cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 5,244 Documents
SMARTAS: Presensi Kelas Berbasis QR Code, GPS, dan Face Recognition di SMKN 2 Surabaya: Pengabdian Rizky Basatha; Martini Dwi Endah Susanti; Rindu Puspita Wibawa; Yeni Anistyasari; Ekohariadi; Nizar Alif Ramadhan; Feri Dwi Wijaya Pradita; Dahril Falah Ramadhan Mufa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7603

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan Smart Attendance System (SMARTAS) sebagai sistem pelengkap presensi masuk sekolah di SMKN 2 Surabaya agar pencatatan kehadiran dapat dilakukan pada setiap sesi pembelajaran. SMARTAS mengintegrasikan autentikasi face recognition, QR Code berbasis waktu, dan validasi lokasi GPS untuk memastikan kesesuaian identitas, waktu, sesi, serta lokasi pengguna. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif, edukatif, dan berbasis teknologi yang mencakup koordinasi dengan mitra, analisis kebutuhan, pengembangan aplikasi menggunakan TypeScript dan JavaScript dengan PostgreSQL sebagai basis data, pelatihan model wajah menggunakan TensorFlow.js, konfigurasi QR Code aktif selama satu menit, pembatasan lokasi dalam radius 50 meter, pengujian black-box, evaluasi pengguna, dan serah terima sistem. Sasaran implementasi mencakup 114 guru dan 2.577 siswa. Hasil pengujian terhadap delapan skenario fitur utama menunjukkan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 100%. Evaluasi terhadap 30 responden menghasilkan skor System Usability Scale sebesar 88,3, nilai kemudahan penggunaan 4,61 dari 5, kualitas antarmuka 4,62 dari 5, dan kepuasan keseluruhan 4,73 dari 5, yang seluruhnya berada pada kategori sangat baik. Implementasi SMARTAS memperluas cakupan presensi dari kehadiran masuk sekolah menjadi kehadiran per kelas dan mata pelajaran, sekaligus mendukung SDGs 4 melalui penguatan tata kelola, pemantauan partisipasi siswa, dan transformasi digital layanan pendidikan.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Kubus dan Balok: Penelitian Della Indrian Maharani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7605

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam menyelesaikan permasalahan geometri. Namun, kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bondowoso yang dipilih berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui validasi instrumen dan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa berbeda pada setiap kategori kemampuan. Siswa kategori tinggi mampu memenuhi hampir seluruh indikator berpikir kritis, sedangkan siswa kategori sedang hanya memenuhi sebagian indikator dan masih mengalami kesulitan pada tahap evaluasi dan penarikan kesimpulan. Adapun siswa kategori rendah belum mampu memenuhi sebagian besar indikator berpikir kritis. Faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa berasal dari faktor internal maupun eksternal.
Implementasi Cashless Payment Bus Rapid Transit Banjarbakula di UPTD Terminal Tipe B dan Trans Perkotaan Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan : Penelitian Muhammad Luthfi Azhar; Dewi Merdayanti; Devia Hetty Hernany
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi cashless payment pada Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula di UPTD Terminal Tipe B dan Trans Perkotaan Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kepala UPTD, Kepala Seksi Operasional dan Layanan Trans Perkotaan, operator BRT, serta pengguna BRT Banjarbakula. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi cashless payment pada BRT Banjarbakula telah berjalan cukup baik. Komunikasi dilakukan melalui sosialisasi bertahap dan pendampingan langsung; sumber daya manusia dan fasilitas pendukung tersedia memadai; disposisi pelaksana menunjukkan sikap positif dan responsif; serta struktur birokrasi didukung oleh Standar Operasional Prosedur (SOP) dan koordinasi antarpihak yang berjalan baik. Kendala yang masih ditemukan berupa gangguan teknis pada perangkat pembayaran yang menyebabkan kartu elektronik terkadang tidak terbaca oleh mesin. Namun, kendala tersebut tidak menghambat pelaksanaan sistem secara keseluruhan karena telah ditangani melalui pemeriksaan dan pemeliharaan perangkat secara berkala.
Pendampingan Praktik Mengajar Calon Guru Matematika untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif: Pengabdian Ratri Candra Hastari; Noraniza Bahrotul Ilmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7607

Abstract

Pendidik perlu semakin dibuka kesadarannya bahwa pesan pendidikan bukan sekedar menyampaikan materi tetapi mendidik membangun kemampuan kritis sekaligus kreatif. Salah satu tujuan pendidikan adalah membuat anak berpikir kreatif baik untuk memecahkan masalah maupun untuk bisa berkomunikasi atau menyampaikan pemikiran mereka. Padahal, penerapan pembelajaran tidak mendorong siswa untuk berpikir kreatif. Guru kreatif digambarkan mampu memunculkan ide-ide baru, mampu membuat inovasi baru dalam pembelajaran. Guru berperan aktif dalam membimbing siswa agar mampu berpikir kreatif dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan atau tugas pemicu yang berbentuk uraian (soal terbuka) sehingga siswa dapat mengeksplor kemampuannya untuk memicu berpikir kreatifnya. Pendekatan yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan aktivitas siswa, yaitu pendekatan open-ended, pengajuan masalah, maupun pemecahan masalah. Kegiatan pendampingan praktik mengajar calon guru untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif calon guru matematika sangat dibutuhkan/ diperlukan bagi mahasiswa saat ini. Dengan adanya pendampingan praktik mengajar calon guru matematika menjadi bekal mahasiswa untuk terjun ke lapangan pada kegiatan PLP, mahasiswa mampu menerapkan model atau pendekatan pembelajaran yang menumbuhkan keterampilan berpikir kreatif, mampu menyusun soal-soal berpikir kreatif dan penyelesaiannya.
Pengabdian kepada Masyarakat dari Dosen: Peningkatan Literasi Keuangan bagi Guru Sekolah Dasar: Pengabdian Sigit Mareta; Natalia Santoso; Diaz Priantara; Edy Suryadi; Tubagus Manshur; Ahmad Badawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7609

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh temuan rendahnya literasi keuangan di kalangan tenaga pendidik, yang sering kali berdampak pada pengelolaan utang yang tidak terkendali, ketiadaan dana darurat, serta kerentanan terhadap investasi ilegal dan pinjaman daring yang tidak berizin. Bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai pengelolaan keuangan pribadi, program edukasi ini dilaksanakan di SDN Jatimurni V, Kota Bekasi, pada 8 April 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan intervensi sosial yang meliputi tahap persiapan, penyampaian materi (ceramah), diskusi interaktif, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pemahaman peserta yang signifikan dalam menyusun anggaran rumah tangga, membedakan kebutuhan dan keinginan, mempersiapkan dana darurat, hingga mengenali karakteristik investasi dan pinjaman legal. Kesimpulannya, kegiatan PKM ini secara efektif berhasil membekali para guru dengan dasar pengetahuan yang aplikatif, sehingga memampukan mereka untuk menerapkan tata kelola keuangan yang lebih terencana, bijaksana, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Digital Literacy Communication Training For Parents to Improve Their Digital Literacy and Increase Creativity in Utilizing E-Commerce: Pengabdian Putri Ayu Permata Devi; Rulik Endarwati; Syaadiah Arifin; Debiyanti Kune; Eva Purnamasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7610

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital orang tua melalui pelatihan komunikasi literasi digital dan peningkatan kreativitas dalam menggunakan e-commerce. Program ini dilaksanakan secara intensif selama 14 hari di empat pulau utama di Indonesia: Sumatera, Sulawesi, Jawa, dan Kalimantan, untuk menangkap karakteristik sosial-ekonomi masyarakat yang beragam. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat didasarkan pada pendekatan pembelajaran aksi partisipatif, yang meliputi penilaian keterampilan digital awal, pelatihan komunikasi instruksional digital keluarga, lokakarya teknis tentang pengoperasian platform e-commerce, dan pendampingan dalam pembuatan konten pemasaran kreatif secara mandiri. Hasil evaluasi melalui tes pra dan pasca menunjukkan peningkatan yang signifikan pada skor pemahaman literasi digital orang tua dan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan aman terhadap teknologi komersial. Lebih lanjut, program 14 hari di setiap wilayah berhasil mendorong pembukaan puluhan toko digital baru oleh orang tua yang mempromosikan produk lokal unggulan. Keberhasilan program PKM multi-destinasi ini menunjukkan bahwa intervensi literasi digital yang terstruktur dan adaptif di tingkat keluarga dapat mendorong kemandirian ekonomi domestik dan mempersempit kesenjangan digital nasional secara inklusif.
Edukasi Interaktif dan Penguatan Ekosistem Sekolah untuk Pencegahan Bullying di SD Negeri Ujungtebu: Pengabdian Robby Nurtresna; Anis Fuad Salam; Ogi Charist M. Arifin; Nurhalisa; Sopiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7612

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, empati, dan keberanian siswa dalam mencegah perundungan di SD Negeri Ujungtebu melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa Kelompok 06 Universitas Primagraha. Program menggunakan pendekatan partisipatif-interaktif dalam kerangka Service Learning dan Participatory Action Research yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Edukasi disampaikan melalui ceramah interaktif, media visual, video animasi, simulasi peran sebagai pelaku, korban, dan saksi, kegiatan pohon ungkapan, serta Kotak Aspirasi Anti-Bullying. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan observasi partisipasi siswa, sedangkan hasil dianalisis secara deskriptif karena data agregat numerik tidak disajikan dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan perubahan pemahaman siswa dalam mengenali perundungan fisik, verbal, relasional, dan siber, disertai tumbuhnya empati, keberanian menolak tindakan perundungan, dan kesediaan melapor kepada guru. Pembahasan menegaskan bahwa edukasi satu kali perlu dihubungkan dengan penguatan ekosistem sekolah melalui aturan kelas, kanal pelaporan aman, keterlibatan guru dan orang tua, serta pemantauan berkelanjutan. Program ini menunjukkan bahwa edukasi interaktif berpotensi menjadi strategi pencegahan dini yang relevan apabila dilaksanakan secara konsisten dan terintegrasi dengan tata kelola perlindungan anak di sekolah.
Pemberdayaan Perempuan Bali Dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kota Denpasar: Penelitian A.A.Ayu Prabha Duhitasatyani; Ni Putu Tirka Widanti; Ida Ayu Putu Sri Widnyani; Nyoman Diah Utari Dewi; I Gusti Agung Alit Suryawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7613

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan perempuan Bali dalam pengembangan UMKM di Kota Denpasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan teori kebijakan publik, teori Gender and Development, dan teori pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan Bali dalam pengembangan UMKM didukung oleh kebijakan pemerintah daerah melalui pelatihan, pendampingan, fasilitasi permodalan, dan penguatan kapasitas usaha. Pemberdayaan tersebut meningkatkan akses perempuan terhadap sumber daya ekonomi, pengetahuan, dan informasi, memperkuat partisipasi dalam pengelolaan usaha dan pengambilan keputusan, serta meningkatkan kontribusi terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga. Kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan literasi keuangan, kemampuan manajerial, pemanfaatan teknologi digital, dan akses pemasaran yang memengaruhi daya saing usaha. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas perempuan pelaku UMKM melalui peningkatan kompetensi manajemen usaha, literasi keuangan, pemasaran digital berbasis media sosial dan marketplace, serta pengembangan jejaring usaha guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM.
Workshop Pemanfaatan Kahoot dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah: Pengabdian Zulfah; Astuti; Fitri Amelia Hermansyah; Novita Sari; Syaira Amelya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7614

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menguji dan mengidentifikasi dampak penyelenggaraan workshop pemanfaatan Kahoot dalam meningkatkan kompetensi profesional serta keterampilan teknis guru matematika untuk merancang pembelajaran yang interaktif. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) ini dilakukan secara hibrida/daring menggunakan Zoom Meeting dan dirancang secara sistematis melalui empat tahapan utama, yaitu: (1) perencanaan/persiapan (koordinasi, penyusunan materi, pengajuan proposal, penetapan jadwal), (2) pelaksanaan (pembentukan kelompok, workshop, pendampingan praktik oleh dosen dan mahasiswa), (3) observasi dan evaluasi (pengamatan keterlibatan peserta, hambatan, serta penilaian proses dan hasil), serta (4) refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para guru peserta pelatihan. Peserta berhasil menguasai platform Kahoot, terampil dalam merancang kuis, survei, dan skema pembelajaran matematika yang interaktif, serta mulai mengimplementasikannya langsung di kelas masing-masing. Meskipun sempat menemui kendala teknis seperti keterbatasan gawai dan jaringan internet, hambatan tersebut dapat diatasi melalui opsi penggunaan Kahoot mode luring (offline). Kegiatan workshop ini terbukti sukses meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi pendidikan, memotivasi keaktifan siswa, serta menciptakan atmosfer belajar matematika yang menyenangkan, dinamis, dan relevan dengan tuntutan ekosistem digital.
Diagnosing Internal Innovation Capability in Non-Food FMCG Product Development: Pengabdian Stevani Tita Paramita; Isti Raafaldini Mirzanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7615

Abstract

Purpose − This study examines how internal innovation capabilities support new product development (NPD) and identifies the capability gaps that constrain execution in Indonesia's non-food fast-moving consumer goods (FMCG) industry. Design/methodology − The study uses a descriptive quantitative design and cross-company benchmarking. Survey data were collected from 49 practitioners involved in NPD across three anonymized non-food FMCG companies: the focal company, PT GCG, and two benchmark companies, GCA and GCB. Ten capability components were grouped into two layers - organizational foundation and managerial execution. The scores were normalized to a 0-1 scale and averaged to form the Internal Capability Index (ICI). Findings- PT GCG recorded an ICI of 0.506, placing it in the moderate capability band, below GCA (0.812; very good) and GCB (0.709; good). Its weakest absolute scores were concept development (0.412), external networks (0.426), and knowledge management (0.441). Relative to the average benchmark, the largest gaps appear in organizational structure, strategic alignment, and concept development. Concept development emerged in both diagnostic views, making it the clearest priority. The findings show that a single aggregate score is useful for positioning, but not sufficient for action. Combining absolute weaknesses with benchmark gaps produces a more practical basis for capability improvement.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 - Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue