cover
Contact Name
Nuryani Tri Rahayu
Contact Email
srimulyeni88@gmail.com
Phone
+6281809294840
Journal Mail Official
jurnalijss@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.pdpi.or.id/index.php/ijss/about/editorialTeam
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
IJSS
ISSN : 30218373     EISSN : 29883016     DOI : https://doi.org/10.58818/ijss.v2i1
The focus and scope of this journal are quite broad but limited to the social sciences. The scopes are many areas in social sciences such as politics, sociology, media and information, international relations, and anthropology including cultural and bioanthropology, social biology, multiculturalism, believe and culture, culture and education, anthropology of demography, economic anthropology, anthropology of law, anthropology of linguistics, history, anthropology of ecology, socio-psychology, humanities, culture, law, language, and communication Etc., as relevant.
Articles 28 Documents
Budaya Kewirausahaan Masyarakat Kawasan Wisata: Studi Kasus Komunitas Pedagang/UMKM di Wilayah Pantai Sayang Heulang Garut Mardani Eka Ningrum; Iyan Setiawan; Sri Dinarwati; Yandy Noviandri; Hari Satia Nugraha
Indonesian Journal of Social Science Vol. 3 No. 2 (2025): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v3i2.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji budaya kewirausahaan yang berkembang di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut. Fokus utama kajian ini adalah memahami nilai-nilai, sikap, dan praktik kewirausahaan yang diterapkan oleh masyarakat lokal dalam menjalankan usahanya di sektor pariwisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap sejumlah pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki semangat kewirausahaan yang tinggi, tercermin dari kemandirian usaha, kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan wisatawan, serta budaya gotong royong yang masih kuat. Namun demikian, pelaku usaha masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses teknologi, pemasaran digital, dan ketergantungan pada musim wisata. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan lembaga terkait untuk memperkuat kapasitas wirausaha masyarakat lokal, melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan ekosistem usaha berbasis potensi lokal.
Pengaruh Media Sosial dan Game Online Terhadap Interaksi Sosial mahasiswa (Studi di Universitas Nasional Pasim) Pujiyana , Pujiyana; Sawitri, Sawitri; Setiawan, Iyan; Anggraeni, Lussy; Rosidi, Moh. Imron
Indonesian Journal of Social Science Vol. 3 No. 2 (2025): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v3i2.127

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial, khususnya di kalangan mahasiswa. Media sosial dan game online menjadi bagian dari gaya hidup digital yang memengaruhi pola interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial dan game online terhadap interaksi sosial mahasiswa Universitas Nasional Pasim. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel sebanyak 83 mahasiswa diambil menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dan game online secara simultan berpengaruh signifikan terhadap interaksi sosial mahasiswa, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 16.065 lebih besar dari F tabel sebesar 3.11. Secara parsial, media sosial berpengaruh positif signifikan terhadap interaksi sosial, sedangkan game online juga berpengaruh signifikan namun cenderung negatif. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0.868 menunjukkan bahwa 86.8% variasi interaksi sosial dapat dijelaskan oleh media sosial dan game online, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media sosial dan game online memiliki pengaruh nyata terhadap intensitas dan kualitas interaksi sosial mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan pengelolaan waktu yang baik dalam menggunakan teknologi digital agar tidak mengganggu hubungan sosial secara langsung.
Pengaruh Penggunaan AI (Chat GPT) terhadap Minat Baca, Pola Pikir dan Kemampuan Akademis Mahasiswa (Kajian Studi Literatur) Noviandri, Yandy; Herwati, Kanaria; Suparno, Suparno; Rosidi, Moh. Imron; Latief, Nur Fitri
Indonesian Journal of Social Science Vol. 3 No. 2 (2025): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v3i2.128

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan kecerdasan buatan (AI), khususnya ChatGPT, terhadap minat baca, pola pikir, dan kemampuan akademis mahasiswa. Di era digital saat ini, pemanfaatan AI dalam kegiatan akademik semakin meluas, terutama dalam membantu memahami materi perkuliahan dan menyelesaikan tugas. Hasil studi menunjukkan bahwa ChatGPT memberikan dampak positif dalam meningkatkan efisiensi belajar dan memperluas wawasan mahasiswa. Namun demikian, terdapat kecenderungan penurunan intensitas membaca sumber belajar konvensional seperti buku dan jurnal ilmiah. Dari sisi pola pikir, penggunaan AI dapat mendorong pemikiran kritis dan analitis jika dimanfaatkan secara bijak, tetapi juga berisiko menurunkan kemampuan berpikir mendalam jika digunakan secara pasif. Secara keseluruhan, ChatGPT memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kemampuan akademis mahasiswa, asalkan penggunaannya diseimbangkan dengan metode pembelajaran tradisional. Kajian ini merekomendasikan integrasi teknologi AI dalam pendidikan tinggi secara terarah agar dapat memperkuat budaya literasi, berpikir kritis, dan pencapaian akademik mahasiswa.
Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Susanti, Evi; Ningrum, Mardani Eka; Djamarah, Syaiful Bahri; Marzuki , Marzuki; Marjuni, Marjuni
Indonesian Journal of Social Science Vol. 3 No. 2 (2025): JULY- IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v3i2.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest dan kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Tunas Bangsa Bandung Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berpikir kritis yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Hasil analisis data menggunakan uji N-gain menunjukkan bahwa rata-rata skor N-gain pada kelas eksperimen mencapai 81% dan termasuk dalam kategori efektif, sedangkan kelas kontrol hanya sebesar 1,83% dan termasuk dalam kategori tidak efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning memberikan pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model Discovery Learning dapat direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan yang efektif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Pengaruh Pengembangan Modul Video Pembelajaran dan Penggunaan Learning Management System Terhadap Efektivitas Pembelajaran Siswa di Pusdikarhanud Tirtamentari, Dwi Palwanto; Hermina, Nurul; Wardoyo, Teguh; Herlina, Herlina
Indonesian Journal of Social Science Vol. 3 No. 1 (2025): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v3i1.149

Abstract

Perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan yang terjadi menuntut Pusat Pendidikan Artileri pertahanan udara agar mampu beradaptasi dan berinovasi. Tingginya animo konsumsi konten video sebagai media penyebar informasi merupakan salah satu kondisi yang dapat berpengaruh kepada efektivitas pembelajaran siswa di Pusdikarhanud. Di samping itu tuntutan merubah metode dan media pendidikan yang lebih modern sehingga mendesak yang mendorong pengembangan modul video pembelajaran dan penggunaan Learning management System di Pusdikarhanud. Karya tulis ini mencoba mengetahui dan menganalisis sejauhmana pengaruh pengembangan modul video pembelajaran dan penggunaan Learning management System terhadap efektivitas pembelajaran siswa di Pusdikarhanud baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kuantitiatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan video pembelajaran dan penggunaan LMS berpengaruh positif terhadap efektivitas pembelajaran siswa di Pusdikarhanud. Artinya jika pengembangan video pembelajaran dan penggunaan LMS ditingkatkan dengan baik maka hal ini akan meningkatkan efektivitas pembelajaran siswa di Pusdikarhanud.
Analisis Kesiapan Mental Peserta Didik SMP Terhadap Penggunaan Media Sosial Barkudin, Barkudin; Ichtiat, Helmi Qodrat; Djamarah, Syaiful Bahri; Marzuki , Marzuki; Mulyeni, Sri
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan mental peserta didik tingkat SMP dalam menggunakan media sosial, khususnya pada aspek kedewasaan berinteraksi, kesadaran terhadap risiko digital, kemampuan mengelola waktu, dan literasi digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian berjumlah 86 siswa SMPN 3 Cisarua yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen berupa angket skala empat pilihan yang mengukur kesiapan mental peserta didik pada masing-masing indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori “Siap” dan “Kurang Siap” dalam berbagai aspek penggunaan media sosial. Pada aspek kedewasaan berinteraksi, 59% siswa tergolong sangat siap, namun 17% masih kurang siap. Pada aspek kesadaran risiko digital, 48% sangat siap dan 28% kurang siap. Kemampuan mengelola waktu menunjukkan 45% sangat siap, sementara 29% kurang siap. Adapun pada literasi digital, hanya 7% sangat mampu, sedangkan 60% berada pada kategori kurang mampu. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian siswa memiliki kesiapan mental yang baik, masih diperlukan penguatan literasi digital dan pendampingan penggunaan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan sekolah dalam merancang program edukasi digital yang lebih terarah.
Dinamika Komunikasi Organisasi dalam Mengatasi Toxic Workplace Environment Ningrum, Mardani Eka; Sunardi, Sunardi; Noviandri, Yandi; Tangkas, Arya; Agustina, Rosi
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.177

Abstract

Toxic workplace environment merupakan fenomena organisasi yang berdampak serius terhadap kesejahteraan psikologis karyawan, kualitas hubungan kerja, serta kinerja organisasi secara keseluruhan. Lingkungan kerja yang toksik sering kali ditandai oleh konflik berkepanjangan, kepemimpinan yang bermasalah, rendahnya kepercayaan, serta pola komunikasi yang disfungsional. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi organisasi dalam mengatasi toxic workplace environment melalui pendekatan studi literatur. Fokus kajian diarahkan pada peran komunikasi organisasi dalam memediasi konflik, membentuk iklim kerja, dan memengaruhi perilaku individu di dalam organisasi. Hasil telaah menunjukkan bahwa komunikasi yang tidak transparan, manipulatif, dan minim umpan balik memperkuat konflik laten, meningkatkan stres kerja, serta memperburuk ketidakpuasan karyawan. Sebaliknya, komunikasi organisasi yang asertif, adaptif, terbuka, dan berkelanjutan terbukti mampu memperkuat psychological safety, menekan perilaku kerja toksik, serta mendorong penyelesaian konflik secara konstruktif. Selain itu, komunikasi yang efektif berperan penting dalam mencegah munculnya kembali lingkungan kerja toksik dengan membangun kepercayaan, keterlibatan, dan kolaborasi antaranggota organisasi. Dengan demikian, penguatan sistem dan budaya komunikasi organisasi menjadi strategi krusial bagi organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kesejahteraan sumber daya manusia dan keberhasilan organisasi jangka panjang.
Hubungan Kecerdasan Emosional Dan Hasil Belajar Dengan Kualitas Komunikasi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jaenudin, Jejen; Lestari, Citra; Pratama, Adhitya Augusta; Shidiq, Muh Husam Ash; Mulyeni, Sri
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecerdasan emosional dan hasil belajar dengan kualitas komunikasi mahasiswa Fakultas Ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode yang disesuaikan dengan jumlah responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket untuk mengukur kecerdasan emosional dan kualitas komunikasi, serta dokumentasi nilai untuk mengukur hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas komunikasi mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas komunikasi dengan nilai signifikansi 0,002. Secara simultan, kecerdasan emosional dan hasil belajar berpengaruh signifikan terhadap kualitas komunikasi mahasiswa dengan nilai F sebesar 11,664 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,828 menunjukkan bahwa 82,8% variasi kualitas komunikasi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional dan hasil belajar memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas komunikasi mahasiswa Fakultas Ekonomi, dengan kecerdasan emosional sebagai variabel yang paling dominan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas komunikasi mahasiswa.

Page 3 of 3 | Total Record : 28