cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,356 Documents
Asal-Usul Kehidupan Dari Air: Analisis Tafsir Atas Qs. Al-Anbiyā’ [21]:30 Dalam Perspektif Biologi Modern Abdul Munzir; Khairunnas Jamal; Mochammad Novendri S
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji asal-usul kehidupan dari air melalui analisis tafsir QS. Al-Anbiyā’ [21]:30 dalam perspektif biologi modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan Tafsir Ilmi. Hasil penelitian menyimpulkan adanya evolusi pemahaman yang signifikan; mufasir klasik cenderung memaknai al-mā’ sebagai air hujan atau sperma, sementara mufasir kontemporer memperluas maknanya sebagai zat kimia esensial ($H_2O$) yang menjadi fondasi materi organik dan prasyarat mutlak (conditio sine qua non) bagi seluruh eksistensi biologis. Validitas ilmiah narasi Al-Qur'an divalidasi oleh biologi modern melalui fakta bahwa air merupakan pelarut universal dan komponen utama sitoplasma yang menjaga integritas makromolekul seperti protein dan DNA. Lebih lanjut, ditemukan sinkronisasi antara isyarat saintifik Al-Qur'an dengan teori Primordial Soup yang menempatkan air sebagai medium "rahim" bagi organisme pertama. Secara integratif, kajian ini melahirkan kesadaran baru bahwa air bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan substansi suci yang memikul amanah kehidupan, sehingga konservasi ekosistem air merupakan kewajiban teologis sekaligus ekologis sebagai bentuk ibadah dalam menjaga ciptaan Allah SWT.
Konstruksi Pemikiran Hukum Ahlul Hadits dalam Aunul Ma’bud: Studi atas Pemikiran Syamsul Haq al-Azhim Abadi dan Pengaruhnya terhadap Literasi Hadis Kontemporer Indah Purnama Sari; Ilyas Husti
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian hadis Nabi Muhammad SAW menempati posisi fundamental dalam epistemologi hukum Islam sebagai bayān operasional atas ayat-ayat Al-Qur’an. Di tengah dinamika pembaruan pemikiran Islam pada abad modern, muncul kebutuhan untuk memahami kembali konstruksi metodologis syarah hadis yang tidak hanya bersifat tekstual, tetapi juga responsif terhadap problem otoritas hukum dan tradisi taklid mazhab. Permasalahan utama penelitian ini terletak pada dua aspek, yaitu konstruksi pemikiran hukum Syamsul Haq al-Azhim Abadi dalam ‘Aun al-Ma’būd Syarh Sunan Abī Dāwūd serta bentuk dekonstruksi metodologis yang ia lakukan terhadap dominasi otoritas mazhab melalui prinsip ittibā’ al-dalīl. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis corak pemikiran hukum al-Azhim Abadi, karakter metodologi syarah hadis yang digunakannya, serta relevansinya terhadap perkembangan studi hadis dan metodologi hukum Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis tokoh dan analisis konten tekstual terhadap sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Azhim Abadi menempatkan kesahihan sanad dan kekuatan riwayat sebagai otoritas utama dalam proses istinbāth hukum, sekaligus menolak sikap taklid mazhab yang kaku melalui pendekatan ittibā’ terhadap dalil yang paling kuat. Model syarah yang dibangunnya bercorak teknis-yuridis dengan penekanan pada aspek takhrij, kritik hadis, dan tarjih hukum secara lebih sistematis dibandingkan pola syarah klasik yang cenderung diskursif-filosofis. Penelitian ini juga menemukan bahwa ‘Aun al-Ma’būd berkembang menjadi rujukan penting dalam studi hadis internasional dan berpengaruh terhadap metodologi takhrij modern di era kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konstruksi pemikiran hukum al-Azhim Abadi berhasil menghadirkan sintesis antara otoritas hadis klasik dan kebutuhan metodologis modern, sehingga pemahaman hukum Islam tetap bersifat kritis, objektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Strategi Adaptasi Pemerintah Daerah terhadap Kebijakan Efisiensi Anggaran dalam Menjaga Kualitas Pelayanan Publik Surya Gilang Ananda; Sufian Hamim; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan efisiensi anggaran menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Namun, kebijakan tersebut menuntut pemerintah daerah untuk melakukan berbagai penyesuaian agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal di tengah keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk strategi adaptasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam merespons kebijakan efisiensi anggaran serta implikasinya terhadap kualitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber literatur yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan efisiensi anggaran, adaptasi organisasi, dan pelayanan publik. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi adaptasi pemerintah daerah dilakukan melalui penetapan prioritas program dan kegiatan, optimalisasi sumber daya organisasi, pemanfaatan teknologi informasi, digitalisasi pelayanan, serta pengembangan inovasi pelayanan publik. Strategi tersebut berimplikasi positif terhadap kualitas pelayanan publik, terutama dalam meningkatkan efisiensi proses pelayanan, memperluas akses layanan, dan mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan adaptasi pemerintah daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan melakukan efisiensi anggaran, tetapi juga oleh kemampuan mengelola perubahan dan mengembangkan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Segmentasi Dan Pemetaan Publik Muhammad Hatta Bin Izamuddin; Qiswah Syaedah Az Zahra Binti Mokhtar; Zewwy Davealift; Deni Dapa Maulana; Sri Hertimi
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segmentasi dan pemetaan publik merupakan bagian penting dalam perencanaan kampanye Public Relations (PR) karena berperan dalam membantu organisasi memahami karakteristik dan kebutuhan audiens secara lebih spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran segmentasi dan pemetaan publik dalam menentukan sasaran komunikasi, menyusun strategi komunikasi yang efektif, serta mendukung keberhasilan kampanye PR. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui pengkajian berbagai literatur yang berkaitan dengan public relations, segmentasi publik, dan pemetaan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmentasi publik memungkinkan organisasi mengelompokkan audiens berdasarkan karakteristik demografis, geografis, psikografis, perilaku, dan teknologi. Sementara itu, pemetaan publik membantu mengidentifikasi kelompok yang memiliki pengaruh dan kepentingan terhadap organisasi sehingga komunikasi dapat dilakukan secara lebih terarah. Dengan demikian, segmentasi dan pemetaan publik menjadi strategi penting dalam meningkatkan efektivitas komunikasi, efisiensi penggunaan sumber daya, serta keberhasilan kampanye Public Relations di era digital.
Leadership Principles of KH. Ahmad Baidowi in the Management of Bustanul Ulum Islamic Boarding School, Bondowoso Mufasirul Furqon; Suheri Suheri; Agus Fawait
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan kiai memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan pengelolaan pondok pesantren. Namun, sebagian besar penelitian terdahulu lebih banyak berfokus pada gaya kepemimpinan kiai dibandingkan dengan prinsip-prinsip yang mendasari praktik kepemimpinannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip kepemimpinan KH. Ahmad Baidowi dalam mengelola Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan keluarga kiai, pengurus pesantren, santri, alumni, serta tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan KH. Ahmad Baidowi dibangun atas sembilan prinsip utama, yaitu ketegasan, disiplin, tanggung jawab, istiqamah (konsistensi komitmen), wira’i (kehati-hatian spiritual), kharismatik, ikhlas, sabar, dan nasionalisme. Kesembilan prinsip tersebut membentuk tiga dimensi kepemimpinan yang saling berkaitan, yaitu dimensi manajerial, moral-spiritual, dan sosial, yang secara kolektif mendukung pengelolaan pesantren yang efektif. Dimensi manajerial berkontribusi dalam menciptakan tata kelola yang efektif dan akuntabel; dimensi moral-spiritual memperkuat integritas organisasi dan nilai-nilai budaya; sedangkan dimensi sosial meningkatkan legitimasi kepemimpinan serta memperkuat kemitraan antara pesantren dan masyarakat sekitar. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian Manajemen Pendidikan Islam dengan menawarkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip kepemimpinan kiai sebagai fondasi pengelolaan pondok pesantren yang efektif, berintegritas, dan berkelanjutan.
Implementing the Two-Way Symmetrical Communication Model in Public Relations Campaigns of Disperkim South Sumatera Dwi Safitri; Bunga Putri Adinda; Fitriyani Fitriyani; Annisa Febriyanti; Abdur Razzaq
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik komunikasi dua arah yang diterapkan Humas UPTD PIP2B dalam menjembatani pemerintah dan masyarakat, serta mengidentifikasi efektivitas dan tantangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap pihak Humas UPTD PIP2B, dilengkapi observasi kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pengawasan proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dua arah dilakukan melalui sosialisasi lapangan, pelatihan berbasis kebutuhan, dan partisipasi 11 unsur masyarakat. Pendekatan ini meningkatkan kapasitas SDM, membangun kepercayaan publik, dan memastikan layanan serta regulasi tersampaikan secara efektif. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan variasi kebutuhan masyarakat, komunikasi dua arah tetap menjadi strategi penting untuk pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas layanan, dan keberlanjutan pembangunan sektor konstruksi.
ANALISIS PERMASALAHAN IMPLEMENTASI QRIS DAN STRATEGI PROMOSI PADA UMKM SALON DAN UMKM KUE PUKIS JADUL Oktavianus Anugrah Artha Tri Prayoga
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11908

Abstract

The development of digital technology has driven changes in payment systems and marketing strategies in various business sectors, including Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). One form of digital transformation developing in Indonesia is the use of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) as a non-cash payment method and the use of digital media as a promotional tool. This study aims to analyze the implementation of QRIS and digital promotion strategies in MSME Salon and MSME Kue Pukis Jadul, identify the obstacles faced, and understand the role of digital technology in supporting business development. The study used a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Research informants consisted of business owners, employees, and customers selected using a purposive sampling technique. The results show that both MSMEs have implemented QRIS as an alternative digital payment, but its use is still not optimal because most customers still prefer cash transactions. The low use of QRIS is influenced by customer habits, lack of digital literacy, and suboptimal socialization from the business. From the promotional aspect, both MSMEs still rely on word of mouth and the use of social media that is not done consistently or planned. These conditions mean that the use of digital technology has not yet had a maximum impact on increasing customer numbers and business growth. Therefore, it is necessary to improve digital literacy, optimize the use of QRIS, and develop a more structured digital promotion strategy to increase the competitiveness and sustainability of MSMEs in the digital era.
Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMP Hang Tuah Manado Alex David Sundalangi Sundalangi; Yuliana Sattu; Tony Pandaleke
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Keadaan Kebugaran Jasmani siswa laki laki dan Perempuan SMP Hang Tuah Manado?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan kondisi kebugaran jasmani siswa laki laki dan Perempuan SMP Hang Tuah Manado. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa laki-laki 28 dan siswa Perempuan 28 . berjumlah 56 siswa Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah“Tes Kesegaran Jasmani Indonesia” usia 13 sampai dengan 15 tahun dengan 5 item tes yaitu : lari cepat 50 meter, gantung siku tekuk, baring diduk 60 detik, loncat tegak dan lari 1000 meter. Teknik analisa data yang digunakan adalah statistic deskriptif dengan pola sebagai berikut : Analisa perbedaan kategori dan analisa perbedaan rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tinggkat Kebugaran Jasmani siswa-siswa laki laki dan Perempuan SMP Hangtua Manado cukup memprihatinkan dimana level tingkat kebugaran jasmani siswa siswa tersebut berada pada kategori ”kurang”dan kurang sekali. Nilai rata-rata kebugaran jasmani siswa laki laki 11.86 sementara nilai rata rata siswa Perempuan sebesar 9.79. gejala ini tersebar pada level kategori kurang dan kurang sekali. kelihatan siswa laki laki lebih baik tapi sesunggunya tidak sebab hal ini belum menggambarkan suatu tingkat perbedaan yang sesungguhnya antara kelompok laki laki dan perempuan. Kesimpulan hasil penelitian adalah tidak terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa laki laki dan Perempuan pada SMP Hangtua Manado.
Semantic Analysis Of Islamic Values In Contemporary Dakwah Discourse On Social Media Ahmad Rijali
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes Islamic values in contemporary da'wah discourse on social media through a semantic approach using Roland Barthes' semiotic framework. The digital era has fundamentally transformed the landscape of da'wah communication, where social media platforms have become primary spaces for disseminating Islamic messages. This research aims to identify and describe the meanings of Islamic values constructed in digital da'wah content and analyze the semantic strategies employed in delivering da'wah messages. The study employs a qualitative approach with semantic analysis as the main framework. Data were obtained from 50 da'wah content pieces on Instagram and Facebook platforms during the 2025-2026 period, selected through purposive sampling. Findings reveal that Islamic values in contemporary da'wah discourse are represented through four dominant patterns: (1) modern religiosity emphasizing visual aesthetics and simplicity, (2) social ethics highlighting humanitarian responsibility, (3) religious organizational identity with reformist orientation, and (4) akhlaq (moral character) as the fundamental foundation of da'wah. These findings indicate that social media functions as a dynamic and adaptive space for constructing Islamic meaning in response to contemporary developments. The research contributes to digital da'wah studies by providing a semantic framework for analyzing religious discourse in digital environments and offers practical recommendations for da'wah practitioners in optimizing social media for Islamic communication.
SEMANTIC ANALYSIS OF ISLAMIC VALUES IN CONTEMPORARY DAKWAH DISCOURSE ON SOCIAL MEDIA Ahmad Rijali
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11915

Abstract

This study analyzes Islamic values in contemporary da'wah discourse on social media through a semantic approach using Roland Barthes' semiotic framework. The digital era has fundamentally transformed the landscape of da'wah communication, where social media platforms have become primary spaces for disseminating Islamic messages. This research aims to identify and describe the meanings of Islamic values constructed in digital da'wah content and analyze the semantic strategies employed in delivering da'wah messages. The study employs a qualitative approach with semantic analysis as the main framework. Data were obtained from 50 da'wah content pieces on Instagram and Facebook platforms during the 2025-2026 period, selected through purposive sampling. Findings reveal that Islamic values in contemporary da'wah discourse are represented through four dominant patterns: (1) modern religiosity emphasizing visual aesthetics and simplicity, (2) social ethics highlighting humanitarian responsibility, (3) religious organizational identity with reformist orientation, and (4) akhlaq (moral character) as the fundamental foundation of da'wah. These findings indicate that social media functions as a dynamic and adaptive space for constructing Islamic meaning in response to contemporary developments. The research contributes to digital da'wah studies by providing a semantic framework for analyzing religious discourse in digital environments and offers practical recommendations for da'wah practitioners in optimizing social media for Islamic communication.