cover
Contact Name
Endah Retnowati
Contact Email
jurnal_pmat@uny.ac.id
Phone
+6288238794975
Journal Mail Official
jurnal_pmat@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pedagogi Matematika
ISSN : -     EISSN : 29874386     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogi Matematika ini menerbitkan karya-karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian empiris, hasil kajian sistematik, resensi jurnal, atau letter-to-editor di bidang pendidikan matematika. Ruang lingkup jurnal ini adalah pendidikan matematika, termasuk pembelajaran, kurikulum, media, teknologi, siswa, guru dan tenaga kependidikan, evaluasi, penilaian, pengembangan, dan kebijakan yang berkaitan dengan mata pelajaran matematika.
Articles 239 Documents
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ponjong Puspitasari, Nurmeiati; Tuharto, Tuharto
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v11i3.20574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari gaya belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ponjong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 57 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ponjong. Data diperoleh dari angket gaya belajar dan tes matematika yang mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis serta dianalisis secara kuantitatif menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ponjong mayoritas cenderung pada gaya belajar kinestetik, diikuti auditorial, visual, auditorial-kinestetik, visual-auditorial, dan visual-kinestetik; (2) Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa cenderung di tingkat sedang dengan siswa bergaya belajar visual, kinestetik, dan visual-auditorialnya cenderung di tingkat sedang, auditorial di tingkat rendah, visual-kinestetik di tingkat sedang dan rendah, serta auditorial-kinestetik di tingkat tinggi dan sedang. Selain itu, siswa bergaya belajar visual paling kuat di fluency, lemah di originality, serta paling kuat dibanding gaya belajar lain di flexibility dan elaboration. Siswa bergaya belajar auditorial paling kuat di fluency, lemah di originality, serta paling lemah dibanding gaya belajar lain di fluency, flexibility dan elaboration. Siswa bergaya belajar kinestetik, visual-auditorial, dan visual-kinestetik paling kuat di fluency dan lemah di originality. Kemudian, siswa bergaya belajar auditorial-kinestetik paling kuat di fluency, lemah di originality, serta paling kuat dibanding gaya belajar lain di fluency dan originality-nya. Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang berbeda-beda dan masih kurang optimal pada siswa berdasarkan masing-masing gaya belajar yang dimiliki, diharapkan adanya pembelajaran yang lebih memperhatikan perbedaan gaya belajar siswa juga peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-TALK-WRITE (TTW) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII Anshori, Hafiz Iqbal; Rizkianto, Ilham
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v11i3.19444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektifitas model pembelajaran kooperatif tipe TTW terhadap kemampuan literasi matematis peserta didik SMP kelas VIII, efektifitas model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan literasi matematis peserta didik SMP kelas VIII serta untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe TTW lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen yang didesain dalam bentuk pretest-postest group control, dilakukan pada siswa kelas VIII A dan kelas VIII D SMPN 1 Situbondo. Terdapat 3 hipotesis pada penelitian ini, uji hipotesis menggunakan uji para metrik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik dengan peningkatan sebesar 19,125 dari 100 untuk rata-rata skor pretest ke postest, (2) model pembelajaran konvensional efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik dengan peningkatan sebesar 18,6875 dari 100 untuk rata-rata skor pretest ke postest, (3) model pembelajaran TTW lebih efektif dibanding dengan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik dilihat dari hasil uji-t yang menunjukkan nilai thitung = 2,78 lebih dari ttabel =1,99.Kata kunci: Efektivitas, Model Pembelajaran TTW, dan Literasi Matematis
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUALIZATION, INTELLECTUALLY) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN SPASIAL DAN KEMANDIRIAN SISWA SMP KELAS VIII Feri Anggraeni; Endang Listyani
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v12i1.21605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan apakah model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) efektif terhadap kemampuan penalaran spasial siswa kelas VIII SMP (2) mendeskripsikan apakah model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) efektif terhadap kemandirian siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain One Group Pretest Posttest Design. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII E yang terdiri dari 31 siswa yang berasal dari salah satu sekolah di Kebumen, Jawa Tengah. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi soal pretest dan posttest kemampuan penalaran spasial, angket awal dan angket akhir kemandirian belajar serta lembar observasi keterlaksanan pembelajaran. Metode pengujian hipotesis menggunakan N Gain Score dan One Sample T Test yang dibantu dengan SPSS 26. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan taraf signifikansi 5% disimpulkan bahwa: (1) model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) efektif terhadap kemampuan penalaran spasial siswa kelas VIII SMP (2) model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) efektif terhadap kemandirian siswa kelas VIII SMP.
RAGAM MODEL SCAFFOLDING DALAM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (CHATGPT) PADA PEMBELAJARAN PELUANG DI SMA Hanifah Mar'atush Shalihah; Sugiman Sugiman
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v12i1.22054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui ragam scaffolding dalam penggunaan artificial intelligence (ChatGPT) pada pembelajaran peluang di SMA; 2) mengetahui persepsi guru dan siswa dalam proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan artificial intelligence (ChatGPT) pada pembelajaran peluang di SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi. Setting dalam penelitian ini yaitu salah satu sekolah di Yogyakarta dengan pelaksanaan penelitian pada bulan Mei sampai Agustus 2024. Subjek dalam penelitian ini diambil dengan purposive sampling yakni siswa yang memiliki kemampuan kognitif tinggi, sedang, dan rendah. Pada penelitian ini, subjek penelitian ini diambil sebanyak 1 kelas X. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumen yang telah diolah sebelumnya.  Analisis data dilakukan dengan Teknik Miles dan Huberman. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa: 1) ragam scaffolding dalam penggunaan artificial intelligence (ChatGPT) pada pembelajaran peluang di SMA diantaranya adalah possibility engine, socratic opponent, collaboration coach, guide on the side, personal tutor, co-designer, exploratorium, study buddy, motivator, dan dynamic assessor. 2) Pandangan guru terhadap AI umumnya positif, melihatnya sebagai alat yang dapat memperkaya pengalaman belajar, namun juga menyadari tantangan dalam implementasinya. Siswa umumnya melihat AI sebagai alat yang menarik dan membantu dalam pembelajaran mereka, meskipun ada kekhawatiran tentang potensi ketergantungan berlebihan.
EFEKTIVITAS PROBLEM-BASED LEARNING DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN RASA INGIN TAHU SISWA PADA MATERI PELUANG Muh. Rian Dwianto; Djamilah Bondan Widjajanti
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v12i1.19518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem-based learning dalam pendekatan saintifik ditinjau dari kemampuan berpikir kritis matematis dan rasa ingin tahu siswa pada materi peluang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Berbah yang terdiri dari 4 kelas. Sampel yang diambil secara acak untuk diberikan perlakuan adalah kelas VIII B. Kelas VIII B diberikan perlakuan model problem-based learning dalam pendekatan saintifik. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah (1) soal tes kemampuan berpikir kritis matematis yang terdiri dari empat soal uraian; (2) angket rasa ingin tahu yang terdiri dari 20 pertanyaan; (3) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil analisis data menggunakan taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan bahwa model problem-based learning dalam pendekatan saintifik tidak efektif ditinjau dari kemampuan berpikir kritis matematis dan efektif ditinjau dari rasa ingin tahu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Berbah tahun ajaran 2022/2023 pada materi peluang.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL BANGUN RUANG SISI DATAR BERBASIS PMRI TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN SPASIAL SISWA Nurdina Hasna Nafisa Al Marza; Himmawati Puji Lestari
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v12i1.20206

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan (1) penggunaan modul Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD) yang berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) untuk meningkatkan kemampuan penalaran spasial siswa kelas VIII; (2) pembelajaran materi BRSD dengan metode ekspositori untuk meningkatkan kemampuan penalaran spasial siswa kelas VIII; (3) penggunaan modul materi BRSD yang berbasis PMRI dibandingkan dengan metode ekspositori untuk meningkatkan kemampuan penalaran spasial siswa kelas VIII. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian nonrandomized control-group pretest-posttest design yang digunakan untuk mengumpulkan data terkait kemampuan penalaran spasial. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dan B di suatu sekolah yang berlokasi di Jatinom, Klaten. Metode pengujian hipotesis yang digunakan adalah paired sample t-test dan independent sample t-test dengan bantuan aplikasi IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini adalah: (1) penggunaan modul materi BRSD berbasis PMRI efektif untuk meningkatkan kemampuan penalaran spasial siswa kelas VIII; (2) pembelajaran materi BRSD dengan metode ekspositori efektif untuk meningkatkan kemampuan penalaran spasial siswa kelas VIII; (3) penggunaan modul materi BRSD berbasis PMRI lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan penalaran spasial siswa kelas VIII dibandingkan dengan pembelajaran materi BRSD dengan metode ekspositori.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR VAK (VISUAL, AUDITORIAL, KINESTETIK) PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI DI DENPASAR PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Lala Fira Dwi Apriliyanti; Heri Retnawati
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v12i1.19772

Abstract

Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat berpikir kritis siswa yang ditinjau dari gaya belajarnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII di sebuah SMP Negeri di Denpasar. Banyak siswa yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 184 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, tes tertulis dan wawancara. Instrumen kuesioner digunakan untuk menentukan gaya belajar dan untuk menentukan tingkat berpikir kritis menggunakan instrumen tes tertulis. Instrumen wawancara digunakan untuk mengetahui lebih dalam terkait gaya belajar yang dimiliki oleh siswa dengan mengambil dua siswa untuk setiap gaya belajar. Analisis data kuesioner digunakan untuk mengetahui gaya belajar dan tes tertulis dianalisis sesuai indikator kemampuan berpikir kritis yakni interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Sedangkan hasil wawancara direduksi berdasarkan teknik Bogdan Biklen. Hasil penelitian dari 184 siswa diperoleh sebanyak 21 siswa dengan gaya belajar visual memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis tinggi (64,58%), sebanyak 76 siswa dengan gaya belajar auditorial memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis tinggi (65,30%), sebanyak 67 siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis tinggi (64,93%), sebanyak 4 siswa dengan gaya belajar visual-kinestetik memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis tinggi (68,75%), sebanyak 11 siswa dengan gaya belajar auditorial-kinestetik memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis sedang (56,82%), dan sebanyak 5 siswa dengan gaya belajar visual-auditorial memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis tinggi (77,50%).
ANALISIS KESALAHAN JAWABAN SISWA SMP KELAS VII DALAM MENYELESAIKAN SOAL TIPE HOTS PADA MATERI PERBANDINGAN BERDASARKAN TEORI NEWMAN Arda Khoira Syahrani Sabrina; Atmini Dhoruri
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v12i1.20515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan oleh siswa SMP kelas VII dalam mengerjakan soal HOTS pada materi perbandingan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori kesalahan Newman sebagai teknik analisis data untuk mendeskripsikan kesalahan siswa. Instrumen penelitian terdiri dari naskah soal uji dan pedoman wawancara. Subjek penelitian adalah 64 siswa kelas VII D dan VII E SMP Negeri 1 Ngemplak. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah lembar jawaban soal tipe HOTS dan cacatan wawancara dengan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa melakukan kesalahan pada tiap tahapan kesalahan Newman. Pada tahapan pemahaman, diperoleh data kesalahan sebesar 77%. Pada tahapan transformasi, diperoleh data kesalahan sebesar 44%. Pada tahap keterampilan proses, diperoleh data kesalahan sebesar 75%. Pada tahapan menyimpulkan atau jawaban akhir, diperoleh data kesalahan sebesar 69%. Kesulitan yang paling banyak dilakukan oleh siswa yaitu pada tahapan pemahaman. Penelitian ini merekomendasikan untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi serta melatih kemampuan siswa pada aspek pemahaman soal yang dapat diterapkan dengan mengerjakan soal-soal cerita kontekstual dan bukan soal rutin.
Analisis Muatan Soal Literasi Finansial Pada Buku Teks Matematika Kelas VII Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama Bela Nurfania; Elly Arliani
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pedagogi Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v12i1.20386

Abstract

Literasi keuangan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang agar terhindar dari masalah keuangan. Sehingga, literasi finansial menjadi penting untuk diajarkan kepada peserta didik, salah satu caranya yaitu dikaitkan dengan subjek pelajaran. Dalam penelitian ini analisis dilakukan pada buku teks matematika siswa, menimbang buku teks merupakan salah satu media pembelajaran yang paling dekat dengan siswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana muatan soal literasi finansial dalam buku teks matematika ditinjau dari aspek konten, proses, dan konteks.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis konten. Sumber data pada penelitian ini berupa buku teks matematika kelas VII semester II Kurikulum 2013. Peneliti melakukan analisis untuk pengkategorian soal-soal yang bermuatan literasi finansial. Kemudian soal yang sudah dianalisis, dinilai oleh dua orang rater dengan menggunakan instrumen lembar analisis untuk memperkuat hasil analisis peneliti.Hasil penelitian yang diperoleh adalah persentase muatan tiap kategori literasi finansial. Untuk aspek konten, kategori uang dan transaksi sebesar 18,18%, kategori perencanaan dan pengelolaan keuangan sebesar 55,45%, kategori risiko dan penghargaan sebesar 24,55%, dan kategori lanskap keuangan sebesar 1,82%. Untuk aspek proses, kategori mengidentifikasi informasi keuangan sebesar 22,73%, kategori menganalisis informasi dan situasi keuangan sebesar 30,91%, kategori mengevaluasi masalah keuangan sebesar 1,82%, dan kategori menerapkan pengetahuan dan pemahaman keuangan sebesar 44,54%. Dan untuk aspek proses, kategori pendidikan dan pekerjaan sebesar 35,45%, kategori rumah dan keluarga sebesar 0% atau tidak ada soal yang berkenaan tentang rumah dan keluarga, kategori individu sebesar 60%, dan kategori masyarakat sebesar 4,55%.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pedagogi Matematika Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika More Issue