sekolah, dan konteks permasalahan yang ditemukan pada tahap observasi, (3) pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada siswa dan guru melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari; serta (4) evaluasi terhadap pemahaman siswa setelah kegiatan melalui refleksi, umpan balik lisan maupun tertulis, serta penilaian sederhana untuk melihat perubahan pengetahuan, sikap, dan komitmen siswa dalam mengamalkan nilai-nilai Islam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi Pendidikan Agama Islam memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang pentingnya saling menghormati, menumbuhkan empati, serta menjauhi perilaku mengejek dan menyakiti teman. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali nilai-nilai moral dalam interaksi sehari-hari, memahami akibat dari perilaku negatif, dan termotivasi untuk membangun lingkungan sekolah yang lebih harmonis dan penuh kasih sayang. Siswa menjadi lebih aktif dalam berdiskusi mengenai nilai-nilai akhlak, menunjukkan keberanian untuk mengemukakan pendapat, serta mampu menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari. Selain itu, guru mendapatkan tambahan strategi dalam pembinaan karakter, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga proses pendampingan moral dan pembentukan perilaku siswa dapat dilakukan dengan lebih efektif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga mendorong terciptanya suasana sekolah yang lebih kondusif, religius, dan bebas dari perilaku bullying, karena siswa mulai menunjukkan sikap saling menghargai, lebih peduli terhadap teman, serta mampu menyelesaikan konflik secara lebih bijaksana. Selain itu, meningkatnya kesadaran akan pentingnya akhlak mulia turut memperkuat budaya positif di lingkungan sekolah, sehingga tercipta iklim pembelajaran yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter siswa secara menyeluruh. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kegiatan belajar mengajar dan kerja sama antara guru, orang tua, serta pihak sekolah. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam dapat berfungsi secara optimal dalam mencegah dan mengantisipasi perilaku bullying sejak dini.
Penciptaan Film Dokumenter “Legacy Of Tobacco Deli” Menggunakan Objective Camera Angle Fabio Fahrezi Canavaro; Suryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3686

Abstract

Penulis ini membahas penerapan teknik Objective Camera Angle dalam pembuatan film dokumenter berjudul "Legacy of Tobacco Deli". Film ini bertujuan untuk mengungkap sejarah dan peninggalan Belanda di Deli, terutama terkait keberhasilan perkebunan tembakau yang pernah berkembang pesat di wilayah tersebut. Penggunaan sudut pandang kamera ini memungkinkan penonton mendapatkan pengalaman visual yang mendalam dan seolah-olah turut menyaksikan cerita dari sudut pandang yang tersembunyi, sehingga memperkuat penyampaian pesan dan narasi sejarah. Selain itu, aspek pencahayaan dalam videografi juga diasumsikan penting karena berpengaruh besar terhadap kualitas gambar dan suasana dalam film. Melalui pendekatan ini, film dokumenter mampu memvisualisasikan kenyataan secara objektif, memperkuat narasi sejarah, serta meningkatkan daya tarik visual dan emosional penonton. Penulis ini menyoroti pentingnya teknik pengambilan gambar dan pencahayaan yang tepat dalam menghasilkan karya film yang informatif, edukatif, dan bermakna.Terdapat 3 Segmen karena lebih mudah untuk di visualisasikan dan memudahkan penonton untuk memahami informasi yang akan di sampaikan. Teknik ini bersifat netral kamera tidak memihak ke tokoh siapapun,artinya tidak berfokus ke 1 karakter atau tokoh yang ada di frame tersebut. Seperti mengambil gambar dari atas untuk bangunan gudang tembakau deli,isi dalam gudang tembakau deli,lalu mewawancarai beberapa narasumber.
Penerapan Color Grading Dalam Merepresentasikan Emosional Kesedihan Pada Karakter Banu Dalam Film “Side”: Penelitian Muhammad Fauzan Abdillah; Triadi Sya’dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3687

Abstract

Film “Side” merupakan karya film fiksi pendek yang mengangkat tema psikologis dengan menyoroti isu perundungan (bullying) yang berdampak pada kondisi mental remaja. Cerita berpusat pada tokoh Banu, seorang siswa pendiam dengan kepribadian ganda yang terus-menerus menjadi korban perundungan hingga konflik batin yang dialaminya berujung pada peristiwa tragis. Dari segi visual, film ini menggunakanpenerapan teknik color grading dengan dominasi warna biru tua untuk merepresentasikan suasana kesedihan, keterasingan, dan tekanan psikologis yang dialami karakter utama. Pemilihan alur mundur atau flashback yang digunakan untuk menghadirkan kejutan di akhir cerita sekaligus membantu penonton memahami latar peristiwa secara lebih mendalam. Proses kreatif melibatkan riset visual, perencanaan teknis, serta eksplorasi psikologi warna sehingga menghasilkan pengalaman menonton yang penuh ketegangan

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue