cover
Contact Name
Muhardila Fauziah
Contact Email
jurnalpgsdindonesia2@upy.ac.id
Phone
+6285263447663
Journal Mail Official
jurnalpgsdindonesia2@upy.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Gedung UNIT 2, FKIP Universitas PGRI Yogyakarta Jl. PGRI II No.232, Sonosewu, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal PGSD Indonesia
ISSN : "2443165     EISSN : "2549477     DOI : 10.250121/jpgsdi
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal PGSD Indonesia bertujuan untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui artikel penelitian ilmiah yang dilaksanakan oleh mahasiswa, dosen, dan peneliti melalui kajian dari artikel review (meta analisis) sebagai upaya memperkaya ilmu pengetahuan di bidang pendidikan dan pengajaran di pendidikan dasar. Jurnal ini mencakup artikel penelitian asli, artikel review (meta-analisis), atau review sistematis termasuk, namun tidak terbatas pada bidang ke ilmuan: Matematika Bahasa Indonesia IPA IPS Pkn Pendidikan Agama Pendidikan Olahraga Manajeman Pendidikan Media Pembelajaran Dan Teknologi Pendidikan Pendidikan Musik Pendidikan Tari Dan Drama Ekstrakurikuler Pada Pendidikan Dasar. Pendidikan Lingkungan Hidup Seluruh Bidang Keilmuan Yang Berhubungan Dengan Ke SD-An
Articles 163 Documents
MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DALAM PEMBELAJARAN IPS Anis Miarti; Ahmad Agung Yuwono Putro
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar IPS melalui modelpembelajaran Make A Match pada siswa kelas III di SD N Wirokerten Banguntapan Bantul. Penelitianini dilakukan di SD N Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta tahun pelajaran 2017/2018.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan,pelaksanaan, observasi, dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD NWirokerten yang berjumlah 39 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan.Objek penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Make A Match untuk meningkatkanprestasi belajar IPS. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara,dokumentasi, dan tes. Analisis data yang diperoleh dengan cara menghitung persentase ketuntasanbelajar siswa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar dalampembelajaran IPS pada siswa kelas III SD N Wirokerten Banguntapan Bantul melalui modelpembelajaran Make A Match. Hal tersebut dapat diketahui dari persentase ketuntasan belajar siswapada pra siklus 30,76% dengan kategori Kurang, siklus I persentase ketuntasan belajar 48,72%dengan kategori Cukup Baik, siklus II persentase ketuntasan belajar 82,05% dengan kategori SangatBaik.
MENINGKATKAN PRESTASI MATEMATIKA MENGGUNAKAN MEDIA TULANG NAPIER PADA SISWA KELAS III SD N SEMBUNGAN Bayu Kesuma; Niken Wahyu Utami
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SD pada mata pelajaranMatematika dan khususnya dalam materi operasi hitung perkalian menggunakan media pembelajaran TulangNapier.Penelitian dilakukan di SD N Sembungan semester I tahun 2017/2018 Bangunjiwo Kasihan Bantuldengan subjek penelitian seluruh siswa kelas III yang berjumlah 32 siswa. Jenis penelitian ini adalahpenelitian tindakan kelas. Prosedur dalam penelitian ini yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi(4) refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi catatan lapangan,wawancara, dan tes prestasi. Analisis menggunakan nilai rata rata dan persentase ketuntasan hasil setiapsiklus.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Penggunakan media tulang napier dapat meningkatkanproses keterlaksanaan pembelajaran, dapat dilihat dengan persentase observasi keterlaksanaan pembelajaranpada siklus I 71,88% dan meningkat pada siklus II menjadi 94,28%. (2) Penggunaan Tulang Napier dapatmeningkatkan prestasi belajar matematika, hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata siswa sebelum dilakukantindakan adalah 68,59 dengan persentse ketuntasan 62,5% setelah dilaksanakan tindakan siklus I rata-ratanilai meningkat menjadi 76,67 dengan ketuntasan mencapai 71,88%. dan pada siklus II nilai rata-rata siswameningkat menjadi 84,48 dengan ketuntasan mencapai 90,63 %.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE PADA SISWA KELAS III SD TLOGO TAMANTIRTO KASIHAN BANTUL Dian Faisyal; Selly Rahmawati
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dengan menggunakanmodel pembelajaran kooperatif tipe Word Square pada mata pelajaran PKn kelas III Sekolah DasarTlogo.Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas III SD Tlogo yang beralamat di jalan DesaTegal Rejo, Tamantirto, Kasihan, Bantul dengan jumlah 31 orang siswa, terdiri dari 16 siswa laki-lakidan 15 siswa perempuan. Dalam penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Setiapsiklus terdiri dari empat tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, catatan lapangan,dan tes. Hasil penelitian dilakukan dengan tes dimana tes tersebut digunakan untuk mengukurpresentase prestasi belajar siswa dan teknik analisis data menggunakan presentase ketuntasan prestasibelajar siswa.Hasil penelitian dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Word Squarepada mata pelajaran PKn kelas III Sekolah Dasar Tlogo dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatanprestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan presentase ketuntasan belajar siswa, daridata nilai pada pra siklus siswa yang telah mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu sebanyak 15siswa atau 48,38%, sedangkan siswa yang mendapatkan nilai di bawah kriteria ketuntasan minimalsebanyak 16 siswa atau 51,61%. Pada siklus I nilai tes evaluasi siswa yang telah mencapai kriteriaketuntasan minimal yaitu sebanyak 16 siswa atau 51,61%, sedangkan siswa yang mencapai kriteriaketuntasan minimal sebanyak 15 siswa atau 48,38%. Sedangkan pada siklus II seluruh siswa telahmencapai kriteria ketuntasan minimal dimana, siswa yang telah mencapai ketuntasan nilai sebanyak31 siswa atau 100% dari jumlah siswa di kelas.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER NILAI DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DALAM MATA PELAJARAN PENJASORKES PADA KELAS IV DI SD N SURYODININGRATAN I YOGYAKARTA Dwi Lestariningsih; Ari Wibowo
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter nilaidisiplin dan tanggung jawab dalam mata pelajaran Penjasorkes, peran guru penjasorkes dalampelaksanaan pendidikan karakter nilai disiplin dan tanggung jawab, dan mengetahui faktorpenghambat pelaksanaan pendidikan karakter nilai disiplin dan tanggung jawab dalam mata pelajaranPenjasorkes pada kelas IV di SD N Suryodiningratan I Yogyakarta.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2017 di SD N Suryodiningratan IYogyakarta. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif fenomenologis naturalistik. Teknikpengumpulan data yang digunakan peneliti berupa observasi, wawancara, studi dokumentasi, dancatatan lapangan. Data yang diperoleh pada penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisisdeskriptif kualitatif. Pemeriksaan keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik dantriangulasi sumber. Wawancara dilakukan pada guru penjasorkes, kepala sekolah, dan siswa kelasIVdengan tujuan untuk mendapat data berupa implementasi pendidikan karakter nilai disiplin dantanggung jawab dalam mata pelajaran penjasorkes pada kelas IV di SD N Suryodiningratan IYogyakarta.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi nilai disiplin pada perencanaan berupaRPP berkarakter dan adanya format observasi afektif. Pada pelaksanaan pembelajaran nilai disiplinberupa disiplin waktu, disiplin menegakkan aturan, disiplin menjalankan ibadah, dan disiplinmengontrol perilaku. Nilai tanggung jawab berupa berani menanggung risiko atas tindakan danucapan, memenuhi kewajiban diri, dan mengemban kepercayaan orang lain atau dapat dipercaya.Pada evaluasi berupa nilai sikap, psikomotor, kognitif, dan “flash back”.Peran guru yaitumenggunakan berbagai strategi penanaman, memenuhi tanggung jawab sebagai guru, guru sebagaiteladan, guru sebagai inspirator, guru sebagai motivator, dan guru sebagai evaluator. Faktorpenghambat pelaksanaan nilai disiplin dan tanggung jawab, yaitu dari diri siswa dan keluarga atauorang tua dengan upaya mengatasi melalui pendekatan guru dengan siswa, kerjasama guru denganwali kelas, dukungan kepala sekolah, serta kejasama dan komunikasi sekolah dan orangtua.
PERAN BIMBINGAN BELAJARGURU BAGI SISWA KELAS IV YANG MENGALAMI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA DI MI MA’ARIF PETET NGARGOSARI SAMIGALUH KULONPROGO Fajar Hariyanto
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran yang dilakukan guru dalam membimbingbelajar siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika, langkah-langkah maupun strategi gurudalam membimbing siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika, mengetahui faktor-faktorpenyebab kesulitan yang dialami oleh siswa kelas IV.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelasIV, guru pembantu serta kepala sekolah di MI Ma’arif Petet. Pengumpulan data dalam penelitian iniadalah menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakanadalah data collection, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahaandata menggunakan pengamatan yaitu dengan melakukan pengamatan untuk memenui kreadibilitasdata. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triagulasi teknil yaitu menggunakan tiga teknikpengumpulan data yaitu observasi,wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa peran bimbingan belajar gurubagi siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika yaitu meneliti penyebab kesulitan belajarsiswa, memperkirakan kemungkinan bantuan, menetapkan cara mengatasi, dan melakukan tindaklanjut. Langkah yang dilakukan maupun digunakan guru dalam mengatasi kesulitan belajarmatematika yaitu menentukan letak kesulitan belajar siswa, pengajaran remidial, memberikanmotivasi, memberikan pengulangan bahan materi berulang-ulang sampai siswa yang mengalamikesulitan belajar mampu diatasi. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar matematika yaitu faktorintern dan ekstern. Faktor intern yaitu, tingkat kecerdasan siswa rendah, sedangkan faktor eksternyaitu lingkungan keluarga tidak begitu memperhatikan kondisi belajar anak.
PERAN SENI TARI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS IA DI SD NEGERI KEPUTRAN A YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018 Henny Fitriana
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakter yang disumbangkan oleh matapelajaran seni tari Kurikulum 2013 pada siswa kelas IA semester I tahun pelajaran 2017/2018 SDNegeri 1 Keputran A Yogyakarta. (2) mendeskripsikan proses pembelajaran seni tari Kurikulum 2013tahun pelajaran 2017/2018 dalam membentuk karakter siswa kelas IA I semester 1 SD NegeriKeputran AYogyakarta.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah pembelajaran senitari Kurikulum 2013 dalam membentuk karakter siswa kelas IA semester 1 tahun pelajaran 2017/2018SD Negeri 1 Keputran A Yogyakarta. Subjek penelitian yaitu seorang guru pengampu mata pelajaranseni tari kelas IA, 28 siswa kelas IA semester 1 tahun pelajaran 2017/2018, dan seorang kepalasekolah. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan, wawancaramendalam, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik.Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) mata pelajaran seni tari Kurikulum 2013memberikan kontribusi dalam pembentukan karakter siswa kelas I A semester 1 tahun pelajaran2017/2018 SD Negeri Keputran A Yogyakarta berupa religius, jujur, disiplin, kreatif, mandiri dantanggung jawab.(2) mata pelajaran seni tari Kurikulum 2013 dalam membentuk karakter siswa kelasIA semester 1 tahun pelajaran 2017/2018 melalui materi mengenal unsur-unsur gerak yangmengintegrasikan pendidikan karakter, secara implisit pada materinya maupun pembiasaanpembiasaankegiatan positif.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS RAOS GETUN, SUMELANG, MERI, PAMBEGAN DI KELAS VI SD SENDANGSARI PAJANGAN BANTUL YOGYAKARTA (KAJIAN TERHADAP KONSEP DAN PEMIKIRAN KI AGENG SURYOMENTARAM) Herly Setiawan; Dhiniaty Gularso
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana penerapanpembelajaran berbasis rasa menyesal (raos getun), khawatir (sumelang), iri (meri), sombong(pambegan) di Kelas VI SD Sendangsari Pajangan Bantul Yogyakarta (Kajian Terhadap Konsep danPemikiran Ki Ageng Suryomentaram).Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-September 2017 di SD Negeri Sendangsari, Pajangan,Bantul. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru kelasVI B, teman sejawat guru, dan siswa kelas VI B di SD Negeri Sendangsari, Pajangan, Bantul.Pengambilan data dalam penelitian ini adalah menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis model Bogdan dan Biklen (DalamDjam’an Satori dan Aan Komariah), yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display),dan penarikan kesimpulan (conclusion drwawing)/ verifikation. Pemeriksaan keabsahan datamenggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Pemeriksaan keabsahan data menggunakantriangulasi sumber yaitu dengan menggunakan sumber data yang beragam seperti sumber data yangberasal dari guru kelas, teman sejawat guru, dan siswa. Pemeriksaan keabsahan data menggunakantriangulasi teknik yaitu menggunakan berbagai teknik dalam pengambilan data yaitu wawancara,observasi, dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa guru menerapkan pembelajaranberbasis rasa menyesal (raos getun), khawatir (sumelang), iri (meri), sombong (pambegan).Penerapan pembelajaran berbasis rasa menyesal (raos getun) dengan menanamkan kebiasaan kepadasiswa untuk bisa menyesal (raos getun) bila mendapatkan nilai yang kurang sempurna, dengan tujuanagar anak terus giat belajar dan tidak menyesal dikemudian hari. Penerapan pembelajaran berbasisrasa khawatir (sumelang) saat ada ulangan secara mendadak dan beberapa siswa khawatirmendapatkan nilai kurang sempurna, maka guru dengan mengelola atau memberi pengutan kepadasiswa apabila mempunyai rasa khawatir yang berlebih maka siswa harus percaya kepada dirinyabahwa mereka bisa mengerjakannya. Penerapan pembelajaran berbasis rasa iri (meri) denganmemberikan motivasi dan gambaran dari prestasi atau keberhasilan teman yang mendapatkan nilaiulangan sempurna, agar siswa yang lain mempunyai keinginan belajar sama untuk mendapatkan nilaiyang sempurna. Penerapan pembelajaran berbasis rasa sombong (pambegan) dengan mengelolasombong anak di saat- saat tertentu seperti siswa boleh sombong apabila mendapatkan nilai sempurna,dengan tujuan siswa yang lain termotivasi untuk giat belajar agar mendapatkan nilai sempurna.
IDENTIFIKASI KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD N SINDUADI TIMUR MLATI SLEMAN Lucia Hastiwi; Budiharti Budiharti
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soalcerita pada mata pelajaran matematika kelas V di SD N Sinduadi Timur Mlati Sleman. Penelitian iniadalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswakelas V SD N Sinduadi Timur. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi,wawancara, dan dokumentasi. Pemerikasaan keabsahan data dengan menggunakan trianggulasisumber dan trianggulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwaidentifikasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika kelas V yaitu (1) siswakesulitan dalam membuat strategi atau menentukan rencana, yaitu siswa masih mengalami kesalahandalam menuliskan rumus dan siswa tidak mengubah kalimat matematika; (2) siswa kesulitan dalammenghitung yaitu siswa masih kesulitan pada operasi hitung pembagian; (3) siswa kesulitan dalammenentukan jawaban akhir atau membuat kesimpulan.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) SISWA KELAS IV SD NEGERI AMPIH KEBUMEN TAHUN AJARAN 2017/2018 Nahrun Akbar; Wahyu Kurniawati
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan prestasi belajar IPA dengan menggunakan ModelPembelajaran Team Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Ampih KebumenJenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan menggunakan desainpenelitian Kemmis dan Mc. Taggrat yang terdiri dari: perencanaan (planning), tindakan (acting),observasi (observing), refleksi (reflecting). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yangberjumlah 20 siswa dan objek dari penelitian ini adalah “penerapan model pembelajaraan team gamestournament (TGT) untuk meningkatkan prestasi belajar IPA”. Penelitian ini dilaksanakan dalam duasiklus dengan siklus I terdiri dari dua pertemuan dan siklus II terdiri dari dua pertemuan. Instrumenpenelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes pemahaman konsep, catatanlapangan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Analisis data kualitatif terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisisdata kuantitatif menggunakan model rata-rata dan persentase.Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan modelpembelajaran Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelasIV SD Negeri Ampih Kebumen. Hal ini ditunjukkan dengan : (1) rata-rata persentase hasil ulanganharian 62,52 dengan kriteria cukup dan mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 69 dengankriteria cukup. Dan meningkat lagi menjadi 86 pada siklus II dengan kriteria sangat baik dan sudahmemenuhi indikator pencapaian dari penelitian ini sehingga peneletian dinyatakan berhasil. (2) hasilobservasi kegiatan guru pada siklus I sebesar 85% dengan kriteria sanagat baik menjadi 100% padasiklus II dengan kriteria sangat baik dan kegiatan siswa sebesar 82.5% dengan kriteria sangat baikmenjadi 95% pada siklus II dengan kriteria sangat baik.
PENERAPAN MODEL TALKING STICK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA SD KELAS III SD N 2 JAMBIDAN TAHUN AJARAN 2017/2018 Nurhidayat Ahmad Anggriyanto; Setyo Eko Atmojo
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa denganmenggunakan metode talking stick dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas III SD N 2Jambidan.Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas, model penelitian yang digunakan adalah modelsiklus oleh Suharsimi Arikunto, Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 2 Jambidan,berjumlah 24 Siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Objek penelitian adalahmotivasi belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Tehnik pengumpulan datamenggunakan metode observasi, dokumentasi dan angket.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran ilmupengetahuan alam kelas III SD N 2 Jambidan meningkat setelah diberikan tindakan pelaksanaanpembelajaran menggunakan talking stick. Pelaksanaan metode talking stick ini dilakukan di sepertigawaktu pembelajaran terakhir, sebelum mengambil kesimpulan. Rata-rata motivasi belajar siswasetelah diberi tindakan pada saat pra siklus 42 %. Setelah diadakan siklus I hasil rata-rata motivasibelajar siswa meningkat menjadi 58 %. Pada hasil siklus II hasil rata-rata kedisiplinan meningkatmenjadi 83 %.

Page 3 of 17 | Total Record : 163