cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Integration of Discourse Analysis in Life Scope Learning: Generation Z's Ecological Literacy Construction of Climate Representation in Modern Media M.Ichsan Ali; Suarlin Suarlin; Asri Ismail; Deni Indrawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4525

Abstract

The study aims to analyze the representation of climate crisis discourse in modern media using Fairclough’s Critical Discourse Analysis (CDA) framework. It focuses on how language is used to frame climate change issues, uncover underlying ideologies, and examine power relations among state actors, corporations, and civil society. Employing a qualitative approach with a case study design, the research analyzes news texts discussing climate change, energy transition, and environmental policies. Data were examined through the three CDA dimensions, textual, discursive, and social practices, to reveal meaning construction and ideological tendencies within media narratives. The findings indicate that climate crisis discourse in the media predominantly emphasizes technocratic solutions, institutional moral responsibility, and international cooperation, while marginalizing civil society participation. At the social level, media reproduce the ideology of green capitalism and sustainable development that prioritize efficiency, investment, and global partnership. The results demonstrate that climate issue representation in media is not neutral but shaped by economic–political interests and global power structures. Therefore, fostering critical media literacy and promoting inclusive, transformative alternative discourses are essential for developing ecological awareness among younger generations, particularly Generation Z.
Pengaruh Work-Life Balance Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Kebayoran Lama Kota Jakarta Selatan Retno Japanis Permatasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4526

Abstract

This study aims to analyze the influence of work-life balance and work motivation on employee performance at the Kebayoran Lama District Office, South Jakarta. The underlying phenomenon of this study is the emergence of continuity between employees' personal and work lives, which has an impact on decreasing work enthusiasm and productivity. This study used a quantitative approach with a survey method of 50 respondents selected through a purposive sampling technique. Data were collected using a Likert-sized questionnaire and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS. The results showed that work-life balance had a positive and significant effect on employee performance, while work motivation also had a positive influence on performance improvement. Simultaneously, both variables had a strong contribution to employee performance with a coefficient of determination of 0.68 or 68%. These findings indicate that work-life balance, as well as motivational drive, are key factors in building ASN productivity in the government environment.
Analisis Buku Bahasa Arab Kelas XII Kurikulum Merdeka Berdasarkan Kriteria Dr. Rusydi Ahmad Thu'aimah Fakhrurrozi Fakhrurrozi; Muhaiban Muhaiban
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4527

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kesesuaian Buku Bahasa Arab Kelas XII SMA/MA Kurikulum Merdeka (eNHa Press) terhadap kriteria penyusunan materi ajar Dr. Rusydi Ahmad Thu'aimah, yang diperkuat dengan pedoman Kurikulum Merdeka (KMA No. 450 Tahun 2024 dan TP/ATP Fase F). Analisis ini didasarkan pada hipotesis bahwa desain buku yang ringkas (4 Bab/tahun) berpotensi melanggar Asas Psikologi Thu'aimah dan menimbulkan linguistic overload. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif analitis dengan pendekatan Analisis Isi (Content Analysis). Instrumen didasarkan pada operasionalisasi empat asas Thu'aimah (Linguistik, Psikologi, Budaya, dan Pedagogis). Data primer adalah konten buku teks, didukung data sekunder berupa regulasi Kurikulum Merdeka. Hasil menunjukkan buku teks memiliki tingkat kesesuaian moderat. Kekuatan utama terdapat pada Asas Pedagogis melalui integrasi empat keterampilan (Mahārāt Lughawiyyah) dan penggunaan QR Code sebagai Muṣāḥabāt al-Kitāb modern. Namun, ditemukan dua kelemahan fundamental: Pertama, pelanggaran prinsip Gradasi Psikologis (at-tadarruj) karena struktur 4 Bab memaksa pemadatan materi tata bahasa kompleks (3 topik Qawā'id utama per unit), yang bertentangan dengan filosofi achievable competence Kurikulum Merdeka. Kedua, terdapat kelemahan krusial pada Asas Linguistik karena buku tidak menyajikan fokus eksplisit pada pelatihan Aṣwāt (Bunyi). Hal ini gagal memenuhi ekspektasi Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka yang secara tegas mencantumkan penguasaan "fonem" dalam elemen Menyimak. Kesimpulan merekomendasikan perlunya dekonstruksi unit pembelajaran menjadi 8-10 bab per tahun untuk memperbaiki gradasi (at-tadarruj), serta penambahan perangkat pedagogis wajib seperti Buku Panduan Guru dan modul Aṣwāt eksplisit..
Hierarchy Of Effects : Peran Influencer Marketing dalam Memperkuat Brand Awareness dan Purchase pada UMKM Lokal Tegal Ike Desi Florina; Inas Sany Muyassaroh; Fika Febri Eristiani; Dini Septiana Candra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4529

Abstract

Penelitian ini membahas peran influencer marketing dalam memperkuat brand awareness dan mendorong repurchase konsumen pada UMKM lokal di Kota Tegal melalui model Hierarchy of Effects (HOE). Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana strategi influencer berpengaruh pada setiap tahapan HOE—mulai dari awareness, knowledge, liking, preference, conviction, hingga purchase/repurchase. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan proses pengaruh tersebut serta bagaimana strategi digital mampu menciptakan loyalitas konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi media sosial, dan dokumentasi. Informan terdiri dari lima pelaku UMKM, lima influencer lokal, dan lima puluh konsumen aktif. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing berpengaruh signifikan pada seluruh tahapan HOE. Konten yang autentik, komunikatif, dan sesuai dengan budaya lokal membangun kesadaran, pemahaman, dan kepercayaan konsumen, yang kemudian mendorong tindakan pembelian serta pembelian ulang. Simpulan dari penelitian ini adalah influencer marketing terbukti efektif tidak hanya untuk menciptakan brand awareness, tetapi juga dalam membangun loyalitas jangka panjang, sehingga menjadi strategi penting bagi UMKM dalam memperkuat daya saing di era pemasaran digital.
Perbedaan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Candle Magic Painting Di TK Victory Bersama Kota Salak KAB.Pakpak Bharat Eka Santi Sinamo; Rizki Ramadhani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4534

Abstract

Motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, karena berkaitan dengan koordinasi mata-tangan, serta kekuatan otot jari. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun sebelum dan sesudah diberi perlakuan melalui kegiatan candle magic painting di TK Victory Bersama, Kota Salak, Kabupaten Pakpak Bharat. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, digunakan untuk membandingkan hasil sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok yang sama sehingga perubahan kemampuan dapat terlihat secara langsung. Subjek penelitian terdiri atas 16 anak kelompok B. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi mengacu pada indikator motorik halus menurut Hurlock (1979), yaitu koordinasi mata-tangan, kontrol otot, ketelitian, kemandirian, dan ekspresi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Berdasarkan uji Wilcoxon Signed-Rank Test, nilai Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, candle magic painting berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun.
Analisis Efisiensi Biaya Overhead Pabrik Berdasarkan Anggaran Fleksibel: Studi Kasus pada UMKM di Kawasan Gerbang 1 Universitas Negeri Medan, Jalan Selamat Ketaren, Kenangan Baru. Tuti Sriwedari; Karisa Kusumadewi Saputri; Marsha Astrid Exelsia Hutasoit; Nabila Hidayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4535

Abstract

The purpose of this study was to analyze the efficiency of factory overhead costs using a flexible budget approach in small and medium enterprises (SMEs) located in the Gerbang 1 area of Universitas Negeri Medan, Jalan Selamat Ketaren, Kenangan Baru. The research focused on identifying the degree of efficiency and inefficiency in overhead cost management, particularly in response to fluctuations in production levels. This study emphasizes the importance of flexible budgeting as a managerial accounting tool that enables businesses to adjust cost expectations according to actual levels of activity, providing a more accurate evaluation of performance compared to static budgets. The research employed a qualitative approach with descriptive analysis. Data were collected through field observations and semi-structured interviews with five SME owners and two production employees in the food, beverage, and printing sectors. The study used purposive sampling to select participants with at least two years of operational experience and consistent production activities. Data analysis involved comparing actual factory overhead costs with flexible budget standards adjusted for actual production levels. The results were interpreted through thematic analysis to identify behavioral and managerial factors influencing cost efficiency. The findings revealed that most SMEs experienced inefficiencies in factory overhead costs ranging between 8–12% per month. The highest inefficiencies were found in electricity and indirect material costs due to lack of cost control and unplanned usage. However, maintenance and depreciation costs showed higher efficiency levels, supported by simple preventive practices. The application of a flexible budget provided significant insights into the evaluation of cost efficiency and managerial performance in SMEs. It not only served as a financial tool but also as a learning instrument for owners to understand cost behavior and make more informed decisions. The study recommends implementing flexible budgeting training and structured cost recording to enhance financial control and operational sustainability.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Pengetahuan Pelecehan Seksual pada Siswa (Studi Eksperimen pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Kota Cilegon) Rochani Rochani; Raudah Zaimah Dalimunthe; Destiani Destiani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap peningkatan pengetahuan pelecehan seksual pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kota Cilegon. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena kasus pelecehan seksual yang terjadi pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kota Cilegon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain pre-eksperimen tipe One Group Pretest–Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah 40 siswa kelas XI RPL 1, adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan mengambil 5 siswa dengan kategori pengetahuan pelecehan seksual rendah dan 5 siswa dengan kategori pengetahuan pelecehan seksual tinggi. Instrumen penelitian berupa angket pengetahuan pelecehan seksual yang disusun berdasarkan teori Winarsunu dan diuji validitas serta reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan antara hasil pretest dan posttest. Melalui hasil uji hipotesis, diketahui nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05, yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan pelecehan seksual pada siswa.
Persepsi Guru Terhadap Pemanfaatan Chatgpt Dan Gemini Dalam Proses Pembelajaran Sumarah Suryaningrum; Siti Rahmawati Kahar; Louvenska N Latupeirissa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4537

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih efisien dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap pemanfaatan ChatGPT dan Gemini sebagai alat bantu pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data meliputi data wawancara mendalam dan angket terbuka terhadap 15 guru sekolah menengah di Kota Dobo Kepulauan Aru yang telah menggunakan maupun mengenal ChatGPT dan Gemini dalam proses pembelajaran. Hasil tematik mengungkap bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi positif terhadap kedua platform AI tersebut karena dinilai membantu dalam penyusunan bahan ajar, penilaian, dan pengembangan profesionalisme. Namun, ditemukan pula kekhawatiran terhadap keaslian hasil kerja dan potensi ketergantungan terhadap teknologi. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi AI dan kebijakan etika dalam pendidikan agar pemanfaatan ChatGPT dan Gemini dapat diarahkan secara produktif dan bertanggung jawab.
Studi Analisa Tahanan Pembumian Pada Gardu Induk 150 KV Lubuk Alung Riski Febrian; Yani Ridal; Budiman Budiman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4539

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai tahanan pembumian, tegangan sentuh, dan tegangan langkah pada Gardu Induk 150 kV Lubuk Alung sesuai standar IEC 60479. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan pengumpulan data teknis. Data dianalisis secara kuantitatif melalui perhitungan nilai tahanan pembumian dan tegangan berdasarkan berat badan 50 kg dan 70 kg serta waktu gangguan 0,1–3 detik. Hasil pengujian menunjukkan tahanan pembumian (Rg) sebesar 0,485 Ω dengan ρ = 71,44 Ω·m. Tegangan sentuh berkisar 2,82–5,25 V, sedangkan tegangan langkah 11,26–20,96 V, seluruhnya di bawah batas aman 30 V dan 25 V. Dengan demikian, sistem pembumian Gardu Induk Lubuk Alung dinyatakan aman dan memenuhi standar IEC 60479..
Analisis Luas Daerah Rawan Banjir Kota Medan Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Indri Triawati; Annisa Nur Rakhmawati; Wahyu Nursamhuda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4540

Abstract

Medan City is an urban area that frequently experiences flooding during the rainy season. This study aims to analyze the extent of flood-prone areas in Medan City using Geographic Information System (GIS) technology. The research method was carried out through a georeferencing process on flood-prone area maps and the creation of shape files to calculate the area affected by flooding. The data used included flood vulnerability parameters and water inundation maps, which were then processed using QGIS software. The analysis results show that areas with a low level of flood vulnerability cover an area of ​​approximately 2,844 hectares (10.72%), areas with a moderate level of vulnerability cover 8,642.4 hectares (32.6%), and areas with a high level of vulnerability cover 14,632 hectares (55.2%). These findings indicate that more than half of Medan City's area is categorized as moderate to severe flood prone. Therefore, more effective mitigation measures and spatial planning management are needed to minimize the risk of future flood disasters.