cover
Contact Name
Junaedi
Contact Email
junaedi.latif@gmail.com
Phone
+6285242046604
Journal Mail Official
jurnaldelima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat 91412
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
ISSN : 30257913     EISSN : 3025471X     DOI : https://doi.org/10.56467/delima
Core Subject : Health,
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan adalah jurnal elektronik yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene, Sulawesi Barat, Indonesia. Jurnal ini berisi artikel ilmiah tentang Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah, Keluarga Berencana, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Remaja, Kesehatan Lansia, Kesehatan Ibu, Kesehatan Anak. Jurnal Kebidanan terbit pertama kali pada bulan Agustus 2012. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September. Artikel yang diterima akan diterbitkan secara reguler. Penulis harus mematuhi pedoman penulisan yang tercantum pada jurnal ini.
Articles 73 Documents
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny “J” dengan Hipertensi Kehamilan di Puskesmas Polewali Rani, Haerani; Jamlia, Jamlia; Dewi, Risna Sari
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 1 No. 2 (2023): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/delima.v1i2.141

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data diatas penulis tertarik mengambil khasus upaya awal untuk mencegah terjadinya hipertensi dalam kehamilan. Sehingga bidan berperang penting dalam pemberian pelayanan secara komprehensif untuk dapat mencegah masalah-masalah yang akan timbul dalam maternal maupun neonatal sehingga tidak terjadi hipertensi kehamilan yang dapat menimbulkan komplikasi yang berujung kematian. Tujuan: penelitianini dilakukan untuk Memberikan asuhan kebidanan pada Ny “J” pada kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana dengan melalui pendekatan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny”J” di puskesmas polewali Kec. Binuang, Kab. Polewali Mandar Metode:Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode asuhan kebidanan komprehensif yang terdiri dari 7 langkah Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP. Hasil : Asuhan antenatal care pada Ny “J” tanggal 4 oktober 2022 jam 09:00 wita, Asuhan internatal care pada tanggal 4 oktober 2022 jam 20:30 wita, Asuhan bayi baru lahir tanggal 5 oktober 2022 jam 00:40 wita, Asuhan pos partum pada tanggal 5 oktober 2022 jam 06:00 wita, Asuhan keluarga berencana pada tanggal 17 0ktober 2022 jam 10:00 wita. Kesimpulan: Bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Status Gizi pada Bayi Usia 2 Tahun di Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Indonesia Hasmidar, Hasmidar; Risna Sari Dewi
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2024): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/delima.v2i1.173

Abstract

Gizi buruk dipengaruhi oleh status gizi ibu selama hamil. Bila status gizi ibu kurang maka dapat mempengaruhi status gizi bayi (BBLR).Status gizi balita juga dipengaruhi oleh pemberian ASIkhusus pada bayi usia 0 sampai 5 bulan 29 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita di kabupaten Majene Sulawesi Barat. Indonesia pada tahun 2023. Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki usia dibawah 2 tahun di Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Indonesia tahun 2023. Hasil analisis bivariat menunjukkan status gizi terhadap riwayat berat badan lahir p = 0,008<0,05, status gizi terhadap riwayat pemberian ASI eksklusif p = 0,084 > 0,05 sehingga disimpulkan terdapat pengaruh riwayat berat badan lahir terhadap status gizi dan tidak terdapat pengaruh riwayat berat badan lahir Pemberian ASI Eksklusif terhadap status gizi balita di wilayah kerja RSUD Majene tahun 2023. Direkomendasikan Distribusi responden berdasarkan riwayat berat badan lahir diperoleh sebesar paling dominan dengan berat badan lahir normal. Kata kunci: Status Gizi, Berat Badan Lahir, ASI Eksklusif
Asuhan Kebidanan KB MAL Ny ”S” di Puskesmas Batupanga Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar Nurfadilah, Nurfadilah; Darmina, Darmina; Haerani, Haerani
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2024): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/delima.v2i1.175

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan masa rentan bagi seorang ibu dalam menjalankan proses setiap masa mulai dari trimester I, II, sampai III. Dalam setiap trimester pastinya akan menghadapi berbagai permasalahan atau keluhan bagi ibu baik secara psikologi hingga fisiologi yang menjadi kerentan-an terhadap kesehatan ibu dan janinnya. (Kasmiati, M. Keb dkk. 2023). Tujuan : Memberikan asuhan kepada Ny “S” di Puskesmas Batupanga, Kec. Luyo, Kab. Polewai Mandar secara komprehensif di mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi hingga keluarga bencana. Metode : Jenis penelitian studi kasus (Case Study), dilakukan pengkajian dengan cara Komprehensif atau secara menyeluruh pada satu orang, dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana, serta penggunaan metode pemecahan masalah 7 langkah varney dan catatan pengembangan SOAP. Hasil : Ny”S” datang di Puskesmas Batupanga untuk memeriksakan kehamilannya dengan umur kehamilan 38 minggu 3 hari. Asuhan berlanjut sampai persalinan normal dengan melahirkan bayi laki-laki. Kemudian melakukan kunjungan nifas serta penggunaan metode kontrasepsi Ny “S” memilih KB MAL (Metode Amenore Laktasi). Simpulan : Setelah dilakukan pengkajian, perencanan, pelaksanaan dan evaluasi Asuhan Kebidanan secara Komprehensif pada Ny. N G2P1A0. Dimulai dari usia kemahilan 38 minggu 3 hari yang berjalan normal, Asuhan terus berlanjut dari persalinan dengan normal, bayi lahir normal sampai Nifas, Ny. “S” sehat dan bayi nya jga sehat, dan sampai pelayanan KB, Ny. “S” menggunakan KB MAL.
Pengaruh Pemberian Garam Iodium dan Multi Mikro Nutrient pada Ibu Hamil terhadap Status Gizi Bayi Baru Lahir di Kabupaten Majene Dina, Darmin; tini, Sulastini
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2024): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/delima.v2i1.176

Abstract

Pendahuluan:Kebutuhan gizi ibu selama hamil meningkat karena adanya perubahan fisiologis, metabolik dan anatomis, bila asupannya tidak mencukupi maka akan terjadi kekurangan zat gizi baik makro maupun mikro. Kekurangan multimikronutrien akan mempengaruhi pertumbuhan dan status anemia ibu hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian garam beryodium dan Suplemen Multi Mikronutrien pada ibu hamil terhadap kadar hemoglobin, berat badan, kadar iodium dalam urin dan luaran kehamilan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain eksperimen yang mengontrol beberapa variabel non-eksperimental dan terdapat kelompok kontrol sebagai kelompok pembanding untuk memahami pengaruh perlakuan. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen acak dimana 200 ibu hamil dijadikan sebagai sampel penelitian. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan atau peningkatan yang signifikan pada kadar Hb (p=0.006; <0.000; <0.000), berat badan (p=0.001; <0.000; <0.000), kadar iodium (<0.001; <0.001; <0.001 ), berat badan dan panjang badan bayi (p=(<0.001; <0.001) dan lingkar tubuh (p=<0.001; 0.044; <0.001) antara kelompok yang diberi garam beryodium dan MMS dengan kelompok yang diberi MMS. Penelitian ini pada kelompok ibu hamil yang mendapat intervensi garam beryodium dan MMS, rata-rata terjadi peningkatan atau perubahan kadar HB, kadar iodium, berat badan ibu, berat badan bayi serta panjang dan lingkar perut dibandingkan dengan yang mendapat MMS. bagi ibu hamil adalah dengan rutin menjaga asupan nutrisi selama hamil terutama mengkonsumsi garam beryodium dan MMS yang bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya Kata kunci: Wanita hamil ; Garam Yodium; Suplemen Nutrisi Multi Mikro
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny ‘’R’’ dengan Multigravida di Puskesmas Pekkabat Tanggal 11 Oktober s.d 24 November 2022 Haerani, Haerani; Dina, Darmin; Farida, Farida
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2024): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/delima.v2i1.177

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan Data target sasaran PWS-KIA di Puskesmas pekkabata Kabupaten Polewali, pada tahun 2021 ANC K1 sebanyak 250 jiwa (85,92%) sedangkan ANC K1 pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 255 jiwa (90,2.%). Untuk tahun 2021 ANC K4 180 jiwa (80,2%) sedangkan pada tahun 2022 ANC K4 meningkat menjadi sebesar 220 jiwa (93,58%). Tahun 2021, INC 259 jiwa (91%) sedangkan INC pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 376 jiwa (95,96%). Pada tahun 2021, PNC sebanyak 355 jiwa (82,9%,) sedangkan tahun 2022 PNC mengalami peningkatan sebanyak 388 jiwa (90,62%). Pada tahun 2021 Bayi sebanyak 359 jiwa (87,4%) dan Bayi pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 388 jiwa (93,55%). Pada tahun 2021 KB aktif sebanyak 3254 jiwa (67,1%), sedangkan pada tahun 2022 KB aktif sebanyak 3296 jiwa (76,19) dari KB aktif 2014 dan 2021 meningkat ke (67,1) menjadi (76,19). (PWS-KIA Puskesmas Pekkabata ( 2021-2022). Tujuan penelitian ini yaitu mampu memberikan Asuhan Kebidanan secara continuity of care (COC) pada Ny “R” untuk mendeteksi dini kondisi ibu sejak hamil sampai dengan KB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ny “R” datang memeriksakan kehamilannya untuk mengetahui perkembangan janinnya dengan UK : 39 minggu 1 hari. Penatalaksanaan KIE tanda bahaya kehamilan, tanda-tanda persalinan. Asuhan terus berlanjut sampai persalinan normal, bayi perempuam lahir segera menangis asuhan berlanjut sampai nifas dan pelayanan KB. Kesimpulan: Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.R berlangsung normal tanpa penyulit
Studi Kasus : Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny “I” di Puskesmas Pekkabata Polewali Mandar Ariani, Ariani; Haerani , Haerani; Nurinah, Nurinah
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2024): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/delima.v2i1.178

Abstract

Latar belakang : Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah pemeriksaan yang dilakukan secara rinci, menyeluruh, dan berkesinambungan pada ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir yang diharapkan dapat mengurangi kematian maternal yang menjadi salah satu permasalahan terbesar di dunia saat ini (Media Centre WHO 2016). Sulawesi Barat sebagai salah satu Provinsi yang ada di Indonesia dengan jumlah kematian ibu sebanyak 49 kasus pada tahun 2019 dan mengalami penurunan sebanyak 46 kasus pada tahun 2020. Salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk tertinggi yakni Kabupaten Polewali Mandar dengan jumlah kasus kematian sebanyak 12 kasus pada tahun 2019 dan menjadi penyumbang tertinggi di antara kasus lain. Oleh karna itu, peneliti tertarik melakukan asuhan kebidanan komprehensif dislah satu puskesmas, wLupun bersadarkan data dari rekam medis puskesmas tersebut, AKI hanya 2 kasus pada tahun 2021. Namun, puskesms pekkabata memiliki sasaran KIA yang tinggi. Tujuan : memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny “I” Di Puskesmas Pekkabata Dilakukan Pada Tanggal 19 September-26 November 2022. Metode : penelitian ini dilakukan dengan menggunakan continutity of care (COC) atau asuhan komprehensif yang dilakukan dengan memantau kehamilan sampai KB dengan kasus permasalahan. Dalam kasus permasalahan atau kasus terhadap Ny “I” peneliti menggunakan asuhan kebidanan berupa 7 langkah varney, SOAP dan ditunjang menggunakan catatan perkembangan. Subjek studi kasus : peneliti ini seluruh ibu hamil trimester III (Usia kehamilan 34 minggu sampai dengan 42 minggu) di wilayah Puskesmas Pekkabata. Hasil penelitian : Ny “I” datang ke puskesmas Pekkabata untuk memeriksa kehamilanya dengan umur kehamilan 36 Minggu 6 hari. Asuhan berkelanjutan sampai persalinan normal dengan melahirkan bayi perempuan, kemudian kunjungan nifas dilakukan serta penggunaan alat kontrasepsi Ny “I” memilih KB Implant tapi akan memakainya setelah satu bulan selesai melahirkan.
Kapabilitas Maternal dan Peran Bidan dalam Penguatan Kesehatan Anak Menghadapi Dampak Perubahan Iklim: Perspektif Ibu di Yogyakarta Nurunniyah, Siti; Paramita, Dyah Pradnya; Sator, Patricia; Hendriani Dwi Astusi, Heni; Vidya Deviana, Eka
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2026): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perubahan iklim menyebabkan perubahan lingkungan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan anak. Kemampuan ibu dapat memengaruhi sikap ibu terhadap peningkatan kesehatan dan mengurangi kerentanan anak terhadap penyakit, termasuk yang disebabkan oleh perubahan iklim. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi ibu tentang kapabilitas maternal dan peran bidan dalam menghadapi perubahan iklim untuk meningkatkan kesehatan anak. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara semi terstruktur pada delapan ibu balita. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Analisis data menghasilkan tiga tema utama, yaitu pengetahuan, sikap, dan kapabilitas maternal ibu dalam meningkatkan kesehatan anak menghadapi perubahan iklim. Selain itu, ditemukan dua belas subtema, meliputi pemahaman tentang definisi dan fenomena perubahan iklim, dampaknya terhadap kesehatan anak, upaya antisipasi dan penanganan dampak, otonomi dalam pengambilan keputusan, penerapan peran gender normatif, efikasi diri ibu, kesehatan fisik dan mental, dukungan sosial, manajemen waktu, serta peran bidan dalam mendukung ibu menghadapi perubahan iklim. Kesimpulan: Ibu di Indonesia memiliki perspektif bahwa kapabilitas maternal mereka dan peran bidan mempengaruhi sikap mereka dalam meningkatkan kesehatan anak mereka menghadapi perubahan iklim.
Workplace Stress And Pregnancy Complications: A Cross-Sectional Study Among Working Pregnant Women Santi, Lara; Andini, Hanny Yuli; Rochmawati
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2026): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Workplace stress during pregnancy contributes to adverse maternal-fetal outcomes, including preterm birth, low birth weight, and pregnancy-induced hypertension. Limited research has examined this relationship in the Indonesian population. Objective: This study examined associations between workplace stress levels and pregnancy complications among working pregnant women. Methods: Cross-sectional study involving 160 pregnant women in urban Indonesia using the Work Stress Assessment Scale (WSAS), Pregnancy Experience Scale (PES), and comprehensive demographic questionnaires. Multivariable logistic regression analyzed relationships between workplace stress and pregnancy complications, adjusting for demographic and environmental factors. Results: Participants had an average work stress score of 79.52±11.87, pregnancy experience score of 81.88±11.84, and lifestyle and work environment factors of 80.04±11.60. There was a strong positive correlation between all work stress variables (r=0.8180.961, p<0.001). Work stress was significantly associated with pregnancy complications in the initial model (OR=0.077; 95% CI: 0.031-0.190; p<0.001); however, the OR below 1.0 likely reflects healthy worker survivor bias rather than a true protective effect. Work stress lost statistical significance in the final model (OR=0.500; p=0.325) after inclusion of lifestyle and work environment factors, which emerged as the sole independent predictor (OR=0.080; 95% CI: 0.0180.349; p=0.001). Conclusions: While initial models showed significant associations between work stress and pregnancy complications, the final model indicated that concrete work environment factors—such as working hours, rest periods, and physical hazards—were the dominant predictors, mediating the perceived stress-complication relationship. The counterintuitive OR direction and the loss of significance for work stress in the fully adjusted model highlight important methodological limitations of the cross-sectional design. Healthcare providers should incorporate occupational exposure assessment into routine antenatal care, with emphasis on modifiable working conditions.
Terapi Bermain Story Telling Efektif Menurunkan Kecemasan Dental Anak Usia Prasekolah (3–6 Tahun) di RSKD Gigi dan Mulut Makassar inaina, Nurnainah; Novianty, Natasha; Aulia, Taskia
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2026): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan dental pada anak usia prasekolah (3–6 tahun) merupakan hambatan utama dalam pelayanan kesehatan gigi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi bermain story telling terhadap penurunan tingkat kecemasan dental anak usia prasekolah di RSKD Gigi dan Mulut Makassar. Desain pre-experimental one group pretest–posttest dengan consecutive sampling melibatkan 31 responden usia 3–6 tahun. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner Preschool Anxiety Scale yang dimodifikasi menjadi 15 item kecemasan dental, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Intervensi berupa terapi bermain story telling berbasis video animasi berdurasi 10–15 menit sebelum perawatan gigi. Hasil menunjukkan 30 dari 31 anak mengalami penurunan kategori kecemasan (Z = −5,203; p<0,001; effect size r = 0,93). Temuan ini mengonfirmasi efektivitas story telling sebagai intervensi nonfarmakologis yang direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam standar pelayanan pedodontia.
Studi Etnomedisin Penggunaan Tanaman Obat untuk Perawatan Pasca Melahirkan pada Suku Madura di Kelurahan KandangjatinKulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo Alfi, Nur Mufidah; Ekasari, Tutik; Ermawati, Iit
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2026): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan pada masa nifas bertujuan untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati komplikasi pada ibu nifas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikis ibu dan bayi. Perawatan pasca melahirkan dapat menggunakan obat tradisional. Penelitian dilakukan pada suku Madura di Desa Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo untuk mengumpulkan data pemanfaatan tanaman obat untuk perawatan nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep sehat dan sakit menurut suku Madura di Desa Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Hal ini juga bertujuan untuk mengetahui tumbuhan obat yang banyak dimanfaatkan, cara pengolahannya, dan cara pemanfaatan obat tradisional untuk perawatan nifas di Desa Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Metode dalam penelitian ini yaitu wawancara bebas, terbuka, dan mendalam yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan Relative Frequency of Citation (RFC) dan Family Importance Value (FIV), kemudian hasilnya ditampilkan dalam bentuk grafik, tabel, dan diagram disertai dengan uraian penjelasan. Penelitian menemukan 37 responden yang memberikan informasi mengenai 15 spesies tanaman yang termasuk dalam 8 famili. Tanaman yang paling banyak digunakan adalah kunyit (Curcuma longa Linn). Cara pengolahan tanaman obat yang paling banyak digunakan adalah dengan diparut. Sementara itu, cara penggunaan yang paling sering dilakukan adalah dengan cara diminum