cover
Contact Name
Zainal Abidin
Contact Email
jurnal.ngarsa@gmail.com
Phone
+6285236214368
Journal Mail Official
jurnal.ngarsa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No. 1 Mangli, Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Indonesia 68136.
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
ISSN : 27759776     EISSN : 2775782X     DOI : https://doi.org/10.35719/ngarsa.v1i1
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam penerapan berbagai bidang keilmuan (multidisiplin), antara lain sosial, agama, pendidikan, budaya, ekonomi, politik, dan lain-lain.
Articles 137 Documents
Transformasi Desa Melalui Literasi: Pendekatan Diskusi Buku Prasetia, Anggi
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 2 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i2.519

Abstract

Literacy remains a serious issue in society. This condition is evident from empirical observations, such as limited reading interest, inadequate critical thinking skills, weakened social connections, and persistent barriers to accessing knowledge. This community service activity aims to improve the quality of life through enhanced literacy. Specifically, the objectives are to raise awareness and interest in reading, develop critical thinking skills, and expand access to knowledge for the community. The method employed in this activity was Participatory Action Research (PAR), involving active community participation at every stage. These stages include identifying relevant literacy themes, jointly planning the format and schedule of discussions, and conducting inclusive implementation. This process is followed by collective reflection to evaluate the effectiveness of the activities and to design follow-up actions initiated by participants, such as activities based on the outcomes of book discussions. The results of this activity indicate an improvement in the critical literacy skills of the community. The book discussions created an inclusive dialogical space, strengthening analytical thinking, communication, and collaboration skills. The activity contributed to building social capital by fostering an active learning community, enhancing a sense of togetherness, and raising collective awareness of significant issues. In the long term, this activity could encourage local initiatives to expand literacy access and address community challenges, thereby supporting sustainable community empowerment. Keywords: Village community empowerment, Strengthening literacy, Book discussion  Abstrak: Literasi masih menjadi masalah serius masyarakat. Hal ini terlihat dari aspek empiris, seperti rendahnya minat baca, kurangnya kemampuan berpikir kritis, melemahnya hubungan antaranggota masyarakat, serta kuatnya sekat-sekat sumber pengetahuan yang membatasi akses informasi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan literasi. Secara spesifik, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan minat baca, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, serta memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap. Tahapan tersebut meliputi identifikasi tema literasi yang relevan, perencanaan bersama mengenai format dan jadwal diskusi, hingga pelaksanaan yang inklusif. Proses ini diikuti oleh refleksi kolektif untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan dan merancang tindakan lanjutan yang diinisiasi oleh peserta, seperti kegiatan berbasis hasil diskusi buku. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan kemampuan literasi kritis masyarakat. Diskusi buku berhasil menciptakan ruang dialog yang inklusif, memperkuat keterampilan berpikir analitis, komunikasi, dan kolaborasi. Kegiatan ini berkontribusi membangun modal sosial dengan menciptakan komunitas pembelajar yang aktif, meningkatkan rasa kebersamaan, dan memunculkan kesadaran kolektif terhadap isu-isu penting. Dalam jangka panjang, kegiatan ini mampu mendorong inisiatif lokal untuk memperluas akses literasi dan menyelesaikan permasa-lahan komunitas, sehingga mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat desa, Penguatan literasi, Diskusi buku
Peningkatan Pemahaman Al-Qur’an dengan Metode Tafsir Tematik pada Jamaah Masjid Asy-Syari’ah Kota Malang Hadi Nur Taufiq; Umiarso
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 5 No. 1 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v5i1.525

Abstract

The congregation of Asy-Syari'ah Mosque in Malang City exhibits a strong interest in understanding the Qur'an as a life guide, yet they face challenges in finding an effective study method to address social-contemporary issues. This article reports on a community service project aimed at enhancing the congregation's understanding of the Qur'an through mentoring using the thematic exegesis (maudhu'i) method. The project was conducted as a series of regular study sessions over seven weeks, employing a participatory and collaborative approach that involved the mosque's management board. The findings indicate that the thematic exegesis method was highly effective and well-received by the congregation. Participants found it easier to comprehensively understand the Qur'an's content, obtain timely solutions to life's problems, and even those unable to read the Arabic script could grasp its substance. Furthermore, the project successfully fostered high learning motivation, as evidenced by active participation and the emergence of informal discussion groups. It is concluded that the thematic method is a superior approach for Qur'anic learning at the community level, owing to its relevance to practical needs and its accessibility. This approach is therefore recommended for broader implementation across various institutions, both religious and non-religious, to 'ground' Qur'anic studies and make them more accessible to all segments of society. Keywords: Thematic Exegesis, Qur'anic Understanding, Community Service, Mosque Congregation, Religious Literacy Jamaah Masjid Asy-Syari'ah Kota Malang memiliki minat yang besar untuk memahami Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, namun menghadapi kendala dalam menemukan metode pengkajian yang efektif untuk menjawab problematika sosial-kontemporer. Artikel ini melaporkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Al-Qur’an di kalangan jamaah melalui pendampingan dengan menggunakan metode tafsir tematik (maudhu’i). Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pengajian rutin selama tujuh pekan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan takmir masjid. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode tafsir tematik sangat efektif dan diminati oleh jamaah. Mereka merasa lebih mudah memahami isi Al-Qur’an secara komprehensif, lebih cepat mendapatkan jawaban solutif atas persoalan kehidupan, dan bahkan mereka yang belum mampu membaca teks Arab pun dapat memahami kandungannya. Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan motivasi belajar yang tinggi, yang ditandai dengan partisipasi aktif dan lahirnya kelompok-kelompok diskusi informal. Disimpulkan bahwa metode tematik merupakan pendekatan yang unggul untuk pembelajaran Al-Qur'an di tingkat masyarakat umum karena relevansinya dengan kebutuhan praktis dan kemudahannya. Pendekatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas di berbagai lembaga, baik keagamaan maupun non-keagamaan, untuk membumikan kajian Al-Qur'an agar lebih mudah diakses oleh semua kalangan. Kata kunci: Tafsir Tematik, Pemahaman Al-Qur'an, Pengabdian Masyarakat, Jamaah Masjid, Literasi Keagamaan
Sinergi Perguruan Tinggi Dalam Pendampingan Dosen Pemula Untuk Penulisan Artikel Ilmiah Bereputasi Muhammad, Muhammad; Zulfikar; Iskandar, Syah; Ayunda, Desy Sary; Haekal, T.M
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 5 No. 1 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v5i1.540

Abstract

The limited academic writing skills of early-career lecturers remain a major challenge in improving the quality and quantity of scientific publications in Islamic higher education institutions. This community service program aimed to enhance the ability to write Islamic-oriented scientific articles through collaboration between Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) and the State Institute for Islamic Studies (IAIN) Takengon. The program involved 10 early-career lecturers who participated in a three-day offline training followed by two weeks of online mentoring. The method employed included intensive workshops, structured writing practice, and evaluative mentoring by senior lecturers. The results showed significant improvement, with 83% of participants able to produce articles that met the standards of nationally accredited journals. A total of 8 articles were successfully completed and submitted, with 5 articles accepted and published in SINTA 4-5 journals, while 3 others are still under review. This program also facilitated the formation of a cross-campus writing group committed to ongoing academic collaboration. These findings indicate that inter-institutional collaboration combined with a mentoring approach is effective in strengthening the scientific writing capacity of early-career lecturers in Islamic universities. Keywords: Collaboration, Early-Career Lecturers, Academic Writing, Publication, Islamic Higher Education Rendahnya kemampuan menulis ilmiah dosen pemula menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi di perguruan tinggi Islam. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis artikel ilmiah berwawasan Islam melalui kolaborasi antara Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon. Kegiatan diikuti oleh 10 dosen pemula yang mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari secara luring dan dilanjutkan dengan pendampingan daring selama dua minggu. Metode yang digunakan mencakup pelatihan, praktik menulis artikel secara bertahap, serta mentoring evaluatif oleh dosen senior. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 83% peserta mampu menyusun artikel sesuai standar jurnal nasional terakreditasi. Sebanyak 8 artikel berhasil ditulis dan diajukan, dengan 5 artikel telah diterima dan terbit di jurnal SINTA 4-5, sementara 3 artikel lainnya masih dalam proses review. Program ini juga menghasilkan kelompok penulis lintas kampus yang berkomitmen melanjutkan kolaborasi akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarinstitusi dengan pendekatan mentoring efektif dalam meningkatkan kapasitas penulisan ilmiah dosen pemula di lingkungan perguruan tinggi Islam. Kata kunci: Kolaborasi, Dosen Pemula, Penulisan Ilmiah, Publikasi, Perguruan Tinggi Islam    
Layanan Konseling dalam Mendeteksi dan Mengembangkan Kecerdasan Anak melalui Kegiatan Parenting di Taman Kanak-Kanak Wiyani, Novan Ardy
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 5 No. 1 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v5i1.461

Abstract

The quality of human resources is fundamentally shaped by early childhood education. However, efforts to detect and develop children's intelligence are often hindered by teachers’ limitations and parents’ lack of understanding regarding multiple intelligences. This community service program aimed to provide counseling-based parenting sessions for parents at TK Ar-Rohman in Brebes, with the goal of enhancing their knowledge and skills in identifying and optimizing their children's cognitive potential. The method employed was service learning, comprising three phases: investigation, implementation, and reflection. The core activity involved a parenting session attended by 46 parents, which included presentations on brain development in early childhood, the theory of multiple intelligences, detection strategies using nativist and empiricist approaches, interactive discussions, and individual counseling services. The results revealed a significant improvement in parents’ understanding, high enthusiasm during discussions, and increased motivation to seek further consultation. This program not only strengthened science-based parenting literacy but also offered accessible counseling alternatives within early childhood institutions. Therefore, parenting programs integrated with counseling services are proven to be effective in empowering parents and reinforcing collaborative synergy between teachers and parents to support children's optimal development. Keywords: Parenting, Counseling Services, Intelligence Detection, Early Childhood Education, Teacher–Parent Collaboration Kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh pendidikan sejak usia dini. Namun, deteksi dan pengembangan kecerdasan anak seringkali terkendala oleh keterbatasan guru serta rendahnya pemahaman orang tua terhadap ragam kecerdasan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan layanan konseling melalui program parenting bagi wali murid di TK Ar-Rohman, Brebes, guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mendeteksi serta mengoptimalkan kecerdasan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah service learning yang melibatkan tiga tahap: investigasi, pelaksanaan, dan refleksi. Kegiatan utama berupa parenting session yang diikuti oleh 46 orang tua, meliputi penyampaian materi tentang perkembangan otak anak, teori kecerdasan majemuk, strategi deteksi berbasis nativisme dan empirisme, diskusi interaktif, serta layanan konseling individu. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua, antusiasme tinggi dalam sesi diskusi, dan munculnya inisiatif untuk berkonsultasi lebih lanjut secara personal. Program ini tidak hanya memperkuat literasi pengasuhan berbasis sains, tetapi juga menyediakan alternatif layanan konseling yang mudah diakses di tingkat PAUD. Dengan demikian, parenting berbasis konseling terbukti menjadi sarana efektif dalam memberdayakan orang tua serta memperkuat sinergi guru–orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Kata kunci: Parenting, Layanan Konseling, Deteksi Kecerdasan Anak, PAUD, Sinergi Orang Tua–Guru
Optimalisasi Pembinaan Al-Qur’an Melalui Peran Aktif Wali Asuh di Asrama Pondok Mahasiswa Pondok Pesantren Nurul Jadid Abd. Basid; Awan Al Farizi; Nazil Rahmat; Mohammad Fikri Romadhoni
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 5 No. 1 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v5i1.541

Abstract

Qur’anic learning programs in student dormitories often face challenges such as monotonous methods, low motivation, and inconsistent participation caused by academic fatigue. In response, a community service initiative was conducted at the Student Dormitory of Nurul Jadid Islamic Boarding School, aiming to optimize Qur’anic mentoring through the design of a participatory, adaptive, and sustainable strategy. Employing a Participatory Action Research (PAR) framework combined with Asset-Based Community Development (ABCD), the program actively engaged students and dormitory administrators throughout all stages. Implementation methods included initial skills mapping, grouping participants into advanced, intermediate, and beginner levels, and applying diverse instructional techniques. These included repetition (takrār), the Ummi Method, and the sorogan system for individualized learning, supplemented by motivational storytelling and visual media. Evaluation results from pre-tests and post-tests indicated significant improvement across all groups: the advanced group’s average score increased from 85 to 90, the intermediate group from 65 to 78, and the beginner group showed the greatest gain, from 45 to 67. This integrated mentoring model by combining traditional and innovative approaches proved effective in enhancing both technical proficiency and spiritual motivation. The program recommends the application of relational, structured, and adaptive strategies to ensure the sustainability of Qur’anic education within student dormitory settings. Keywords: Qur’anic Mentoring, Sorogan Method, Student Dormitory, Spiritual Motivation Pembinaan Al-Qur’an di asrama mahasiswa sering terkendala oleh metode monoton, motivasi rendah, dan partisipasi yang tidak konsisten akibat kejenuhan akademik. Menanggapi hal ini, sebuah program pengabdian di Asrama Pondok Mahasiswa Pondok Pesantren Nurul Jadid bertujuan mengoptimalkan pembinaan melalui perancangan strategi yang partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD), program ini melibatkan mahasiswa dan pengurus asrama secara aktif dalam seluruh tahapannya. Metode pelaksanaannya mencakup pemetaan kemampuan awal, pengelompokan peserta ke dalam level mahir, sedang, dan kurang, serta penerapan berbagai teknik pembelajaran. Teknik tersebut meliputi pengulangan (takrār), Metode Ummi, dan sistem sorogan untuk interaksi individual, yang diperkuat dengan motivasi melalui kisah inspiratif serta media visual. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada semua kelompok. Skor rata-rata kelompok mahir naik dari 85 menjadi 90, kelompok sedang dari 65 menjadi 78, dan kelompok kurang mengalami peningkatan paling besar, dari 45 menjadi 67. Model pembinaan yang mengkombinasikan metode tradisional dan inovatif ini terbukti efektif meningkatkan keterampilan teknis sekaligus motivasi spiritual peserta. Program ini merekomendasikan pentingnya penerapan pendekatan yang relasional, terstruktur, dan adaptif untuk menjamin keberlanjutan pembinaan Al-Qur'an di lingkungan pondok mahasiswa. Kata kunci: Pembinaan Al-Qur’an, Metode Sorogan, Pondok Mahasiswa, Motivasi Spiritual
Pengelolaan Sampah Terpadu untuk Kelestarian Lingkungan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Mohammad Rosyada; Tedi Sigit Pramono; Wildana Liziaroti; Nur Intisah; Muhammad Falih Zuhaid; Oktavia Maulatul Mu’tiqoh
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 5 No. 1 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v5i1.544

Abstract

Waste is a critical issue in Sidomulyo Village, Pekalongan Regency, primarily due to the absence of a designated disposal facility. As a result, residents dispose of waste by burning or burying it, causing environmental pollution, public health risks, and long-term ecological damage. To address this, a waste bank initiative was introduced to promote sustainable waste management and increase community awareness. The waste bank serves not only as a means of processing waste but also as an educational tool to encourage environmental responsibility through the 3R principles: reduce, reuse, and recycle. The program employed the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, focusing on empowering local resources and capacities. Activities included community engagement, village clean-up with waste separation, and seminars on waste bank management. Findings indicate a significant increase in public awareness regarding household waste management. Moreover, the waste bank has contributed positively to both environmental cleanliness and household economic improvement. This model demonstrates that participatory and asset-based approaches can effectively promote sustainable waste solutions in rural communities. Keywords: Waste bank, Environmental sustainability, Economic empowerment  Abstrak: Sampah merupakan masalah serius di Desa Sidomulyo, Kabupaten Pekalongan, yang disebabkan oleh belum tersedianya tempat pembuangan sampah. Akibatnya, masyarakat membuang sampah dengan cara dibakar atau ditimbun, yang berdampak pada pencemaran lingkungan, risiko kesehatan, dan kerusakan ekologis jangka panjang. Untuk mengatasi hal ini, program bank sampah diperkenalkan guna mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran masyarakat. Bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengolahan sampah, tetapi juga sebagai alat edukatif untuk menumbuhkan tanggung jawab lingkungan melalui prinsip 3R: reduce, reuse, dan recycle. Program ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemberdayaan potensi lokal. Kegiatan meliputi pendekatan komunitas, kerja bakti pemilahan sampah, dan seminar pengelolaan bank sampah. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, bank sampah juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi keluarga. Model ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif dan berbasis aset efektif untuk solusi pengelolaan sampah di wilayah perdesaan. Kata kunci: Bank sampah, Kelestarian lingkungan, Peningkatan ekonomi
Inovasi Permen Daun Kelor sebagai Strategi Penguatan Santripreneur Berbasis Kearifan Lokal Makkiyah, Makkiyah; Hamidah, Selvi Wildatul; Savitrah, Ravika Mutiara
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 5 No. 1 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v5i1.478

Abstract

Implementing students' entrepreneurial spirit still faces challenges, especially in product innovation and utilizing local potential. This community service presents an innovative moringa leaf candy product based on local wisdom to improve entrepreneurial skills and strengthen the santripreneur program at Al Husna Islamic Boarding School in Jember. This community service activity aims to enhance students' entrepreneurial skills and economic independence through training them to make moringa leaf candy an innovative product based on local wisdom. This community service uses an Asset-Based Community Development (ABCD) approach that emphasizes optimizing local assets owned by the Islamic boarding school, such as students' potential, and moringa plants as natural resources with economic value. The activity involves participatory training for Al Husna Islamic Boarding School students. The training material includes practical practice in making moringa leaf candy and simple marketing strategies. The community service activities included outreach on santripreneurship and the development of a santripreneur program with the innovation of moringa leaf candy. The activities ranged from briefing the students on the importance of cultivating an entrepreneurial spirit among Al Husna students to teaching them how to make moringa leaf candy as an innovation. The outreach resulted in the Al Husna Islamic Boarding School students understanding the innovation concept presented by the researcher. Keywords: Santripreneur, Innovation, Moringa Leaf Candy  Abstrak: Pelaksanaan program pengembangan jiwa kewirausahaan santri masih menghadapi tantangan, terutama dalam inovasi produk dan pemanfaatan potensi lokal. Pengabdian ini menghadirkan inovasi produk permen daun kelor berbasis kearifan lokal sebagai upaya peningkatan keterampilan kewirausahaan dan penguatan program santripreneur di Pondok Pesantren Al Husna Jember. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan dan kemandirian ekonomi santri melalui pelatihan pembuatan permen daun kelor sebagai produk inovatif berbasis kearifan lokal. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menitikberatkan pada optimalisasi aset-aset lokal yang dimiliki pesantren, seperti potensi santri, dan tanaman kelor sebagai sumber daya alam yang bernilai ekonomis. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan partisipatif yang santri Pondok Pesantren Al Husna. Materi pelatihan mencakup praktik pembuatan permen daun kelor dan strategi pemasaran secara sederhana. Kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi penyuluhan mengenai santripreneur dan pengembangan program santripreneur dengan inovasi permen daun kelor. Kegiatan dilakukan mulai dari pengarahan kepada para santri mengenai pentingnya penanaman jiwa santripreneur pada para santri Al Husna sampai cara pembuatan permen daun kelor sebagai inovasi. Dan dari hasil penyuluan tersebut para santri pondok pesantren Al Husna dapat memahami konsep inovasi yang telah peneliti berikan. Kata kunci: Santripreneur, Inovasi, Permen Daun Kelor
Optimalisasi Metode Yanbu’a dalam Meningkatkan Program Tahfid di Dusun Pinggirpapas Desa Sidowangi Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi Azizah, Firda Nurul; Sa’adah, Nurus; Damairi, M. Uzaer
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 2 No. 2 (2022): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v2i2.25

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu program yang di bentuk oleh LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dengan tujuan untuk melatih dan membuktikan kepada masyarakat bahwa mahasiswa tidak hanya berkecimpung dalam teori dan konsep saja, akan tetapi mahasiswa mampu memberikan sentuhan perubahan dan aspirasi kepada masyarakat pedesaan melalui program pengabdian masyarakat. KKN Posko 02 ditempatkan di salah satu desa terpencil tepatnya di desa Sidowangi Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. Dalam kegiatan KKN ini mengangkat tema tentang pengembangan program tahfid dengan metode yanbu’a. Pemilihan metode yanbu’a dalam program tahfid ini dikarenakan bacaan anak-anak di dusun Pinggirpapas jauh dari standart dan kriteria bacaan tartil sehingga penulis tertarik menggunakan metode yanbu’a dengan tujuan mengoptimalkan bacaan al-qur’an. Metode yang digunakan dalam KKN ini adalah Parsipatoris yaitu KKN yang dilakukan dengan bentuk sosialisasi dan partisipasi dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yaitu metode yang dilakukan oleh individual atau kelompok yang didasarkan atas pengalamannya dalam kehidupan. Hasil yang dicapai dalam KKn ini yaitu 1) Menciptakan anak-anak memiliki kualitas bacaan tartil, 2) Terciptanya masyarakat yang berjiwa qur’ani, 3) Mengoptimalkan program tahfid dengan metode Yanbu’a di Dusun Pinggrirpapas. Adanya kegiatan pengabdian ini merupakan suatu kegiatan yang penting dilakukan bagi mahasiswa supaya seluruh desa-desa terpencil di seluruh pelosok Indonesia mendapat sentuhan perubahan baik dari segi keagamaan maupun sosial.
Pemberdayaan Masyarakat dengan Memanfaatkan Sampah Non Organik Menjadi Barang yang Bernilai Ekonomis di Desa Petung Kecamatan Pakem Kabupaten Bondowoso: Community Empowerment by Utilizing Non Organic Waste Into Goods of Economic Value in Petung Village, Pakem, Bondowoso Muhdhori, Moh.; Rosyid, Muhammad ‘Aenur; Rohmah, Silfia Jamilatur
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 2 No. 1 (2022): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v2i1.36

Abstract

Each region is inseparable from problems originating from the community it self, as well as impacts from outside the community environment. The problems of an area must have their own characteristics, so what happens in an area requires extra handling from those who have responsibility, in this case the village officials and from the community organizations. Because the handlers will not be able to be optimal if only the responsible person works, the refore it is necessary to have awareness and desire from the community regarding changes in the community environment. As with the problem of non-organic waste in Petung Village, Pakem Bondowoso, especially household waste, namely plastic waste. With the increase in the volume of non-organic waste, waste management or waste that does not use environmentally friendly methods and techniques, besides having a negative impact on health, also has an impact on environmental sustainability ecosystems, both settlements, forests, rice fields, rivers and lauatan. Utilization of non-organic waste is one thing that can be done by the community in preserving the environment and at the same time becoming an item of economic value for the community. Setiap daerah tidak lepas dari masalah yang berasal dari masyarakat itu sendiri, maupun dampak dari luar lingkungan masyarkat tersebut. Permasalahan dari suatu daerah tersebut pastilah mempunyai ciri khas tersendiri maka hal yang terjadi pada suatu daerah tersbut perlu adanya penanganan ekstra dari pihak yang memiliki tanggung jawab, dalam hal ini adalah aparatur desa maupun dari swadaya masyarakat tersebut. Sebab penangan tidak akan bisa optimal jika yang bertanggung jawab saja yang bekerja, oleh sebab itu perlu adanya kesadaran dan keinginan dari masyarakat tersebut mengenai perubahan lingkungan masyarkat. Seperti halnya masalah sampah non organik yang berada di desa Petung Kecamatan Pakem Kabupaten Bondowos, khususnya sampah rumah tangga yakni sampah plastik. Meningkatnya volume sampah non orgamik, maka pengelolaan limbah atau sampah tersebut yang tidak menggunakan metode dan teknik yang ramah linkungan selain berdampak negatif terhadap kesehatan juga berdampak terhadap ekosistem kelestarian lingkungan, baik pemukiman,hutan,sawah, sungai dan lauatan. Pemanfaatan sampah non organik adalah salah satu yang bisa dilakukan oleh masyarkat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sekaligus menjadi sebuah barang yang bernilai ekonomis bagi masyarakat tersebut.
Pembangunan Infrakstruktur Desa Untuk Meningkatkan Potensi UMKM Dan Desa Wisata Di Desa Banjar Banyuwangi Hanani, Muhammad Muizul; Al Ahsani, Nasirudin
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 3 No. 2 (2023): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v3i2.46

Abstract

Permasalahan infrastruktur desa dapat bervariasi dan tergantung pada kondisi setiap daerah. Beberapa permasalahan umum yang sering dihadapi dalam konteks infrastruktur desa melibatkan: Kurangnya akses jalan yang baik, membuat transportasi dan mobilitas masyarakat sulit. Minimnya infrastruktur telekomunikasi, yang dapat membatasi akses informasi dan komunikasi Masyarakat, dan Desa-desa mungkin menghadapi tantangan terkait perubahan iklim, seperti banjir atau kekeringan. Menanggapi permasalahan ini, diperlukan perencanaan dan implementasi kebijakan yang bijaksana, sumber daya yang memadai, serta partisipasi aktif masyarakat untuk memastikan pembangunan infrastruktur desa yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pembangunan infrastruktur desa di Desa Banjar, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Gula Aren. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga memiliki dampak positif terhadap akses masyarakat desa dalam mengelola potensi desa wisata. Kata Kunci: Infrakstruktur; UMKM; Desa Wisata Village infrastructure problems can vary and depend on the conditions of each region. Some common problems often faced in the context of village infrastructure involve: Lack of good road access, making transportation and community mobility difficult. There is a lack of telecommunications infrastructure, which can limit community access to information and communications, and villages may face challenges related to climate change, such as floods or drought. Responding to this problem requires wise policy planning and implementation, adequate resources, and active community participation to ensure sustainable development of village infrastructure. This research uses the ABCD (Asset-Based Community Development) approach. The results of this research show that the development of village infrastructure in Banjar Village, Licin District, Banyuwangi Regency, aims to increase community participation in Palm Sugar Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) activities. Apart from that, infrastructure development also has a positive impact on village community access to managing village tourism potential. Keywords: Infrastructure; UMKM; Tourism Village

Page 8 of 14 | Total Record : 137