cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,612 Documents
Tinjauan Yuridis Sanksi Rehabilitasi Bagi Pecandu Dan Penyalahgunaan Narkotika Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Arridho Dwinanda Enriartyo; Dedy Pratama; Asmak Ul Hosnah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5546

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana sanksi rehabilitasi bagi pecandu dan penyalahguna narkotika diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, termasuk dasar yuridis, prosedur pelaksanaan, dan tantangan untuk menerapkannya. Yuridis normatif digunakan dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan peraturan konseptual dan undang-undang. Data sekunder diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif deskriptif. Penelitian menunjukkan bahwa UU Nomor 35 Tahun 2009 menerapkan paradigma kesehatan dengan mengatur rehabilitasi medis dan sosial dalam Pasal 54, 103, dan 127. Ini menunjukkan bahwa pecandu dianggap sebagai korban yang membutuhkan pemulihan. Namun, ada dualisme hukum dalam pelaksanaan; hakim dapat memilih untuk menjatuhkan sanksi pidana atau rehabilitasi. Proses restorative justice belum optimal karena ketidakjelasan kriteria dan inkonsistensi putusan. Penelitian menemukan bahwa, meskipun landasan yuridis rehabilitasi kuat, masalah teknis, koordinasi lembaga, dan keterbatasan fasilitas menghambat pelaksanaannya. Untuk mencapai tujuan pemidanaan yang berfokus pada pemulihan dan pencegahan residivis, diperlukan harmonisasi regulasi turunan, penguatan kapasitas penegak hukum, dan peningkatan fasilitas rehabilitasi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat dengan Pengelolaan Sampah di Lembah Harau Ulva Mayasari; Demukti Alfahmirisi; Lulu Nur Hafizah; Rhaisya Nabila; Indira Ramadhani; Shajid Alqolbby; Nur Delsahamara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5547

Abstract

Permasalahan sampah di kawasan Lembah Harau terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat dan wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Jumlah sampel terdiri dari 50 responden, diambil menggunakan Teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala likert dan dianalisis melalui statistik deskriptif serta uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat dalam mengelola sampah berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan perilaku pengelolaan sampah belum sepenuhnya baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat pengetahuan masyarakat berada pada kategori tinggi, sedangkan perilaku pengelolaan sampah berada pada kategori cukup baik. Namun, hasil uji korelasi menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan sampah dengan koefisian korelasi sebesar 0,269. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku masyarsakat tidak semata-mata dipengaruhi oleh pengetahuan, tetapi juga oleh kebiasaan sehari-hari, norma sosial, dan ketersediaan fasilitas
Framing Pesan Humas Polda Riau di Instagram @humaspolda_riau Dalam Meningkatkan Citra Pasca Bencana Alam Di Sumatera : Define Problems (Mendefinisikan Masalah), Diagnose Cause (Mendiagnosis Penyebab), Make Moral Judgment (Penilaian Moral), Suggest Remedies (Solusi yang Ditawarkan) Riska Riska; Rani Putri Kinanti; Dion Bernolian; Abdul Razzaq
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5548

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pembingkaian pesan oleh Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau (Humas Polda Riau) di Instagram @humaspolda_riau untuk meningkatkan citra institusi pascabencana alam di Sumatera. Banjir bandang dan tanah longsor pada bulan November 2025 di beberapa wilayah di Sumatera, termasuk Riau, menyebabkan kerugian fisik, psikologis, dan sosial, serta kritik terhadap respons polisi. Humas Polda Riau memanfaatkan Instagram sebagai saluran komunikasi strategis untuk menumbuhkan solidaritas, transparansi, dan empati melalui konten visual dan narasi humanis. Dengan menggunakan teori pembingkaian Entman, penelitian ini membedah empat aspek: mendefinisikan masalah (mendefinisikan bencana sebagai krisis kemanusiaan), mendiagnosis penyebab (penyebab eksternal seperti kondisi alam), penilaian moral (memposisikan polisi sebagai pahlawan humanis), dan menyarankan solusi (solusi seperti bantuan dan evakuasi). Metode kualitatif deskriptif melibatkan analisis konten terhadap 9 unggahan dari November hingga Desember 2025, menggunakan teknik observasi mendalam dengan tangkapan layar konten visual, narasi teks, tagar, dan respons netizen (suka, komentar, dan bagikan). Prosedur dilakukan secara sistematis tanpa replikasi, dengan volume data disesuaikan berdasarkan unggahan yang tersedia. Hasil menunjukkan pola komunikasi yang informatif dan humanis yang mengalihkan fokus dari kerugian ke harmoni, sehingga menghasilkan respons positif dari publik. Kesimpulan ini menegaskan efektivitas framing dalam membangun citra yang responsif dan berkelanjutan, memberikan wawasan strategis bagi komunikasi digital kepolisian di tengah krisis bencana. Penelitian ini berkontribusi pada literatur tentang framing media sosial dalam konteks pemulihan citra institusional.
Analisis Perkembangan Hukum Perdata dalam Transaksi Digital: Tanggung Jawab Hukum dalam E-Commerce dan Fintech Ludia Panggalo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5549

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sektor hukum, ekonomi, serta pola interaksi masyarakat dalam transaksi keuangan. Tujuan penelitin ini untuk mneganalisis Perkembangan Hukum Perdata dalam Transaksi Digital: Tanggung Jawab Hukum dalam E-Commerce dan Fintech. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review (kajian pustaka) sebagai metode utama dalam menganalisis perkembangan hukum perdata dalam transaksi digital khususnya terkait tanggung jawab hukum dalam e-commerce dan fintech. Berdasarkan hasil telaah literatur mengenai perkembangan hukum perdata dalam transaksi digital dengan fokus pada tanggung jawab hukum dalam e-commerce dan fintech, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital membawa perubahan fundamental dalam praktik transaksi keperdataan. Pergeseran dari transaksi konvensional ke transaksi berbasis elektronik telah memunculkan paradigma baru mengenai bentuk kontrak, pembuktian, serta mekanisme perlindungan hukum bagi para pihak.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pembelajaran IPAS Materi Sifat-Sifat Cahaya Melalui Model Projec Based Learning pada Siswa Kelas 5 SDN Wegoknatar Caesilia Lelo Betan Keran; Lukas Bera; Hermus Hero
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Wegoknatar pada mata pelajaran IPAS khususnya materi sifat-sifat cahaya melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Subjek penelitian berjumlah 13 siswa yang terdiri atas 5 laki-laki dan 8 perempuan. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar dari pra siklus dengan 4 siswa tuntas dan 9 tidak tuntas, meningkat pada siklus I menjadi 7 siswa tuntas dan 6 tidak tuntas, dan mencapai peningkatan signifikan pada siklus II yakni 11 siswa tuntas dan hanya 2 tidak tuntas. Model PjBL terbukti mampu meningkatkan keaktifan siswa, pemahaman konsep, dan kemampuan bekerja sama melalui kegiatan proyek yang relevan dengan kehidupan nyata. Dengan keterlibatan langsung melalui eksperimen sifat-sifat cahaya, siswa menjadi lebih termotivasi untuk memahami konsep. Penerapan PjBL direkomendasikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS.
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Keluarga Melalui Media Poster Interaktif Pada Siswa Kelas I SDN Wegoknatar Yulenta Barbara Dhawe; Lukas Bera; Hermus Hero
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Keluarga, melalui penggunaan media poster interaktif pada siswa kelas I SDN Wegoknatar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi proses pembelajaran menggunakan media poster interaktif yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar konkret, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa kelas rendah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada tahap pra siklus, nilai KKM 75 dengan ketuntasan 31,67%. Setelah tindakan pada Siklus I diterapkan, nilai KKM 75 dengan ketuntasan 50%. Pada Siklus II, hasil belajar semakin meningkat dengan nilai KKM 75 dan ketuntasan mencapai 91,7%. Selain peningkatan kognitif, penggunaan poster interaktif juga mampu meningkatkan motivasi, keaktifan, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media poster interaktif efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Keluarga. Media ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan siswa kelas I Sekolah Dasar.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Pengurangan Melalui Media Papan Jurang Siswa Kelas 3 SDN Wegoknatar Maria Putri Lestari; Lukas Bera; Hermus Hero
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi pengurangan melalui penggunaan media papan jurang di kelas III SDN Wegoknatar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan tes evaluasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papan jurang efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Pada pra-siklus, hanya 30% siswa yang mencapai KKM. Pada Siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 55% dengan rata-rata nilai 67,20. Pada Siklus II, ketuntasan mencapai 90% dengan rata-rata nilai 82,40. Selain itu, aktivitas siswa dan guru juga mengalami peningkatan pada setiap siklus. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media papan jurang dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika, khususnya materi pengurangan.
Analisis Tanggung Jawab Etika Profesi Pengacara Dan Hakim Dalam Mewujudkan Keadilan Dito Aditia Darma Nst; Grace Jasmine Sinaga; Haka Haka; Khanif Amar Lubis; Nany Erasti Sianturi; Nathanael Marvelino Saragih Sidauruk; Frendy Sihotang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5559

Abstract

Professional ethics, lawyers, judges, justice, and professional responsibility are crucial elements in the judicial system to ensure fair and credible legal decisions. This study analyzes the ethical responsibilities of lawyers and judges and their impact on substantive justice using a descriptive qualitative approach based on literature review and legaldocument analysis. The literature indicates that lawyers who uphold professional ethics maintain transparency, professionalism, and protect client rights, while judges who adhere to integrity, independence, and objectivity can render fair and trusted decisions. The study also identifies challenges in implementing professional ethics, including conflicts of interest, external pressures, and uneven understanding of ethical principles. Strategies for improvement include ongoingethics education and training, internal and external supervision, technology integration, and collaboration among legal professionals. Consistent internalization of professional ethics proves to be a key factor in achieving substantive justice and strengthening the legitimacy of the judicial system.
Pasokan Militer di Desa Martelu, Tanah Karo, Pada 1949 Khairun Nisa; Pitri Nurbaya; Pujiati Pujiati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang pasokan militer di Desa Martelu yang berada di Tanah Karo. Pasokan militer merupakan salah satu elemen dasar logistik yang mencakup material dan barang yang digunakan dalam peralatan pendukung dan pemeliharaan pasukan militer. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah delapan buah surat yang ditulis oleh para pejuang pada tahun 1949. Surat-surat tersebut umumnya berasal dari Batalion XIV, Resimen IV, Divisi X. Tujuh buah surat merupakan koleksi Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara, dan satu surat merupakan koleksi Museum Juang ’45. Kedelapan surat tersebut akan diteliti dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap surat-surat tersebut dan studi literatur yang melibatkan buku-buku maupun jurnal terkait topik. Analisis data dilakukan dengan mengikuti alur analisis, yaitu reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi, serta diakhiri dengan penarikan kesimpulan akhir. Teori yang dipakai adalah teori perang milik Jomini, seorang Jenderal Prancis dan Rusia yang pernah berperang bersama Napoleon Bonaparte. Ia menyebutkan bahwa perang harus mementingkan pasokan, terutama makanan. Hasil penelitian menunjukkan pasokan militer yang disediakan oleh Desa Martelu adalah salah satu pendukung batalion yang berperang di garis depan. Dengan demikian pasokan militer ini adalah bentuk sinergi Masyarakat Desa Martelu sebagai pihak yang menyediakan perbekalan dengan para anggota TNI dari Batalion XIV, Resimen IV, Divisi X yang sedang berperang untuk mempertahankan kemerdekaan.
Transformasi Doktrin Unjust Enrichment dalam Penyelesaian Sengketa Perdata di Indonesia Muhamad Rapli; Andika Wijaya; Satriya Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5566

Abstract

Doktrin unjust enrichment merupakan prinsip fundamental dalam berbagai sistem hukum modern, namun belum memperoleh pengaturan eksplisit dalam sistem hukum perdata Indonesia. Kekosongan normatif ini menimbulkan persoalan ketika terjadi perpindahan manfaat atau keuntungan tanpa dasar hukum yang sah, sementara kerangka hukum positif hanya menyediakan dua dasar gugatan tradisional, yakni wanprestasi dan perbuatan melawan hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan perkembangan doktrin unjust enrichment, menilai relevansinya dalam penyelesaian sengketa perdata di Indonesia, serta merumuskan model transformasi yang sesuai dengan karakteristik hukum nasional. Dengan menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan konseptual serta analisis terhadap bahan hukum primer dan sekunder, penelitian ini menemukan bahwa unjust enrichment memiliki potensi besar untuk diterapkan sebagai instrumen pemulihan berbasis keadilan korektif. Analisis komparatif menunjukkan bahwa berbagai negara civil law maupun common law telah menjadikan doktrin ini sebagai mekanisme penting dalam menyelesaikan sengketa yang tidak dapat ditangani oleh dasar gugatan konvensional. Transformasi dapat dilakukan melalui perluasan interpretasi yurisprudensi, penguatan judge-made law, dan pembaruan legislasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan unjust enrichment mampu memperkuat kepastian hukum, efektivitas penyelesaian sengketa, serta kemampuan sistem hukum perdata Indonesia menghadapi dinamika transaksi modern