cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,356 Documents
Pengaruh Literasi Keuangan, Efikasi Diri Finansial, Dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Penggunaan Pinjaman Online Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi di Pacitan Sigit Dwi Santoso; Fadjar Harimurti; Sriyanto Sriyanto
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12813

Abstract

The rapid growth of financial technology has increased the use of online loans among university students as a fast and easy alternative for financial needs. This study aims to analyze the influence of financial literacy, financial self-efficacy, and lifestyle on online loan usage behavior among university students in Pacitan. This research employs a quantitative approach with a causal method. Data were collected from 359 student respondents in Pacitan using a random sampling technique and a Likert scale questionnaire. Data analysis was performed using classical assumption tests and multiple linear regression analysis with SPSS. The results show that partially, financial literacy has a significant and positive effect on online loan usage behavior, indicating that better financial understanding leads to more prudent behavior. Financial self-efficacy has a significant and positive effect, suggesting that confidence in managing finances influences students' control and decisions regarding digital credit. Lifestyle also has a significant and positive effect, where a higher lifestyle increases the intensity of online loan usage. Simultaneously, all three variables significantly influence online loan usage behavior with an Adjusted R Square value of 0.335, meaning these independent variables explain 33.5% of the variation in student behavior, while the remaining 66.5% is influenced by other factors outside the model.
Pengaruh Teknologi Augmented Reality Dalam Pembelajaran Induksi elektormagnetik Untuk meningkatkan Motivasi siswa dan hasil belajar siswa di sekolah SMA Hkbp Sidorame Kevin Kristiadi Manalu; Jonas Ardianta; Marisi Sinaga; Yusriwan Tjuanda; Muhammad Hasanuddin; Yudica Rosalina Nainggolan
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh teknologi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran induksi elektromagnetik untuk meningkatkan motivasi siswa dan hasil belajar siswa di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain Two group pretest-posttest Desain. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI SMA HKBP Sidorame yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberi perlakuan pembelajaran dengan menggunakan teknologi AR, sedangkan kelompok kontrol diberi perlakuan pembelajaran dengan metode konvensional. Instrumen Penelitian Menggunakan Test Hasil belajar dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pengunaan Teknologi AR terhadap hasil belajar siswa.Pengunaan Teknologi AR ini dapat memotivasi siswa untuk belajar fisika.
Analisis Ketepatan Koding Berdasarkan ICD-10 Pada Penyakit Neoplasma Rawat Inap Di RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai Yudica Rosalina Nainggolan; Rini Sri Amini; Peberiwati Br Kaban; Adelina Naibaho; Refilson Saragih; Sontina Saragih
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Ketepatan pengkodean diagnosis berdasarkan ICD-10 sangat penting dalam penyelenggaraan rekam medis karena berpengaruh terhadap mutu data klinis, pelaporan rumah sakit, serta klaim pembiayaan. Penyakit neoplasma merupakan salah satu kelompok diagnosis yang memerlukan ketelitian tinggi dalam proses pengkodean karena berkaitan dengan penentuan jenis, sifat, dan topografi penyakit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan koding diagnosis berdasarkan ICD-10 pada penyakit neoplasma rawat inap di RSUD Dr. R. M. Djoelham Binjai.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokumen rekam medis pasien neoplasma rawat inap dengan jumlah sampel sebanyak 50 dokumen rekam medis yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi yang digunakan untuk menilai kesesuaian antara diagnosis klinis dokter dengan kode ICD-10 yang tercantum pada dokumen rekam medis. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung persentase ketepatan dan ketidaktepatan koding diagnosis.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 dokumen rekam medis yang dianalisis, terdapat 28 kasus (56%) dengan koding diagnosis yang tepat, sedangkan 22 kasus (44%) masih ditemukan ketidaktepatan koding. Ketidaktepatan koding meliputi kesalahan dalam penentuan kategori kode, karakter keempat, serta topografi neoplasma. Faktor-faktor yang memengaruhi ketidaktepatan kode diagnosis neoplasma meliputi ketidakjelasan diagnosis tertulis oleh dokter, kurangnya pemahaman petugas koding terhadap klasifikasi neoplasma berdasarkan ICD-10, tidak optimalnya pemanfaatan hasil pemeriksaan penunjang (Patologi Anatomi), serta belum adanya audit koding dan evaluasi berkala.Kesimpulan: Ketepatan koding diagnosis neoplasma berdasarkan ICD-10 di RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai belum sepenuhnya optimal. Diperlukan peningkatan ketelitian petugas koding, pelatihan berkelanjutan, serta penggunaan pedoman ICD-10 secara konsisten guna meningkatkan kualitas data rekam medis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER TOLERANSI SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA Siti Fatimah; Dinie Anggraeni Dewi; Yayang Furi Furnamasari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12816

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter toleransi siswa sekolah dasar akibat model pembelajaran yang masih konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning dalam mengembangkan karakter toleransi siswa kelas V dalam pembelajaran pendidikan pancasila. bentuk penyelidikan memakai pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperiment menggunakan non-equivalent control group design. Subjek lanjutan dari penyelidikan ini berisi 25 kelompok eksperimen dan 31 pada kelompok kontrol pada siswa kelas V sekolah dasar. Alat yang dipakai dalam penyelidikan ini ialah pre-test sebelum Treatment dilakukan dan post-test setelah dilakukan treatment. Hasil mengkaji deskriptif menunjukkan adanya perkembangan pada karakter toleransi siswa sekolah dasar. Rata-rata nilai siswa meningkat untuk kelompok eksperimen menggunakan model problem based learning dari 68,09 pada pre-test menjadi 76,95 pada post-test, untuk kelompok kontrol Rata-rata nilai siswa meningkat untuk kelompok kontrol menggunakan model discovery learning dari 61,86 pada saat pre-test pada saat post-test menjadi 72,06. Hasil uji hipotesis pada kelompok eksperimen menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, hasil uji hipotesis pada kelompok kontrol menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,057 yang lebih besar dari 0,05, angka tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran discovery learning dalam mengembangkan karakter toleransi siswa memberi pengaruh yang signifikan dalam mencapai perkembangan karakter toleransi siswa. Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua model pembelajaran dengan nilai signifikansi 0.160 > 0,05.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PATOLOGIS PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 1 TAPALANG BARAT Rubiah R; Dewi Parwati; Norma Safitri
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penegakan ketertiban terhadap penambatan kapal dan perahu berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Nomor 3 Tahun 2023 di Kecamatan Tembilahan Hulu. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi perda telah berjalan melalui kegiatan sosialisasi, pengawasan, pemberian teguran, dan penertiban. Namun, efektivitas pelaksanaannya masih dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran hukum masyarakat, keterbatasan sumber daya aparat, luasnya wilayah pengawasan, serta belum optimalnya koordinasi dan sosialisasi. Upaya pemerintah daerah dilakukan melalui pendekatan preventif dan persuasif, peningkatan koordinasi lintas instansi, serta pembinaan kepada masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Nomor 3 Tahun 2023 telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan penguatan pada aspek pengawasan, peningkatan kapasitas aparat, serta pembangunan budaya hukum masyarakat agar tujuan mewujudkan ketertiban umum di wilayah perairan dapat tercapai secara optimal
Kekaburan Norma Frasa 'Stagnasi Pemerintahan' sebagai Dasar Penggunaan Diskresi dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan Edi Sasmita; Jamri Jamri; Bambang Sasmita Adi Putra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan frasa "stagnasi pemerintahan" sebagai dasar penggunaan diskresi dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, mengidentifikasi penyebab terjadinya kekaburan norma, serta merumuskan formulasi pengaturan yang ideal guna mewujudkan kepastian hukum dan mencegah penyalahgunaan wewenang. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, dan perbandingan. Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deskriptif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa "stagnasi pemerintahan" merupakan norma hukum yang bersifat terbuka sehingga belum memberikan indikator objektif mengenai kondisi yang dapat dijadikan dasar penggunaan diskresi. Kekaburan tersebut berpotensi menimbulkan multitafsir, ketidakpastian hukum, serta membuka peluang terjadinya penyalahgunaan kewenangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi pengaturan melalui perumusan parameter yang bersifat limitatif, objektif, dan terukur agar penggunaan diskresi tetap menjamin efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi pejabat pemerintahan maupun masyarakat sesuai dengan prinsip negara hukum dan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI KATALA HAMU LINGU Erli Rosdini Hona Nalu; Raden Maria Veronika Widiatrilupi
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12824

Abstract

Anemia continues to be a major public health concern among adolescent girls, particularly in developing countries such as Indonesia. Although inadequate dietary intake, especially insufficient consumption of iron-rich foods, is frequently considered a contributing factor, its association with anemia remains inconsistent across different populations. This study was conducted to examine the relationship between dietary patterns and anemia prevalence among female students at SMA Negeri Katala Hamu Lingu. A quantitative research design with a cross-sectional and descriptive correlational approach was applied. The study involved 87 adolescent girls who were recruited through a total sampling technique. Dietary pattern served as the independent variable, whereas anemia status was treated as the dependent variable. Data collection was carried out using a dietary pattern questionnaire and hemoglobin (Hb) measurements, followed by statistical analysis using the Chi-Square test at a significance level of 5%. The findings revealed that 47 participants (54%) demonstrated healthy dietary patterns, while 40 participants (46%) exhibited less favorable dietary habits. Regarding anemia status, 50 respondents (57.5%) had normal hemoglobin levels, whereas 37 respondents (42.5%) were diagnosed with anemia. The Chi-Square analysis generated a p-value of 0.387 (p > 0.05), indicating that dietary patterns were not significantly associated with anemia among the participants. These results suggest that factors beyond dietary habits may play a more substantial role in the development of anemia, including nutritional status, menstrual characteristics, adherence to iron supplementation, socioeconomic conditions, and other health-related determinants affecting adolescent girls.
Perlindungan Hukum bagi Konsumen Terhadap Peredaran Barang Rusak atau Cacat Tersembunyi di Pasar Jongkok Tembilahan berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Muhammad Riduan; Triyana Syafitri; Bambang Sasmita Adi Putra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12825

Abstract

Peredaran barang rusak atau cacat tersembunyi pada pasar tradisional masih menjadi persoalan hukum yang berpotensi merugikan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi konsumen terhadap peredaran barang rusak atau cacat tersembunyi di Pasar Jongkok Tembilahan berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat implementasinya, serta mengkaji upaya penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh konsumen. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap konsumen belum berjalan secara optimal karena masih rendahnya kesadaran hukum pelaku usaha dan konsumen, tidak adanya bukti transaksi, lemahnya pengawasan pemerintah, serta budaya hukum yang menganggap barang yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan. Penyelesaian sengketa umumnya dilakukan melalui musyawarah sehingga kepastian hukum belum sepenuhnya terwujud. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, peningkatan literasi hukum, serta optimalisasi implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 untuk mewujudkan perlindungan konsumen yang efektif pada sektor perdagangan informal.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN STRUKTUR ORGANISASI TERHADAP KEEFEKTIFAN ORGANISASI SMK AL-HASRA Nabiilah Haniifah; Khosiyatul Khoiroh; Hasyim Asy’ari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12829

Abstract

Organisasi memerlukan struktur yang jelas agar pembagian tugas, koordinasi, dan pemanfaatan sumber daya manusia dapat berjalan secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengorganisasian, peran sumber daya manusia, faktor pembentuk organisasi, peran struktur organisasi dalam pembagian tugas, serta pengaruhnya terhadap kinerja anggota di SMK Al-Hasra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian meliputi unsur manajemen sekolah, sedangkan sampel dipilih secara purposive, yaitu Pembina OSIS dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan pedoman wawancara sebagai instrumen utama, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kajian teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang jelas mendukung koordinasi kerja, mempertegas pembagian tugas dan wewenang, meminimalkan tumpang tindih pekerjaan, serta meningkatkan efektivitas komunikasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Temuan juga menunjukkan bahwa evaluasi kinerja, pelatihan berkelanjutan, dan komunikasi yang baik memperkuat efektivitas organisasi. Kesimpulannya, struktur organisasi yang dirancang secara tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi dan kinerja anggota melalui pembagian tugas, koordinasi, serta pengelolaan sumber daya manusia yang optimal.
Smart Green Hospital: Pengembangan Dashboard Digital untuk Monitoring Risiko Kesehatan Lingkungan dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data di RSI Malahayati Medan Tahun 2026 Nurcholisah Fitra; Dedi Ardinata; Balqis Nurmauli Damanik; Ruslan Zuhair Pulungan
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12833

Abstract

Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan lingkungan apabila pengelolaannya tidak dipantau secara terintegrasi. Di RSI Malahayati Medan, monitoring risiko kesehatan lingkungan masih dilakukan secara manual, data kualitas lingkungan belum terintegrasi, dan pengambilan keputusan belum berbasis sistem digital sehingga program Green Hospital belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dashboard digital berbasis web untuk monitoring risiko kesehatan lingkungan sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Kegiatan menggunakan pendekatan Community-Based Research dan Participatory Action Research melalui enam tahapan: identifikasi kebutuhan, analisis masalah, perancangan dashboard, pelatihan dan implementasi, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan rekomendasi. Sasaran kegiatan adalah petugas sanitasi, tim K3RS, komite mutu, dan manajemen rumah sakit. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 58,4 menjadi 84,7 dan keterampilan dari 51,2 menjadi 86,9, percepatan waktu pelaporan data lingkungan, serta tingkat kepuasan pengguna yang tinggi. Dashboard berhasil mengintegrasikan enam indikator kesehatan lingkungan dan indikator Green Hospital. Disimpulkan bahwa implementasi dashboard digital efektif meningkatkan kapasitas mitra dan kualitas pengambilan keputusan kesehatan lingkungan.