cover
Contact Name
Ismail Fikri Natadiwijaya
Contact Email
tpack.ipa@uny.ac.id
Phone
+6285717351210
Journal Mail Official
tpack.ipa@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo No.1 Karangmalang Yogyakarta 5528
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TPACK-IPA (Technological Pedagogical Content Knowledge)
ISSN : -     EISSN : 30327164     DOI : https://doi.org/10.21831
Core Subject : Education,
TPACK IPA Journal is a journal managed and published by the Department of Science Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta. This journal publishes scientific works in the form of articles on empirical research results, results of systematic studies, or journal reviews in science education. The publishing procedure in this journal is peer-reviewed and applies scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal is integrating technology, pedagogy, and IPA content in its implementation in science learning, curriculum, media, technology, students, teachers, and education personnel, assessment, evaluation, development, and policies related to science subjects.
Articles 207 Documents
PENGARUH LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN JOTFORM TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Belinda Oktaviona; Zuhdan Kun Prasetyo
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 1 (2025): Jurnal TPACK IPA (January,2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh LKPD berbasis Problem Based Learning berbantuan Jotform terhadap kemampuan literasi sains peserta didik pada materi pencemaran lingkungan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini yaitu seluruh kelas VII SMP Negeri 2 Berbah yang berjumlah 4 kelas. Sampel penelitian ini adalah kelas VII A dan VII C yang diperoleh dengan cara diundi. Teknik pengumpulan data keterlaksanaan pembelajaran dengan observasi dan kemampuan literasi sains menggunakan tes. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu keterlaksanaan pembelajaran pada kelas eksperimen sebesar 95,65 dan pada kelas kontrol sebesar 97,62. Terdapat perbedaan signifikan hasil kemampuan literasi sains peserta didik antara kelas eksperimen yang menggunakan LKPD berbasis Problem Based Learning berbantuan Jotform dengan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran dengan metode ceramah dibuktikan dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001 0,05 pada uji Independent Sample T-Test. LKPD berbasis Problem Based Learning berbantuan Jotform berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains peserta didik dibuktikan dengan hasil uji Effect Size yang diperoleh sebesar 0,91 termasuk dalam kategori besar. Kesimpulan penelitian ini yaitu LKPD berbasis Problem Based Learning berbantuan Jotform berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains peserta didik pada materi pencemaran lingkungan.
PENGARUH PEMBELAJARAN IPA BERPENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING BERBASIS INKUIRI PADA PEMBUATAN BATIK TERHADAP SIKAP KEBHINEKAAN GLOBAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Faneisya Anggita Rahmah; Putri Anjarsari
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 1 (2025): Jurnal TPACK IPA (January,2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran IPA berpendekatan Culturally Responsive Teaching berbasis inkuiri pada pembuatan batik terhadap sikap kebhinekaan global dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri 3 Bantul dengan sampel kelas VII A sebagai kelas kontrol dan kelas VII B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi (1) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, (2) lembar angket sikap kebhinekaan global, dan (3) lembar soal pretest dan posttest berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran IPA berpendekatan Culturally Responsive Teaching berbasis inkuiri pada pembuatan batik terhadap sikap kebhinekaan global dan kemampuan berpikir kritis. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi multivariate test 0,05 yang menyatakkan bahwa Ha diterima.
PENGARUH MODEL CTL MELALUI KEBUDAYAAN MERTI DUSUN TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS Safira Avistawati; Didik Setyawarno
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 1 (2025): Jurnal TPACK IPA (January,2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) ada tidaknya perbedaan kemampuan literasi sains peserta didik antara kelas model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui kebudayaan merti dusun dengan kelas model Direct Instruction. 2) pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui kebudayaan merti dusun terhadap kemampuan literasi sains peserta didik. Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan the matching only pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini terdiri dari enam kelas VIII SMP Negeri yang berlokasi di Magelang. Sampel penelitian ini sebanyak 59 peserta didik yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi berupa observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes berupa soal pretest-posttest. Kualitas instrumen soal dianalisis menggunakan Model Rasch dengan INFIT MNSQ berkisar 0,77-1,33. Analisis data yang dilakukan dengan analisis statistik deskriptif, uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) ada perbedaan secara signifikan kemampuan literasi sains peserta didik antara kelas model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui kebudayaan merti dusun dengan kelas model pembelajaran Direct Instruction. 2) Ada pengaruh positif yang signifikan dengan hasil uji effect size sebesar 1,66 yang termasuk dalam kategori kuat terhadap kemampuan literasi sains. Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning (CTL), kebudayaan merti dusun, kemampuan literasi sains. 
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERMUATAN POTENSI LOKAL INDUSTRI TAHU PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP Andria Widyaswari Sugiyarto; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: (1) menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik antara pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning mengolah potensi lokal industri tahu dengan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning , dan (2) menganalisis pengaruh model Problem Based Learning mengolah potensi lokal industri tahu terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian ini quasi eksperimen dengan desain penelitian berupa nonequivalent control group pretest-posttest design . Populasi penelitian ini mencakup seluruh kelas VII SMP Negeri 6 Yogyakarta (VII A-VII H). Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil dua kelas yaitu kelas VII C (kontrol) dan VII A (eksperimen). Teknik pengumpulan data melalui tes kemampuan berpikir kritis dan non tes berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Perangkat pembelajaran meliputi modul ajar dan LKPD yang telah divalidasi secara konstruktif oleh ahli, sedangkan instrumen tes telah dianalisis menggunakan software Quest . Teknik analisis data dilakukan melalui uji independen sample T test , uji effect size , dan uji N-Gain Score . Hasil uji independen sample t-test soal pretest memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,425 ( 0,05) menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji independen sample t-test soal posttest memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 ( 0,05) menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Besarnya pengaruh perlakuan diukur dengan uji effect size , diperoleh nilai sebesar 1,170 dalam kategori kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah yang menggunakan potensi lokal industri tahu berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP kelas VII pada materi pencemaran lingkungan.
Pengaruh Model Case Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII MTsN 3 Padang Dwi Retno Ningsih; Rahmah Evita Putri; Widia Kemala Sari; Khairil Arif
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir. kritis merupakan salah satu dari keterampilan 6C yang perlu dikuasai peserta didik pada abad ke-21, terutama dalam pembelajaran IPA untuk menafsirkan informasi, menemukan solusi, serta mengidentifikasi masalah. Hasil observasi di MTsN 3 Padang menunjukkan keterampilan berpikir kritis peserta didik belum optimal karena pembelajaran masih didominasi oleh guru dan belum pada siswa, sehingga diperlukan inovasi melalui model CBL yang menekankan analisis kasus nyata melalui diskusi. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain non-equivalent.control group design . Sampel penelitian ditetapkan dengan teknik purposive sampling, yakni kelas VIII.6 sebagai kontrol dan VIII.8 sebagai.eksperimen. Instrumen tes berupa tes uraian (esai), lembar observasi, dan angket respon peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa CBL berdampak positif terhadap keterampilan berpikir kritis dengan capaian tertinggi pada indikator evaluasi (83,59%) dan terendah pada indikator eksplanasi (78,51%), keterlaksanaan pembelajaran tergolong sangat baik (95,8%), serta respon siswa mayoritas positif. Dengan demikian, CBL terbukti mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, baik dari segi pemahaman konsep, analisis informasi, maupun partisipasi aktif dalam pembelajaran.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Phet Simulation Terhadap Kemampuan Berpikir Komputasional Ratih Vicha Anggraeni; Ismail Fikri Natadiwijaya; Didik Setyawarno
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan PhET Simulation terhadap kemampuan berpikir komputasional peserta didik pada materi gerak dan gaya. Pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group digunakan dalam penelitian ini. Sampel terdiri dari 64 peserta didik yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran PBL berbantuan PhET Simulation, sementara kelas kontrol menggunakan model Discovery Learning. Instrumen penelitian berupa tes pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji independent sample t-test dan effect size. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan kemampuan berpikir komputasional antara kedua kelas (p = 0,001 0,05), dengan nilai effect size sebesar 0,74 (kategori sedang ke tinggi). Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 83,59, meningkat dari 58,13, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 57,81 menjadi 79,22. Indikator berpikir komputasional dengan peningkatan tertinggi adalah pengenalan pola. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL berbantuan PhET Simulation efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasional dan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif di era abad ke-21.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERINTEGRASI POTENSI PANTAI TRISIK PADA TEMA KEHIDUPAN HARMONIS DALAM EKOSISTEM ALAM TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS VII SMP Asni Zuhriyanti; Rizki Arumning Tyas
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan kemampuan literasi sains siswa antara model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik dengan model direct instruction; (2) Mengetahui pengaruh penerapan model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik terhadap literasi sains. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group design, dengan kelompok eksperimen menggunakan model discovery learning dan kelompok kontrol menggunakan model direct instruction. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan non tes. Instrument tes berupa soal pilihan ganda pretest-posttest domain kognitif literasi sains sedangkan instrumen non tes berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket pretest-posttest domain afektif literasi sains. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan pembelajaran; analisis deskriptif; uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji homogenitas; dan uji hipotesis meliputi uji independent sample t-test, uji effect size, serta uji korelasi terkait hubungan antara domain kognitif dan afektif literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan literasi sains peserta didik antara pembelajaran model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik dengan model direct instruction; (2) Terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik terhadap literasi sains siswa.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUGMENTED REALITY TERHADAP KEMAMPUAN HOTS SISWA Deva Ar Dean; Laifa Rahmawati
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) antara pembelajaran menggunakan model discovery learning berbantuan media augmented reality (AR) dengan pembelajaran model discovery learning yang tidak berbantuan media augmented reality (AR) pada siswa kelas VIII pada materi struktur fungsi tumbuhan. (2) mengetahui pengaruh penggunaan model discovery learning berbantuan media AR terhadap kemampuan HOTS siswa kelas VIII pada materi struktur fungsi tumbuhan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen yang merupakan nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Yogyakarta dengan teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen non tes berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan instrumen tes berupa soal pilihan ganda pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif, uji independent sample t test, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan HOTS antara siswa yang dalam pembelajaran menggunakan model discovery learning berbantuan media AR dengan yang hanya menggunakan model discovery learning tanpa berbantuan media AR dengan nilai t-test sebesar 0,000, (2) terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran discovery learning berbantuan media AR terhadap kemampuan HOTS siswa kelas VIII pada materi struktur fungsi tumbuhan dengan nilai effect sieze sebesar 0,93 yang masuk dalam kategori besar.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DALAM MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Idah Hamidah
Jurnal TPACK IPA Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Pancasila student profile is one of the efforts to improve the quality of education in Indonesia that prioritizes character building. However, this has not been optimally realized. This study aims to describe the implementation of project-based learning in realizing the profile of Pancasila students in biodiversity materials. This study uses a descriptive type of research using quantitative research methods. The population in this study is class X7 SMAN 1 Jatibarang with a total of 28 students. The instrument used is for the element of critical thinking using 5 questions in the form of an essay test to measure students' critical thinking ability with the criteria of C3-C5 questions. And to find out the results of student independence, namely using questionnaires and observer assessments. As well as to find out the creativity of students using the assessment of the product produced, namely in the form of posters in accordance with the assessment that has been determined. Based on the results of research and data analysis using the PJBL model to realize several elements in the Pancasila student profile, namely critical reasoning, independence, and creativity, it can be concluded that students' critical thinking skills are obtained from the average data of the critical thinking ability of all students, which is 79% in the good category, and the results of the independence questionnaire obtained 84% data with the very good category. The results of the independence observer assessment obtained 88% data and the last result of the product assessment to measure student creativity was 89% with the good category. Keywords: Pancasila Student Profile, Creativity, Learning Model, PJBL, Biodiversity
PENGEMBANGAN LKPD PROJECT BASED LEARNING MATERI EKSTRAKSI DNA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING DEVELOPMENT OF PROJECT BASED LEARNING WORKSHEET FOR EXTRACTION OF DNA Dea Dimyathi Agus Putri; Dadan Rosana; Ekosari Roektiningroem
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui kelayakan LKPD materi ekstraksi DNA model project based learning dalam meningkatkan kemampuan collaborative problem-solving menurut validator, (2) mengetahui peningkatan kemampuan collaborative problem-solving menggunakan LKPD materi ekstraksi DNA model project based learning berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji statistik deskriptif. Model yang digunakan adalah model pengembangan BorgGall yang terdiri atas tujuh tahap. Data kelayakan produk dikumpulkan menggunakan lembar validasi komponen produk dan angket respon peserta didik. Teknik pengumpulan data collaborative problem solving adalah observasi menggunakan bentuk instrumen lembar observasi, penilaian diri dan penilaian teman. Teknik analisa data adalah mean, uji normalitas, dan t-test. Penilaian produk oleh ahli menghasilkan nilai A dengan kategori sangat baik pada aspek kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, dan grafis. Respon peserta didik terhadap produk LKPD adalah valid dan dapat digunakan. Kemampuan collaborative problem solving meningkat secara signifikan menurut penilaian observer, self-assessment, dan peer- assessment berdasarkan hasil perhitungan mean, persentase dan t-test.Kata kunci: Collaborative Problem Solving, LKPD, Project Based LearningThe aimed of this research (1) known the feasible worksheet that use project based learning model for extraction of DNA based on expert assessment, (2) known the enhancement of collaborative problem solving skill of the pupils grade IX junior high school by using the developed worksheet based on statistical analysis. Development of the worksheet based on BorgGall stage with seven stages. The data for expedience of product collected using validation sheet and student's responses sheet. While the data of collaborative problem solving skill collected by doing observation based on observation sheet, self assessment and peer to peer assessment use quesionnaire. Analysis of the data used mean, normality test, and t test to know the differences between before the product given and after the product given. The expert give A score in four aspects (content, serving, languange, and design). The worksheet was valid and could be used according to pupils. Collaborative problem solving skill significantly increased according to observer’s assessment, self assessment, and peer assessment after data analyzed (mean percentage) and tested using t-test.Keywords: Collaborative Problem Solving, worksheet, Project Based Learning

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): Jurnal TPACK IPA (January, 2026) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal TPACK IPA (January,2025) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal TPACK IPA (August,2024) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024) Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018) Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (November, 2018) Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (October, 2018) Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (September, 2018) Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018) Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (June, 2018) Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (May, 2018) Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017) Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017) Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2017) Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2017) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2017) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017) Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (December, 2016) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2016) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (November, 2016) Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2016) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2016) Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (February, 2016) More Issue