cover
Contact Name
Zainal Abidin
Contact Email
jurnal.ngarsa@gmail.com
Phone
+6285236214368
Journal Mail Official
jurnal.ngarsa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No. 1 Mangli, Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Indonesia 68136.
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
ISSN : 27759776     EISSN : 2775782X     DOI : https://doi.org/10.35719/ngarsa.v1i1
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam penerapan berbagai bidang keilmuan (multidisiplin), antara lain sosial, agama, pendidikan, budaya, ekonomi, politik, dan lain-lain.
Articles 129 Documents
Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Bisnis Usaha Tempe Weduk Desa Labruk Kidul Kabpaten Lumajang Rifai, Mochammad Ricky
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 3 No. 1 (2023): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v3i1.162

Abstract

Salah satu usaha yang ada di desa Labruk Kidul adalah usaha tempe wedok.Usaha tempe wedok merupakan usaha yang dirintis oleh pengusaha perempuan. Tidak sedikit dari masyarakat mengeluhkan terkait dengan adanya pandemi Covid-19 sehingga menghambat kondisi ekonominya. Dalam upaya mengatasi penurunan ekonomi di desa Labruk Kidul dapat dilakukan dengan memaksimalkan potensi usaha yang dimiliki yaitu tempe wedok.  Maka dari itu diperlukan adanya program untuk peningkatan ekonomi guna menstabilkan perekonomian keluarga masyarakat Labruk Kidul. Tujuan penelitian pengabdian ini yaitu untuk mendeskripsikan peningkatan ekonomi keluarga melalui bisnis usaha tempe wedok desa Labruk Kidul Kabupaten Lumajang. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan teknik analisis data berupa analisis deskriptif. Hasil penelitian pengabdian yang diperoleh yaitu adanya beberapa kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan perekomian keluarga di antaranya workshop kewirausahaan dan pelatihan pembuatan tempe wedok. Kegiatan yang dilakukan berjalan dengan lancar dan maksimal. Para masyarakat sekitar termasuk juga pengusaha bahkan pemuda milenial sangat antusias sekali megikuti kegiatan tersebut. Dengan adanya kegiatan tersebut, dapat memberikan wawasan dan inovasi baru untuk meningkatkan roda perekomian keluarga masyarakat desa Labruk Kidul. Di samping itu juga, kegiatan ini dapat mencetak atau menghasilkan calon pengusaha baru dengan jiwa entrepreneurship yang kompeten dan ahli dalam bidangnya.   Kata Kunci: Ekonomi, Usaha Tempe Wedok, Peningkatan ABSTRACT One of the businesses in Labruk Kidul village is the Tempe Wedok business. The Tempe Wedok business is a business initiated by women entrepreneurs. Not a few people complained about the Covid-19 pandemic, which hampered their economic conditions. Overcoming the economic decline in Labruk Kidul village can be done by maximizing the potential of the business owned, namely Tempe Wedok. Therefore, it is necessary to have a program for economic improvement to stabilize the family economy of the Labruk Kidul community. This service research aims to describe the progress of the family economy through the Tempe Wedok business in Labruk Kidul village, Lumajang Regency. The method used is qualitative, with data analysis techniques in the form of descriptive analysis. The results of the service research are that several activities are carried out to improve the family economy, including entrepreneurship workshops and training on making Tempe Wedok. The activities carried out run smoothly and optimally. The surrounding community, including entrepreneurs and millennial youth, were enthusiastic about participating in these activities. This activity can provide new insights and innovations to improve the family economy of the Labruk Kidul village community. In addition, this activity can print or produce new entrepreneurs with an entrepreneurial spirit who are competent and expert in their fields. Keywords: Tempe Wedok Business, Improvement
Penanggulangan Covid-19 Berbasis Moderasi Beragama di Desa Gomong Sakura, Selaparang Mataram: Covid-19 Management Based on Religious Moderation in Gomong Sakura Village, Selaparang Mataram Suparmanto, Suparmanto; Riski, Andi
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 2 No. 1 (2022): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v2i1.164

Abstract

The COVID-19 pandemic has changed many arrangements of human life around the world, especially in terms of education and health, therefore the involvement of UIN Mataram here is to direct its students to carry out Participatory Work Lectures from Home (KKP-DR). The implementation of the KKP-DR is focused on aspects of education and health that are moderated by religion. These two aspects are expected for students to be involved in helping the government overcome various problems in education and health. In Gomong Sakura Village, Selaparang, Mataram. Various efforts were made by students in both aspects. In the field of education, students provide tutoring for school children from elementary school to high school levels, while in the health sector, students carry out socialization to prevent the spread of Covid-19. Pandemi covid 19 telah merubah banyak tatanan kehidupan manusia diseluruh dunia terutama dari segi pendidikaan dan Kesehatan maka dari itu Keterlibatan UIN Mataram di sini adalah mengarahkan mahasiswanya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Partisipatif Dari Rumah (KKP-DR). Pelaksanaan KKP-DR difokuskan pada aspek pendidikan dan Kesehatan yang bermoderasi agama. Kedua aspek tersebut diharapkan mahasiswa dapat terlibat untuk membantu pemerintah mengatasi berbagai persoalan dalam pendidikan dan kesehatan. Di Desa Gomong Sakura, Selaparang, Mataram. Berbagai upaya dilakukan oleh mahasiswa pada kedua aspek tersebut. Dalam bidang pendidikan, mahasiswa memberikan bimbingan belajar kepada anak sekolah mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah, sedangkan pada bidang kesehatan, mahasiswa melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19.
Menghidupkan Semangat Bersedekah di Masa Pandemi melalui Program Kampung Sedekah Dusun Sukosari Desa Blambangan Sella, Nursella Anggraini; Pratiwi, Ana; Alifah, Nur; Nafisa, Amilatun
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 2 No. 2 (2022): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v2i2.169

Abstract

Kuliah Kerja Nyata merupakan satu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa ditengah masyarakat diluar kampus. Selama Kuliah kerja nyata berlangsung, banyak kegiatan yang dilakukan mahasiswa terhadap masyarakat. Mahasiswa diwajibkan untuk membuat laporan Kuliah Kerja Nyata yang berisi kegiatan dimana sejak dimulainya masa pengabdian hingga selesai serta memaparkan setiap hasil dari kegiatan yang telah berlangsung. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan asset desa yang sudah tersedia untuk lebih naik keatas permukaan. Dari beberapa asset yang sudah ditemukan dan didapatkan dari tahap observasi, maka asset yang kami pilih untuk dikembangkan adalah Kampung Sedekah. kegiatan kampung Sedekah ini sangat cocok dikembangkan guna meningkatkan semangat warga sekitar dimasa Pandemi Covid-19
Pembentukan Moderasi Beragama melalui Implementasi Ragam Tradisi Masyarakat di Kabupaten Jember Rizqiyah, Itsni Putri; Sholeha, Dewi; Rohman, Muhammad Zuyyinur; Fajar, Muhammad Alif; Ahmadiono, Ahmadiono
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 3 No. 1 (2023): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v3i1.170

Abstract

Moderasi beragama merupakan cara pandang seseorang dalam menyikapi agama secara moderat. Sikap secara moderat ini harus dimiliki setiap muslim, agar dalam menyikapi permasalahan dan perbedaan dalam agama bisa bersikap secara bijak tanpa permusuhan dan pertentangan. Dalam praktiknya moderasi Beragama dapat berbentuk macam-macam, namun intinya tetap mengarah dalam sikap toleran dan kerukunan. Praktik moderasi beragama dapat ditemui di berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya di kota Jember. Di Jember terdapat banyak penerapan Moderasi Beragama yang dilakukan dengan tujuan untuk menjalin keharmonisan antar manusia dan menegakkan ajaran Islam itu sendiri. Hal itulah yang melatarbelakangi Mahasiswa KKN Kelompok 30 untuk melakukan penggalian data mengenai kegiatan moderasi beragama di berbagai wilayah Jember. Metode yang digunakan untuk mencari data moderasi beragama berupa pengamatan, wawancara, observasi dan partisipasi. Moderasi beragama Kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan keanekaragaman kegiatan Moderasi Beragama dalam Islam. Moderasi beragama yang terdapat di wilayah Jember yaitu toleransi beragama, akulturasi budaya Islam, peringatan hari besar Islam dan hablum minannas. Beberapa kegiatan tersebut dilaksanakan dan sampai sekarang masih dilestarikan guna untuk memersatukan umat beragama tanpa adanya diskriminasi dan perseteruan. Pada dasarnya moderasi beragama ini membentuk masyarakat khususnya wilayah Jember untuk moderat atau berada ditengah-tengah, tidak radikal dan juga tidak menggampangkan. Kata Kunci: Moderasi Beragama, Tradisi Lokal, Masyarakat Jember ABSTRACT Religious Moderation is a person's perspective on dealing with religion in moderation. This moderate attitude must be owned by every Muslim so that in dealing with problems and differences in religion, they can behave wisely without hostility and conflict. In practice, religious moderation can take various forms, but the point is that it still leads to tolerance and harmony. Religious moderation practices can be found in multiple regions in Indonesia, one of which is in the city of Jember. In Jember, many applications of Religious Moderation are carried out to establish harmony between humans and uphold the teachings of Islam itself. This motivated the Group of 30 KKN students to collect data on religious moderation activities in various Jember areas. Observations, interviews, and participation are used to find data on religious moderation. Religious Moderation This activity aims to showcase the diversity of Religious Moderation activities in Islam. Religious moderation in the Jember region includes religious tolerance, Islamic culture acculturation, commemoration of Islamic holidays, and hablum minannas. Some of these activities have been carried out and are preserved to unite religious communities without discrimination and conflicts. This religious moderation shapes the community, especially the Jember area, to be moderate or in the middle, not radical, and not taking it easy. Keywords: Religious Moderation, Local Tradition, Jember Society
Implementasi Pengabdian Masyarakat Berbasis Moderasi Beragama Di Tengah Pandemi Covid-19 Ilafi, Mela Mahardika; Hidayah, Rohmatul; Hidayat, Rofiq
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 3 No. 1 (2023): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v3i1.172

Abstract

Pandemi covid-19 kini menjadi situasi yang mempengaruhi segala bidang baik sosial, pendidikan, politik serta agama. Belakangan ini, situasi pandemi dimanfaatkan beberapa pihak untuk kepentingan tertentu terutama tentang penguatan radikalisme yang banyak digaungkan melalui dunia digital. Moderasi beragama penting diterapkan terutama dimasa pandemi karena masih ada kelompok- kelompok tertentu yang tidak mau diatur atau tidak menerapkan protokol kesehatan dengan alasan takdir tuhan.Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tentang pentingnya menjaga moderasi beragama di tengah pandemi covid-19. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Kegiatan yang dilaksanakan demi tercapainya moderasi beragama dan diterapkannya protokol kesehatan di era pandemi covid-19 berupa Webinar Nasional dengan tema “Menerapkan Moderasi Beragama Di Tengah Pandemi Covid-19” melalui aplikasi Zoom Meeting bagi tokoh masyarakat dan umum serta kegiatan pendukung lainnya. Program kerja Kuliah Kerja Nyata Daerah Asal (KKN-DA) yang dilaksanakan terkait upaya pencegahan Covid-19 dan berbasis moderasi beragama sudah terlaksana dengan cukup baik. Kata Kunci: Moderasi Beragama; Pengabdian Masyarakat; Pandemi Covid-19 The COVID-19 pandemic has now become a situation that affects all fields, including social, educational, political and religious. Lately, the pandemic situation has been used by several parties for certain purposes, especially about regarding the strengthening of radicalism which widely echoes through the digital world. Religious moderation is important, especially during the pandemic because there are still certain groups who do not want to be regulated or do not apply health protocols on the grounds of divine destiny. This study aims to describe the importance of maintaining religious moderation during the covid-19 pandemic. The method used is descriptive qualitative method. Activities carried out to make religious moderation and the implementation of health protocols in the era of the covid-19 pandemic in the form of a National Webinar (Web Seminar) with the theme "Implementing Religious Moderation Amid the Covid-19 Pandemic" through the Zoom Meeting application for community leaders and the public as well as other supporting activities. The work program for the student study service (KKN-DA) which was carried out related to efforts to prevent Covid-19 and was based on religious moderation had been carried out quite well. Keywords: Religious Moderation; Community Service; The Covid-19 Pandemic
Strategi Pemasaran Produk UMKM Peci Anyam Di Desa Bagorejo Srono Banyuwangi Firdaus, Amelia; Trimania, Firda Sofa; Ningrum, Indah Silvia
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 3 No. 1 (2023): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v3i1.177

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) berpengaruh terhadap berbagai sektor kehidupan manusia. Pandemi Covid-19 di Indonesia, salah satunya berdampak pada sektor perekonomian negara, khususnya pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai pemeran terpenting pada perekonomian nasional. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah, juga mengakibatkan dampak yang signifikan pada sektor perekonomian. Untuk meminimalisir dampak tersebut para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya dengan membuka toko online melalui e- commerce dalam sistem penjualan online. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implikasi pemanfaatan strategi pemasaran menggunakan media digital marketing pada UMKM peci anyam di desa Bagorejo, sehingga lebih responsif terhadap perubahan iklim bisnis terutama saat situasi pandemi saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian UMKM peci anyam adalah metode pelatihan Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa implikasi strategi yang digunakan dalam pemasaran produk hasil usaha menggunakan media digital marketing diantaranya: 1) teknologi digital dapat memberikan kontribusi dalam pemasaran produk usaha dengan melebarkan dan memperluas jangkauan pasar yang tidak terbatas waktu dan ruang geografis 2) dapat meningkatkan volume penjualan dan profit 3) meningkatnya volume penjualan peci anyam, menjadi peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar UMKM peci anyam yang terdampak pandemi Covid-19. Kata Kunci: Strategi Pemasaran; UMKM; Peci Anyam The Corona Virus Disease (Covid-19) pandemic affects various sectors of human life. The Covid-19 pandemic in Indonesia, one of which has an impact on the country's economic sector, especially on Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) as the most important actors in the national economy. The government's implementation of Community Activity Restrictions (PPKM) also has a significant impact on the economic sector. To minimize this impact, MSME actors can develop their business by opening an online store through e-commerce in the online sales system. The purpose of this study is to find out the implications of using marketing strategies using digital marketing media on woven peci SME's in Bagorejo village, so that they are more responsive to changes in the business climate, especially during the current pandemic situation. The method used in the research of peci woven SMEs is a training method. not limited by time and geographical space 2) can increase sales volume and profit 3) increase sales volume of woven caps, become job opportunities for communities around woven cap SMEs affected by the Covid-19 pandemic. Keywords: Marketing Strategy; UMKM; Peci Anyam
Optimalisasi Keterlibatan Orang Tua dalam Meminimalisir Nomophobia Pada Anak di Masa Pandemi Covid-19: The Optimizing Parental Involvement in Minimizing Nomophobia in Children During The Covid-19 Pandemic Masruroh, Nikmatul; Rifa'i, Achmad; Rafitri, Aqila Abyani; Anjani, Fiki; Rohmah, Farikhatur; Islamiyah, Iqlil Sua'ibatul
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 2 No. 1 (2022): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v2i1.234

Abstract

The COVID-19 pandemic leaves various problems in life, especially the problem of children's education. Children who should be able to experience school, meet friends and teachers during the learning process, are forced to learn from home using technology media, namely gadgets or cellphones or smartphones. The PSBB to PPKM policies have the impact of banning offline learning for students. So the selection of online learning must be done. So, it is inevitable that students must use gadgets to meet their needs in education. Students who in fact sit in elementary school every day have to look at their cellphones to find out the progress of learning given by their teachers at school. The problem of online learning creates nomophobia for children. Anxiety and fear when away from gadgets overshadows the psychology of children during the Covid 19 pandemic. From this problem, this article aims to provide an analysis of the assistance provided to mothers in Pasirian District, Lumajang Regency. This article describes the service activities carried out in Pasirian District in order to assist mothers to always be able to accompany their children in the learning process and be wise in using gadgets. This service uses the PAR technique, namely by using a ranking matrix of problems that will later be revealed from community activities. So it was agreed that the urgent problem to be solved was the existence of nomophobia. The results of this analysis stated that nomophobia can be solved by optimizing parental involvement in children's activities. Nomophobia can lead to mental disorders, so that the stages of completion are by first conducting parenting activities for mothers, then providing assistance to children in using gadgets and education in the wise use of gadgets. Pandemi covid 19 menyisakan berbagai persoalan dalam kehidupan, terutama masalah pendidikan anak. Anak-anak yang seharusnya bisa merasakan bangku sekolah, bertemu dengan teman dan gurunya pada saat proses pembelajaran, terpaksa harus belajar dari rumah dengan menggunakan media tekhnologi yaitu gadget atau handphone atau smartphone. Kebijakan PSBB sampai PPKM membawa dampak larangan pembelajaran secara luring bagi siswa. Sehingga pemilihan pembelajaran daring harus dilakukan. Sehingga, tak bisa dielakkan lagi siswa harus menggunakan gadget dalam memenuhi kebutuhannya dalam pendidikan. Siswa yang notabene duduk di bangku sekolah dasar setiap hari harus melihat handphonenya untuk mengetahui progress pembelajaran yang diberikan oleh gurunya di sekolah. Persoalan dari pembelajaran daring menciptakan nomophobia bagi anak-anak. Kecemasan dan ketakutan ketika berjauhan dari gadget membayangi psikologi anak-anak di masa pandemic Covid 19. Dari problem tersebut artikel ini bertujuan untuk memberikan analisis pada pendampingan yang dilakukan pada kaum ibu di Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Artikel ini memaparkan kegiatan pengabdian yang dilakukan di Kecamatan Pasirian dalam rangka pendampingan kepada kaum ibu untuk selalu bisa mendampingi putera puterinya dalam proses pembelajaran serta bijak dalam penggunaan gadget. Pengabdian ini menggunakan teknik PAR, yaitu dengan menggunakan matrik ranking permasalahan yang nanti diungkap dari aktivitas masyarakat. Sehingga diperoleh kesepakatan bahwa masalah urgen yang harus dipecahkan adalah keberadaan nomophobia. Hasil dari analisis ini dinyatakan bahwa nomophobia bisa diselesaikan dengan cara optimalisasi keterlibatan orang tua dalam kegiatan anak. Nomophobia bisa mengakibatkan mental disorder, sehingga tahapan penyelesaiannya dengan melakukan kegiatan parenting terlebih dahulu kepada para ibu, kemudian dilakukan pendampingan pada anak-anak dalam penggunaan gadget serta edukasi dalam penggunaan gadget yang bijak.
Pendampingan Hadroh Al-Banjari Untuk Meningkatkan Semangat Berselawat Pada Masa Pandemi: Hadroh Al-Banjari's Assistance to Improve The Spirit of Saving in Pandemic Times Listiani, Dhea Nanda; Rosita, Farida Yufarlina
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 2 No. 1 (2022): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v2i1.271

Abstract

Al-Banjari is an Islamic art originating from Kalimantan. Until now, there are still many teenagers who really love this art because of its stomping, dynamic, and varied rhythm. Musala An-Nur is one of the service partners who have the Al-Banjari hadroh group. However, Al-Banjari hadroh training activities at that place could not be carried out properly as usual during the pandemic and the PPKM rules. However, the children's enthusiasm for practice did not wane in the slightest. For this reason, the mentoring activity for Al-Banjari hadroh activities is carried out so that hadroh exercises can still be carried out. Based on these assets, the Asset-Based Community Development (ABCD) approach is applied in this service activity. The results achieved after carrying out this mentoring are that children in the Musala An-Nur environment can carry out hadroh exercises as usual and can develop their creativity in playing the Al-Banjari hadroh instrument. In addition, Al-Banjari hadroh activities can also increase the spirit of prayer during the pandemic. The selawat which is sung in the Al-Banjari hadroh activity is expected to be able to fill free time with positive activities. Al-Banjari merupakan sebuah kesenian Islami yang berasal dari Kalimantan. Sampai sekarang ini, masih banyak remaja yang sangat menggandrungi kesenian ini karena iramanya yang menghentak, rancak, dan variatif. Musala An-Nur merupakan salah satu mitra pengabdian yang memiliki grup hadroh Al-Banjari. Akan tetapi, kegiatan latihan hadroh Al-Banjari di tempat tersebut tidak dapat terlaksana dengan baik sebagai mana biasanya selama pandemi dan adanya aturan PPKM. Walaupun demikian, semangat anak-anak untuk berlatih tidak memudar sedikitpun. Untuk itu, kegiatan pendampingan kegiatan hadroh Al-Banjari ini dilakukan agar latihan hadroh tetap bisa terlaksana. Berdasarkan aset tersebut, pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini. Hasil yang dicapai setelah melaksanakan pendampingan ini adalah anak-anak di lingkungan Musala An-Nur dapat melaksanakan latihan hadroh sebagai mana biasanya dan bisa mengembangkan kreativitasnya dalam memainkan alat hadroh Al-Banjari. Selain itu, kegiatan hadroh Al-Banjari juga dapat meningkatkan semangat berselawat pada masa pandemi. Selawat yang dilantunkan dalam kegiatan hadroh Al-Banjari ini diharapkan dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.
Pendampingan Produksi dan Branding UMKM Opak Singkong di Krajan Ngrayun Ekawati, Rima Nur; Irawan, Edi
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 3 No. 1 (2023): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v3i1.279

Abstract

Konsep pendampingan produksi dan branding bermanfaat untuk menambah edukasi berbisnis dan menambah pendapatan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat pedesaan di daerah Dusun Krajan, Desa Ngrayun, Kabupaten Ponorogo mempunyai tiga potensi yaitu sumber daya alam (tanaman singkong), sumber daya manusia (ibu-ibu), dan sumber daya modal. Dari sumber daya alam khususnya tanaman singkong peneliti mendorong ibu-ibu untuk memanfaatkan sebagai penambah bahan konsumsi dan untuk menambah pendapatan. Dengan menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) peneliti melakukan langkah seperti inkulturasi, discovery, design, define and reflection. Kegiatan yang dilakukan untuk menambah edukasi berbisnis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dilakukan dengan melakukan pendampingan proses produksi dengan baik dan menggunakan branding sebagai pendorong marketing di lingkungan masyarakat. Dengan adanya kegiatan KPM-DDR ini Setelah dilakukan pendampingan produksi dan branding didapatkan semakin banyak mitra-mitra khususnya UMKM “Bu Antin” bergabung dan peneliti melihat opak singkong “Bu Antin” laris di sekitar pasar Desa Ngrayun dan juga dari iklan di social media dari “Bu Antin” pribadi. Adapun harapan dari peneliti yaitu dapat menambah pendapatan dalam masyarakat sekitar sekaligus meningkatkan pendapatan perkapita melalui UMKM. Kata Kunci: Pendampingan Produksi Dan Branding; Opak Singkong; ABCD The concept of production assistance and branding is useful for increasing business education and increasing people's income in daily life. Rural communities in the Krajan Hamlet, Ngrayun Village, Ponorogo Regency have three potentials, namely natural resources (cassava plants), human resources (mothers), and capital resources. From natural resources, especially cassava plants, researchers encourage mothers to use them as an addition to consumption materials and to increase income. By using the ABCD (Asset Based Community Development) approach, researchers take steps such as inculturation, discovery, design, define and reflection. Activities carried out to increase business education to increase people's income are carried out by assisting the production process properly and using branding as a marketing driver in the community. With this KPM-DDR activity, after providing production and branding assistance, more partners, especially Micro Small and Medium Enterprises "Bu Antin" joined, and researchers saw that "Bu Antin" cassava opaque was selling well around the Ngrayun Village market and also from advertisements on social media from " Mrs. Antin” private. The hope of the researcher is that it can increase income in the surrounding community while increasing per capita income through Micro Small and Medium Enterprises. Keywords: Production And Branding Assistance; Cassava Opaque; ABCD
Edukasi Kewirausahaan UMKM Melalui Platfrom Digital: Entrepreneurship Small And Medium Micro Through Digital Platforms Nihayah, Ulin; Anisatuzzuhriya, Yunita; Al Faruqi, Muhammad Aniq; Salsabila, Amalia Sania
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 2 No. 1 (2022): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v2i1.282

Abstract

In this disruptive era, there are many innovations stand in support entrepreneurship activities, one of which is the digital platfrom development for product marketing. Given the social cultural conditions of today's society, which can almost entirely shop online, are making it increasingly possible for businesses to expand markets.But unfortunately, marketing of entrepreneurial products is still mostly done in conventional ways, for example in businesses located in Pancur Village, Mayong District, Jepara Regency which are engaged in convection businesses. So that many people in general do not know about these products. This can affect the development of the entrepreneurial product itself. This lack of training in using the marketpalce as a place of sale and marketing is what motivated the UIN Walisongo KKN TEAM group 84 to provide education, assistance and monitoring the use of one of the digital platforms, namely the Facebook marketplace, where the Facebook application itself is well known to many people. The purpose of this service activity is to empower the community, especially for students who become entrepreneurs independently in reaching a wider market. The method used in this research is participatory action research (PAR) where the approach in this method is to see, hear and also to understand social phenomena that exist in society. The focus in this research is to provide entrepreneurship education using digital platforms to business actors. This activity contains material on the introduction of digital platforms, planning market predictions to sorting expeditions in product delivery. The result of this education is that it can increase income and new knowledge for business actors in developing the marketing sector Pada era disrupsi ini banyak munculnya inovasi yang mendukung kegiatan kewirausahaan salah satunya yaitu pengembangan platfrom digital untuk pemasaran produk. Didukung  dengan kondisi sosial budaya masyarakat sekarang yang hampir keseluruhan dapat berbelanja online,semakin membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar. Namun sayangnya pemasaran produk  wirausaha masih banyak dilakukan dengan cara konvensional misalnya pada usaha yang berada di Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara yang bergerak pada usaha konveksi. sehingga banyak masyarakat umum kurang mengetahui produk tersebut. Hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan produk hasil wirausaha itu sendiri. Kurangnya pelatiahan dalam menggunakan marketpalce sebagai tempat penjualan dan pemasaran inilah yang melatarbelakangi TIM KKN UIN Walisongo kelompok 84 untuk melakukan edukasi, pendampingan dan monitoring penggunaan salah satu platfrom digital yaitu facebook marketplace, dimana aplikasi  Facebook sendiri sudah dikenal banyak masyarkat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberdayakan masyarakat khususnya bagi pelajar yang menjadi pelaku wirausaha secara mandiri dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah participatory action research (PAR) dimana pendekatan dalam metode ini adalah untuk melihat, mendengar dan juga untuk memahami gejala sosial yang ada di dalam masyarakat. fokus dalam penelitian ini untuk memberikan edukasi kewirausahaan menggunakan platform digital kepada pelaku usaha. Kegiatan ini berisi materi tentang pengenalan platfrom digital,perencanaan prediksi pasar hingga pemilahan ekspedisi dalam pengiriman produk. Hasil dari edukasi ini yaitu dapat menambah pendapatan dan pengetahuan baru bagi pelaku usaha dalam mengembangkan sektor pemasaran

Page 10 of 13 | Total Record : 129