cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik van Omstandigheden) sebagai Dasar Pembatalan Perjanjian: Analisis Yuridis dalam Perspektif KUHPerdata Aditya Chandra Saputra; Thea Farina; Ivans Januardy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5577

Abstract

Artikel ini mengkaji penyalahgunaan keadaan atau misbruik van omstandigheden sebagai dasar pembatalan perjanjian dalam perspektif hukum perdata Indonesia. Meskipun doktrin ini tidak diatur secara eksplisit dalam KUHPerdata, analisis konseptual menunjukkan bahwa penyalahgunaan keadaan dapat ditempatkan sebagai bentuk cacat kehendak modern yang berkaitan erat dengan asas kepatutan, keadilan, dan itikad baik. Penelitian yuridis normatif ini menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan dengan menelaah keterkaitan doktrin tersebut dengan Pasal 1320, 1321, dan 1323 sampai dengan 1328 KUHPerdata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan penyalahgunaan keadaan dalam praktik peradilan Indonesia masih menghadapi kendala berupa ketiadaan norma eksplisit, standar pembuktian yang tinggi, dan ketidakkonsistenan putusan. Namun terdapat peluang rekonstruksi melalui interpretasi teleologis, analogi, dan penguatan asas hukum. Kajian ini menegaskan bahwa pengakuan doktrin penyalahgunaan keadaan merupakan kebutuhan mendesak untuk menjaga keseimbangan kontrak, memberikan perlindungan bagi pihak lemah, dan mendorong pembaruan hukum perjanjian nasional. Artikel ini juga menawarkan model konseptual penerapan penyalahgunaan keadaan sebagai dasar pembatalan perjanjian yang relevan untuk litigasi maupun non litigasi.
Weed Vegetation Analysis in Lowland Rice Cultivation in South Minahasa Regency Orbanus Naharia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5580

Abstract

Goal. This study aims to analyze the composition, dominance structure, and temporal changes of weed vegetation in lowland rice cultivation in South Minahasa Regency. The research specifically seeks to identify dominant weed species at the initial observation, 21 days after sowing (DAS), 45 DAS, and 60 DAS, as a basis for determining appropriate weed management strategies during the rice growth cycle. aterials and methods. Weed vegetation analysis was conducted using the parameters of Absolute Density (AD), Relative Density (RD), Absolute Frequency (AF), Relative Frequency (RF), Absolute Dry Weight (ADW), and Relative Dry Weight (RDW). These values were integrated to obtain the Species Dominance Ratio (SDR) at four observation stages. Weed sampling was carried out using standard quadrat methods, and dry weight was determined after oven-drying samples at 80°C for 72 hours. The results showed that weed composition changed dynamically across growth phases. At the initial observation, the highest SDR values were recorded for Paspalum distichum, Marsilea crenata, Fimbristylis litoralis, Cyperus iria, and Ludwigia octovalvis. At 21 DAS, dominant weeds were P. distichum, Leersia hexandra, M. crenata, and Echinochloa crus-galli. At 45 DAS, P. distichum, E. crus-galli, L. octovalvis, and L. hexandra maintained dominance, while at 60 DAS, E. crus-galli became the most dominant species, followed by L. octovalvis, Limnocharis flava, and P. distichum. Overall, grass-type weeds showed consistently high RD, RF, and RDW values, indicating strong competitive ability throughout the rice growth cycle. The findings confirm that weed dominance in lowland rice is strongly influenced by crop growth stage, canopy development, and the competitive traits of individual weed species. Grass weeds, particularly E. crus-galli and P. distichum, demonstrate high adaptability and resource-use efficiency, making them persistent competitors in rice ecosystems. These findings reinforce the need for timely and stage-specific weed management interventions, especially during the critical period of 3–8 weeks after planting, to prevent significant yield loss and to support sustainable rice production in South Minahasa Regency.
Analisis Politik Hukum terkait Kepentingan Negara dalam Pemberian Amnesti dan Abolisi di Indonesia Muhammad Izwar Fradiva; Ivans Januardy; Satriya Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5582

Abstract

Penelitian ini menganalisis politik hukum pemberian amnesti dan abolisi di Indonesia dengan fokus pada bagaimana kepentingan negara membentuk konstruksi pengaturan maupun praktik ketatanegaraan terkait kedua instrumen tersebut. Melalui pendekatan penelitian hukum normatif yang menggunakan analisis peraturan perundang-undangan, doktrin, serta pandangan para ahli, penelitian ini mengidentifikasi dinamika evolusi pengaturan kewenangan Presiden sejak UUD 1945 sebelum amandemen hingga pasca reformasi dan menemukan bahwa terdapat pergeseran penting dari kewenangan prerogatif menuju pembatasan konstitusional berbasis checks and balances. Penelitian ini juga mengkaji tantangan implementatif seperti minimnya parameter objektif, kecenderungan politisasi kewenangan, serta absennya standar prosedural yang komprehensif dalam pemberian amnesti dan abolisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah politik hukum ke depan harus menekankan transparansi, akuntabilitas, partisipasi publik, dan harmonisasi dengan prinsip hak asasi manusia serta keadilan transisional. Selain itu diperlukan regulasi khusus mengenai amnesti dan abolisi yang menetapkan kriteria substantif dan prosedural untuk memastikan bahwa kewenangan tersebut digunakan secara proporsional dan sejalan dengan kepentingan negara dalam kerangka negara hukum demokratis. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan teori maupun perbaikan praktik ketatanegaraan terkait penggunaan kewenangan amnesti dan abolisi di Indonesia.
Perkembangan, Metode Pendekatan dan Tantangan Manajemen Sumber Daya Manusia Donald Frensius Pasaribu; Lianto Salomo Lumban Gaol; Fajar Wijaya Pratama; Krista Della Prasasti; Lola Margaret Nadapdap; Ica Cahyani Br Tarigan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5593

Abstract

Perkembangan manajemen sumber daya manusia (MSDM) semakin dipengaruhi oleh dinamika ekonomi, sosial budaya, dan politik yang menuntut organisasi mampu mengelola SDM secara strategis dan adaptif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan MSDM, menjelaskan metode pendekatan utama yang digunakan dalam memahami praktik MSDM, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi organisasi dalam pengelolaan SDM modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menelaah literatur terkait perkembangan MSDM, pendekatan konvensional, paternalistik, serta pendekatan sistem sosial, dan tantangan-tantangan MSDM baik yang bersumber dari lingkungan eksternal maupun internal perusahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan MSDM berakar pada perubahan signifikan di bidang ekonomi, politik, dan sosial budaya yang menuntut perusahaan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan tenaga kerja. Tiga pendekatan utama MSDM — konvensional atau mekanis, paternalistik, dan sistem sosial — menawarkan perspektif berbeda mengenai relasi manusia dan organisasi. Selain itu, MSDM menghadapi tantangan eksternal seperti kemajuan teknologi, dinamika ekonomi, regulasi pemerintah, perubahan sosial budaya, persaingan tenaga kerja, globalisasi, serta perubahan bisnis yang cepat, sedangkan tantangan internal meliputi karakter organisasi, keberadaan serikat pekerja, sistem informasi SDM, perbedaan individu karyawan, dan tuntutan produktivitas. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan mengelola SDM secara profesional, adaptif, dan responsif terhadap perubahan lingkungan bisnis.
Development Of Pedagogic Competence Of Madrasah Aliyah Teachers Through Independent Curriculum Workshop Apri Pil Bahrul Ulum; Ichwanul taufiq Nasution; Muhammad Hendra Yusren; Pratama Avriyansyah; Salamun Salamun
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5595

Abstract

The development of teachers' pedagogic competence is a crucial factor in the successful implementation of the Independent Curriculum in Madrasah Aliyah. This article aims to analyze the urgency of developing teachers' pedagogic competence, the principles and concepts of the Independent Curriculum, as well as the role of workshops as a teacher professional development strategy. This research uses a qualitative literature study method, by reviewing literature related to pedagogic competence, the Independent Curriculum, and teacher training. The results of the study show that Madrasah Aliyah teachers face significant challenges in differentiated learning, authentic assessment, and the integration of character and religious values. The Independent Curriculum provides flexible, project-based, and student-centered learning principles that require teachers to have high pedagogic competence. The Independent Curriculum Workshop has proven to be effective as a professional development strategy, as it provides hands-on practical experience, builds a collaborative culture, and improves teachers' skills in designing and implementing innovative learning. The relationship between workshops and improving pedagogic competence can be seen from the teacher's ability to apply authentic assessments, differentiated learning, and the integration of character and religious values. Thus, the development of pedagogic competencies through workshops is a strategic step to improve the quality of education at Madrasah Aliyah, producing teachers who are competent, creative, critical, and able to prepare students with Islamic characters.
The influence of Brand Image and Electronic Word of Mouth (e-wom) on the Purchase Decision of Mykonos Local Perfume Products in Medan Yeyen Ayuka; Cathy Iramoti Sinaga; Agnes Rut Stephani Lumbantobing; Gita Purba; Sophie Valentine; Onan Marakali Siregar; Ummi Salamah Sitorus
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Online Customer Review dan Online Customer Rating terhadap Purchase Decision produk parfum Aoera pada e-commerce Shopee di Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif kausal, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang pernah membeli parfum Aoera di Shopee. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner online menggunakan skala Likert 1–5. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Online Customer Review tidak berpengaruh signifikan terhadap Purchase Decision, dengan nilai P value sebesar 0,079 > 0,05. Sementara itu, Online Customer Rating berpengaruh signifikan terhadap Purchase Decision, dengan nilai P value sebesar 0,000 < 0,05 dan koefisien jalur sebesar 0,515. Nilai R-square sebesar 0,460 menunjukkan bahwa Online Customer Review dan Online Customer Rating secara simultan memberikan kontribusi sebesar 44,8% terhadap Purchase Decision, sedangkan sisanya 55,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil ini mengindikasikan bahwa penilaian konsumen (rating) memiliki peran lebih dominan dibandingkan ulasan (review) dalam membentuk keputusan pembelian parfum Aoera di e-commerce Shopee Kota Medan.
The Role Of Parents In Facilitating Children’s Learning In The Era Globalization Case Study Students Of SMP N 03 South Bengkulu Joesa Yolandari; Zulyan; Anisia Nur Mitha Sari; Romadhona Kusuma Yudha; Rizki
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5602

Abstract

This study aims to identify the problems faced by low-income families in facilitating children's learning in the era of globalization, as well as to explain the efforts they can make to overcome their children's learning barriers. Using a qualitative approach. The findings of this study reveal that the problems faced by lower-middle-class families in facilitating children's learning in the era of globalization are; (1) Lack of funds to purchase learning equipment such as cellphones or laptops. (2) Limited time to accompany children in learning. (3) Lack of academic ability to teach children. (4) Facing mental stress due to job loss. Furthermore, efforts made by these families to overcome children's educational problems include; (1) Borrowing funds from cooperatives or relatives to obtain learning equipment. (2) Utilizing social assistance for low-income families and support for students such as KIP and KIS. This condition reflects that parents continue to try to provide children with learning tools and facilities in the era of globalization. This shows that low-income families struggle to ensure that their children continue to receive an education because with education they can improve the social status of their community for the better.
Pengaruh Tinggi Pemotongan Terhadap Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF) Dan Lignin Rumput Gajah Mini (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Nardiyanto Lobang; Stefanus Tany Temu; Dominggus Benyamin Osa; Herayanti Panca Nastiti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5603

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium lapangan Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana selama 4 bulan (Februari s/d Mei 2024). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tinggi pemotongan rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) terhadap kandungan Neutral Detergent Fiber, Acid Detergent Fiber dan Lignin. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu T1 = Tinggi pemotongan 5 cm dari atas permukaan tanah; T2 = Tinggi pemotongan 10 cm dari atas permukaan tanah; T3 = Tinggi pemotongan 15 cm dari atas permukaan tanah; T4 = Tinggi pemotongan 20 cm dari atas pemukaan tanah; dan T5 = Tinggi pemotongan 25 cm dari atas pemukaan tanah. Variabel yang diukur meliputi kandungan neutral detergent fiber, kandungan acid detergent fiber dan kandungan lignin. Nilai rata-rata kandungan neutral detergent fiber (68,33% BK), acid detergent fiber (36,98% BK) dan lignin ( 4,61% BK). Hasil analisis ragam menunjukkan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kandungan neutral detergent fiber, dan acid detergent fiber, sedangkan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan lignin. Disimpulkan bahwa dengan meningkatnya tinggi pemotongan sampai dengan 25cm dapat menurunkan kandungan Neutral Detergent fiber, Acid detergent fiber dan lignin.
Menarik Talenta Melalui Employer Branding Dan Person-Organization Fit Pada Era Rekrutmen Digital Ni Putu Dera Yanthi; Putu Ayu Trisna Febrianty; Nyoman Dewi Pitaloka Cahyadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5605

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh employer branding dan person–organization fit terhadap keputusan melamar kerja pada era rekrutmen digital. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner tertutup skala Likert lima poin. Responden merupakan masyarakat umum yang pernah atau sedang mempertimbangkan melamar pekerjaan secara daring, dengan penentuan sampel menggunakan rumus Lemeshow (n ≥ 384) dan teknik purposive sampling. Variabel independen terdiri atas employer branding dan person–organization fit, sedangkan variabel dependen adalah keputusan melamar yang diukur secara dikotomis (1 = melamar, 0 = tidak melamar). Analisis data menggunakan regresi logistik biner dengan tahapan uji validitas, reliabilitas, kelayakan model, uji simultan, dan uji parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employer branding dan person–organization fit berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan melamar. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan melamar pada platform rekrutmen digital merupakan hasil sinergi antara daya tarik citra perusahaan dan persepsi kesesuaian nilai pelamar dengan organisasi. Secara praktis, perusahaan perlu mengintegrasikan strategi employer branding dengan komunikasi nilai dan budaya organisasi yang autentik untuk menarik talenta yang tepat.
Effectiveness Of Lavender Aromatherapy In Reducing Active First-Stage Labor Pain At PMB Komariyah Rita Setyorini; Tut Rayani Aksohini Wijayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5606

Abstract

Labor pain in the active phase of the first stage is a major complaint among laboring women. This quasi-experimental study aimed to evaluate the effectiveness of lavender aromatherapy inhalation in reducing labor pain during the active phase of the first stage. A total of 32 women were assigned to intervention (n=16) and control (n=16) groups. The intervention group received 5% lavender essential oil inhalation every 2 hours for 10 minutes, while the control group received standard midwifery care. Pain intensity measured using the Numeric Rating Scale significantly decreased in the intervention group (from 7.81 ± 1.17 to 4.13 ± 1.02) compared with the control group (from 7.69 ± 1.08 to 6.88 ± 1.15) (p < 0.001). Lavender aromatherapy is effective as a complementary method to reduce labor pain in primary midwifery care. Lavender aromatherapy is recommended as a complementary non-pharmacological method for labor pain management in primary obstetric care.