cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
INTEGRASI BIG DATA DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM MANAJEMEN RISIKO PUBLIK Naura
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/25de3w22

Abstract

Transformasi digital telah mengubah secara mendasar cara pemerintah dalam mengelola risiko publik di berbagai sektor. Kehadiran Big Data dan Artificial Intelligence (AI) tidak hanya memperluas sumber informasi, tetapi juga membuka peluang baru untuk memperkuat efektivitas sistem manajemen risiko publik melalui analisis prediktif, deteksi pola, serta pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam integrasi Big Data dan AI dalam manajemen risiko publik, mengidentifikasi manfaat dan tantangan implementasinya, serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat tata kelola data pada sektor publik Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah berbagai publikasi nasional dan internasional periode 2018–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Big Data dan AI mampu meningkatkan sistem peringatan dini, memperkuat transparansi proses pengambilan keputusan publik, serta mendukung penerapan kebijakan berbasis bukti. Namun demikian, implementasi teknologi ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur data, kesiapan regulasi, serta kompetensi digital aparatur pemerintah. Oleh karena itu, penguatan tata kelola digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci untuk mewujudkan manajemen risiko publik yang cerdas, adaptif, dan tangguh di Indonesia.
ANALISIS KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA GEN Z TERHADAP DISKON, PROMOSI, DAN KEPERCAYAAN KONSUMEN DI TIKTOK SHOP Uci Oktavia; Hwihanus
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tppfv486

Abstract

Perkembangan pesat social commerce telah mengubah pola konsumsi Generasi Z, khususnya melalui platform seperti TikTok Shop yang mengintegrasikan konten hiburan dengan fitur transaksi daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh diskon, promosi, dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian Generasi Z, dengan fokus pada mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh konstruk telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis model struktural mengungkapkan bahwa diskon berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,576; p < 0,05), yang menunjukkan bahwa insentif harga menjadi faktor utama dalam mendorong pembelian. Promosi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,187; p < 0,05), menandakan efektivitas strategi promosi dalam lingkungan social commerce. Sebaliknya, kepercayaan konsumen tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian (β = −0,041; p > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,478 menunjukkan bahwa diskon, promosi, dan kepercayaan konsumen secara simultan mampu menjelaskan 47,8% variasi keputusan pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian Generasi Z di TikTok Shop lebih dipengaruhi oleh strategi harga dan promosi dibandingkan faktor kepercayaan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemasar digital serta berkontribusi pada pengembangan kajian perilaku konsumen digital di pasar berkembang.
PELAKSANAAN PROGRAM POSYANDU DAN KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vinal Fornia Gulo; Wenti Kristiani Harefa; Winda Junte Mendrofa; Febriana Sri Yuliyanti Putri Gulo; Saut Diman Waruwu; Roin Firman Zalukhu; Anugrahman Jaya Halawa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/hpch4m67

Abstract

Pelaksanaan program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Desa Ombolata Ulu, Kecamatan Gunung Sitoli, menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan Posyandu serta perannya dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif guna memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai proses pelaksanaan program. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan kader kesehatan, perangkat desa, dan ibu balita, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Posyandu dilaksanakan secara rutin dan didukung oleh partisipasi masyarakat yang relatif baik, khususnya dalam kegiatan penimbangan balita dan pelayanan kesehatan dasar. Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan tenaga kesehatan, sarana dan prasarana yang belum memadai, serta partisipasi masyarakat yang belum merata. Meskipun demikian, program Posyandu terbukti memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelayanan kesehatan preventif bagi ibu dan anak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas kader, serta pemberdayaan masyarakat agar program Posyandu dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
REPRESENTASI GENDER DALAM LIRIK LAGU ORANG BARU LEBE GACOR: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH Mutiara Tantowi; Rusdatul Inayah; Salwa Sabila
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/hetncg48

Abstract

Lirik lagu sebagai produk populer berpotensi untuk merepresentasikan dan mereproduksi nilai-nilai sosial, salah satunya ialah representasi gender. Lagu dengan judul Orang Baru Lebe Gacor yang sempat viral di media sosial menunjukkan adanya relasi gender yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi gender yang ada menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough. Metode yang digunakan yaitu deskripstif kualitatif dengan data berupa lirik lagu. Analisis ini dilakukan dengan tiga dimensi wacana Norman Fairclough, diantaranya dimensi teks, dimensi praktik wacana, dan dimensi sosial budaya. Dimensi teks yaitu analisis yang berfokus pada struktur kalimat, kosakata, metafora, dan kohesi koherensi dari suatu kalimat. Dimensi praktik wacana yaitu analisis yang berhubungan dengan proses produksi dan konsumsi teks. Dimensi sosial budaya adalah praanggapan bahwa konteks sosial merupakan pengaruh sebuah wacana dapat muncul dalam teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan direpresentasikan dalam posisi subordinat melalui pilihan diksi dan sudut pandang yang didominasi oleh laki-laki. Penelitian ini mengungkap bahwa lirik lagu tidak bersifat netral namun memiliki peran dalam melanggengkan ideologi patriarki dalam masyarakat.
EDUKASI PEMBAYARAN QRIS BAGI PEGUSAHA GEN Z PADA UMKM THRIFT BAJU DI SURABAYA Nailis Sa’adah; Fitria Ananda; Rizka Dwi Putriani; Diajeng Ning R; I. A. Nuh Kartini
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/s1w6na82

Abstract

Perkembangan ekonomi digital mendorong transformasi sistem pembayaran, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu upaya strategis pemerintah Indonesia dalam mendukung digitalisasi transaksi adalah penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Meskipun demikian, tingkat pemanfaatan QRIS di kalangan UMKM, khususnya yang dikelola oleh Generasi Z (Gen Z), masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman pengusaha Gen Z pada UMKM thrift baju di Surabaya terhadap penggunaan QRIS, mengidentifikasi kendala implementasi, serta menganalisis peran edukasi pembayaran QRIS dalam meningkatkan literasi pembayaran digital dan praktik transaksi usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif–interpretatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi pembayaran QRIS berperan penting dalam meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat QRIS, memperbaiki kelancaran transaksi, serta mendukung pencatatan keuangan yang lebih tertib. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan infrastruktur jaringan dan persepsi biaya transaksi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan praktis dalam pengembangan program edukasi pembayaran digital bagi UMKM yang dikelola oleh generasi muda. Perkembangan ekonomi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembayaran, terutama pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu kebijakan strategis pemerintah Indonesia dalam mendukung transaksi non-tunai adalah penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Namun demikian, tingkat adopsi QRIS di kalangan UMKM yang dikelola oleh Generasi Z (Gen Z) masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman pelaku UMKM Gen Z pada usaha thrift baju di Kota Surabaya terhadap penggunaan QRIS, mengidentifikasi kendala dalam proses implementasinya, serta menganalisis peran edukasi pembayaran QRIS dalam meningkatkan literasi pembayaran digital dan efektivitas transaksi usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif–interpretatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi mengenai pembayaran QRIS memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat transaksi digital, memperlancar proses pembayaran, serta mendukung pencatatan keuangan yang lebih sistematis dan transparan. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa hambatan, seperti keterbatasan kualitas jaringan internet dan persepsi negatif terhadap biaya layanan transaksi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar empiris bagi pengembangan strategi edukasi pembayaran digital yang lebih efektif bagi UMKM, khususnya yang dikelola oleh generasi muda di era ekonomi digital.
PENGGUNAAN LISTRIK RUMAH TANGGA TERHADAP ALAT ELEKTRONIK MENGGUNAKAN ANALISA DESKRIPTIF Rafid Musyaffa Jahfal; Ahmad Dava Aqshal Ghifari; Achmad Mudzakir; Muhammad Nur Hadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/eez3p461

Abstract

Konsumsi energi listrik berdasrkan 2 rumah narasumber mengalami perubahan setiap bulannya, sehingga perlu dilakukan evaluasi penggunaan energi listriknya masih hemat atau efisien atau tidak. Evaluasi penggunaan energi listrik diawali dengan berupa luas bangunan gedung, biaya penggunaan listrik dan jumlah penggunaan listrik di setiap ruangann, kemudian menghitung Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Listrik. Dari hasil perhitungan IKE tersebut akan diketahui tingkat efisiensi penggunaan listrik pada masing-masing rumah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola penggunaan listrik rumah tangga terhadap berbagai alat elektronik serta faktor-faktor yang memengaruhi besarnya konsumsi energi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung dan kuesioner kepada sejumlah rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat elektronik yang paling banyak menyumbang konsumsi listrik adalah pendingin ruangan (AC), lemari es, dan peralatan hiburan seperti televisi dan komputer. Selain itu, pola penggunaan listrik dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga, frekuensi penggunaan alat elektronik, serta tingkat efisiensi perangkat yang dimiliki. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi penggunaan energi secara bijak dan pemilihan alat elektronik hemat daya untuk mengurangi pemborosan listrik dalam rumah tangga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan penggunaan energi rumah tangga yang lebih efisien dan berkelanjutan.
STRATEGI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN LINGKUNGAN: PERSONAL HYGIENE MENSTRUASI DAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 RUMAH TANGGA Aura Anandita Fitri Roswendi; Zalfa Jiyan Halim; Yani Achdiani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a0g95h03

Abstract

Personal hygiene selama menstruasi merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja putri. Namun, praktik kebersihan menstruasi tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berkontribusi terhadap permasalahan lingkungan melalui timbulan limbah menstruasi yang dihasilkan dari penggunaan produk kebersihan. Limbah tersebut termasuk dalam kategori limbah rumah tangga berpotensi bahan berbahaya dan beracun (B3) apabila tidak dikelola dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara personal hygiene menstruasi dan pengelolaan limbah B3 rumah tangga serta merumuskan strategi edukasi terpadu yang mengintegrasikan aspek kesehatan reproduksi dan lingkungan. Metode penulisan menggunakan pendekatan kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan remaja mengenai kebersihan menstruasi, keterbatasan fasilitas sanitasi, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah B3 rumah tangga meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi sekaligus pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang komprehensif melalui peran sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.
PENYALAHGUNAAN WEWENANG DALAM BIROKRASI: STUDI KASUS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PELAYANAN PUBLIK DALAM LINGKUP WILAYAH SUMATERA BARAT Salsabil Husnah; Muhamad Ihsyan; Yulia Hanoselina
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/h9f3s193

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya penyalahgunaan wewenang dalam birokrasi di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Barat, yang berdampak langsung pada penurunan kualitas serta efektivitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk penyalahgunaan wewenang, menganalisis faktor-faktor penyebab yang melatarbelakanginya, serta menilai dampaknya terhadap tata kelola dan mutu layanan publik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis dengan studi kasus berbasis literatur, menggunakan sumber data dari laporan pemerintah, lembaga anti-korupsi, jurnal akademik, serta pemberitaan media massa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen, telaah literatur, dan analisis isi terhadap berbagai laporan resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyalahgunaan wewenang dalam birokrasi meliputi praktik korupsi, nepotisme, penyimpangan anggaran, serta penggunaan jabatan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Faktor pemicunya antara lain lemahnya sistem pengawasan, kurang optimalnya akuntabilitas, serta budaya birokrasi yang masih permisif terhadap praktik koruptif. Dampak yang muncul mencakup penurunan kualitas pelayanan publik, rendahnya tingkat transparansi, dan meningkatnya ketidakpercayaan serta ketidakpuasan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi birokrasi yang menekankan penguatan pengawasan, peningkatan akuntabilitas, serta pembentukan budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.
RELIGIUSITAS DAN MORALITAS DALAM CERPEN ANEKDOT YUDI PACET DAN PEREMPUAN TUA PENGEMIS Hamdi Virgo; Abdurrahman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/38d80833

Abstract

Cerpen sebagai salah satu bentuk karya sastra tidak hanya menyajikan keindahan estetik, tetapi juga memuat nilai-nilai religius dan moral yang merefleksikan realitas sosial masyarakat. Religiusitas dalam cerpen sering kali tidak disampaikan secara eksplisit melalui simbol atau ritual keagamaan, melainkan melalui sikap, tindakan, dan relasi antartokoh dalam menghadapi persoalan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi religiusitas dalam cerpen “Anekdot Yudi Pacet dan Perempuan Tua Pengemis” karya Yudi Pacet, menganalisis kontradiksi antara ujaran religius dan tindakan moral tokoh, serta menjelaskan fungsi cerpen sebagai medium kritik sosial-keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan religius sastra. Data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang diperoleh melalui teknik baca dan catat terhadap dialog, narasi, dan tindakan tokoh dalam cerpen. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dalam cerpen tersebut direpresentasikan sebagai religiusitas praksis sosial yang menekankan nilai empati, kepedulian, dan keadilan sosial, bukan religiusitas simbolik atau ritualistik. Cerpen ini juga menghadirkan kritik terhadap praktik keberagamaan yang bersifat formalistik dan abai terhadap penderitaan kelompok marjinal. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa cerpen dapat berfungsi sebagai medium refleksi moral dan kritik sosial yang relevan, serta berpotensi dimanfaatkan dalam pembelajaran sastra untuk penguatan pendidikan karakter dan kesadaran religius yang berorientasi pada nilai kemanusiaan
MENJALANKAN USAHA ES DEGASI (DEGAN SIRUP) YANG EFEKTIF KONSEP, OPERASIONAL, DAN PEMASARAN Mohamad Afrizal Miradji; Fadia Annisa; Niken Tri Wahyuni; Elsa Tanzalia Marini; Sania Adista Wijayanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/549r2e09

Abstract

Bisnis “Es DEGASI (Degan Sirup)” adalah minuman inovatif yang terbuat dari kelapa muda untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin peduli terhadap kesehatan. Dalam situasi di mana banyak orang beralih dari minuman instan ke produk alami, es kelapa muda telah menjadi pilihan populer karena elektrolit, vitamin, dan mineralnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, cara penyajian tradisionalnya seringkali tidak higienis, kurang inovatif, dan terlihat kurang menarik serta kurang modern. Oleh karena itu, Es DEGASI hadir dengan konsep kemasan yang bersih, praktis, dan bergaya, termasuk penyajian dalam gelas modern dan pilihan unik berupa kelapa muda utuh untuk memberikan pengalaman otentik menikmati cita rasa alami. Produk ini juga menawarkan berbagai varian rasa, mulai dari original dan sirup untuk menarik selera konsumen yang lebih luas. Selain memberikan manfaat kesehatan dan kualitas produk, bisnis ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa, menyediakan pilihan minuman segar yang aman, dan meningkatkan pendapatan petani kelapa lokal. Dengan manajemen produksi, keuangan, dan pemasaran yang profesional, Es DEGASI diharapkan menjadi minuman lokal yang kompetitif dan menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat. Oleh karena itu, Es DEGASI tidak hanya menekankan inovasi produk, tetapi juga berkontribusi pada aspek sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Filter by Year

2023 2026