cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Adaptasi Teknologi Apung Pada Rumah Panggung Dalam Mengatasi Banjir Di Tepi Sungai Ricky Daniel P; Ing Sri pare Eni; Ramos Pasaribu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5723

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara besar yang memiliki iklim tropis basah, dengan curah hujan cukup tinggi setiap tahunnya, Indonesia juga merupakan negara terpadat penduduk ke 4 di dunia menurut worldmeter dengan populasi sebanyak 280 juta jiwa pada tahun 2024, hal tersebut berdampak terhadap kebutuhan primer seperti rumah yang terus meningkat. Pulau kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia yang memiliki banyak sungai besar, yang disepanjang sungai berdiri rumah panggung yang telah ada sejak lama, namun dikarenakan muka air laut yang semakin tinggi akibat panas global menyebabkan rumah panggung ikut terendam air, maka penelitian ini di fokuskan kepada Adaptasi Teknologi Apung pada Rumah  Panggung dalam mengatasi Banjir yang diharapkan penghuni rumah panggung dapat nyaman dan aman jika terjadi banjir selanjutnya.  
Respon Tubuh Pemain Futsal terhadap Aktivitas Fisik di Lingkungan Bersuhu Dingin Selfi Desi Wulandari; Adinda Catur Desvita Putri; Oktavia Suci Sulistiyowati; Shuryana afrizal maulana; Ayunda Dwi Anggraini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons fisiologis pemain futsal perempuan terhadap aktivitas fisik di lingkungan bersuhu dingin, meliputi perubahan suhu tubuh permukaan, kehilangan cairan, dan status hidrasi. Pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pre-test post-test diterapkan pada sepuluh atlet futsal perempuan yang berlatih di lapangan indoor saat kondisi panas dengan suhu lingkungan mencapai 29 derajat Celsius. Pengukuran dilakukan menggunakan termometer digital inframerah untuk suhu tubuh, timbangan digital untuk berat badan, dan skala warna urin untuk evaluasi status hidrasi, dengan durasi aktivitas fisik selama sembilan puluh menit pada intensitas sedang hingga tinggi. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perubahan signifikan pada suhu tubuh permukaan dengan penurunan hanya 0,07 derajat Celsius, sementara kehilangan cairan tubuh relatif minimal dengan penurunan berat badan sebesar 0,78 kilogram yang tidak bermakna secara statistik. Status hidrasi sebagian besar atlet tetap terjaga pada kategori baik hingga sedang tanpa indikasi dehidrasi berat. Persepsi subjektif menunjukkan bahwa atlet mampu beradaptasi dengan kondisi dingin meskipun mengalami ketidaknyamanan ringan pada fase awal latihan. Temuan mengindikasikan bahwa mekanisme termoregulasi tubuh bekerja efektif dalam mempertahankan homeostasis selama aktivitas fisik di lingkungan dingin, sehingga risiko hipotermia dan dehidrasi minimal pada atlet yang aktif berlatih.
Analisis Perbandingan Kadar Aspal Aktual Hasil Ekstraksi Dengan Kadar Aspal Rencana (JMF) Terhadap Campuran Aspal HRS-WC (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Jalan Namrole-Leksula 1 Dari STA 03+000 - STA 03+350) Nulyati Rumbia; Atina Buton
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5730

Abstract

Kualitas campuran aspal sangat dipengaruhi oleh kadar aspal yang digunakan. Perbedaan antara kadar aspal rencana (Job Mix Formula/JMF) dengan kadar aspal aktual dapat memengaruhi performa perkerasan jalan, termasuk daya tahan terhadap beban lalu lintas dan kondisi lingkungan. Teknik Pengumpulan Data berupa Pengumpulan Data Primer dan Data Sekunder. Berdasarkan sumber pengambilan data, dalam penelitian ini peneliti menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lokasi yang diteliti melalui prosedur pengambilan sampel campuran aspal pada AMP, bak finisher, dan hasil core drill, serta dokumentasi proses produksi dan penghamparan aspal di lapangan. Data primer tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi nyata kadar aspal aktual pada campuran HRS-WC. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari dokumen Job Mix Formula (JMF) dan spesifikasi teknis yang menjadi acuan dalam menilai kesesuaian kadar aspal aktual terhadap kadar aspal rencana. Kondisi campuran aspal pada Proyek Pembangunan Jalan Namrole–Leksula 1 menunjukkan adanya penurunan kadar aspal dari AMP hingga hasil core drill, namun deviasinya masih sangat kecil. Variasi kadar aspal tersebut tetap berada dalam batas toleransi yang ditetapkan sehingga kualitas campuran HRS-WC tidak terganggu. Hal ini menandakan bahwa proses produksi dan penghamparan aspal berlangsung terkendali. Dengan demikian, campuran aspal yang digunakan masih memenuhi persyaratan teknis perkerasan jalan Berdasarkan hasil ekstraksi kadar aspal aktual menunjukkan nilai rata-rata sebesar 6,72%, yaitu dari sampel Asphalt Mixing Plant (AMP) sebesar 6,76%, sampel finisher 6,73%, dan sampel core drill sebesar 6,68%. Dibandingkan dengan kadar aspal JMF sebesar 6,75%, kadar aspal aktual pada masing-masing sampel menunjukkan penurunan, kecuali pada sampel dari AMP. Deviasi kadar aspal dari AMP adalah 0,01%, dari finisher -0,02%, dan dari core drill -0,07%. Meskipun terjadi penurunan, seluruh nilai kadar aspal masih berada dalam batas toleransi Spesifikasi Umum 2018 Revisi 2, yaitu ± 0,3%, penelitian ini menunjukkan bahwa campuran kadar aspal HRS-WC yang digunakan masih memenuhi spesifikasi teknis dan layak digunakan dalam konstruksi jalan.
Tanggung Jawab Hukum Debitur Terhadap Objek Jaminan Fidusia Muhammad Hatta. R; Iriansyah Iriansyah; Yeni Triana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5786

Abstract

Terbentuknya sistem pembiayaan berbasis prinsip fidusia di Indonesia menimbulkan tantangan baru terkait tanggung jawab hukum debitur atas jaminan fidusia. Dalam praktiknya, banyak debitur, baik sengaja maupun tidak sengaja, tidak mematuhi ketentuan perjanjian fidusia, seperti tidak melakukan angsuran pembayaran atau mengalihkan jaminan tanpa izin kreditur. Hal ini menimbulkan berbagai permasalahan hukum, termasuk masalah wanprestasi, perlindungan hak kreditur, dan keadilan dalam penanganan jaminan fidusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara mendalam konsep tanggung jawab debitur atas jaminan fidusia dari perspektif hukum Indonesia dan untuk melihat akibat hukum yang timbul ketika debitur gagal memenuhi tanggung jawab tersebut. penelitian ini menggunakan kombinasi metode hukum dan konseptual, dengan mengumpulkan informasi dari literatur yang ada, undang-undang, putusan pengadilan, dan interpretasi hukum terkait kewajiban fidusia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab debitur dalam perjanjian fidusia berlandaskan pada prinsip kepercayaan dan keadilan. Debitur harus melindungi agunan yang disimpan dalam perwalian dan tidak dapat memberikannya tanpa persetujuan kreditur. Jika mereka melanggar aturan ini, itu mengarah pada wanprestasi, yang memungkinkan kreditur untuk mengambil kendali atas agunan tersebut.
Determinan Self-Efficacy Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024 Lilis Novitarum; Jagentar P. Pane; Jesika Rajagukguk
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5787

Abstract

Self-efficacy merupakan kepercayaan individu akan kemampuannya dalam melakukan tugas atau perawatan diri yang memiliki peran penting dalam menjamin perawatan diri yang lebih baik pada pasien gagal ginjal kronik. Pasien dengan self-efficacy rendah cenderung mengalami kendali dan kepercayaan diri yang minim sehingga berisiko mengalami perkembangan masalah emosional dan sosial termasuk kecemasan dan depresi. Determinan self-efficacy terdiri dari faktor eksternal dan internal yang dapat meningkatkan kelangsungan hidup dan optimisme pasien gagal ginjal kronik, meliputi pengalaman pribadi, modeling sosial, persuasi verbal, serta kondisi fisik dan emosi. Data Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024 menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pasien hemodialisa dengan 79 pasien baru dan 3.050 kunjungan hemodialisa pada periode Januari-Juni 2024, namun belum terdapat data komprehensif mengenai determinan self-efficacy pasien tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan self-efficacy pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024, khususnya dalam mengidentifikasi keempat komponen determinan self-efficacy tersebut. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif cross-sectional. Sampel berjumlah 65 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner self-efficacy yang diadopsi dan dimodifikasi dari penelitian Dewi (2019) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, mencakup 23 pernyataan yang terdiri dari 5 pernyataan pengalaman pribadi, 6 pernyataan modeling sosial, 6 pernyataan persuasi verbal, dan 6 pernyataan kondisi fisik-emosi. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner langsung oleh responden selama bulan November 2024. Hasil penelitian menunjukkan determinan self-efficacy secara keseluruhan berada dalam kategori tinggi (92%), dengan distribusi komponen: persuasi verbal kategori tinggi (95,4%), modeling sosial kategori tinggi (90,8%), kondisi fisik-emosi kategori tinggi (90,8%), dan pengalaman pribadi kategori tinggi (83,1%). Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berusia 56-65 tahun (36%), berjenis kelamin laki-laki (58%), berpendidikan SMA (40%), dan telah menjalani hemodialisa >24 bulan (39%). Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa implementasi determinan self-efficacy pada keempat komponen telah menunjukkan hasil positif, dengan persuasi verbal sebagai komponen tertinggi yang mengindikasikan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam meningkatkan keyakinan diri pasien untuk menjalani terapi hemodialisa secara optimal dan meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik.
Mencium Anak Sebagai Wujud Kasih Sayang Orang Tua Dalam Memperoleh Keberkahan Sekar Galuh Putri Wiseno; Abdul Matin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.4437

Abstract

Penelitian ini mengkaji hadis tentang mencium anak sebagai wujud kasih sayang orang tua dalam perspektif kritik sanad dan matan serta pemaknaannya dalam konteks pendidikan keluarga. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian sanad dan matan hadis, proses takhrij dan i’tibar hadis, serta kualitas hadis melalui kritik sanad dan matan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan ilmu hadis, meliputi penelusuran sumber hadis pada kitab-kitab induk seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Ibnu Majah, dan Musnad Ahmad bin Hanbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tentang mencium anak memiliki sanad yang bersambung (muttashil) dan para perawinya dinilai tsiqah oleh para ulama hadis. Dari sisi kritik matan, kandungan hadis tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, hadis sahih lainnya, akal sehat, serta sejalan dengan prinsip pendidikan dan pengasuhan dalam Islam. Dengan demikian, hadis tersebut dinyatakan berkualitas sahih baik dari sisi sanad maupun matan. Kajian ini menegaskan pentingnya kasih sayang dalam pengasuhan anak sebagai bagian dari pendidikan keluarga dalam Islam guna membentuk karakter dan kepribadian anak yang baik.
Implementasi Kebijakan Pengawasan Dan Penertiban Hewan Ternak Di Desa Sarudu Kecamatan Sarudu Kabupaten Pasangkayu Marnia Umar; Muhammad Arif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.4679

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan pengawasan dan penertiban hewan ternak di Desa Sarudu Kecamatan Sarudu Kabupaten Pasangkayu. Metode. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengawasan dan penertiban hewan ternak di Desa Sarudu belum berjalan optimal. Komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat masih terbatas, sosialisasi peraturan daerah belum rutin dilakukan, sumber daya manusia dan anggaran masih kurang, serta sarana prasarana seperti kandang penampungan belum tersedia. Selain itu, sikap (disposisi) aparatur yang belum tegas dalam menerapkan sanksi serta tidak adanya standar operasional prosedur (SOP) dan koordinasi lintas sektor turut menghambat efektivitas pelaksanaan kebijakan. Kesimpulan. Implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Desa Sarudu relatif belum efektif karena lemahnya sosialisasi, keterbatasan sumber daya, rendahnya komitmen pelaksana, serta belum adanya SOP dan koordinasi antarinstansi. Diperlukan peningkatan komunikasi dan sosialisasi yang berkelanjutan, penyediaan anggaran dan fasilitas pendukung, serta penerapan sanksi tegas agar tujuan kebijakan tercapai dan lingkungan desa menjadi lebih tertib, aman, dan bersih.
Perspektif Karyawan Tentang Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Faisal Arief Akhmad Prasojo; Muhammad Furqon; Bagus Dwi Priyanto; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.4680

Abstract

This study aims to explore employee perspectives on leadership and its impact on job satisfaction.Leadership is a crucial factor that shapes employees' perceptions and attitudes toward their work. Thisstudy uses a qualitative approach with in-depth interview techniques to explore employees' views on theleadership style implemented and its impact on job satisfaction. Data analysis was conducted thematicallyto identify patterns in employee perceptions. The results reveal that employees perceive communicative,fair, and supportive leadership as significantly enhancing their job satisfaction. Employees also emphasizethe importance of leaders who are able to listen to aspirations and provide clear direction. These findingsprovide valuable insights for management to develop leadership practices that are more responsive toemployee needs in order to improve job satisfaction and work productivity.
Optimized Machine Learning Approaches for Predicting Work-Life Balance: An Indonesian Case Study Fitri Rosiana; Yatimin Yatimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the application of optimized machine learning techniques to predict work-life balance determinants in Indonesia. Utilizing data from the World Happiness Report (2005-2023), the research implements multiple advanced algorithms including Ordinary Least Squares with Recursive Feature Elimination (OLS_RFE), Ridge Regression, Random Forest, Gradient Boosting, and Ensemble methods. The methodology incorporates comprehensive feature engineering, hyperparameter optimization, and cross-validation techniques to enhance predictive accuracy. The analysis reveals that OLS_RFE achieved perfect predictive performance (R² = 1.000, RMSE = 0.000), followed by Ridge Regression (R² = 0.947, RMSE = 0.007) and Ensemble methods (R² = 0.722, RMSE = 0.017). Feature importance analysis identified social support systems, workplace flexibility measures, and economic-social factor interactions as the most significant determinants of work-life balance. The optimized models demonstrated substantial improvement over conventional approaches, with the ensemble method providing balanced performance between accuracy and generalization. These findings offer valuable insights for policymakers and organizational leaders in developing evidence-based strategies to enhance workforce well-being. The research contributes to the literature by demonstrating the efficacy of machine learning optimization in social science research, particularly in the context of developing economies. The study establishes a robust framework for predicting work-life balance outcomes that can be adapted to other socio-cultural contexts
Determinants of Formal-Informal Labour Mobility in Indonesia: A Longitudinal Analysis Using World Bank Data Nurlyna Nurlyna; Ermalina Ermalina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia's structural labour transformation faces a unique paradox: stable economic growth has not fully succeeded in accelerating the transition of labour from the informal to the formal sector. This study addresses the urgent need to understand the determinants of worker mobility between sectors, which has been a missing link in the formulation of national labour policies. The objective of this study is to identify the factors that determine formal-informal mobility and analyze the long-term dynamics of Indonesia's structural labour transformation. The method used is a longitudinal approach, analyzing World Bank data from 2000 to 2023 through panel regression and time series analysis. An econometric model was developed to quantify the influence of macroeconomic variables, labour characteristics, and policies on sectoral mobility patterns. The findings reveal a consistent trend of formalization, with the formal-informal ratio increasing from 0.49 to 0.96, despite the strong persistence of the informal sector (ADF p-value 0.1225).. Economic growth shows limited correlation with labour mobility, while structural factors and policies have a more significant influence. The regression model produces 95.6% explanatory power with the lagged employment variable as the most dominant determinant (coefficient of 0.790). The limitations of the study mainly lie in the uneven availability of sectoral data and the observation period, which does not yet cover the full impact of the COVID-19 pandemic. Nevertheless, these findings provide a valuable empirical basis for the formulation of more evidence-based and contextual labour policies. The study recommends an integrated policy approach to accelerate the transformation towards an inclusive and sustainable formal economy