cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,635 Documents
ANALISIS YURIDIS FENOMENA FLEXING DALAM KAITANNYA DENGAN UNSUR PENIPUAN Koming Allya Dara Jelita; I Gusti Ayu Stefani Ratna Maharani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/07260y85

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola interaksi sosial dan aktivitas ekonomi digital serta mendorong munculnya fenomena flexing, yaitu perilaku menampilkan kekayaan, prestasi, dan gaya hidup mewah di ruang digital. Fenomena ini menimbulkan persoalan yuridis karena berpotensi bergeser dari ekspresi diri menjadi sarana misrepresentasi yang merugikan pihak lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan fenomena flexing dalam perspektif hukum pidana serta menentukan batas kapan perilaku tersebut dapat memenuhi unsur tindak pidana penipuan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara kualitatif deskriptif-argumentatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flexing pada dasarnya bukan perbuatan pidana dan masih berada dalam ranah ekspresi sosial digital sepanjang tidak mengandung manipulasi fakta dan tidak ditujukan untuk mempengaruhi keputusan ekonomi pihak lain. Namun, flexing dapat memenuhi unsur penipuan apabila mengandung misrepresentasi yang disengaja, digunakan sebagai sarana tipu muslihat untuk memperoleh keuntungan melawan hukum, memiliki hubungan kausal dengan keputusan korban, serta menimbulkan kerugian. Parameter penilaiannya terletak pada unsur niat, kebenaran representasi, fungsi persuasif konten, dan akibat yang ditimbulkan. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan kontekstual dalam menilai misrepresentasi digital dalam hukum pidana
TINJAUAN PEMIDANAAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM KEKERASAN GENDER BERBASIS ONLINE (KGBO) MENURUT SISTEM PERADILAN PIDANA Rama Gita Khrisnanda; I Gusti Ayu Stefani Ratna Maharani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9few4x93

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah lanskap kejahatan digital, termasuk dalam bentuk Kekerasan Gender Berbasis Online (KGBO) yang semakin kompleks melalui penggunaan teknologi seperti manipulasi citra, deepfake, dan otomatisasi distribusi konten. Fenomena ini menimbulkan tantangan yuridis dalam sistem hukum pidana Indonesia, terutama terkait konstruksi pertanggungjawaban pidana dan kebijakan pemidanaan terhadap pelaku yang memanfaatkan AI sebagai sarana kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana atas penggunaan AI dalam KGBO serta mengkaji kebijakan pemidanaan yang berlaku dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui penelaahan terhadap regulasi yang berlaku, doktrin hukum pidana, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum positif Indonesia pada dasarnya telah menyediakan dasar normatif untuk menindak pelaku KGBO berbasis AI melalui ketentuan mengenai tindak pidana berbasis elektronik dan kekerasan seksual, namun belum terdapat pengaturan yang secara eksplisit mengatur penggunaan AI sebagai modus operandi, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakjelasan dalam aspek pembuktian, distribusi pertanggungjawaban, serta kemungkinan pertanggungjawaban korporasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dan penegasan norma yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dengan tetap berlandaskan asas legalitas, kepastian hukum, dan perlindungan hak asasi manusia.
ANALISIS ETIKA PROFESI DAN KOMUNIKASI ADAPTIF PENDIDIK DI MADRASAH ALIYAH DARUSSALAM AL-HAFIDZ KOTA JAMBI Alamsyahbani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/crezpg05

Abstract

Etika profesi dan etika komunikasi merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan, khususnya dalam menjaga profesionalitas pendidik dan keharmonisan hubungan kerja di lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika profesi dan etika komunikasi pendidik dan tenaga kependidikan di MA Darussalam Al-Hafidz Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi terbatas, wawancara informal, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika profesi dan etika komunikasi di MA Darussalam Al-Hafidz telah dilakukan melalui komitmen kerja, keteladanan pimpinan, serta pembinaan etika berbasis nilai-nilai keislaman. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan usia dan masa kerja antara pimpinan dan pendidik senior serta keterbatasan pemahaman budaya madrasah pada pendidik baru. Strategi pengembangan etika dilakukan melalui program pesantren kilat dan kajian keagamaan rutin. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai praktik etika profesi dan etika komunikasi dalam konteks madrasah berbasis pesantren.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI WEBSITE MENGGUNAKAN METODE AGILE (STUDI KASUS SMPN 1 CURUGBITUNG) Andika Purnama; M. Wandi; M Deny Aditya Majid; Muhamad Jahiri; Ahmad Ghifari; Dani Darmawan; Muhammad Alghifari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/nvmw5167

Abstract

Sistem informasi merupakan salah satu aspek penting di era modern, pengembangan Website sebagai sarana untuk mengelola informasi menjadi suatu kebutuhan yang mendesak. SMPN 1 Curugbitung merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak. Terdapat beberapa masalah yang timbul pada lembaga pendidikan tersebut salah satunya adalah belum adanya Website pada lembaga pendidikan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah sistem informasi Website yang efisien dan responsif agar dapat menunjang penyampaian informasi yang efisien serta meningkatkan layanan media informasi di SMPN 1 Curugbitung. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan agile. metode agile dipilih karena keunggulannya dalam menangani proyek yang komplek dengan memperhatikan fleksibilitas, transparansi, dan kolaborasi tim. Proses pengembangan melibatkan pengumpulan kebutuhan, desain, pengembangan, pengujian dan evaluasi sistem secara iteratif. Pada tahap pengumpulan data dilakukan wawancara dengan pihak sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan dan persyaratan sistem informasi kemudian selanjutnya dilakukan perancangan sistem. Implementasi sistem dilakukan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan kerangka kerja Codegniter. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi Website yang efisien dan responsif. Sistem ini mampu mengelola data admin serta mengelola konten secara dinamis dan efektif yang diharapkan dapat meningkatkan layanan media informasi di SMPN 1 Curugbitung.
PENINGKATAN INDEKS LITERASI DIGITAL LANSIA MELALUI PELATIHAN AMAN BERTRANSAKSI ONLINE DALAM PENGGUNAAN QRIS DAN DETEKSI HOAKS BERBASIS PLATFORM CEKFAKTA DI DESA UMBULAN, KABUPATEN PANDEGLANG Andika Purnama; M. Wandi; Muhamad Jahiri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/wkerdk46

Abstract

Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tahun 2024 mencapai 43,34 poin, masih berada pada kategori sedang dengan disparitas signifikan antar kelompok usia. Kelompok lansia (≥60 tahun) menjadi segmen paling rentan kesenjangan digital, dengan penetrasi internet di bawah 30% dibandingkan generasi Z (87,02%) dan milenial (90,35%). Di Kabupaten Pandeglang, tantangan diperparah oleh karakteristik wilayah rural dan tingkat pendidikan terbatas (18,24% penduduk tidak tamat sekolah dasar). Penelitian ini bertujuan meningkatkan indeks literasi digital lansia melalui pendekatan partisipatif berbasis hands-on training pada dua kompetensi kritis: (1) transaksi digital aman menggunakan QRIS, dan (2) deteksi hoaks melalui platform CekFakta.com. Metode pelaksanaan melibatkan 35 lansia di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, melalui pre-test/post-test menggunakan instrumen IMDI versi adaptasi Komdigi 2024. Hasil yang diharapkan: peningkatan skor literasi digital minimal 15 poin, 80% peserta mampu melakukan transaksi QRIS mandiri, dan 75% peserta mampu memverifikasi informasi hoaks menggunakan platform digital. Luaran kegiatan berupa modul saku visual berbahasa Sunda-Banten, video dokumentasi edukatif, dan rekomendasi kebijakan integrasi literasi digital lansia dalam program Posbindu.
PEMODELAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING PATRIAL LEAST SQUARE (SEM-PLS) PADA HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF PESERTA DIDIK Hari Saputra; Achi Rinaldi; Siti Ulfa Nabila
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/b8m83e56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun model hubungan antara penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI), hasil belajar kognitif, dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik menggunakan pendekatan Structural Equation Modelling–Partial Least Square (SEM-PLS). Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 01 Pasir Sakti dengan sampel sebanyak 64 peserta didik kelas XI IPA yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen berupa angket penggunaan AI, tes hasil belajar kognitif, dan tes kemampuan berpikir kreatif. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS melalui pengujian outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Nilai R² menunjukkan bahwa penggunaan AI berpengaruh kuat terhadap hasil belajar kognitif (0,716) dan secara bersama-sama berpengaruh sangat kuat terhadap kemampuan berpikir kreatif (0,842). Uji effect size menunjukkan bahwa penggunaan AI memiliki pengaruh besar terhadap hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kreatif, sedangkan hasil belajar kognitif  berpengaruh sedang terhadap kemampuan berpikir kreatif. Dengan demikian, penggunaan teknologi AI terbukti berkontribusi signifikan dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
UJI KEPASTIAN DAN EFEKTIVITAS NORMA PEMBINAAN INDIKASI GEOGRAFIS Komang Widiana Purnawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/t460b517

Abstract

Kajian ini menelaah kepastian dan efektivitas pengaturan pembinaan Indikasi Geografis dalam Pasal 70 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 sebagai instrumen perlindungan hukum preventif. Permasalahan yang dikaji terletak pada kecukupan konstruksi normatif pembinaan dalam menjamin perlindungan potensi Indikasi Geografis sebelum proses pendaftaran dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Analisis dilakukan melalui pengujian norma Pasal 70 berdasarkan teori perlindungan hukum preventif, asas kepastian hukum, serta teori efektivitas hukum. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaturan pembinaan belum disertai elaborasi normatif yang memadai untuk menjamin kepastian dan efektivitas perlindungan preventif. Ketiadaan pengaturan teknis menyebabkan tidak adanya standar operasional, desain kelembagaan, serta mekanisme evaluasi yang jelas. Kondisi tersebut berdampak pada lemahnya konstruksi perlindungan terhadap potensi Indikasi Geografis pada tahap pra-pendaftaran. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan pelaksana yang lebih sistematis guna memperkuat kepastian dan efektivitas rezim perlindungan Indikasi Geografis di Indonesia.
SOSIALISASI HUKUM DI KELURAHAN SRIWEDARI DALAM PENGUATAN KARAKTER POLA KEHIDUPAN SEHAT BAGI GENERASI MUDA Azhar Rashed; Aris Prio Agus Santoso; Dinda Prama Suari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/07548b54

Abstract

Generasi muda merupakan aset strategis dalam pembangunan bangsa karena memiliki peran penting dalam menentukan kualitas kehidupan sosial di masa depan. Namun, pesatnya perkembangan sosial dan teknologi tidak selalu diiringi dengan pemahaman yang memadai mengenai norma hukum dan pentingnya penerapan pola kehidupan sehat. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan sosial, seperti perilaku menyimpang, rendahnya kepatuhan terhadap hukum, serta gaya hidup tidak sehat yang berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan sosial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum, memperkuat karakter, serta menumbuhkan kesadaran pola kehidupan sehat pada generasi muda di Kelurahan Sriwedari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui kegiatan sosialisasi hukum dan edukasi pola hidup sehat dengan metode penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama kegiatan berlangsung dan dokumentasi pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman generasi muda terhadap norma dan aturan hukum, terbentuknya nilai-nilai karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial. Integrasi antara sosialisasi hukum dan edukasi pola kehidupan sehat terbukti efektif dalam membentuk perilaku generasi muda yang lebih bertanggung jawab, sadar hukum, dan berorientasi pada gaya hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan generasi muda berbasis komunitas yang berkelanjutan dengan melibatkan peran aktif pemerintah kelurahan dan masyarakat.
PERTANGGUNGJAWABAN TEMPAT PERDAGANGAN ELEKTRONIK TERHADAP PELANGGARAN PENGGUNAAN KARYA CIPTA FOTOGRAFI Gede Krisna Hendrayana Sanjaya; I Gusti Ngurah Dharma Laksana
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/bz0swh92

Abstract

Karya cipta fotografi merupakan salah satu hak yang dilindungi oleh undang-undang yakni dalam Undang-Undang No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Pada era kemajuan teknologi saat ini, perdagangan dapat dilakukan secara online atau sekarang disebut dengan e-commerce. Banyaknya penyalahgunaan karya cipta fotografi yang terjadi pada e-commerce dengan tujuan untuk kepentingan komersial yang kemudian merugikan pemegang hak cipta. Penggunaan karya cipta fotografi tanpa seizin pemegang hak dalam transaksi elektronik merupakan suatu pelanggaran dan dalam Pasal 10 Undang-Undang No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta terdapat kekaburan norma terkait dengan bentuk pertanggungjawaban Pihak Pengelola tempat perdagangan secara elektronik terhadap penyalahgunaan karya cipta fotografi yang dilakukan dalam sistem transaksi elektroniknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk pertanggungjawaban pihak pengelola tempat perdagangan secara elektronik terhadap penggunaan karya cipta fotografi tanpa seizin pemegang hak dan mengetahui bagaimana pengaturan perlindungan karya cipta fotografi dalam transaksi elektronik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan analisis konsep hukum. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pihak pengelola tempat perdagangan secara elektronik dapat dimintai pertanggungjawaban secara perdata serta menjalankan tanggung jawab administratif akibat penyalahgunaan karya cipta fotografi yang merugikan pemegang hak dan pengaturan mengenai perlindungan hukum karya cipta fotografi dalam transaksi elektronik terdapat pada peraturan perundang-undangan secara umum.
PERTANGGUNG JAWABAN USER GENERATED CONTENT SEBAGAI BENTUK PROMOSI: PERSPEKTIF HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN DI INDONESIA Putri Inako Hakasami; Putri Triari Dwijayanthi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0tmbza93

Abstract

Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hak konsumen atas promosi berbentuk user generated content (UGC) dan bentuk pertanggung jawaban hukum bagi pihak yang melakukan promosi dengan menggunakan user generated content (UGC). UGC kini berperan menjadi media promosi produk guna membangun kepercayaan dan memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Strategi ini telah melenceng dari jati diri pembuatan UGC itu sendiri, sehingga saat ini UGC tidaklah menjadi ulasan organik yang dapat sepenuhnya dipercayai sebagai bentuk dari pengalaman seseorang atau suatu produk. Campur tangan pelaku usaha hingga ambisi pembuat konten telah membawa UGC menjadi salah satu instrument promosi atau iklan terselubung. Fenomena ini bisa saja melanggar ketentuan mengenai hak konsumen dalam menerima kejelasan informasi yang valid atas barang atau jasa yang diperjual belikan. Dalam hal terjadi pelanggaran yang merugikan konsumen, Indonesia telah menyediakan mekanisme pertanggung jawaban perlindungann konsumen baik berupa sanksi administratif, tuntutan perdata hingga sanksi pidana.  Oleh karena itu praktek promosi melalui UGC perlu ditinjau kembali agar tetep dapat mematuhi kriteria transparansi dan etika pemasaran untuk menjamin bahwa konsumen menerima informasi yang nyata dan tidak menyesatkan dalam menentukan minat beli konsumen.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 4 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni Vol. 3 No. 5 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April Vol. 3 No. 3 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November Vol. 2 No. 10 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober Vol. 2 No. 9 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September Vol. 2 No. 8 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus Vol. 2 No. 7 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli Vol. 2 No. 6 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni Vol. 2 No. 5 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei Vol. 2 No. 4 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April Vol. 2 No. 3 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL MEDIA AKADEMIK More Issue