cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
mgcn.sidik@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
jmia@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.pedurungan kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK
ISSN : 30327385     EISSN : 30327377     DOI : https://doi.org/10.61722/jmia.v1i2
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA) , ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV. Kampus Akademik Publising . JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum. Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus" : 90 Documents clear
PENGARUH FASILITAS KAMPUS DAN SUMBER BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UIN SUSKA RIAU Raihan Agil Fadhillah Muarif; Hasannudin Hasannudin
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.4703

Abstract

Motivasi belajar mahasiswa merupakan faktor penting dalam pencapaian akademik dan pengembangan kemampuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh fasilitas kampus dan sumber belajar terhadap motivasi belajar mahasiswa. Fasilitas kampus, yang mencakup ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, dan lingkungan yang mendukung, dianggap dapat menciptakan suasana belajar yang positif. Di sisi lain, ketersediaan sumber belajar, seperti buku, jurnal, dan akses digital, juga berperan penting dalam mendukung efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kepada mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kampus yang memadai dan ketersediaan sumber belajar yang lengkap berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar mahasiswa. Fasilitas yang baik memberikan kenyamanan dalam belajar, sementara sumber belajar yang lengkap meningkatkan minat dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan akademik. Oleh karena itu, lembaga pendidikan tinggi harus fokus pada pengembangan fasilitas dan penyediaan sumber belajar untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dan kualitas pendidikan.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP INTERAKSI SOSIAL SISWA Yulce Ketrina Karubuy; Suriyani Br Ginting; Nataline Simanjuntak; Irna Drella Br Ginting
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan efektif bagi siswa. Pembelajaran yang menyenangkan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan minat belajar dan partisipasi aktif siswa di kelas. Sementara itu, pembelajaran yang efektif berfokus pada pencapaian tujuan pembelajaran secara optimal melalui strategi yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan inovator dalam proses belajar mengajar. Guru menerapkan berbagai pendekatan kreatif, seperti penggunaan media interaktif, permainan edukatif, pembelajaran berbasis proyek, serta menciptakan suasana yang positif dan mendukung di kelas. Selain itu, guru juga secara rutin melakukan evaluasi dan refleksi untuk memperbaiki metode pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.
Struktur Kebahasaan Bahasa Indonesia Sebagai Rujukan Pengunaan Bahasa (Sintaksis) Rizkyanti Ramadhani; Rahma Ashari Hamzah; Cintia Aulia Ramadani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5026

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi utama dalam kehidupan manusia yang berfungsi untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan informasi. Dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar, diperlukan pemahaman yang mendalam terhadap kaidah-kaidah kebahasaan, salah satunya adalah aspek sintaksis. Sintaksis merupakan cabang dari ilmu linguistik yang mempelajari bagaimana unsur-unsur Bahasa mulai dari kata, frasa, klausa, hingga kalimat disusun menjadi satuan gramatikal yang memiliki makna. Dalam konteks kebahasaan Bahasa Indonesia, sintaksis memegang peranan penting sebagai rujukan dalam penyusunan kalimat yang sesuai dengan kaidah tata bahasa. Pemahaman terhadap struktur sintaksis tidak hanya penting dalam kegiatan berbahasa sehari-hari, tetapi juga dalam konteks akademik, pendidikan, jurnalistik, dan berbagai bidang lainnya yang memerlukan kejelasan serta ketepatan bahasa. Permasalahan dalam penggunaan bahasa, khususnya dalam hal struktur kalimat, masih sering ditemukan dalam berbagai bentuk tulisan maupun lisan. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap struktur sintaksis belum sepenuhnya dikuasai oleh penutur Bahasa Indonesia, baik dalam lingkungan pendidikan maupun masyarakat umum. Oleh karena itu, kajian yang mendalam mengenai struktur kebahasaan, khususnya aspek sintaksis, sangat diperlukan sebagai dasar dalam peningkatan kompetensi berbahasa. Sintaksis tidak hanya membahas tentang susunan kata, tetapi juga menjelaskan hubungan antarunsur dalam kalimat, fungsi gramatikal, jenis-jenis kalimat, serta makna yang terkandung di dalamnya. Kajian ini menjadi sangat penting untuk membantu pengguna bahasa memahami pola dan struktur yang membentuk kalimat secara sistematis dan logis. Tujuan Penelitian Menjelaskan konsep dasar sintaksis dalam Bahasa Indonesia sebagai bagian dari kajian linguistik. Menguraikan satuan-satuan sintaksis dalam Bahasa Indonesia, yaitu kata, frasa, dan klausa, beserta pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, dan contohnya.Menjelaskan fungsi-fungsi sintaksis dalam kalimat, yang meliputi subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan, lengkap dengan pengertian dan contohnya. Melalui studi ini, diharapkan pembaca dapat memperoleh pemahaman yang utuh dan sistematis mengenai struktur sintaksis dalam Bahasa Indonesia, sehingga dapat dijadikan sebagai rujukan dalam penggunaan bahasa yang efektif, efisien, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan.
Peran Organisasi Sayap Partai Politik dalam Pembinaan Generasi Muda: Studi Kasus AMPG Provinsi Lampung Kurniawan, Ira; Teki Prasetyo Sulaksono; Ana Mentari; Marsela Marsela; Ayu Nur Safitri
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5028

Abstract

Rendahnya partisipasi pemuda Indonesia dalam politik formal menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan demokrasi dan regenerasi kepemimpinan di masa depan. Penelitian ini mengeksplorasi peran strategis Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Lampung dalam membina generasi muda melalui pendidikan politik. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AMPG menerapkan strategi pembinaan melalui tiga tahap, yaitu penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan organisasi. Hal ini diimplementasikan melalui program-program seperti sosialisasi politik, pelatihan kepemimpinan, inisiatif sosial, dan koperasi anggota. Dengan demikian, AMPG tidak hanya berfungsi sebagai organ partai politik, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial, membentuk kader-kader muda yang kompetitif dan berorientasi pada pelayanan. Studi ini merekomendasikan penguatan dan perluasan inklusivitas program untuk meningkatkan keterlibatan dan representasi politik kaum muda dalam proses demokrasi di Indonesia.
Transformasi Peran Organisasi Kepemudaan Dalam Pendidikan Politik: Studi Kasus Banteng Muda Indonesia di Provinsi Lampung Nadya Mahamida; Sinta Bella Farah Kirani; Rozalia Rozalia; Teki Prasetyo; Ana Mentari
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5036

Abstract

This study aims to analyze the transformation of youth organizations’ roles in political education in Indonesia, focusing on the Banteng Muda Indonesia (BMI) organization in Lampung Province. As the youth wing of the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDI-P), BMI holds a crucial role in promoting political values, disseminating party ideology, and shaping the political awareness of the younger generation. The transformation of this role is significant to examine in light of the evolving political landscape, shifting preferences among youth, and new challenges in political communication influenced by social media and information technology. This research investigates how BMI Lampung has adjusted its approaches and strategies in political education over time. Previously, the organization's approach tended to be indoctrinative and top-down; however, it has gradually shifted towards a more participatory and dialogical model. In this new model, young cadres are empowered to engage actively in political discussions, leadership training, and community service activities. This transformation reflects not only internal organizational change but also an adaptive response to external factors such as increasing political apathy and declining public trust in political parties.
Kasus Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Perlindungan Hukum terhadap Nasabah dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Ayu Nabila Kusuma; Baidhowi Baidhowi
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5046

Abstract

Abstract. Bank Syariah Indonesia (BSI) as a sharia-based financial institution has an important role in providing banking services in accordance with Islamic principles. However, in practice, various cases involving BSI, such as service system disruptions, alleged breach of contract, and unclear customer protection, are often of public concern. This study aims to analyze cases involving BSI from the perspective of sharia economic law, with a focus on legal protection for customers. The approach used in this study is normative by examining sharia banking regulations in Indonesia, the fatwa of the National Sharia Council-Indonesian Ulema Council (DSN-MUI), and the principles of sharia maqashid that are oriented towards justice and the welfare of the people. Keywords: Bank Syariah Indonesia, Islamic economic law, customer protection, Islamic maqashid, Islamic banking regulations. Abstrak. Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai lembaga keuangan berbasis syariah memiliki peran penting dalam menyediakan layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Namun, dalam praktiknya, berbagai kasus yang melibatkan BSI, seperti gangguan sistem layanan, dugaan wanprestasi akad, serta ketidakjelasan perlindungan nasabah, sering kali menjadi perhatian publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus-kasus yang melibatkan BSI dari perspektif hukum ekonomi syariah, dengan fokus pada perlindungan hukum bagi nasabah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif dengan mengkaji regulasi perbankan syariah di Indonesia, fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), serta prinsip-prinsip maqashid syariah yang berorientasi pada keadilan dan kesejahteraan umat. Kata Kunci: Bank Syariah Indonesia, hukum ekonomi syariah, perlindungan nasabah, maqashid syariah, regulasi perbankan syariah.
Keabsahan Kripto dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah: Studi Kasus Fatwa DSN-MUI terhadap Aset Kripto Muhammad Rizieq; Baidhowi Baidhowi
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5050

Abstract

Perkembangan teknologi finansial telah menghadirkan berbagai instrumen ekonomi baru, salah satunya adalah aset kripto. Namun, legalitas dan status syariah dari aset ini masih menjadi perdebatan di kalangan ulama dan akademisi hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan aset kripto dalam perspektif hukum ekonomi syariah dengan fokus pada Fatwa DSN-MUI No. 144 Tahun 2021 serta membandingkannya dengan regulasi syariah di negara lain, seperti Malaysia dan Arab Saudi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei dan analisis statistik deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada investor Muslim, akademisi, dan praktisi ekonomi syariah di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis data sekunder dari laporan keuangan dan regulasi terkait aset kripto dalam hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju dengan keputusan DSN-MUI yang mengharamkan aset kripto sebagai alat tukar karena unsur gharar (ketidakpastian), dharar (kerugian), dan spekulasi berlebihan. Namun, terdapat sebagian responden yang mendukung kripto sebagai komoditas atau aset digital, selama memiliki dasar yang jelas dan sesuai dengan prinsip syariah. Dampak dari fatwa ini cukup signifikan terhadap keputusan investasi masyarakat Muslim di Indonesia, yang cenderung lebih berhati-hati dalam berinvestasi pada aset kripto. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan bagi regulator dan praktisi ekonomi syariah dalam merumuskan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi finansial berbasis syariah
ANALISIS KONTRIBUSI FINTECH SYARIAH TERHADAP PERKEMBANGAN UMKM DI INDONESIA Andrew Samuel Pandiangan
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5052

Abstract

Fintech syariah telah menjadi salah satu inovasi keuangan yang berperan penting dalam mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi fintech syariah dalam memperluas akses pembiayaan, meningkatkan inklusi keuangan, serta mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai faktor yang memengaruhi adopsi fintech syariah oleh UMKM, termasuk regulasi, literasi keuangan, dan kemudahan akses teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech syariah memberikan manfaat signifikan dalam menyediakan sumber pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah, terutama bagi UMKM yang kesulitan mendapatkan modal dari lembaga keuangan konvensional. Selain itu, regulasi yang mendukung dan peningkatan literasi keuangan syariah menjadi faktor kunci dalam optimalisasi peran fintech syariah bagi UMKM. Meskipun masih terdapat tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur digital dan rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap fintech syariah, penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan kebijakan yang tepat, fintech syariah dapat menjadi solusi pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM di Indonesia.
Peran Organisasi Taruna Merah Putih dalam Membentuk Generasi Muda Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Agen Perubahan di Provinsi Lampung Nugraha Gading Priandana; Susan Febriyanti; Antonia Alda Resalda; Ana Mentari; Teki Prasetyo Sulaksono
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5062

Abstract

This article reviews the contribution of the youth organization Taruna Merah Putih (TMP) in shaping the character of the young generation rooted in Pancasila values ​​in the Lampung Province. As a wing organization of the PDI Perjuangan, TMP focuses its activities on aspects of political education, leadership strengthening, and social activities to encourage the active role of youth in public and political spaces. By making Bung Karno's Trisakti the foundation of the movement namely political sovereignty, economic independence, and national personality TMP seeks to produce youth who have integrity and commitment to nationality. This study aims to analyze the strategic role of TMP in sowing Pancasila values ​​while empowering youth as agents of social transformation. The method used is descriptive qualitative with a literature study approach and participatory observation.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Nasional Generasi Z Dedek Agustianingsih; Susiba Susiba; Nabila Az-zahra; Selvia Rahma Sari
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5067

Abstract

Civic Education has a key function in building the character of the younger generation amidst the complex issues of globalisation. This research aims to explore the contribution of Citizenship Education in shaping the character of an adaptive and nationalist Generation Z. The method used is library research by analysing various accredited journals and scientific articles related to learning theory, morals, character, citizenship, and globalisation. The research process was conducted by reading, summarising, and developing the information obtained. The results show that the implementation of Civic Education that focuses on experience, ethical values and digital technology can build critical attitudes, nationalism and a sense of social responsibility among the younger generation. This research shows that an approach that suits the character of digital natives is essential to keep civic values relevant and contextualised in modern times.