cover
Contact Name
Ismail Fikri Natadiwijaya
Contact Email
tpack.ipa@uny.ac.id
Phone
+6285717351210
Journal Mail Official
tpack.ipa@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo No.1 Karangmalang Yogyakarta 5528
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TPACK-IPA (Technological Pedagogical Content Knowledge)
ISSN : -     EISSN : 30327164     DOI : https://doi.org/10.21831
Core Subject : Education,
TPACK IPA Journal is a journal managed and published by the Department of Science Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta. This journal publishes scientific works in the form of articles on empirical research results, results of systematic studies, or journal reviews in science education. The publishing procedure in this journal is peer-reviewed and applies scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal is integrating technology, pedagogy, and IPA content in its implementation in science learning, curriculum, media, technology, students, teachers, and education personnel, assessment, evaluation, development, and policies related to science subjects.
Articles 206 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN SSP IPA BERBASIS SURROGATE EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA ERUPSI GUNUNG BERAPI DAN PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA KELAS VII SMP N 2 CANGKRINGAN Rizki Arumning Tyas; Eko Widodo
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (June, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA berbasis surrogate experiential learning pada materi bencana erupsi gunung berapi terhadap penguasaan konsep IPA dan kesiapsiagaan siswa menghadapi bencana erupsi gunung berapi. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain pretest – posttest nonequivalent control group design. Sampel berjumlah 61 orang berasal dari SMP N 2 Cangkringan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Silabus, (2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan (3) Lembar Kegiatan Peserta Didik. Adapun instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Lembar Observasi Kesiapsiagaan, (2) Angket Kesiapsiagaan, dan (3) Soal pretest – posttest. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA berbasis surrogate experiential learning pada materi bencana erupsi gunung berapi terhadap penguasaan konsep IPA siswa, tetapi, tidak terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan Subject Specific Pedagogy (SSP) IPA berbasis surrogate experiential learning pada materi bencana erupsi gunung berapi terhadap kesiapsiagaan siswa menghadapi bencana erupsi gunung berapi.Kata Kunci: subject specific pedagogy, surrogate experiential learning, kesiapsiagaan, penguasaan konsep.
STUDI KASUS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU IPA SMP DITINJAU DARI ASPEK PCK (PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE) DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 CASE STUDY PEDAGOGICAL COMPETENCE SCIENCE TEACHER JUNIOR HIGH SCHOOL FROM THE ASPECT PCK (PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE) IN THE IMPLEMENTATION CURRICULUM 2013 Prasetyo, Rindy; Nurohman, Sabar; Susilowati, Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (December, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kompetensi pedagogik yang dimiliki guru IPA SMP Negeri 1 Wonosari dan SMP Negeri 8 Yogyakarta dalam implementasi kurikulum 2013 ditinjau dari aspek PCK (Pedagodical Content Knowledge), (2) proses pembelajaran IPA SMP Negeri 1 Wonosari dan SMP Negeri 8 Yogyakarta dalam implementasi Kurikulum 2013 ditinjau dari aspek PCK (Pedagodical Content Knowledge). Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, sekolah yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan melalui purposive sampling, subjek penelitin ini adalah satu guru IPA SMP N 8 Yogyakarta, dan SMP N 1 Wonosari. Tahap analisis data menggunakan Model Miles and Huberman. Tahap-tahap penelitian ini meliputi tahap reduksi data (data reduction), display data (data display), dan verifikasi (conclution). Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi proses pembelajaran yang berupa aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam kelas yang terdiri atas kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup dalam pelaksanaan pembelajaran, lembar analisis rencana pelaksaan pembelajaran (RPP), dan lembar wawancara guru IPA. Hasil penelitian studi kasus kompetensi pedagogik yang dimiliki guru IPA di SMP Negeri 1 Wonosari dan SMP Negeri 8 Yogyakarta dalam implementasi Kurikulum 2013 ditinjau dari aspek PCK (Pedagodical Content Knowledge): (1) curricular knowledge: dalam merencanakan pembelajaran, guru IPA membuat sendiri RPP kurikulum 2013 dan disesuaikan dengan sekolah dan peserta didik, knowledge of understanding of science: kemampuan guru IPA belum memfasilitasi dalam memahami kesulitan siswa yang mengacu pada pengetahuan mereka terhadap konsep ilmu yang ditemui siswa, knowledge of instructional strategic: kemampuan guru sudah menuntun siswa untuk mencari tahu (discovery learning) dan mengembangkan kreativitas, knowledge of assessment: guru IPA mampu mengukur aspek perilaku, kognitif/pengetahuan dan aspek dan psikomotorik/keterampilan berdasarkan content materi IPA, namun dalam aspek menilai perilaku siswa masih terkendala, (2) pembelajaran IPA berbasis pendekatan science process skills serta penyampaian tujuan pembelajaran sesuai berdasarkan content materi IPA, guru IPA memfasilitasi siswa untuk menalar dan memecahkan masalah, guru tidak memfasilitasi kemampuan siswa dalam menghasilkan ide gagasan.Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Kurikulum 2013, PCKAbstractThe aims of this research are to identify: (1) Science teacher pedagogical competence SMP N 1 Wonosari and SMP N 8 Yogyakarta in the implementation of curriculum 2013 is reviewed from aspect PCK (Pedagogical Content Knowledge), (2) science learning process in the implementation of curriculum 2013 is reviewed from aspect PCK (Pedagogical Content Knowledge).This research is a case study, the school used in this research was determined by purposive sampling, and the subject of this experiment is science teacher SMP N 1 Wonosari and SMP N 8 Yogyakarta. Data analysis stage using the model of Miles and Huberman. The stages of this research include data reduction, data display, conclusion. The research instrument used in the form of learning process observation sheet form of the activities of teachers and students in classroom activities consisting of preliminary activities, core activities, and closing activities the implementation of learning, learning sheet analysis lesson plan , and science teacher interviews.The result of a case study pedagogical competence a science teacher SMP N 1 Wonosari and SMP N 8 Yogyakarta in the implementation of curriculum 2013 is reviewed from aspect PCK (Pedagogical Content Knowledge): (1) curricular knowledge: in lesson plan, science teacher create their own lesson plans curriculum 2013 and adjusted to the school and students, knowledge understanding of science:science teacher did not facilitate ability to understand the difficulties students on their knowledge science concepts, knowledge of instructional strategic: the ability of teacher has led students to discovery learning and develop creativity, knowledge of assessment: science teacher can measure aspect behavior, knowledge/skills, and aspects of cognitive/psychomotor based content science, but the aspect of assessing students behavior is still constrained. (2) learning science based approach to science process skills and delivery of appropriate learning objectives based on the content of material science, science teacher facilitates students to reason and solve problems, but does not facilitate student’s ability to generate ideas.Key words: Curriculum 2013, PCK, Pedagogical Competence
PENGEMBANGANMODUL IPABERBASISMODELPROJECT BASED LEARNINGPADA POKOKBAHASAN PERUBAHAN BENDA-BENDA DI SEKITAR KITA UNTUKMENUMBUHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTADIDIK SMPKELAS VII Syahrul Hudda, Karina; Rosana, Dadan; Widhy Hastuti, Purwanti
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitianinibertujuan   menghasilkanmodulIPAberbasismodelPjBLpadapokokbahasanPerubahan Benda-bendadiSekitarKitayangvaliduntukmenumbuhkan keterampilanberpikirkritispesertadidik  serta mengetahuiefektivitasmodulIPA untukmenumbuhkanketerampilanberpikirkritispesertadidik,salahsatu topik dalam pokok bahasaniniadalahperubahanmateridalam pembuatanbatik tancep.Penelitianpengembanganmodul IPA inimenggunakanmodel4Dyangmeliputi tahapdefine (pendefinisian),design (perencangan),develop (pengembangan),dandisseminate(penyebaran).Subjekdalam penelitianiniadalah24pesertadidikkelasVII H SMPN1 Wonosari.Instrumenyang digunakanpadapenelitian inimeliputiangketvalidasimodulIPA,lembar observasiketerlaksaanpembelajaran,angketresponpesertadidik,lembarobservasiketerampilanberpikirkritis, soalberpikirkritispadamodulIPA,dansoalpretest-posttest.Datayangdiperolehadalahdatakelayakanmodul IPA yang  dikonversikan ke dalamskala  likert empat poin, persentase, gain  score dan uji signifikansi t-test berkorelasiuntuk mengetahuipertumbuhanketerampilanberpikirkritis. Hasildaripenelitiandanpengembangan berupamodulIPAberbasismodelPjBLpadapokokbahasanPerubahanBenda-bendadiSekitarKita.Penilaian ahlidan responpesertadidik terhadapmodulIPAsecarakeseluruhanmemperolehnilaiAdengankategorisangat baik.Modulinidapatmenumbuhkanketerampilanberpikirkritispesertadidik SMPkelasVIIsecarasignifikan setelah diujitberkorelasi.Hasilpenilaiandidukungolehpertumbuhanketerampilanberpikirkritisdarilembar observasisebesar19,70%, kemudianmelaluisoalpadamodulIPAdiperolehnilaipertumbuhansebesar17,13%. Sedangkanmelaluisoalpretest-posttestdenganperhitungangain scoremenunjukkanangka0,54yang termasuk dalamkategorisedang. Katakunci:Modul IPA, ProjectBased Learning,keterampilan berpikir kritis,batiktancep
PEMAHAMAN NATURE OF SCIENCE (NOS) PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN KOTA YOGYAKARTA DITINJAU DARI TINGKAT KEFAVORITAN SEKOLAH Linda Anggi Febri Yani; Eko Widodo; Sabar Nurohman
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (May, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman tiap aspek Nature of Science (NOS) pada siswa kelas VIII di SMP Negeri di Kota Yogyakarta ditinjau dari tingkat kefavoritan sekolah dan mengetahui rangking pemahaman Nature of Science (NOS) pada siswa kelas VIII SMP Negeri di Kota Yogyakarta ditinjau dari tingkat kefavoritan sekolah.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survei. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah enam sekolah negeri yang terdiri dari 1.524 siswa kelas VIII di SMP Negeri Kota Yogyakarta tahun ajaran 2017/2018 yang diambil berdasarkan nilai input berupa rata-rata nilai pendaftaran peserta didik baru, nilai output yang berupa nilai rata-rata ujian nasional dan animo calon peserta didik. Sampel pada penelitian ini adalah 31 siswa dari tiap sekolah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis ketercapaian pemahaman aspek Nature of Science (NOS) dan uji korelasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Nature of Science (NOS) siswa dari sekolah dengan tingkat kefavoritan tinggi pada aspek sikap tergolong baik, pada aspek proses tergolong sangat kurang dan pada aspek produk tergolong kurang. Pemahaman Nature of Science (NOS) siswa dari sekolah dengan tingkat kefavoritan sedang dan rendah pada aspek proses, sikap dan produk tergolong sangat kurang. Rangking pemahaman Nature of Science (NOS) berturut-turut dari teratas yaitu sekolah dengan tingkat kefavoritan tinggi, sedang dan rendah.Kata Kunci : pemahaman, nature of science (NOS), tingkat kefavoritan sekolah
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA VIRTUAL LABORATORY PADA MATERI ALAT OPTIK BERBASIS ADOBE FLASH CS4 BERPENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALISIS SISWA KELAS VIII SMP DEVELOPMENT OF SCIENCE LEARNING MEDIA VIRTUAL LABORATORY BASED ADOBE FLASH CS4 IN OPTIKAL TERM WITH INKQUIRY APPROACH TO IMPROVE ANALYTICAL THINKING ABILITY OF EIGHTH GRADE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Fatikha Rahmah; Sabar Nurohman; Asri Widowati
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kelayakan virtual laboratory berpendekatan inkuiri pada materi alat optik dalam meningkatkan kemampuan berpikir analisis siswa ditinjau berdasarkan aspek materi, aspek pembelajaran, aspek rekayasa perangkat lunak dan aspek komunikasi visual, (2) mengetahui kemampuan analisis siswa setelah menggunakan virtual laboratory pada materi alat optik, (3) Mengetahui respon siswa terhadap produk virtual Laboratory pada materi alat optik berpendekatan inkuiri untuk meningkatkan kemampuan berpikir analisis siswa SMP kelas VIII.Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau RD dengan model 4-D dengan tahapan define, design, develop,dan disseminate. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar angket validasi produk, lembar angket keterlaksanaan pendekatan inkuiri, lembar observasi kemampuan berpikir analisis, soal pretest dan postest kemampuan berpikir analisis serta angket respon siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif, untuk peningkatan kemampuan berpikir analisis dilakukan dengan gain score.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) virtual laboratory IPA pada materi Alat Optik berpendekatan inkuiri dinyatakan layak oleh validator dosen dan guru IPA dengan kategori sangat baik (A); (2) peningkatan kemampuan berpikir analisis siswa setelah menggunakan media pembelajaran virtual laboratory meningkat dengan gain score sebesar 0.60, (3) respon peserta didik  terhadap virtual laboratory IPA adalah Baik, dengan nilai (B).Kata kunci: Virtual Laboratory, Pembelajaran Inkuiri, Kemampuan Berpikir Analisis.The aims of this study are: (1) investigate the eligibity of virtual laboratory with inquiry approach in optical term for improve analytical thinking of eighth grade junior high school students based on content aspect, graphic aspect, display aspect dan language aspect, (2) investigate student analythical ablity after used virtual laboratory in optical term, (3) investigate students respons toward virtual laboratory in optical term with inquiry approach for analythical thinking ability improve of eighth grade junior high school.This study is RD with 4-D models with define, design, develop and disseminate stages. The instruments use in this study are product validation questionnaire, inquiry implementation questionnaire, analythical thinking ablitiy  observation questionnaire, analythical thinking ablitiy pretest and posttest question and students respon quisionnaire. Data analysis technique used qualitative and qualitative analysis, for improvement of analythical thinking ability done with gain score.The result show that: (1) Science virtual laboratory in optical term with inquiry approach is feasible by lecturer validator and science teacher validator with very good category (A); (2) analytical thinking ability improved after using virtual laboratory with gain score of 0.60, (3) students response to cience virtual laboratory is good with (B) value.Keywords: Virtual Laboratory, Inquiry approach, Analythical Thinking
ANALISIS KESESUAIAN BUKU SISWA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP KURIKULUM 2013 KELAS VII DITINJAU DARI STANDAR PROSES DAN PENILAIAN AUTENTIK Palupi, Annisa Fatma; Rosana, Dadan
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (November, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian buku siswa IPA SMP kelas VII kurikulum 2013 edisi revisi 2016 dengan (1) standar proses dan (2) penilaian autentik, mengetahui persentase kemunculan masing-masing aspek (3) standar proses dan (4) penilaian autentik pada buku siswa IPA SMP kelas VII kurikulum 2013 edisi revisi 2016. Penelitian dilakukan menggunakan teknik content analysis. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-April 2018. Subjek penelitian ini adalah buku IPA Terpadu untuk SMP/MTs Kelas VII penerbit Erlangga (Buku 1) dan buku IPA Terpadu SMP Kelas VII penerbit Yudhistira (Buku 2). Instrumen penelitian berbentuk lembar observasi dilengkapi dengan kisi-kisi kesesuaian buku siswa ditinjau dari standar proses dan penilaian autentik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) buku 1 dan buku 2 sesuai dengan aspek standar proses, persentase kemunculan indikator buku 1 sebesar 88,89% (sangat baik) dan buku 2 sebesar 100,00% (sangat baik); (2) buku 1 dan buku 2 sesuai dengan penilaian autentik, persentase kemunculan indikator buku 1 sebesar 58,82% (cukup baik) dan buku 2 sebesar 70, 59% (baik); (3) Persentase kemunculan masing-masing aspek standar proses dari yang terbesar ke terkecil untuk buku 1, yaitu kegiatan mengasosiasi 39,6%; mengamati 30,4%; mengumpulkan data 26,4%; mengkomunikasikan 3,6%; dan menanya 0,00%. Urutan persentase kemunculan masing-masing aspek standar proses dari yang terbesar ke terkecil untuk buku 2, yaitu kegiatan mengasosiasi 28,2%; mengamati 27,1%; mengumpulkan data 26,8; mengkomunikasikan 15,9%; dan menanya 2,0%; (4) Persentase kemunculan masing-masing aspek penilaian autentik dari yang terbesar ke terkecil untuk buku 1, yaitu penilaian kompetensi sikap sebesar 40,5%; penilaian kompetensi keterampilan 39,3%; dan penilaian kompetensi pengetahuan sebesar 20,2%. Urutan persentase kemunculan masing-masing aspek penilaian autentik dari yang terbesar ke terkecil untuk buku 2, yaitu penilaian kompetensi pengetahuan sebesar 60,5%; penilaian kompetensi keterampilan 38,2%; dan penilaian kompetensi sikap sebesar 1,3%.Kata kunci: analisis buku, kurikulum 2013, standar proses, penilaian autentik
PENGARUH PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INQUIRY LABORATORY BERMUATAN NOS BERBANTUAN BLOG TERHADAP PENINGKATAN LITERASI SAINS Kumala, Risda Ermeida; Nurohman, Sabar
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan pada kemampuan literasi sains antara sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran IPA berbasis inquiry laboratory bermuatan Nature of Science (NOS) dengan bantuan blog, (2) mengetahui pengaruh pada kemampuan literasi sains antara kelas yang menggunakan model pembelajaran berbasis inquiry laboratory bermuatan Nature of Science (NOS) berbantuan blog dengan kelas yang menggunakan pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan desain penelitian nonequivalent pretest-postest control group design. Populasi penelitian ini 204 siswa kelas VII SMP Negeri 9 Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dengan cluster random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VII B sebagai kelas eksperimen dengan pembelajaran IPA berbasis inquiry laboratory bermuatan NOS bantuan blog dan kelas VII C dengan pembelajaran langsung. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu (1) soal pretest-posttest, (2) lembar observasi literasi sains aspek kompetensi, (3) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran IPA berbasis inquiry laboratory bermuatan NOS. Teknik analisis data soal pretest-posttest menggunakan uji paired t-test dan uji independent sample t-test. Teknik analisis data lembar observasi literasi sains aspek kompetensi dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran IPA berbasis inquiry laboratory bermuatan NOS menggunakan persentase keterlaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan literasi sains antara sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran IPA berbasis inquiry laboratory bermuatan NOS berbantuan blog dan ada pengaruh pada kemampuan literasi sains antara kelas yang menggunakan model pembelajaran berbasis inquiry laboratory bermuatan NOS berbantuan blog dengan kelas yang menggunakan pembelajaran langsung. Besarnya pengaruh literasi sains aspek kompetensi ditunjukkan dengan nilai effect size sebesar 0,65 yang tergolong dalam kategori sedang.Kata kunci: Literasi Sains, Aspek Kompetensi, Inquiry Laboratory, Nature of Science (NOS), Blog.
PENGEMBANGANE-MODULE PEMBELAJARAN IPA BERBASIS LECTORA SEBAGAI BAHAN BELAJAR MANDIRISISWA SMP KELAS VII Sumarlina, Yenni; Nurohman, Sabar; Priyambodo, Erfan
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kelayakan e-module pembelajaran IPA berbasis Letora Inspire sebagai bahan belajar mandiri, (2) tingkat kemandirian belajar siswa ketika menggunakan e-module sebagai bahan belajar mandiri, dan (3) penilaian siswa terhadap e-module pembelajaran IPA berbasis Lectora Inspire.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) yang mengadaptasi model pengembangan 4-D dari Thiagarajan. Adapun tahapannya adalah define, design, develop, and disseminate. Subjek dari penelitian ini yaitu 3 orang ahli dan 24 siswa kelas VII-C SMP Negeri 1 Muntilan. Instrumen yang digunakan antara lain angket penilaian kelayakan e-module IPA oleh validator, angket kemandirian belajar siswa, angket penilaian siswa, dan lembar observasi kemandirian belajar siswa. Teknik analisis yang digunakan antara lain rerata skor untuk menghitung skor rata-rata aktual, konversi nilai menjadi skala empat, dan menghitung persentase.Hasil dari penelitian ini yaitu (1) E-module IPA berbasis Lectora Inspire yang telah dikembangkan layak untuk digunakan sebagai bahan belajar mandiri dengan kategori “sangat baik” berdasarkan penilaian oleh tiga orang ahli, (2) Kemandirian belajar siswa menggunakan e-module IPA berbasis Lectora Inspire mengalami peningkatan sebesar 20,11%, dan (3) E-module IPA berbasis Lectora Inspire memperoleh respon “sangat baik” berdasarkan penilaian siswa. Kata kunci: e-module,Lectora Inspire, belajar mandiri
PENGEMBANGAN E-MODULE IPA BERBASIS SERVICE LEARNING DENGAN TEMA “GLOBAL WARMING” UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP THE DEVELOPMENT OF SCIENCE E-MODULE USING SERVICE LEARNING WITH THE TOPIC “GLOBAL WARMING” TO IMPROVE CRITICAL THINKING SKILL OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Nurkhasanah, Ema; Widodo, Eko; Widowati, Asri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan e-module IPA berbasis service learning yang layak menurut penilaian validator, 2) mengetahui respon peserta didik terhadap e-module IPA yang dikembangkan, 3) mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah menggunakan e-module IPA yang dikembangkan. Desain penelitian ini merupakan RD dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi e-module, lembar angket respon peserta didik terhadap e-module, lembar observasi keterampilan berpikir kritis, soal pretest dan posttest, serta lembar keterlaksanaan pembelajaran service learning. Teknik analisis data yang digunakan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: 1) dihasilkannya e-module IPA berbasis service learning yang dinyatakan layak oleh validator dengan kategori sangat baik (A), 2) e-module IPA yang dikembangkan mendapat respon dari peserta didik dengan kategori sangat baik (A), 3) e-module IPA yang dikembangkan mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan perolehan gain score dengan nilai 0,65 termasuk kategori sedang.Kata Kunci: e-module, keterampilan berpikir kritis, service learning       The aims of this research were 1) to produce of science e-module using service learning that reasonable, 2) to know the students’ response of science e-module that developed, 3) to know the improve critical thinking skills after using a science e-module that developed. This research was categorized as R D research with 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The instruments of this research were validation forms of science emodule, students’ questionnaire responses to science e-module, critical thinking observation forms, and pretest and posttest tasks. Data analysis techniques used in this research were qualitative and quantitative data analysis. The results of this research were 1) produced of science e-module using service learning that reasonable with categories very well (A) by validators, 2) science e-module developed get categories very well (A) by students response, 3) science e-module developed could to improve critical thinking skills with the gain score which was 0,65 and categorized as a medium result.Keywords: critical thinking skills, e-module, service learning
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PIPA ORGANA AUDIO STYROFOAM PADA MATERI “GETARAN DAN GELOMBANG” UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VIII Rosyid, Syarifudin; Wilujeng, Insih; Nurohman, Sabar
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (June, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kelayakan media pembelajaran pipa organa audio styrofoam yang layak ditinjau dari aspek fisik dan kegunaan (2) Mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa setelah menggunakan media yang telah dikembangkan (3) Mengetahui peningkatan aktivitas belajar pada siswa selama menggunakan media yang telah dikembangkan.Penelitian pengembangan ini menggunakan tahapan Research and Development (RD) model 4D yang meliputi tahap Define, Design, Development, dan Disseminate. Penelitian ini dirancang sampai pada tahap Disseminate terbatas. Penelitian ini melibatkan 2 Dosen Ahli sebagai validator dan 1 Guru IPA , serta 32 siswa kelas VIII E SMP N 1 Seyegan sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi LKS, soal pretest-postest, lembar observasi keaktifan siswa, dan lembar validasi media dan materi. Teknik analisa data yang menggunakan anilisa deskriptif hasil validasi, persen capaian peningkatan aktivitas belajar siswa dan gain score.Media Pembelajaran Pipa Organa Audio Styrofoam pada materi “getaran dan gelombang” hasil pengembangan mempunyai kualitas sangat baik dan layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan nilai A berdasarkan hasil Validasi. Media Pembelajaran Pipa Organa Audio Styrofoam dapat meningkatkan aktivitas belajar dengan capaian sebesar 87,18%. Media Pembelajaran Pipa Organa Audio Styrofoam juga dapat meningkatkan pemahaman siswa dibuktikan dengan perolehan gain score sebesar 0,730 dengan kategori tinggiKata Kunci : media tiga dimensi, getaran dan gelombang, pemahaman konsep, aktivitas belajar

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal TPACK IPA (January,2025) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal TPACK IPA (August,2024) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024) Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018) Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (November, 2018) Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (October, 2018) Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (September, 2018) Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018) Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (June, 2018) Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (May, 2018) Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017) Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017) Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2017) Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2017) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2017) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017) Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (December, 2016) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2016) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (November, 2016) Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2016) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2016) Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (February, 2016) More Issue