cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Analisis Pengelolaan Obat Look Alike Sound Alike (LASA) terhadap Angka Kejadian Medication Error di Rumah Sakit X Adiana, sylvi adiana; Fakhriah, Amalina; Zahro, Kamelia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5333

Abstract

Look Alike Sound Alike (LASA) merupakan obat-obatan yang memiliki kemiripan bentuk, kemasan, atau nama. Kemiripan ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kesalahan pengobatan (medication error) jika obat tidak disimpan, diberi tanda, atau ditempatkan dengan tepat. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penyimpanan, penandaan, dan penempatan obat LASA terhadap medication error di Rumah Sakit X Tangerang. Metode: Metode kuantitatif dilakukan melalui observasi langsung penyimpanan, penandaan, dan penempatan obat LASA serta data medication error pada Oktober–November 2024. Hasil: Kesesuaian penyimpanan obat LASA sebesar 99,2% kategori Sangat Baik, penandaan sebesar 62,55% kategori Baik, dan penempatan sebesar 95,61% kategori Sangat Baik. Hasil pengamatan terhadap data medication error di Rumah Sakit X tidak terjadinya kejadian insiden keselamatan pasien yang disebabkan penyimpanan, penandaan, dan penempatan obat LASA. Kesimpulan: Penyimpanan, penandaan, dan penempatan obat LASA tidak berpengaruh terhadap medication error yang terjadi di Rumah Sakit X Tangerang. Hal ini menegaskan pentingnya konsistensi dalam manajemen pengelolaan obat LASA.
Integrasi Ibadah dan Kesehatan Mental dalam Perspektif Psikologi Agama Islam Sari, Yunita; Jannah, Miftahul; Mahmud, Salami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5363

Abstract

The growing prevalence of mental health issues in the digital era reflects a deepening spiritual void among modern individuals, especially younger generations. This study aims to analyze the relationship between Islamic worship and mental health from the perspective of modern Islamic psychology of religion. Using a qualitative descriptive approach through library research, data were collected from the Qur’an, Hadith, classical Islamic texts, and contemporary studies on psychology of religion and mental health. The findings indicate that acts of worship particularly prayer (shalat), remembrance (dhikr), and fasting (sawm) play a therapeutic role in maintaining psychological balance by regulating emotions, nurturing life meaning, and strengthening spiritual resilience. The holistic view of the unity of body, intellect, and soul found in classical Islamic thought remains consistent with modern theories such as Pargament’s religious coping and Frankl’s logotherapy. The study also highlights the importance of family, education, and spiritual communities as protective factors for digital generations vulnerable to stress and existential anxiety. Therefore, integrating Islamic worship values within the framework of modern psychology of religion offers both conceptual and practical solutions for enhancing mental health in contemporary society. Fenomena meningkatnya gangguan kesehatan mental di era digital menunjukkan adanya kekeringan spiritual yang dialami manusia modern, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ibadah dan kesehatan mental dalam perspektif psikologi agama Islam modern. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, literatur klasik Islam, serta kajian kontemporer mengenai psikologi agama dan kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah terutama shalat, dzikir, dan puasa memiliki fungsi terapeutik yang nyata terhadap keseimbangan psikologis. Ibadah berperan dalam regulasi emosi, pembentukan makna hidup, dan penguatan resiliensi spiritual. Konsep kesatuan jasad, akal, dan jiwa yang diperkenalkan oleh pemikir Islam klasik tetap relevan dengan teori religious coping (Pargament) dan logoterapi (Frankl). Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan dan komunitas spiritual sebagai benteng mental bagi generasi digital yang rentan terhadap stres dan kehilangan arah hidup. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai ibadah dalam kerangka psikologi agama Islam menjadi solusi konseptual dan praktis dalam membangun kesehatan mental manusia modern.
Analisis Efektifitas Susunan PTUN Dalam Penyelesaian KTUN: Study Kasus Sengketa Tanah HPL No.00001 Buleleng, Bali Mahdy, Jordan Muhammad Al; Nafis, Muhammad; Al Fakhri, Ergiansyah Dzaki
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5384

Abstract

Studi ini menyelidiki konsistensi putusan peradilan dalam sistem Pengadilan Administratif Negara (PTUN) berjenjang Indonesia, yang meliputi Pengadilan Tata Usaha Negara, Mahkamah Administrasi Negara Tinggi, dan Mahkamah Agung. Berfokus pada kasus sengketa tanah HPL No. 00001 di Buleleng, Bali, penelitian ini menggunakan metodologi hukum normatif, memanfaatkan pendekatan studi kasus untuk menganalisis keputusan pengadilan dan peraturan hukum yang relevan. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana struktur hierarkis PTUN secara efektif melindungi hak-hak masyarakat terhadap tindakan pemerintah yang sewenang-wenang dan memastikan objektivitas, kepastian hukum, keadilan, dan manfaat masyarakat melalui keputusan yang konsisten. Kasus, yang melibatkan sertifikat hak pengelolaan lahan (HPL) yang dikeluarkan oleh pemerintah Kabupaten Buleleng, dilanjutkan melalui tiga tingkat banding (tingkat pertama, banding, dan kasasi) karena ketidakpuasan terhadap putusan awal. Ketiga tingkat pengadilan secara konsisten memutuskan untuk membatalkan sertifikat HPL, menunjukkan interpretasi hukum yang seragam oleh para hakim. Konsistensi di seluruh tingkatan yudisial ini, selaras dengan teori kepastian hukum, keadilan, dan manfaat Gustav Radbruch, memperkuat kepercayaan publik dan legitimasi sistem hukum dengan memberikan tinjauan menyeluruh dan keadilan yang adil bagi pihak-pihak yang dirugikan
Pengaruh Rekonsiliasi Fiskal terhadap Kepatuhan Pajak Badan di Indonesia: Tinjauan Literatur: Penelitiaan Syuheri, Ahmad; Kahfi Fikrianoor
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5396

Abstract

Pajak merupakan sumber penerimaan utama negara yang berperan strategis dalam pembangunan nasional. Di Indonesia, ketidaksesuaian antara laba komersial dan laba fiskal menyebabkan perlunya rekonsiliasi fiskal untuk menentukan besarnya Pajak Penghasilan (PPh) Badan terutang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rekonsiliasi fiskal terhadap kepatuhan pajak badan, serta mengeksplorasi peran digitalisasi sistem perpajakan dan tata kelola perusahaan dalam mendukung proses tersebut. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif, memanfaatkan data sekunder dari jurnal nasional dan internasional, laporan pemerintah, dan publikasi berita ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa rekonsiliasi fiskal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak badan. Efektivitas rekonsiliasi dipengaruhi oleh kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian internal, karakteristik sektor usaha, serta penerapan teknologi digital seperti e-Faktur, e-SPT, dan software rekonsiliasi otomatis. Proses rekonsiliasi fiskal yang akurat tidak hanya meningkatkan kepatuhan pajak, tetapi juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan. Penelitian ini menegaskan bahwa rekonsiliasi fiskal merupakan instrumen strategis yang mendukung peningkatan penerimaan pajak nasional dan penerapan prinsip good corporate governance di era digitalisasi perpajakan.
Restorative Justice sebagai Mekanisme Perlindungan Hukum bagi Anak Korban Perundungan Nur, Fuad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5397

Abstract

Perundungan terhadap anak merupakan fenomena yang mengkhawatirkan dengan berbagai dampaknya. Penanganan melalui peradilan pidana yang mengedepankan penghukuman (retributive justice) seringkali dinilai tidak efektif dan berisiko memperburuk trauma psikologis korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis restorative justice sebagai mekanisme perlindungan hukum yang lebih humanis dan efektif bagi anak korban perundungan. Menggunakan jenis penelitian yuridis normatif, data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restorative justice dalam konteks ini memiliki landasan hukum yang kuat dalam UU SPPA dan UU Perlindungan Anak. Restorative justice berfungsi sebagai mekanisme perlindungan melalui tiga cara yaitu: (1) pemulihan kondisi psikologis korban dengan memberikan ruang aman untuk menyampaikan pengalaman, memperoleh validasi, dan rasa keadilan substantif; (2) pemenuhan hak-hak korban, termasuk hak untuk didengar, memperoleh restitusi, dan perlindungan dari ancaman; serta (3) pencegahan reviktimisasi dengan menghindari proses peradilan yang traumatis dan berlarut. Restorative justice menjadi mekanisme perlindungan hukum yang lebih unggul dan bermakna karena fokus pada pemulihan hak dan martabat korban perundungan, sesuai dengan esensi perlindungan hukum sebagai bentuk pengayoman HAM.
Implementasi Kualitas Pengawasan Pelayanan Publik Dalam Pembangian Bantuan Langsung Tunai Covid 19 Di Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2020 Maharani Abdul, Kartini; Mulyadi, Budi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5398

Abstract

Penelitian ini berguna untuk mengetahui permasalahan berkaitan BLT kepada masyarakat di Desa Gunung Sriang yang kehilangan mata pencaharian dengan mempertimbangkan kemampuan finansial atau keuangan warga yang bersangkutan, tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial serta beranggotakan keluarga dengan ketentuan rentan sakit menahun atau serius. Metode pengkajian ini yakni pengkajian dengan deskriptif kualitatif yang bisa disebut tipe pengkajian yang berguna untuk memberikan penjabaran situasi secara sistematis, sesuai fakta, serta tepat berkaitan dengan objek dikaji dimana hasil deskriptif dilangsungkan dengan penjabaran secara rinci serta menyeluruh. Hasil penelitian Implementasi kualitas pengawasan pelayanan pubik dalam penyaluran BLT yakni tersalurkan pada orang yang kehilangan mata pencaharaian dan masyarakat rentan yang terdampak. Adapun kendala pendistribusian BLT-dana desa perolehan evaluasi dikarenakan 2 faktor utama. Pertama, belum masuk akun kas desa. Kedua, dana desa telah diterima tetapi pendistribusian masih tersendat dengan situasi tersebut.
Penerapan Hukum Pidana Terhadap Penyalahgunaan Izin Keimigrasian Menurut Undang-Undang Rino. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian (Studi Kasus kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non Tpi Jakarta Pusat) Mutmainnah, Andi Nina; Hartanto, Hartanto; Bhakti, Teguh Satya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5430

Abstract

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Pusat sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam hal keimigrasian, baik itu pemberian izin, pengawasan, maupun penindakan terhadap penyalahgunaan izin keimigrasian, memiliki peran yang sangat penting dalam penerapan hukum pidana ini. Studi kasus yang berfokus pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Pusat menjadi sangat relevan untuk mengkaji bagaimana penerapan hukum pidana terhadap penyalahgunaan izin keimigrasian dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku serta kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Rumusan masalahnya adalah Bagaimana penerapan hukum pidana terhadap penyalahgunaan izin keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Pusat menurut Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian? Apa saja hambatan yang dihadapi oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Pusat dalam menegakkan hukum pidana terhadap penyalahgunaan izin keimigrasian?. Metode Penelitian yang di pakai menggunakan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan izin keimigrasian oleh warga negara asing di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Pusat masih sering terjadi dalam berbagai bentuk, seperti penggunaan visa kunjungan untuk bekerja secara ilegal, overstay, serta penggunaan izin tinggal tidak sesuai tujuan dan penegakan hukum pidana terhadap penyalahgunaan izin keimigrasian oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Pusat masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari aspek internal maupun eksternal. Hambatan internal meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten di bidang penyidikan, minimnya sarana dan prasarana, serta tidak adanya prosedur teknis yang baku dalam penanganan perkara pidana keimigrasian.
Implementasi Kebijakan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah di Kabupaten Morowali Utara Willem, Ruben Gusran; Riadi, Slamet; Kurnia, Intam
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5444

Abstract

The study purpose was to analyze the implementation of the policy on announcing the General Procurement Plan (RUP) through the Electronic General Procurement Plan Information System (SIRUP) in North Morowali Regency and to identify supporting and inhibiting factors that influence policy effectiveness. The study also aimed to assess the gap between regulatory expectations and actual practices within regional government work units. Materials and methods. This research used a qualitative descriptive approach. Primary data were collected through in-depth interviews with PA, KPA, PPK, RUP operators, and officials at the Procurement of Goods/Services Unit (BPBJ). Secondary data were derived from RUP documents, government regulations (Perpres 16/2018, Perpres 46/2025, and LKPP Regulation No. 11/2021), as well as circular letters issued by the local government. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model covering data condensation, data display, and conclusion drawing. Data validity was maintained through source triangulation, technical triangulation, and document verification. Results. The findings show that although the implementation of the RUP announcement policy generally aligns with national regulations, its execution in North Morowali Regency has not been fully optimal. Communication from BPBJ was clear yet unevenly distributed. The most dominant obstacle was resource limitations, including unstable internet networks, limited technical competence, multitasking workloads, and frequent operator turnover. Disposition among implementors varied, with some demonstrating strong commitment while others lacked awareness of deadlines. The bureaucratic structure provided SOPs but lacked enforcement mechanisms, particularly local sanctions, resulting in inconsistent compliance. Conclusions. The study concludes that a policy implementation gap exists due to imbalances across four key variables: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Strengthening operator capacity, improving technological infrastructure, increasing supervision, and establishing local regulatory sanctions are essential steps to ensure more effective and timely implementation of the RUP announcement policy in North Morowali Regency.
Dampak Kepemimpinan Transformasional Dan Psychological Capital Dimediasi Oleh Sikap Sinisme Pegawai Pemerintah Terhadap Inisiatif Perubahan Kerja Akibat UU Cipta Kerja Sari, Erycha Budiana; Hadi, Cholichul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kepemimpinan transformasional dan psychological capital yang dimediasi oleh sikap sinisme pegawai pemerintah dalam konteks implementasi Undang-Undang Cipta Kerja. Perubahan besar yang diusung oleh UU Cipta Kerja memunculkan tantangan signifikan, terutama dalam hal adaptasi pegawai terhadap fleksibilitas hubungan kerja, digitalisasi layanan, dan penyederhanaan birokrasi. Kepemimpinan transformasional diidentifikasi sebagai pendekatan yang efektif untuk mengurangi resistensi dengan membangun visi bersama, memberikan motivasi inspirasional, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung perubahan. Psychological capital, yang mencakup harapan, kepercayaan diri, ketahanan, dan optimisme, juga berperan penting dalam membantu pegawai menghadapi ketidakpastian akibat perubahan regulasi. Namun, sikap sinisme sering kali menjadi penghalang utama dalam proses ini. Sinisme muncul ketika ada ketidaksesuaian antara ekspektasi dan realitas kebijakan, kurangnya transparansi, atau perubahan yang terjadi terlalu cepat tanpa persiapan memadai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap sejumlah pegawai pemerintah yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kepemimpinan transformasional dan psychological capital dapat meningkatkan kesiapan individu dalam menghadapi perubahan. Namun, keberhasilannya bergantung pada kemampuan pemimpin untuk mengelola sinisme secara proaktif melalui komunikasi yang jelas dan pelibatan pegawai. Harmonisasi ketiga faktor ini menjadi kunci keberhasilan implementasi perubahan organisasi.
Strategi Green Marketing The Body Shop dalam Meningkatkan Brand Awareness Melalui Key Opinion Leader (KOL) di Instagram Pratiwi Rachman, Bella; Sya’baniah, Suci Indah; Sucita, Salsabila; Azizah, Zwita Nur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5492

Abstract

The research intends to analyze how The Body Shop implements green marketing strategies through Key Opinion Leaders (KOLs) on Instagram to strengthen brand awareness in the competitive cosmetic industry. The research focused on examining the integration of green awareness, eco-label, and eco-brand elements with the VisCAP model as the foundation of KOL selection. This study used a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, observation of Instagram content, and documentation from the official accounts @thebodyshopindo and @thebodyshopindo.impact. Purposive sampling was applied to select six informants, consisting of The Body Shop consumers and followers of relevant KOLs. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model involving reduction, presentation, and conclusion drawing, with validity ensured through triangulation of techniques and sources. The findings reveal that The Body Shop’s green marketing strategy is effectively communicated through Instagram-based KOL collaborations that consistently emphasize sustainability. KOL content integrates elements of green awareness, eco-label, and eco-brand through visual cues, educational narratives, and transparency regarding natural ingredients and cruelty-free practices. The VisCAP model (Visibility, Credibility, Attraction, Power) strongly guides the selection of KOLs such as @sustainable_suzy, whose environmental expertise enhances message authenticity. This collaboration significantly increases brand awareness across four indicators: recall, recognition, purchase intention, and consumption demonstrated through consumer engagement, increased interest in refill programs, and positive responses to sustainability campaigns. The study concludes that green marketing through KOL collaboration on Instagram effectively enhances The Body Shop’s brand awareness by harmonizing sustainability messages with credible influencer communication. Future research should compare micro- and macro-KOL effectiveness across different platforms such as TikTok to explore variations in strategic outcomes.