cover
Contact Name
Frizqa Ervina
Contact Email
jurnal.maras@gmail.com
Phone
+6281918012232
Journal Mail Official
jurnal.maras@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnal.maras@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 2987811x     EISSN : 2987811x     DOI : https://doi.org/10.60126/maras
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. MARAS welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Fauzan, Muhammad; Qolbi, Muhammad Fatih; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.529

Abstract

Matematika merupakan ilmu dasar yang berkembang pesat. Dengan adanya kemajuan di zaman sekarang, peserta didik diyakini akan mampu menyikapinya dengan berbagai sikap kritis, kreatif, dan memahami pentingnya matematika dalam kehidupannya.  Topik dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran matematika di sekolah dasar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan secara lebih mendalam tentang pembelajaran matematika di sekolah dasar menggunakan model Prolem Based Learning yang berdasar pada landasan-landasan teori. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi pustaka. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengkaji artikel dan jurnal ilmiah secara mendalam. Hasil penelitian ini adalah deskripsi berkembangnya ide-ide baru dari teori tentang pembelajaran matematika di sekolah dasar menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sangat penting bagi guru untuk menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning agar pembelajaran matematika di SD menjadi lebih kreatif dan bermakna.
Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Mata Pelajaran Bahasa Inggris di Kelas 5 Darmastuti, Awit Mangesti; Sari, Novita Erliana; Novarina, Fitriana
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Inggris di kelas 5 SDN Putat 01 melalui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan model Problem Based Learning (PBL). Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya peserta didik yang kesulitan memahami materi pembelajaran, yang berpengaruh pada hasil belajar mereka. Pendekatan CRT mengintegrasikan konteks budaya peserta didik ke dalam proses pembelajaran, menciptakan lingkungan yang inklusif dan relevan dengan latar belakang budaya siswa. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test design. Data diperoleh melalui tes kognitif dan observasi psikomotorik selama dua siklus tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CRT dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Rata-rata nilai kognitif peserta didik meningkat dari 72 pada pre-test menjadi 94,6 pada post-test, dengan seluruh peserta didik mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu, keterampilan peserta didik juga meningkat dalam sesi tanya jawab, presentasi, dan pengerjaan LKPD. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan CRT yang mengaitkan budaya lokal dengan materi pelajaran dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, disarankan untuk menerapkan pendekatan CRT di kelas-kelas lain untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan konteks budaya siswa.
Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Adib, Muhammad Faisa; Norsanti, Tri Ratna; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.535

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran penting yang memiliki peran besar dalam membangun kemampuan berbahasa peserta didik. Dengan kemajuan zaman, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan keterampilan kritis, kreatif dan komunikatif dalam penggunaan bahasa Indonesia. Topik dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan secara lebih mendalam tentang pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar menggunakan model Prolem Based Learning (PBL) yang berdasar pada landasan-landasan teori. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi pustaka. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengkaji artikel dan jurnal ilmiah secara mendalam. Hasil penelitian ini adalah deskripsi berkembangnya ide-ide baru dari teori tentang pembelajaran matematika di sekolah dasar menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Dapat disimpulkan bahwa sangat penting bagi guru untuk menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) agar pembelajaran Bahasa Indonesia di SD menjadi lebih efektif dan efisien.
Hubungan Karakteristik Ibu dengan Komplikasi Persalinan di Provinsi Lampung Elmeida, Ika Fitria; Nurlaila, Nurlaila; Nurchairina, Nurchairina
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.537

Abstract

Komplikasi persalinan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara karakteristik ibu, seperti usia, paritas, status gizi, pendidikan, dan akses terhadap layanan kesehatan, dengan komplikasi persalinan di Provinsi Lampung pada tahun 2024. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data ibu hamil yang mengalami komplikasi persalinan dan mengidentifikasi faktor-faktor karakteristik ibu yang berpengaruh terhadap kejadian tersebut. Hasil penelitian didapatkan bahwa karakteristik ibu yang meliputi usia, paritas, status gizi, pendidikan, dan akses terhadap layanan kesehatan memiliki hubungan yang signifikan dengan komplikasi persalinan di Provinsi Lampung. Ibu yang berusia di luar rentang usia optimal, memiliki paritas tinggi, status gizi buruk, pendidikan rendah, dan terbatas akses ke layanan kesehatan, memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi persalinan.
Peran dan Tantangan Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Pembiayaan Kendaraan Bermotor Syariah (Joint Financing BSI Oto) Hayati, Mardia; Hermawan, Juanda; Iqbal, Mohd
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.539

Abstract

Pembiayaan kendaraan bermotor (BSI OTO) ialah salah satu produk pembiayaan yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) yang bersistem murabahah dengan basis syariah. Tujuan utama adanya pembiayaan kendaraan bermotor (Joint Financing BSI OTO) adalah untuk memudahkan masyarakat memiliki kendaraan syariah. Melalui sistem pembiayaan ini, BSI memberikan solusi yang sesuai dengan prinsip syariah yang memastikan transaksi dilakukan secara transparan dan adil bagi kedua belah pihak. Peran marketing sangat penting dalam meningkatkan penjualan produk ini, dimana marketing bertanggung jawab tidak hanya untuk menjual, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang keunggulan sistem pembiayaan syariah dibandingkan dengan sistem konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tantangan marketing dalam meningkatkan penjualan produk pembiayaan kendaraan bermotor syariah melalui skema Joint Financing BSI OtO. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Duri Hangtuah I Bengkalis.
Study of The Role and Function of Agricultural Extension Institutions on Agricultural Development Hamadal, Rusdi; Umar, Muhammad Agus; Tarwoyo, Tribudi Prihatini
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.543

Abstract

The role and function of the agricultural extension service for agricultural development which includes services, center of communication, center of institutional development and center of partnership development and the function of extension services as program planning and preparation, provision and dissemination of information, human resource development, administrative structuring and functions evaluation were less optimal. The lack of quantity and quality of agricultural (plantations), extension agents had lack of training along with agricultural (plantations) extension workers, there was a policy of transition from agricultural (plantations) extension workers to food extension workers. Agricultural (plantation) development also seen from economic growth, community welfare, and the increase in plantation production. The decline in production results in several commodities namely cloves, rubber, cocoa and coffee based on data from the statistical center since 2019 to 2022 in Bulukumba regency.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Putri, Gladistiana Syawal Dinah Senida; Rahmah, Ilma Aulia; Janah, Vina Rodhatul; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.544

Abstract

Dengan penekanan pada bagaimana meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan antusiasme siswa untuk belajar, penelitian ini berupaya menyelidiki penggunaan paradigma pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini menunjukkan perubahan kebutuhan pendidikan di abad ke-21, di mana berpikir kritis dan pemecahan masalah adalah dua kemampuan penting yang tidak dapat dikembangkan oleh model pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru. Untuk memeriksa penelitian dan hipotesis sebelumnya mengenai kemanjuran PBL di sekolah dasar, penelitian ini menggabungkan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan metodologi tinjauan pustaka. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa PBL meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, membuat mereka termotivasi untuk belajar, dan mendorong partisipasi mereka dalam pemecahan masalah kelompok. PBL juga berperan dalam mengembangkan keterampilan sosial melalui interaksi kelompok dan diskusi. Namun, penerapan PBL menghadapi tantangan seperti kesiapan guru, keterbatasan waktu, dan sumber daya. Menurut temuan penelitian, PBL dapat berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar anak sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi hambatan di masa mendatang jika guru terlatih dengan baik, memiliki akses ke sumber daya yang cukup, dan bekerja sama dengan orang tua.
Penggunaan Media Game Interaktif Sociopoly Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMAN 1 Pandeglang Hatta, Muhammad Sukarno; Azzahra, Tifani Shofa; Salsabilla, Sekar; Pahlevi, Muhammad Rabih; Rachmadi, Maulana Fikri; Survani, Rifki
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.545

Abstract

Pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi setiap individu. Tujuan mendasar dari pendidikan adalah untuk membekali orang-orang dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka perlukan untuk sukses di dunia saat mereka melangkah maju. Definisi umum dari pendidikan adalah tindakan mewariskan informasi, praktik, dan nilai-nilai yang telah dihargai dan digunakan di masa lalu kepada generasi berikutnya. Dari pengajaran hingga pembelajaran, pendidikan menjadi proses yang berkelanjutan. Pengajaran dan pembelajaran di kelas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ketercapaian tujuan pendidikan. Guru dan siswa memainkan peran penting dalam kemampuan kelas untuk mendorong pembelajaran yang efektif. Agar siswa dapat terlibat, bersemangat, dan terdorong untuk dapat belajar dan mencapai hasil yang baik, guru perlu mengetahui cara untuk membangkitkan motivasi belajar siswa. Salah satunya adalah dengan menggunakan media pembelajaran secara maksimal. Peneliti menggunakan media pembelajaran Sociopoly untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam penelitian ini. Dengan mengaitkannya dengan teori interaksi simbolik yang dikembangkan oleh Herbert Blumer berdasarkan pemikiran George Herbert Mead, interaksi sosial dibangun melalui penggunaan simbol-simbol bermakna yang memengaruhi perilaku individu dalam kelompok sosial tertentu (Blumer, 1969). Dari teori tersebut memberikan makna pembelajaran untuk siswa saat digunakan media berupa Sociopoly. Sehingga dikatakan bahwa media pembelajaran Sociopoly dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Pandeglang.
Penguatan Pendidikan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa di Sekolah Dasar Rahmah, Yunita; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya penguatan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa di tingkat sekolah dasar, yang merupakan aspek krusial dalam menciptakan generasi yang berkualitas. Pemilihan topik ini didasari oleh menurunnya nilai moral dan meningkatnya perilaku tidak disiplin di sekolah dasar, yang mencerminkan rendahnya kesadaran akan pentingnya sikap disiplin dan tanggung jawab dalam masyarakat. Hal ini menjadi tantangan besar di era Revolusi Industri 4.0, di mana keterampilan karakter yang kuat sangat dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai buku, artikel, dan sumber literatur terkait. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendidikan karakter yang melibatkan pembiasaan, teladan, dan dukungan dari lingkungan sekolah dapat secara efektif meningkatkan disiplin dan tanggung jawab siswa. Peran guru, orang tua, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang mendukung pembentukan karakter ini. Pendidikan yang tidak hanya menekankan teori tetapi juga praktik langsung dapat membantu siswa menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan yang konsisten memungkinkan siswa menjadi individu yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki dasar moral yang kokoh. Dengan pendidikan karakter yang terfokus, siswa akan siap menghadapi tantangan global dan berperan sebagai agen perubahan yang positif bagi bangsa. Temuan ini menekankan pentingnya kerjasama dari berbagai pihak dalam proses pendidikan karakter untuk mencapai hasil yang maksimal.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Menggunakan Model Problem Based Learning pada Siswa Sekolah Dasar Naufal, Muhammad; Sa’adah, Muna; Rahmawati, Ida; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya keterampilan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan abad ke-21, yang membutuhkan metode pembelajaran inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan berkontribusi pada penguatan kemampuan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah siswa. Selain itu, model ini juga meningkatkan hasil belajar siswa melalui pendekatan yang interaktif dan kontekstual. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya yang dapat diatasi dengan strategi tertentu, seperti pelatihan guru dan penyesuaian waktu pembelajaran. Kesimpulannya, PBL merupakan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan.